Anda di halaman 1dari 4

NAMA : GUSTI NGURAH PUTRA PINATIH S

NIM : 1404205001

TUGAS ARSITEKTUR DAN BUDAYA

PENGERTIAN TENTANG BUDAYA DAN ARSITEKTUR

1. PENGERTIAN KEBUDAYAAN
Kebudayaan berasal dari bahasa sansakerta buddayah, yang
merupakan bentuk jamak dari buddhi yang berarti budi atau akal.
Dengan demikian buadaya adalah hal-hal yang berkaitan dengan
akal
Menurut Edward B. Taylor, yang menulis dalam bukunya :
Primitive Culture, bahwa kebudayaan adalah keseluruhann hang
kompleks, yang didalamnya terkandung ilmu pengethuan,
kepercayaan dan kesenian, moral, hukum adat-istiadat, kemampuan
lain, serta kebiasaan yang didapat oleh manusia sebagai anggota
masyarakat.
Goodenough memperkirakan, bahwa kebudayaan merupakan
sistem kognitif, yaitu suatu sistem yang terdiri dari pengetahuan,
kepercayaan dan nilai yang berada dalam pikiran anggota-anggota
individual masyarakat. Dengan kata lain, kebudayaan berada dalam
tatanan kenyataan yang ideasional. Atau merupakan perlengkapan
mental oleh angota-anggota masyarakat dipergunakan dalam proses
orientasi, transaksi, pertemuan, perumusan,, gagasan, penggolongan
dan penafsiran perilaku social nyata dalam masyarakat mereka.
Linton dalam buku : The Cultural Background of Personality,
mengemukakan bahwa kebudayaan adalah konfigurasi dari tingkah
laku yang dipelajari dari hasil tingkah laku, yang unsur-unsur
pembentukannya didukung dan diteruskan oleh anggota masyarakat
tertentu.
Soemardjan dan Soemardi merumuskan kebudayaan sebagai hasil
karya dan cipta masyarakat. Karya masyarakat menghasilkan
teknologi dan kebudayaan kebendaan dan kebudayaan jasmaniah
(material culture) yang diperlukan oleh manusia untuk menguasai
alam sekitarnya agar kekuatan serta hasilnya dapat diabdikan untuk
masyarkat.
Roucek dan Warren mengatakan, bahwa kebudayaan bukan hanya
merupakan seni dalam hidup, tetapi juga benda-benda sekeliling
manusia yang dibuat manusia. Dengan demikian ia mendefinisikan
kebudayaan sebagai cara hidup yang dikenbangkan oleh masyarakat
guna memenuhi kebutuhan dasarnya untuk bertahan hidup,
meneruskan keturunan dan mengatur keperluan sosialnya.
Herskovits, memandang kebudayaan sebagai sesuatu yang turun
temurun dari satu generasi ke generasi yang lain, yang kemudian
disebut sebagai superorganic.
Melville J. Herskovits dan Bronislaw
Malinowski, mengemukakan bahwa segala sesuatu yang terdapat
dalam masyarakat ditentukan oleh kebudayaan yang dimiliki oleh
masyarakat itu sendiri.
Menurut Ki Hajar Dewantara, bahwa pengertian kebudayaan
adalah buah budi manusia adalah hasil perjuangan manusia terhadap
dua pengaruh kuat, yakni zaman dan alam yang merupakan bukti
kejayaan hidup manusia untuk mengatasi berbagai rintangan dan
kesukaran didalam hidup dan penghidupannya guna mencapai
keselamatan dan kebahagiaan yang pada lahirnya bersifat tertib dan
damai.
Menurut Pasudi Suparlan, bahwa pengertian kebudayaan adalah
sebagai keseluruhan pengetahuan manusia sebagai makhluk sosial
yang digunakannya untuk memahami dan menginterpretasikan
lingkungan dan pengalamannya, serta menjadi landasan bagi
tingkah lakunya.
Menurut Nostrand, kebudayaan adalah sebagai sikap dan
kepercayaan, cara berfikir, berperilaku, dan mengingat bersama oleh
anggota komunitas tersebut.
2. PENGERTIAN ARSITEKTUR
Beberapa pengertian arsitektur yaitu :
Menurut Marcus Pollio Vitruvius, arsitektur adalah Kesatuan dari
kekuatan/kekokohan (firmitas), keindahan (venustas), dan
kegunaan/fungsi (utilitas).
Menurut Banhart CL. Dan Jess Stein, arsitektur adalah seni dalam
mendirikan bangunan termasuk didalamnya segi perencanaan,
konstruksi, dan penyelesaian dekorasinya; sifat atau bentuk
bangunan; proses membangun; bangunan dan kumpulan bangunan.
Menurut Van Romondt, arsitektur adalah ruang tempat hidup
manusia dengan bahagia. Ruang berarti menunjuk pada semua ruang
yang terjadi karena dibuat oleh manusia atau juga ruang yang terjadi
karena proses alam seperti gua, naungan pohon dan lain-lain.
Menurut Claudil, arsitektur adalah sesuatu yang bersifat personal,
menyenang kan dan memerlukan pengalaman. Arsitektur adalah
hasil persepsi dan penghargaan manusia terhadap ruang dan bentuk.
Ada tiga pengalaman arsitektur: aspek fisikal, emosional dan
kebutuhan intelektual.
Menurut Francis DK Ching, arsitektur membentuk suatu tautan
yang mempersatukan ruang, bentuk, teknik dan fungsi.
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia yaitu :
seni dan ilmu merancang serta membuat konstruksi
bangunan, jembatan, dan sebagainya;
metode dan gaya rancangan suatu konstruksi bangunan
Menurut Brinckmann, arsitektur merupakan kesatuan antara ruang
dan bentuk. Arsitektur adalah penciptaan ruang dan bentuk
Menurut Amos Rappoport (1981 ) : Arsitektur adalah ruang tempat
hidup manusia, yang lebih dari sekedar fisik, tapi juga menyangkut
pranata-pranata budaya dasar. Pranata ini meliputi: tata atur
kehidupan sosial dan budaya masyarkat, yang diwadahi dan
sekaligus memperngaruhi arsitektur.
Menurut Djauhari Sumintardja: Arsitektur merupakan sesuatu yang
dibangun manusia untuk kepentingan badannya (melindungi diri
dari gangguan) dan kepentingan jiwanya (kenyamanan, ketenangan)