Anda di halaman 1dari 1

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Setiap organisme didalam habitatnya selalu dipengaruhi oleh berbagai hal
disekelilingnya. Setiap faktor yang berpengaruh terhadap kehidupan organisme tersebut
disebut faktor lingkungan. Kondisi lingkungan akan berubah sejalan dengan perubahan
ruang, dan akan berubah pula sejalan dengan waktu. Organisme hidup akan bereaksi terhadap
variasi lingkungan ini , sehingga hubungan nyata antara lingkungan dan organisme hidup ini
akan membentuk komunitas dan ekosistem tertentu.Faktor-faktor tersebut dinamakan faktor
pembatas. Suatu orgnisme membutuhkan bahan-bahan yang penting untuk bertahan hidup di
dalam keadaan tertentu. Bahan-bahan tersebut diperlukan untuk pertumbuhan dan
berkembang biak. Keperluan dasar ini bervariasi antara jenis dan keadaan. Bahan penting
yang tersedia dalam jumlah paling minimum dan diperlukan akan cenderung menjadi
pembatas dalam keadaan yang mantap. Hukum minimum ini kurang dapat diterapkan
dibawah keadaan sementara apabila jumlah dan pengaruh dari banyak bahan cepat berubah.
Pengetahuan mengenai faktor pembatas (limiting factor) suatu organisme dalam ekosistem
dapat digunakan untuk mengantisipasi kondisi-kondisi di mana organisme tidak dapat
bertahan hidup. Umumnya suatu organisme yang mempunyai kemampuan untuk melewati
atau melampaui faktor pembatasnya maka memiliki toleransi yang besar dan kisaran geografi
penyebaran yang luas. Sebaliknya jika organisme tersebut tidak mampu melewatinya maka ia
memiliki toleransi yang sempit dan memiliki kisaran geografi penyebaran yang sempit pula.

1.2 Tujuan
1. Mengetahui faktor pembatas pada ekosistem
2. Mengetahui hubungan antara komponen biotik dan abiotik terhadap tumbuhan