Anda di halaman 1dari 3

LAPORAN PERANCANGAN SISTEM DIGITAL

PERANCANGAN ALAT UKUR STRES MELALUI


GALVANIC SKIN RESPONSE MENGGUNAKAN
SISTEM MICROCONTROLLER

Disusun Oleh :
RAKA SIWI
G1D013025
DARMAWANSYAH
G1D013019

PROGRAM STUDI TEKNIK ELEKTRO


FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS BENGKULU
2016

1
BAB 1
PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang

Dewasa ini semakin banyak manusia dari tiap-tiap profesi seperti pekerja,
siswa ataupun mahasiswa mengalami tekanan yang berlebihan akibat sistem
tuntutan kehidupan modern sekarang, dimana tiap orang dituntut untuk lebih
berkompetensi karena kesejahteraan hidup di zaman sekarang banyak sekali
persaingan.
Tekanan yang berlebihan terhadap individu akan menimbulkan gangguan
pada mental yang mengakibatkan stres. Stres menurut Cannon (1995), adalah
salah satu reaksi tubuh ketika dihadapkan pada situasi yang tampak berbahaya.
Akibatnya, tubuh akan memproduksi hormon adrenaline yang berfungsi untuk
mempertahankan diri. Dampak terburuk dari stres yang berat adalah menurunnya
performansi pekerjaan secara berkala, gangguan kesehatan yang berdampak pada
pencernaan dan sistem imunitas tubuh, gangguan mental, hingga gangguan
kejiwaan.
Untuk mengetahui tingkatan stres seseorang maka diperlukan suatu alat
ukur agar dapat mencegah terjadinya kelebihan tekanan dan tidak terganggunya
mental seseorang dengan cara lain misalnya menenangkan diri atau apabila parah
bisa melalui terapi.
Alat ukur merupakan suatu alat yang dapat digunakan manusia untuk
membantu dalam proses penentuan parameter. Terdapat berbagai macam alat ukur
yang telah ada saat ini. Salah satu alat ukur tersebut ialah alat ukur stres, yang
biasanya digunakan dengan manual untuk menghitung berat badan ideal. Oleh
karena itu dirancanglah sebuah alat ukur yang dapat mengukur tingkat stres
seseorang dalam satu alat, yang dinamakan Alat Ukur Stres Melalui
Galvanic Skin Response Menggunakan Sistem Microcontroller. Dalam
perancangan alat ukur tersebut, menggunakan mikrokontroler untuk
meningkatkan efisiensi dan efektifitas. Dalam memproses data input,
mikrokontroler mampu menyederhanakan rangkaian yang kompleks karena dalam

2
mikrokontroler telah terdapat berbagai fasilitas yang dapat dimanfaatkan untuk
mengurangi kerumitan dari rangkaian itu sendiri..

1.2. Rumusan Masalah

Rumusan masalah dalam penelitian ini sebagai berikut:

1. Bagaimana merancang alat ukur stres memalui galvanic skin response


menggunakan mikrokontroler ?
2. Bagaimana mengaplikasikan alat tersebut?

1.3 Tujuan

Tujuan dari penelitian ini adalah:

1. Merancang alat ukur stres memalui galvanic skin response menggunakan


mikrokontroler.
2. Mengaplikasikan alat ukur stres memalui galvanic skin response
menggunakan mikrokontroler.

1.4 Batasan masalah

Agar pembahasan dalam penelitian ini tidak meluas, maka permasalahan


dibatasi pada:
1. Di khususkan untuk meneliti tingkat stres mahasiswa.