Anda di halaman 1dari 16

LAPORAN PERJALANAN

DIKLATSAR
CALON ANGGOTA MAPALA CALDERA
DANAU GUNUNG TUJUH

OLEH:

Tapian Eka Bela Rosa Siahaan

MAPALA CALDERA FAKULTAS PERTANIAN

UNIVERSITAS JAMBI
LEMBAR PENGESAHAN

LAPORAN PERJALANAN DIKLATSAR

MAPALA CALDERA

FAKULTAS PERTANIAN

UNIVERSITAS JAMBI

Menyetujui,

KETUA DIVISI DIKLATSAR KOORDINATOR LAPANGAN

REYNOLD REYNALDUS MARBUN TONI SILALAHI

CDR.065.X.STV CDR.063.X.STV

Mengetahui,

KETUA UMUM MAPALA CALDERA

MELISA SIMANJUNTAK

CDR.057.IX.CDP
KATA PENGANTAR

Puji syukur kita panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa karena atas berkat dan rahmatNya lah
perjalanan diklat ini dapat terlaksana dengan baik.

Adapun laporan ini berisikan tentang manajemen perjalanan pendakian Danau Gunung Tujuh yang
terletak di Desa Pelompek, Kecamatan Ayu Aro, Kabupaten Kerinci, Jambi. Laporan perjalanan ini
dibuat sebagai pertanggungjawaban peserta diklat dan juga agar para pembaca dapat mengetahui semua
kegiatan dan aktivitas yang dilaksanakan dalam perjalanan diklat.

Tak lupa penulis mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang sudah membantu
semua perencanaan dan persiapan serta pelaksanaan perjalanan diklatsar ini sehingga dapat terlaksana.
Kepada kakak abang senior yang sudah meluangkan waktunya untuk ikut serta membantu perjalanan
ini, yang sudah membimbing dan membagikan ilmu yang sangat berharga kepada para peserta diklat
kami ucapkan terima kasih.

Penulis juga menyadari masih banyak kekurangan dalam penyusunan laporan perjalanan ini. Oleh
karena itu, penulis mengharapkan kritik dan saran yang membangun guna perbaikan dan
penyempurnaan laporan ini.

Demikian laporan perjalanan ini dibuat, semoga bermanfaat bagi kita semua.

LESTARI!!!

Jambi, 24 April 2015

Penulis
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 LATAR BELAKANG
Mapala Caldera adalah salah satu organisasi kemahasiswaan di kampus Pinang Masak Universitas
Jambi yang bergerak dalam bidang kepecintaalaman. Salah satu kegiatan bidang Diklatsar Mapala
Caldera adalah penerapan atau aplikasi dari materi-materi ruangan yang telah diberikan dengan
berpetualang langsung ke alam.
Karena itulah diadakan pendakian ini dan juga sebagai syarat agar calon anggota dapat diterima
sebagai anggota muda organisasi ini. Salah satu andalan objek wisata di Provinsi Jambi yaitu Danau
Gunung Tujuh. Selain danau ini masih asri dan alami, tempat ini juga mudah dijangkau.
1.2 WAKTU DAN TEMPAT
Tanggal : 28 Jan 2015 s.d. 07 Feb 2015
Tempat: Gunung Tujuh, Pelompek, Kerinci, Jambi
1.3 TUJUAN KEGIATAN
Melaksanakan kewajiban sebagai calon anggota
Menambah rasa cinta terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Menyalurkan bakat dan minat
Memperkuat rasa kesabaran, ketabahan, keikhlasan serta kebersamaan.
1.4 NAMA ANGGOTA
Reynold Reynaldus Marbun CDR.064.X.STV (Ketua Umum)

Toni Silalahi CDR.063.X.STV (Korlap)

Loka Fiolanda CDR.066.X.STV (Sekben)

Nover Giat Rumapea CDR.065X.STV

Edwina Sari Ginting CDR.053.IX.CDP

Suntry Mart Silitonga CDR.061.IX.RJF

Deliana CDR.067.X.STV

M. Maulana (Leader)

Tapian Eka Bela Rosa Siahaan

Erick pakpahan

Juniardi Ginting (swiper)


BAB II

LAPORAN PERJALANAN

2.1 PROFIL GUNUNG TUJUH

Salah satu andalan objek wisata di Provinsi Jambi yaitu Danau Gunung Tujuh. Danau Gunung
Tujuh ini berada di Desa Pelompek, Kecamatan Kayu Aro, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi. Danau
ini terletak di Gunung Tujuh dan terjadi karena letusan gunung tersebut pada ratusan tahun yang lalu.
Danau Gunung Tujuh merupakan danau tertinggi se-Asia Tenggara, dengan ketinggian 1.996 mdpl
dengan luas sekira 960 hektar, panjang 4,5 km, serta lebar 3 km.

Diberi nama Gunung Tujuh, karena danau ini dikelilingi oleh barisan pegunungan yang berjumlah
tujuh buah. Yaitu Gunung Tujuh dengan ketinggian 2.750 mdpl, Gunung Jar Panggang dengan
ketinggian 2.469 mdpl, Gunung Madura Besi dengan ketinggian 2.418 mdpl, Gunung Hulu Tebo
dengan ketinggian 2.525 mdpl, Gunung Lumut dengan ketinggian 2.350 mdpl, Gunung Hulu Sangir
dengan ketinggian 2.330 mdpl serta Gunung Selasih yang memiliki ketinggian 2.230 mdpl.

Memiliki kondisi alam yang masih alami, karena belum banyak wisatawan yang datang ke tempat
wisata di Pulau Sumatera ini. Daya tarik dari danau ini yaitu panorama keindahan yang alami dan
berhawa sejuk, karena berada di daerah pegunungan.

Jika Anda ingin menjelajah danau ini, Anda bisa menyewa perahu dari masyarakat di sekitar danau
yang juga berprofesi sebagai nelayan.

Di sekitar danau, terdapat beberapa tempat dengan hamparan pasir layaknya berada di pantai.
Tempat tersebut, biasanya digunakan oleh wisatawan untuk mendirikan tenda dan bermalam di danau
ini. Mereka sengaja bermalam di tempat tesebut. karena ingin melihat pesona matahari terbit di Danau
Gunung Tujuh.

Air Danau Gunung Tujuh menjadi sumber mata air dari Air Terjun Gunung Tujuh, Air Terjun Telun
Berasap, dan Sungai Batang Sangir. Air Terjun Gunung Tujuh dan Air Terjun Telun Berasap ini menjadi
bagian lain dari wisata andalan yang terdapat Kabupaten Kerinci.

Danau Gunung Tujuh terbilang mudah dijangkau dan menjadi salah satu destinasi wisata favorit di
Kabupaten Kerinci dan Jambi. Untuk mencapai Danau Gunung Tujuh Anda membutuhkan waktu
sekitar 3,5 jam dari Jambi ke ke Kota Sungai Penuh lalu ke Desa Pelompek.

Jarak dari Kota Sungai Penuh ke Desa Pelompek sekitar 1,5 jam atau sekira 50 km. Dari Kota
Sungai Penuh menuju gerbang pos TNKS di Desa Pelompek di Kecamatan Kayu Aro berjarak sekira
35 km. Dari pintu gerbangnya, Anda perlu berjalan sekira 2 hingga 3 jam dengan kondisi jalan setapak
yang landai dan menanjak.
Ada dua rute untuk menuju Danau Gunung Tujuh. Rute pertama, dari pos jaga kawasan Gunung
Tujuh ke tepi danau dengan jarak 3 km sekira 2,5 jam. Rute kedua, dari belakang wisma tamu Gunung
Tujuh ke tepi danau dengan jarak 2,5 km.

Suhu di Danau Gunung Tujuh pada siang dan malam hari tergolong dingin. Rata-rata 16-17 C di
siang hari dan 10-11 C pada malam hari sehingga mengharuskan Anda membawa jaket apabila
berkunjung ke sini.

Menurut mitos yang berkembang di masyarakat, Danau Gunung Tujuh merupakan danau
sekti(sakti). Mereka meyakini bahwa danau tersebut dijaga dan dihuni oleh dua makhluk halus
menyerupai manusia yang dikawal oleh beberapa pasukan(pengikut)setia menyerupai harimau.

Juga mitos yang berkembang, tentang "orang pendek" yang menjaga kawasan itu. Orang pendek
adalah makhluk kecil setinggi 50 sentimeter yang bentuknya kombinasi manusia dan orang utan.

2.2 PERLENGKAPAN

2.2.1 Perlengkapan Tim

No. Nama Barang Jumlah

1 Tenda 2

2 Carrier 4

3 Webbing

4 Parang 2

5 Minyak tanah

6 Perlengkapan masak

7 Perlengkapan makan

8 P3K

9 Gas 6

10 Tabung Oksigen

11 Plastik ikan 10
12 Polyblack 6

13 Lilin 2 bks

14 Tisu 4 bks

15 Pembalut

2.2.2 Perlengkapan Pribadi

No. Nama Barang Jumlah

1 Sleeping Bag 10

2 Matras 9

3 Bodypack 1

4 Daypack 6

5 Sepatu/Sandal Tracking 11

6 Jas Hujan -

7 Headlamp 6

8 Baju Lapangan

9 P3K

10 Alat Tulis

11 Pakaian Ganti

12 Kaus Kaki + Sarung Tangan

13 Perlengkapan Mandi

2.2.3 Logistik

No. Nama Barang Jumlah

1 Beras 10 kg
2 Mie Instan 35 bks

3 Sarden 4 kaleng

4 Ikan Teri + Tempe

5 Telur

6 Susu + Energen 2 renteng + 2 renteng

7 The 1 kotak

8 Kopi 1bks @ 250 gr

9 Gula 1kg

10 Roti 15 bks

11 Permen 1 bks

12 Nutrijell -

13 Mentega 2 bks

14 Minyak sayur 1 kg

15 Garam halus/kasar 1/1 bks

16 Sambal 1 rtg

2.3 SUSUNAN KEGIATAN

Hari/Tanggal Tempat Pukul (WIB) Kegiatan

Sabtu / 01 Feb Sekre Mapala Caldera 10.20 Berkumpul di sekre


2014

12.39 Mulai Packing

13.40 Selesai packing

13.41 Istirahat

16.45 Bernyanyi bersama


17.15 Arahan dari Bg.Alex

18.30 Persiapan sebelum berangkat

Gerbang Unja 19.05 Menunggu bus

19.50 Berangkat menuju Kerinci

Minggu / 02 Feb Pemberhentian Bus 02.30


2014

Sekber Kerinci 06.30 Istirahat

08.00 Jogging / senam

08.50 Masak sarapan

10.05 Sarapan pagi bersama

11.30 Bersiap-siap berangkat kembali

12.00 Berangkat menuju Gunung Tujuh

Pasar Kerinci 13.10 Lalu Lintas Macet

Desa Primulia 14.00 Mengantar bg.Melky beserta


rombongan ke D.Belibis

Pelompek 14.05

Rest Gunung Tujuh 14.25 Melapor dan bersiap-siap mendaki

14.31 Pemanasan
Pasang tenda dan memasak.
Pelataran gunung 13.35
Istirahat

16.30 Survival sayur

17.00 Masak makan malam

19.00 Makan malam

20.00 Pengarahan aturan kegiatan

22.45 Tidur
Senin / 03 Feb 04.30 Bangun pagi

04.40 Senam pagi

05.20 Packing sebagian barang

05.43 Masak

08.00 Makan pagi

08.30 Packing sisa barang

09.05 Mulai mendaki kembali

Menara Burung 10.45 Tiba di menara burung

Puncak Gunung Tujuh 11.45

11.50 Turun ke danau Gunung Tujuh

12.15 Sampai di danau


Bongkar carrier, pasang tenda,
Danau Gunung Tujuh 12.20
Masak makan siang

15.00 Makan siang

16.15 Seru-seruan menangkap kepiting


Persiapan buat bivak(laki-laki)
17.00
Membersihkan pinggiran
danau(perempuan)

19.05 Masak

20.15 Makan malam

20.45 Laki-laki ke bivak

21.15 Menangkap kepiting lagi

22.30 Tidur

Selasa / 04 Feb 05.00 Bangun pagi


2014
06.00 Masak

07.00 Senam dan pemanasan

07.30 Sarapan

08.00 Mandi
Survival (perempuan)
09.00
Praktik P3K, penyeberangan korban
dengan carrier di danau(Nover sbg
korban)

15.00 Makan siang


Mandi
16.30
Mencari kepiting

20.00 Kak.Melisa dan Bg.Ricky masak


kepiting untuk makan malam.

20.30 Hujan

20.50 Makan malam

22.30 Masih tetap mencari kepiting

23.10 Tidur

Rabu / 05 Feb 04.00 Bangun pagi


2014
Direndam di danau.
05.30
Khusus Deliana berdiri di batu besar
karena kondisi yang tidak
memungkinkan.
Masih direndam.
08.00
Sambil mengambil sampah dari
danau.

08.20 Kak.Melisa masak makan pagi

09.30 Sarapan pagi


10.30 Packing

11.10 Pemanasan

11.15 Mulai berjalan kembali ke top


gunung Tujuh
Tiba di top gunung tujuh.
11.45
Berhenti sejenak.

11.55 Turun kembali.

Rest Gunung Tujuh 13.05 Sampai di rest dan angkot menuju


Sungai Penuh sudah menunggu kami

13.50 Semua tertidur lelap

Sekber Kerinci 15.30 Tiba di sekber dengan selamat

15.45 Membeli makan siang ke warung

16.00 Makan siang

18.00 Mandi

20.00 Main kartu bersama

21.40 Tidur

Kamis / 06 Feb Sekber kerinci 08.40 Bangun pagi


2014

09.05 Mandi

10.35 Membeli sarapan pagi. Jalan bertiga


dengan kak.Mel membeli nasi gemuk
pesanan bg.Cardo.

11.05 Sarapan pagi bersama

13.30 Bersiap-siap pergi wall climbing

13.50 Berangkat ke Kota Sungai Penuh

Kota Sungai Penuh 14.10 Tiba di wall climbing


18.00 Kembali ke sekber

18.00 Membeli makan malam

Sekber 18.40 Makan malam sebelum pulang

19.25 Bus yang ditunggu sudah datang.


Berpamitan dengan Bg.Melky.
Berangkat dari sekber dengan bus
19.40 yang berbeda-beda.

Kami terbagi menjadi 4 kelompok.

Jumat / 07 Feb Unja 05.10 Tiba di depan Unja.


2014

2.4 ANGGARAN BIAYA

Laporan Uang Masuk

Caang Caldera @ Rp. 400.000

Juniardi Ginting Rp. 400.000


M. Maulana Rp. 400.000

Tapian Eka B.R. Siahaan Rp. 400.000

Erick pakpahan Rp. 400.000

Total Rp. 1.600.00

AT @ Rp. 350.000

Reynold Reynaldus Marbun Rp. 350.000


Nover Giat Rumapea Rp. 350.000

Toni Silalahi Rp. 350.000

Edwina Sari Ginting Rp. 350.000

Suntry Mart Silitonga Rp. 350.000


Loka Rp. 350.000

Deliana Rp. 350.000

Total Rp. 2.450.00

Total Pemasukan Rp. 2.450.000

Rp. 1.550.000

Rp. 4.000.000

Rekapitulasi Uang Keluar

a. Logistik Rp.476.500

b. Transportasi

Ongkos Jambi Sungai Penuh

11 @ 120.000 = Rp 1.450.00

Ongkos Sungai Penuh Pelompek


11 @ 13.000 = Rp 150.000

Retribusi Masuk Danau G.7

= Rp 82.000

Ongkos Pelompek Sungai Penuh

11 @ 13.000 = Rp 150.000

Ongkos Sungai Penuh Jambi

= Rp 1.485.000

Total : Rp. 3.794.000

Total pengeluaran Rp. 3.794.000


Sisa Uang:

Uang masuk uang keluar

4.000.000 - 3.794.000 = Rp. 206.000

BAB III

KESIMPULAN DAN SARAN

Kesimpulan
Danau Gunung Tujuh merupakan danau tertinggi se-Asia Tenggara, dengan ketinggian 1.996
mdpl dengan luas sekira 960 hektar, panjang 4,5 km, serta lebar 3 km.

Diberi nama Gunung Tujuh, karena danau ini dikelilingi oleh barisan pegunungan yang
berjumlah tujuh buah.

Memiliki kondisi alam yang masih alami. Suhu di Danau Gunung Tujuh pada siang dan malam
hari tergolong dingin. Rata-rata 16-17 C di siang hari dan 10-11 C pada malam hari.

Saran

Dalam melakukan pendakian agar kiranya harus lebih terencana, baik itu persiapan fisik,
mental, peralatan dan sebagainya.

Sebelum mendaki hendakya mencari informasi tentang keadaan Gunung Tujuh kepada penjaga
basecamp setempat atau kepada pendaki yang sudah pernah mendaki Gunung Tujuh ataupun
dari situs-situs di internet tentang gunung tersebut.

Dianjurkan pendakian ke Gunung Tujuh jangan pada waktu musim hujan

Patuhi dan ikutilah adat istiadat masyarakat setempat yang berada di sekitar gunung tersebut

Berusahalah untuk tidak merusak habitat yang ada di daerah tersebut


Jangan pernah berusaha menaklukkan alam tetapi berusahalah untuk menyatu dengan alam.

LAMPIRAN FOTO