Anda di halaman 1dari 45

Buku Ajar Ekonomi Teknik

MATERI AJAR
EKONOMI REKAYASA / EKONOMI TEKNIK
Dosen : Ir. Tri Hardhono, Dipl. HE, MT

NIK : 220201032

SATUAN ACARA PENGAJARAN

MATA KULIAH : EKONOMI REKAYASA


KODE MATAKULIAH : TSH.3613
SKS : 2 (DUA)
WAKTU PERTEMUAN : 100 Menit
PERTEMUAN KE : 1,2 (satu, dua)

A. TUJUAN
1. TIU : Setelah menyelesaikan mata kuliah ini mahasiswa akan dapat mengerti istilah-istilah yang dipergunakan dalam ilmu
ekonomi rekayasa.

2. TIK : Setelah mengikuti mata kuliah ini mahasiswa akan dapat mengenal dan memahami istilah yang sering digunakan dalam
ekonomi rekayasa yang berhubungan dengan ilmu teknik.

B POKOK BAHASAN : Pengenalan istilah pada ekonomi rekayasa

C. SUB POKOK BAHASAN : - Pengertian tentang ekonomi teknik, inflasi, amortisasi, depresiasi, nilai marginal, salvage value,
Present & future value, unity-annuaty, sinking fund, capital recovery, BCR, IRR, Net Benefit dll.

D. KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR

KEGIATAN PENGAJAR KEGIATAN MAHASISWA MEDIA & ALAT


PENGAJARAN
P
E 1. Menjelaskan tentang istilah sebagaimana dalam Memperhatikan Papan tulis, OHP &
N subpokok bahasan kaitannya dengan investasi. Transparan
D
A 2. Menjelaskan istilah tersebut apabila akan dilakukan
H investasi untuk suatu proyek-proyek sipil.
U
L 3. Menjelaskan kompetensi TIU dan TIK dari
U pertemuan ke 1 .
A
N

4. Menjelaskan bagaimana agar investasi yang


ditanam untuk pembangunan suatu proyek akan - Memberikan masukan. Papan tulis, OHP,
P bisa menghasilkan keuntungan secara ekonomi. - Menelaah dan berpendapat Transparan
- Menanyakan pengertian mahasiswa tentang - Memperhatikan dan mencatat
E penjelasan yang diberikan tersebut diatas.
N - Memberi komentar atas jawaban dan
pengertian yang muncul dari mahasiswa
Y
- Bersama mahasiswa memberikan
A kesimpulan

J Memperhatikan dan mencatat Papan tulis, OHP &


5. Memberi penjelasan bagaimana istilah-istilah Transparan serta
I tersebut diatas bila dikaitkan dengan nilai uang Menanyakan hal-hal yang belum Diktat Kuliah
pada suatu waktu tertentu. jelas
A
- Meminta mahasiswa untuk mengemukakan
N pendapatnya

1
Buku Ajar Ekonomi Teknik

- Memberi komentar atas jawaban mahasiswa


tentang pengertian
- Bersama mahasiswa memberikan
kesimpulan.

Memperhatikan dan mencatat Papan tulis, OHP &


Transparan serta
6. Memberi gambaran tentang tentang realitas atau Menanyakan hal-hal yang belum Diktat Kuliah
aplikasinya dilapangan. jelas
- Meminta kepada mahasiswa agar bisa
- Mengklarifikasikan jawaban mahasiswa
tentang
- Bersama mahasiswa memberikan kesimpulan

7. Menerangkan kembali tentang apa yang telah Papan tulis, OHP &
diuraikan diatas. Memberikan tanggapan atau Transparan, hasil
P pertanyaan diskusi
E 8. Mengundang komentar atau pertanyaan dari
N mahasiswa lain. Memperhatikan
U
T 9. 9. Memberi gambaran mengenai materi pertemuan
U selanjutnya.
P
10. Menugaskan mahasiswa untuk mempelajari materi
berikutnya.

2
Buku Ajar Ekonomi Teknik

SATUAN ACARA PENGAJARAN

MATA KULIAH : EKONOMI REKAYASA


KODE MATAKULIAH : TSH.3613
SKS : 2 (DUA)
WAKTU PERTEMUAN : 100 Menit
PERTEMUAN KE : 3,4 (tiga, empat)

A. TUJUAN
1. TIU : Setelah menyelesaikan mata kuliah ini mahasiswa akan dapat mengerti dan memahami bahwa semua
investasi yang akan dikeluarkan untuk kepentingan membangun proyek harus mempunyai nilai
"menguntungkan".

2. TIK : Setelah mengikuti mata kuliah ini mahasiswa akan dapat memahami peran ekonomi dalam bidang
engineering.

B POKOK BAHASAN : Aspek ekonomi teknik dalam perancangan pembangunan proyek

C. SUB POKOK BAHASAN : - Pengertian tentang Investasi (Cost), Keuntungan (Benefit), Operasi& Pemeliharaan
(O&P)
- Bagaimana suatu proyek akan dinilai sebagai "menguntungkan"
- Aplikasi nilai Ekonomis dalam suatu Engineering Project.

D. KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR

KEGIATAN PENGAJAR KEGIATAN MAHASISWA MEDIA & ALAT


PENGAJARAN
P
E 1. Menjelaskan tentang cakupan materi dalam Memperhatikan Papan tulis, OHP &
N pertemuan ke 2. Transparan
D
A 2. Menjelaskan arti sebagaimana materi dalam sub
H pokok bahasan
U
L 3. Menjelaskan kompetensi TIU dan TIK pertemuan
U ke 2 .
A
N

4. Menjelaskan bagaimana suatu proyek dengan


investasi yang ditanam akan dianalisis sebagai - Memberikan masukan. Papan tulis, OHP,
P menguntungkan. - Menelaah dan berpendapat Transparan
- Menanyakan pengertian mahasiswa tentang - Memperhatikan dan mencatat
E penjelasan yang diberikan tersebut diatas.
N - Memberi komentar atas jawaban dan
pengertian yang muncul dari mahasiswa
Y
- Bersama mahasiswa memberikan
A kesimpulan

J Memperhatikan dan mencatat Papan tulis, OHP &


5. Memberi penjelasan bagaimana langkah analisis Transparan serta
I komponen cost, benefit, O&M Menanyakan hal-hal yang belum Diktat Kuliah
jelas
A - Meminta mahasiswa untuk mengemukakan
pendapatnya
N
- Memberi komentar atas jawaban mahasiswa
tentang pengertian
- Bersama mahasiswa memberikan

3
Buku Ajar Ekonomi Teknik

kesimpulan.

Memperhatikan dan mencatat Papan tulis, OHP &


6. Memberi gambaran tentang aspek ekonomi suatu Transparan serta
proyek dengan contoh nyata pembangunan suatu Menanyakan hal-hal yang belum Diktat Kuliah
proyek. jelas

- Meminta kepada mahasiswa agar bisa


- Mengklarifikasikan jawaban mahasiswa
tentang
- Bersama mahasiswa memberikan kesimpulan

7. Menerangkan kembali tentang apa yang telah Papan tulis, OHP &
dijelaskan tersebut diatas. Memberikan tanggapan atau Transparan, hasil
P pertanyaan diskusi
E 8. Mengundang komentar atau pertanyaan dari
N mahasiswa lain. Memperhatikan
U
T 9. 9. Memberi gambaran mengenai materi pertemuan
U selanjutnya.
P
10. Menugaskan mahasiswa untuk mempelajari materi
berikutnya.

4
Buku Ajar Ekonomi Teknik

SATUAN ACARA PENGAJARAN

MATA KULIAH : EKONOMI REKAYASA


KODE MATAKULIAH : TSH.3613
SKS : 2 (DUA)
WAKTU PERTEMUAN : 100 Menit
PERTEMUAN KE : 5,6 (lima, enam)

A. TUJUAN
1. TIU : Setelah menyelesaikan mata kuliah ini mahasiswa akan dapat mengerti dan memahami bagaimana nilai uang akan
senantiasa "berubah" sesuai dengan "perubahan waktu dan terjadinya inflasi"

2. TIK : Setelah mengikuti mata kuliah ini mahasiswa akan dapat dengan mudah memahami perubahan nilai uang dengan
memperhitungkan berdasarkan kaidah nilai-nilai ekonomi.

B POKOK BAHASAN : Bagaimana menggunakan tabel Interest rate (tabel bunga)


Loan dilihat dari prespepektif ekonomis alternatif pengembalian

C. SUB POKOK BAHASAN : - Pengertian tentang "Table of Interest Rate"


- Menghitung present, future values dalam "unity" dan "annuity", BCR, IRR
- Pengertian tentang loan, dan cara pengembaliannya.
- Cara pengembalian: segera, sesuai waktu m.o.u., annualy hanya dibayar bunga,
- Annualy dibayar bungau Dan cicilan utang, annualy dibayar cicilan pokok Dan sisa
bunga utang.

D. KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR

KEGIATAN PENGAJAR KEGIATAN MAHASISWA MEDIA & ALAT


PENGAJARAN
P
E 1. Menjelaskan tentang cakupan materi dalam Memperhatikan Papan tulis, OHP &
N pertemuan ke 5.6 Transparan
D
A 2. Menjelaskan arti dari penngertian dalam sub pokok
H bahasan.
U
L 3. Menjelaskan kompetensi TIU dan TIK pertemuan
U ke 5,6..
A
N

4. Menjelaskan arti dan pengertian parameter yang


terdapat dalam tabel ( PV, FV, annuity, unity, CRF, - Memberikan masukan. Papan tulis, OHP,
P SFF)dan cara menggunakan tabel. - Menelaah dan berpendapat Transparan
- Memperhatikan dan mencatat
E . Memberi penjelasan bagaimana menggunakan tabel
interest rate untuk menghitung present, future
N values, BCR, IRR

Y 5. Memberi gambaran tentang aplikasi perhitungan Memperhatikan dan mencatat Papan tulis, OHP &
dengan menggunakan tabel untuk suatu Transparan serta
A perhitungan nilai uang dalam kehidupan social Menanyakan hal-hal yang belum Diktat Kuliah
- Memberi penjelasan bagaimana langkah analisis jelas
J pengembalian utang dengan alternatif
sebagaimana sub pokok bahasan.
I
- Menanyakan pengertian mahasiswa tentang
A penjelasan yang diberikan tersebut diatas.
- Memberi komentar atas jawaban dan
N
pengertian yang muncul dari mahasiswa

5
Buku Ajar Ekonomi Teknik

- Bersama mahasiswa memberikan


kesimpulan

6. Memberi gambaran tentang aplikasi perhitungan


dengan menggunakan tabel untuk suatu
perhitungan nilai uang dalam kehidupan sosial.
- Meminta kepada mahasiswa agar bisa
- Mengklarifikasikan jawaban mahasiswa Memperhatikan dan mencatat Papan tulis, OHP &
tentang Transparan serta
Menanyakan hal-hal yang belum Diktat Kuliah
- Bersama mahasiswa memberikan kesimpulan jelas

7. Menerangkan kembali tentang apa yang telag Papan tulis, OHP &
diuraikan tersebut diatas. Memberikan tanggapan atau Transparan, hasil
P pertanyaan diskusi
E 8. Mengundang komentar atau pertanyaan dari
N mahasiswa lain. Memperhatikan
U
T 9. 9. Memberi gambaran mengenai materi pertemuan
U selanjutnya.
P
10. Menugaskan mahasiswa untuk mempelajari materi
berikutnya.

6
Buku Ajar Ekonomi Teknik

SATUAN ACARA PENGAJARAN

MATA KULIAH : EKONOMI REKAYASA


KODE MATAKULIAH : TSH.3613
SKS : 2 (DUA)
WAKTU PERTEMUAN : 100 Menit
PERTEMUAN KE : 7,8 ( tujuh, delapan)

A. TUJUAN
1. TIU : Setelah menyelesaikan mata kuliah ini mahasiswa akan dapat mengerti dan memahami harga produk suatu proyek

2. TIK : Setelah mengikuti mata kuliah ini mahasiswa akan dapat menghitung manfaat proyek dalam bentuk harga produk suatu
proyek antara lain produce listrik (Rp./ KWH), produce air ( RP / M3), produce padi ( Rp / kwintal) dll.

B POKOK BAHASAN : - Menghitung harga produk proyek PSDA

C. SUB POKOK BAHASAN : - Pengertian tentang investasi, Produk proyek, life time proyek, O&M proyek.
- Interest rate pinjaman untuk memperhitungkan harga produk proyek PSDA

D. KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR

KEGIATAN PENGAJAR KEGIATAN MAHASISWA MEDIA & ALAT


PENGAJARAN
P
E 1. Menjelaskan tentang cakupan materi dalam Memperhatikan Papan tulis, OHP &
N pertemuan ke 7,8 Transparan
D
A 2. Menjelaskan arti Dan pengertian dari apa yang ada
H dalam sub pkok bahasan
U
L 3. Menjelaskan kompetensi TIU dan TIK pertemuan
U ke 7, 8 .
A
N

4. Menjelaskan bagaimana materi dalam sub pokok


bahasan akan menjadi dasar analisis ekonomis - Memberikan masukan. Papan tulis, OHP,
P suatu proyek sehingga harga dasar produce akan - Menelaah dan berpendapat Transparan
bisa ditentukan untuk diimplementasikan dalam - Memperhatikan dan mencatat
E kehidupan sosial.
- Menanyakan pengertian mahasiswa tentang
N penjelasan yang diberikan tersebut diatas.
Y - Memberi komentar atas jawaban dan
pengertian yang muncul dari mahasiswa
A
- Bersama mahasiswa memberikan
J kesimpulan Papan tulis, OHP &
Transparan serta
I Memperhatikan dan mencatat Diktat Kuliah
5. Memberi penjelasan bagaimana langkah analisis
A dari point 4 tersebut diatas. Menanyakan hal-hal yang belum
jelas
N - Meminta mahasiswa untuk mengemukakan
pendapatnya
- Memberi komentar atas jawaban mahasiswa
tentang pengertian
- Bersama mahasiswa memberikan
kesimpulan.

7
Buku Ajar Ekonomi Teknik

6. Memberi gambaran tentang aplikasi hal-hal


tersebut diatas akan diterapkan dalam proyek
PSDA. Memperhatikan dan mencatat Papan tulis, OHP &
- Meminta kepada mahasiswa agar bisa Transparan serta
Menanyakan hal-hal yang belum Diktat Kuliah
- Mengklarifikasikan jawaban mahasiswa jelas
tentang
- Bersama mahasiswa memberikan kesimpulan

7. Menerangkan kembali tentang apa yang telah Papan tulis, OHP &
diuraikan diatas Memberikan tanggapan atau Transparan, hasil
P pertanyaan diskusi
E 8. Mengundang komentar atau pertanyaan dari
N mahasiswa lain. Memperhatikan
U
T 9. 9. Memberi gambaran mengenai materi pertemuan
U selanjutnya.
P
10. Menugaskan mahasiswa untuk mempelajari materi
berikutnya.

8
Buku Ajar Ekonomi Teknik

SATUAN ACARA PENGAJARAN

MATA KULIAH : EKONOMI REKAYASA


KODE MATAKULIAH : TSH.3613
SKS : 2 (DUA)
WAKTU PERTEMUAN : 200 Menit
PERTEMUAN KE : 9, 10 ( sembilan, sepuluh)

A. TUJUAN
1. TIU : Setelah menyelesaikan mata kuliah ini mahasiswa akan dapat mengerti dan memahami arti mencari alternatif proyek
dalam perpektif proyek ekonomis.

2. TIK : Setelah mengikuti mata kuliah ini mahasiswa akan dapat mengerti bahwa untuk menentukan satu tujuan/sasaran suatu
proyek bisa dilakukan/diambil dari bebearapa alternatif, dengan sasaran akhir adalah alternatif yang paling
menguntungkan.

B POKOK BAHASAN : Project comparison.

C. SUB POKOK BAHASAN : - Pengertian tentang (beberapa) alternatif proyek untuk satu tujuan kegunaan.
- Saluran irigasi melalui permukaan tanah tapi panjang atau saluran irigasi menembus
bukit tapi mahal ?
- Pipa PDAM via tunnel atau sistim pompa ?
- dll

D. KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR

KEGIATAN PENGAJAR KEGIATAN MAHASISWA MEDIA & ALAT


PENGAJARAN
P
E 1. Menjelaskan tentang cakupan materi dalam Memperhatikan Papan tulis, OHP &
N pertemuan ke 9,10. Transparan
D
A 2. Menjelaskan alternatif route / lajur fasilitas proyek
H untuk diambil yang paling sesuai dengan
U kebutuhan Dan ekonomis.
L
U 3. Menjelaskan kompetensi TIU dan TIK pertemuan
A ke 9, 10
N

4. Menjelaskan bagaimana suatu konstruksi alternatif


harus dilakukan Dan komponen beaya apa saja - Memberikan masukan. Papan tulis, OHP,
P yang harus diambil. - Menelaah dan berpendapat Transparan
- Menanyakan pengertian mahasiswa tentang - Memperhatikan dan mencatat
E penjelasan yang diberikan tersebut diatas.
N - Memberi komentar atas jawaban dan
pengertian yang muncul dari mahasiswa
Y
- Bersama mahasiswa memberikan
A kesimpulan

J Memperhatikan dan mencatat Papan tulis, OHP &


5. Memberi penjelasan bagaimana langkah analisis Transparan serta
I ekonomis atas alternatif proyek diambil Menanyakan hal-hal yang belum Diktat Kuliah
- Meminta mahasiswa untuk mengemukakan jelas
A
pendapatnya
N - Memberi komentar atas jawaban mahasiswa
tentang pengertian
- Bersama mahasiswa memberikan
kesimpulan.

9
Buku Ajar Ekonomi Teknik

Memperhatikan dan mencatat Papan tulis, OHP &


6. Memberi gambaran tentang alternatif proyek dalam Transparan serta
aplikasi lapangan dari berbagai kemungkinan Menanyakan hal-hal yang belum Diktat Kuliah
proyek PSDA atau mungkin proyek sipil lainnya jelas
- Meminta kepada mahasiswa agar bisa
- Mengklarifikasikan jawaban mahasiswa
tentang
- Bersama mahasiswa memberikan kesimpulan

7. Menerangkan kembali tentang yang telah Papan tulis, OHP &


diuraikan diatas Memberikan tanggapan atau Transparan, hasil
P pertanyaan diskusi
E 8. Mengundang komentar atau pertanyaan dari
N mahasiswa lain. Memperhatikan
U
T 9. 9. Memberi gambaran mengenai materi pertemuan
U selanjutnya.
P
10. Menugaskan mahasiswa untuk mempelajari materi
berikutnya.

10
Buku Ajar Ekonomi Teknik

SATUAN ACARA PENGAJARAN

MATA KULIAH : EKONOMI REKAYASA


KODE MATAKULIAH : TSH.3613
SKS : 2 (DUA)
WAKTU PERTEMUAN : 200 Menit
PERTEMUAN KE : 11, 12 (sebelas, duabelas)

A. TUJUAN
1. TIU : Setelah menyelesaikan mata kuliah ini mahasiswa akan dapat mengerti dan memahami bagaimana
membagi beban pembeayaan suatu proyek yang harus dipikul bersama untuk suatu proyek multiguna.

2. TIK : Setelah mengikuti mata kuliah ini mahasiswa akan dapat mengerti tentang sharing cost bagi masing-
masing institusi PLN, Irigasi, PDAM, Penggelontoran Limbah, Pengendalian banjir bila harus
membangun sebuah bendungan multiguna dengan sasaran kegunaan sebagaimana tersebut diatas.

B POKOK BAHASAN : Cost allocation on multi purpose project

C. SUB POKOK BAHASAN : - Pengertian tentang sharing cost


- Perhitungan individual project cost
- Asumsi alternatif cost mutipurpose project tanpa individual purpose
- Analisis cost allocation

D. KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR

KEGIATAN PENGAJAR KEGIATAN MAHASISWA MEDIA & ALAT


PENGAJARAN
P
E 1. Menjelaskan tentang cakupan materi dalam Memperhatikan Papan tulis, OHP &
N pertemuan ke 11, 12. Transparan
D
A 2. Menjelaskan arti sharing cost bagi semua
H komponen pengguna proyek secara proposional.
U
L 3. Menjelaskan kompetensi TIU dan TIK pertemuan
U ke 11, 12.
A
N

4. Menjelaskan bagaimana pengertian dan


implementasi apa yang dimaksud dalam sub pokok - Memberikan masukan. Papan tulis, OHP,
P bahasan diatas harus dipahami oleh mahasiswa - Menelaah dan berpendapat Transparan
- Menanyakan pengertian mahasiswa tentang - Memperhatikan dan mencatat
E penjelasan yang diberikan tersebut diatas.
N - Memberi komentar atas jawaban dan
pengertian yang muncul dari mahasiswa
Y
- Bersama mahasiswa memberikan
A kesimpulan

J Memperhatikan dan mencatat Papan tulis, OHP &


5. Memberi penjelasan bagaimana langkah analisis Transparan serta
I cost allocation akan dilakukan Menanyakan hal-hal yang belum Diktat Kuliah
- Meminta mahasiswa untuk mengemukakan jelas
A
pendapatnya
N - Memberi komentar atas jawaban mahasiswa
tentang pengertian
- Bersama mahasiswa memberikan
kesimpulan.

11
Buku Ajar Ekonomi Teknik

Papan tulis, OHP &


6. Memberi gambaran tentang terapan dari apa yang Memperhatikan dan mencatat Transparan serta
dimaksud dalam sub pokok bahasan tersebut Diktat Kuliah
dalam real project Menanyakan hal-hal yang belum
- Meminta kepada mahasiswa agar menanggapi jelas

- Mengklarifikasikan jawaban mahasiswa


tentang
- Bersama mahasiswa memberikan kesimpulan

7. Menerangkan kembali tentang apa yang telah Papan tulis, OHP &
diuraikan diatas Memberikan tanggapan atau Transparan, hasil
P pertanyaan diskusi
E 8. Mengundang komentar atau pertanyaan dari
N mahasiswa lain. Memperhatikan
U
T 9. 9. Memberi gambaran mengenai materi pertemuan
U selanjutnya.
P
10. Menugaskan mahasiswa untuk mempelajari materi
berikutnya.

12
Buku Ajar Ekonomi Teknik

SATUAN ACARA PENGAJARAN

MATA KULIAH : EKONOMI REKAYASA


KODE MATAKULIAH : TSH.3613
SKS : 2 (DUA)
WAKTU PERTEMUAN : 300 Menit
PERTEMUAN KE : 13, 14 ( tigabelas, empatbelas)

A. TUJUAN
1. TIU : Setelah menyelesaikan mata kuliah ini mahasiswa akan dapat mengerti dan memahami bagaimana melakukan studi
tentang kelayakan suatu proyek.
2. TIK : Setelah mengikuti mata kuliah ini mahasiswa akan dapat mengerti tentang apakah suatu proyek akan layak untuk
dilaksanakan atau tidak.

B POKOK BAHASAN : Konsep tentang studi kelayakan

C. SUB POKOK BAHASAN : - Pengertian tentang studi kelayakan pendahuluan, studi kelayakan
- Analisis tentang sasaran sosial dan teknis
- Kondisi awal sebelum ada proyek dan kondisi diwaktu setelah proyek berfungsi
- Analisis Ekonomis tentang BCR, IRR, Net Benefit
- Rekomendasi yang perlu diberikan

D. KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR

KEGIATAN PENGAJAR KEGIATAN MAHASISWA MEDIA & ALAT


PENGAJARAN
P
E 1. Menjelaskan tentang cakupan materi dalam Memperhatikan Papan tulis, OHP &
N pertemuan ke 13 14 . Transparan
D
A 2. Menjelaskan arti studi kelayakan dari suatu
H rencana pembangunan proyek
U
L 3. Menjelaskan kompetensi TIU dan TIK pertemuan
U ke 13, 14
A
N

4. Menjelaskan bagaimana pengertian dan


implementasi apa yang dimaksud dalam sub pokok - Memberikan masukan. Papan tulis, OHP,
P bahasan diatas harus dipahami oleh mahasiswa - Menelaah dan berpendapat Transparan
- Menanyakan pengertian mahasiswa tentang - Memperhatikan dan mencatat
E penjelasan yang diberikan tersebut diatas.
N - Memberi komentar atas jawaban dan
pengertian yang muncul dari mahasiswa
Y
- Bersama mahasiswa memberikan
A kesimpulan

J Memperhatikan dan mencatat Papan tulis, OHP &


5. Memberi penjelasan bagaimana langkah analisis Transparan serta
I ekonomis untuk studi kelayakan harus dilakukan Menanyakan hal-hal yang belum Diktat Kuliah
- Meminta mahasiswa untuk mengemukakan jelas
A
pendapatnya
N - Memberi komentar atas jawaban mahasiswa
tentang pengertian
- Bersama mahasiswa memberikan
kesimpulan.

13
Buku Ajar Ekonomi Teknik

Memperhatikan dan mencatat Papan tulis, OHP &


6. Memberi gambaran tentang terapan dari apa yang Transparan serta
dimaksud dalam sub pokok bahasan tersebut Menanyakan hal-hal yang belum Diktat Kuliah
dalam real project jelas
- Meminta kepada mahasiswa agar menanggapi
- Mengklarifikasikan jawaban mahasiswa
tentang
- Bersama mahasiswa memberikan kesimpulan

7. Menerangkan kembali tentang apa yang telah Papan tulis, OHP &
diuraikan diatas Memberikan tanggapan atau Transparan, hasil
P pertanyaan diskusi
E 8. Mengundang komentar atau pertanyaan dari
N mahasiswa lain. Memperhatikan
U
T 9. Menugaskan mahasiswa untuk mempelajari materi
U yang telah diberikan dan menyimpulkankannya.
P

14
Buku Ajar Ekonomi Teknik

MATERI AJAR
EKONOMI REKAYASA / EKONOMI TEKNIK

POKOK BAHASAN 1 : Pengenalan istilah-istilah pada ekonomi rekayasa

SUB POKOK BAHASAN : - Pengertian tentang ekonomi teknik, inflasi, amortisasi, depresiasi, nilai marginal, salvage value,
Present & future value, unity-annuaty, sinking fund, capital recovery, BCR, IRR, Net Benefit dll.

1. Pendahuluan
Semua aspek pembangunan fisik dalam bidang Teknik Sipil adalah merupakan realisasi dari hasil
gagasan atau rekayasa studi yang dibuat dalam suatu bentuk Program Pembangunan Proyek
dengan sasaran akhir adalah akan bermanfaat bagi kesejahteraan kehidupan manusia. Untuk
melaksanakan suatu pekerjaan pembangunan Proyek seringkali akan dihadapkan pada banyak
pilihan diantara berbagai kemungkinan rencana, desain, metode dan prosedur pelaksanaan.
Setiap alternative tersebut memiliki konsekwensi waktu, biaya dan manfaat yang menunjukan
suatu profil investasi yang kusus. Bagaimana memilih profil investasi yang paling menguntungkan
dari beberapa alternative yang memungkinkan, proses pemilihan tersebut merupakan hal yang
perlu dilakukan terkait dengan investatsi yang direncanakan. Menjawab pertanyaan kenapa
kegiatan investasi harus dilakukan, apakah perlu ada kegiatan investasi lain sebagai alternative,
apakah kegiatan investasi bisa tetap dilaksanakan atau sebaliknya harus dibatalkan, adalah
merupakan pertanyaan-pertanyaan yang harus dijawab sebelum kegiatan investatsi dilakukan.

Ilmu ekonomi teknik merupakan implementasi prinsip ilmu ekonomi yang diterapkan dalam
bidang Proyek Pembangunan Teknik Sipil. Untuk membangun suatu Proyek diperlukan Dana
sebagai bentuk Investasi yang bisa diambil dari berbagai Lending Agency (Bank), baik per-Bank-
an Nasional dalam negeri maupun International- ADB, World Bank. Ditinjau dari sudut pandang
studi ekonomi teknik maka Investasi dana yang dipakai untuk pembangunan fisik Proyek
diproyeksikan akan menguntungkan secara financial pada saat proyek dioperasikan. Dana
Investasi tersebut adalah merupakan Cost yang harus bisa ditarik kembali dalam wujud Cost
Recovery dan keuntungan atau Benefit dari hasil operasional Proyek. Dana pinjaman yang
didapat dari per-Bank-an secara ekonomis akan diberikan dengan suatu Balancing Rate atau
Interest Rate yang dikenal sebagai Bunga Per-Bank-an yang besarnya tergantung dari
kesepakatan yang didasarkan pada pengaruh inflasi kondisi moneter nasional- faktor resiko
dan lain sebagainya. Dengan adanya beban pinjaman dan bunga pinjaman serta biaya

15
Buku Ajar Ekonomi Teknik

operasioal dan pemeliharaan proyek yang akan harus dikeluarkan sehingga proyek dapat
berfungsi dan akan menghasilkan produk-produk sebagaimana yang direncanakan maka akan
dilakukan Analisis Ekonomi, sehingga Proyek yang direncanakan tersebut akan berada pada
kondisi yang cukup bisa diterima atau layak untuk diteruskan dan menguntungkan untuk
dibangun atau sebaliknya harus dibatalkan.karena Proyek akan merugi.

Materi kuliah ini disusun dengan pembahasan tentang: pengertian Proyek termasuk
didalamnya adalah Proyek Pengembangan Sumber Daya Air; membahas tentang matematika
keuangan yaitu prinsip-prinsip atau konsep tentang uang, bunga, cara perhitungan dengan
discounting, compounding, annuity yang merupakan uraian atas konsep time value of money,
yaitu nilai uang berdasarkan atas waktu tinjau; Cost suatu Proyek Pengembangan; Biaya Tetap
dan Biaya Tambahan; Biaya Tangible dan Intangible;biaya langsung dan biaya tidak langsung;
biaya yang tidak diperhitungkan (overhead cost) dan biaya contingencies lainnya. Pembahasan
juga akan dilakukan terhadap aspek manfaat atau keuntungan (Benefit) yaitu bagaimana
memperkirakan manfaat suatu proyek Pengembangan Sumber Daya Air. termasuk didalamnya
bagaimana memperkirakan manfaat langsung dan tidak langsung, manfaat yang tangible dan
intangible, manfaat saat proyek selesai dan manfaat pada saat full development suatu proyek.
Pembahasan selanjutnya adalah tentang tiga parameter pokok dalam evaluasi Proyek yaitu Net
Benefit, Benefit Cost Ratio, dan nilai Internal Rate of Return, yang merupakan konsep tentang
Feasibility Study atau Studi Kelayakan suatu Proyek.

1.1.Pembangunan Proyek

Proyek adalah suatu kegiatan yang menggunakan modal/resources/factor produksi untuk


mencapai suatu tujuan/target tertentu sedemikian rupa sehingga kegiatan tersebut dapat
memberikan manfaat (benefit) setelah suatu jangka waktu tertentu. Evaluasi proyek adalah
kegiatan untuk mengetahui tingkat keuntungan suatu investasi, dan untuk menghindari
pelaksanaan proyek yang tidak atau kurang menguntungkan serta untuk memilih alternative
proyek yang paling menguntungkan dan menentukan prioritas investasi. Analisa ekonomi dalam
studi Pengembangan Sumber Daya Air sudah merupakan hal yang rutin baik dalam Tahap
Master Plan, Reconnaissance, Appraisal. Feasibility Study, saat pembuatan Project Copletion
Report (PCR) maupun dalam tahapan yang dianggap perlu dalam studi-studi khusus untuk
mengevaluasi keberhasilan atau kegagalan suatu Proyek Pengembangan terutama yang
dibiayai oleh bantuan dari Bank atau Lembaga Keuangan lainnya. Bila dalam Tahap Feasibility
Study proyek dianggap layak atau feasible, artinya memenuhi Parameter-Parameter Benefit-
Cost yang ditetapkan, maka selanjutnya dapat dilakukan Tahapan Detail Design dan dilanjutkan
dengan Pelaksanaan. Pada tahapan PCR analisa ekonmi dilakukan untuk membandingkan

16
Buku Ajar Ekonomi Teknik

hasil Output Proyek (untuk proyek-proyek tertentu yang dapat segera menghasilkan Output
nya) dengan perkiraan kelayakan proyek pada saat appraisal atau pada saat persiapan proyek.

Pembangunan Proyek yang dilakukan dalam bentuk pembangunan bangunan sarana dan
prasarana, dalam bidang Sumber Daya Air, KeCipta-Karyaan dan KeBina-Margaan, pada
hakekatnya mempunyai tujuan akhir untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dalam
proses perencanaan suatu pembangunan proyek untuk tujuan tertentu selalu akan
mempertimbangkan berbagai aspek yang terkait dengan proyek yang direncanakan tersebut,
antara lain adalah aspek teknis, aspek sosial-budaya masyarakat, aspek ekonomis serta aspek
lingkungan.

Sedangkan untuk mewujudkan pembangunan proyek yang dimaksud, terutama proyek yang
dibiayai oleh Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah, akan dilaksanakan dengan
anggaran yang disediakan dalam bentuk anggaran tahunan dalam bentuk APBN atau APBD
yang selalu mempertimbangkan jangka waktu serta nilai anggaran tertentu sesuai dengan
program yang telah ditetapkan dalam APBN maupun APBD.

Pokok-pokok pikiran sebagaimana yang disampaikan tersebut diatas akan dipakai sebagai
bahan pertimbangan guna analisis pembangunan proyek dari aspek teknis, ekonomis serta
lingkungan agar tujuan akhir dari terwujudnya proyek dimaksud akan memberi dampak manfaat
yang paling menguntungkan bagi kehidupan sosial masyarakat seutuhnya. Melalui telaah yang
diberikan dalam mata-kuliah ekonomi teknik ini, bagaimana suatu pembangunan proyek akan
dievaluasi secara ekonomis sehingga proyek akan dapat dikatakan sebagai layak untuk
dibangun.

1.1.1.Pengertian tentang Pembangunan Proyek

Tahapan Pembangunan Proyek dari tahap awal hingga ke tahap proyek bisa beroperasi dan
menghasilkan manfaat yang menguntungkan, secara singkat akan diuraikan dengan diawali
timbulnya gagasan yang muncul dari pemilik proyek yang dalam hal ini bisa pihak Pemerintah
yang disebabkan karena tugas dan kewajibannya (porto-folio) menjadi agen-pembangunan ,
maupun Investor /Swasta yang tertarik untuk membangun suatu proyek karena melihat sisi
prospektif ekonomis akan sangat menguntungkan secara financial. Gagasan untuk membangun
proyek dimaksud akan ditindak lanjuti dengan langkah yang dikenal sebagai tahapan
SIDLaCOM, yaitu S (Survey),I (Investigation), D (Design), La (Land Acquisation), C
(Construction), O (Operation) & M (Maintenance).Tergantung dari besar-kecilnya scope proyek
yang akan dibangun maka implementasi SIDLaCOM juga akan menyesuaikan dengan scope
proyek dimaksud.
Ditinjau dari aspek teknis, ekonomis serta lingkungan maka pembangunan suatu proyek perlu
juga dilakukan studi yang dikenal sebagai studi tekniks (capability study: civil engineering), studi

17
Buku Ajar Ekonomi Teknik

kelayakan (feasibility study: economic engineering), studi analisis dampak lingkungan (


acceptability stud : environment impact assessment). Semua tahapan studi sebagaimana
disebutkan diatas akan menghasilkan kesimpulan bahwa semua aspek akan bisa diterima dan
bisa dipertanggung-jawabkan secara teknis, ekonomis serta lingkungan dengan manfaat yang
sebesar-besanya bagi kehidupan masyarakat.

1.1.2.Tahap Pelaksanaan Proyek


Untuk mewujudkan proyek dengan skala kecil kemungkinan pengadaannya bisa langsung
dilakukan oleh pihak penggagas atau owner proyek tanpa membutuhkan bantuan pihak lain
(Konsultan). Akan tetapi apabila yang akan diwujudkan merupakan proyek dengan skala besar
dengan tingkat kesukaran yang cukup rumit dan komplexs maka untuk mewujudkan proyek
dimaksud akan diperlukan bantuan Konsultan dengan tahapan pelaksanaan proyek berupa
SIDLaCOM sebagaimana disebutkan diatas.

- Survey
Survey merupakan perencanaan yang bersifat umum dengan tujuan untuk mengetahui hal-hal
yang berkaitan dengan maksud akan dibangunnya proyek dimaksud. Survey akan menjawab
hal-hal bersifat teknis maupun non-teknis tentang apa; dimana; kapan; mengapa serta
bagaimana: proyek dimaksud yang akan dibuat, sehingga data hasil survey yang diperlukan
adalah data tentang hal-hal yang terkait dengan bangunan proyek/tujuan proyek, tapak/lokasi
proyek, pengaruh proyek terhadap manusia dan lingkungannya. Survey yang akan dilakukan
antara lain tentang tapak dimana proyek akan dibangun akan dilakukan dengan maksud untuk
mengetahui keadaan topografi, hidro-meteorologi, demografi, sosial budaya, ekonomi, dan lain-
lainya pada wilayah atau areal yang akan terpengaruh oleh keberadaan proyek. Dengan survey
yang dilakukan akan diperoleh hasil survey yang dapat dipakai untuk dasar-dasar perencanaan
umum atas proyek yang akan dibangun. Terkait dengan analisis ekonomi teknik yang akan
dilakukan maka kegiatan survey yang tentu membutuhkan biaya yang cukup besar akan
diperhitungkan sebagai bagian dari Investasi Proyek.

- Investigation / Investigasi
Langkah selanjutnya setelah survey adalah pengambilan data (investigasi) atas survey yang
diperlukan dalam perencanaan umum (survey) untuk kemudian dilakukan pengambilan data
teknis. Data teknis yang akan diambil adalah data yang dibutuhkan guna proses perencanaan
teknis (design) atau data teknis yang dibutuhkan dalam rangka pembangunan struktur
bangunan sipil /non sipil lainnya, antara lain adalah berupa data geologi teknik, mekanika
tanah, hidrologi, seismologi, oceanologi, humidity dan data teknis /standart lainnya. Terkait
dengan analisis ekonomi teknik yang akan dilakukan maka kegiatan investigasi yang tentu

18
Buku Ajar Ekonomi Teknik

membutuhkan biaya yang cukup besar akan diperhitungkan sebagai bagian dari Investasi
Proyek.

. Design
Tahapan (detail) Design akan dilaksanakan setelah Rencana Proyek dinyatakan
Feasibel.Tahapan sebelumnya akan diawali dengan langkah Survey dan Investigasi
sebagaimana diuraikan diatas. Detail Design akan mempertimbangkan aspek Teknis secara
utuh, artinya Proyek yang akan dibangun harus cukup stabil sebagai bangunan dan mampu
berfungsi sesuai dengan peruntukannya.

- Land Acquisation (Pembebasan Lahan)


Pembebasan Lahan untuk keperluan tapak bangunan perlu disediakan dengan proses yang
cukup rumit, oleh sebab itu proses Pembebasan Lahan sejatinya memerlukan Teknis, Strategi
dan Cara / Perlakuan yang tepat. Hal ini mengingat bahwa pada era setelah reformasi,
terbukanya kebebasan berpendapat dalam menyampaikan hak-hak warga masyarakat,
terkadang maksud baik proyek bisa terkendala oleh kurang jelasnya misi proyek untuk bisa
diterima warga, atau malah sebaliknya bisa juga ada orang yang sengaja menggunakan
kesempatan pembebasan lahan sebagai ajang untuk memanipulasi harga ganti rugi lahan-demi
keuntungan pribadi ybs. Oleh sebab itu maka proses pembebasan lahan perlu diantisipasi
dengan strategi, teknis dan perlakuan,sbb:

- Warga Masyarakat merupakan bagian dari Stake Holder yang akan ikut
menikmati keuntungan (bukan menderita kerugian), sehingga pada bagian
mana warga akan menikmati keuntungan, hal ini harus dirumuskan terlebih
dulu.

- Sosialisasi Proyek dengan sebaik-baiknya sehingga warga (sebagai bagian


dari salah satu Stake Holder) bisa menerima kehadiran proyek dan akan
bermanfaat bagi semuanya.

- Negosiasi Harga harus berdasarkan saling menguntungkan. Terutama untuk


proyek yang akan difungsikan sebagai proyek komersial.

- Negosiasi akan dilakukan hanya diantara mereka yang berkepentingan. Dll.

- Construction

19
Buku Ajar Ekonomi Teknik

Pelaksanaan Konstruksi akan menjadi domain Kontraktor dan akan dilaksanakan dengan
memperhatikan hasil studi Amdal. Memenuhi Ketentuan Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan
Proyek dengan Gambar Teknis, Metode Kerja, Menjaga Kualitas dan Kuantitas agar sesuai
persyaratan teknis / spesifikasi yang telah ditentukan, harus dilaksankan oleh Kontraktor.
Pelaksanaan Pekerjaan Konstruksi sebagai bagian dari kegiatan Proyek dengan semua
kebutuhan dananya perlu dijelaskan kepada mahasiswa.

Operation & Maintenance (O&M)


Pembiayaan O & M proyek dalam analisa Ekonomi Teknik akan diperhitungkan sebagai bagian
dari Annual Cost, yang bersifat rutin. Berapa dan apa saja yang akan masuk sebagai biaya
Operasi dan Pemeliharaan Proyek akan dirumuskan dan ditentukan oleh Management Proyek.

1.2.Matematika Keuangan

Prinsip matematika keuangan diperlukan dalam pembangunan proyek dipakai sebagai dasar
untuk analisis ekonomi teknik yang penting untuk diketahui oleh pihak berkompeten. Dengan
rumus matematis yang sederhana akan digunakan untuk analisis matematika ekonomi teknik,
dengan mengacu pada hal yang paling penting untuk dimengerti tentang 2 (dua) konsep
pemikiran matematika keuangan yaitu:

1. Konsep bahwa apabila seseorang meminjam uang kepada orang lain maka seseorang
peminjam dimaksud wajib untuk mengembalikan pinjamannya.

2. Sejumlah uang saat kini, dengan diperhitungkanya bunga Bank atau Interest Rate
yang berlaku dari tahun ke tahun maka uang dimaksud akan menjadi bertambah besar
jumlahnya kedepan, tergantung pada besaran suku bunga Bank yang diberlakukan.
Sebaliknya sejumlah uang pada suatu saat dimasa yang akan datang akan sama
dengan sejumlah uang yang lebih kecil hari ini, hal ini juga tergantung pada besaran
suku bunga Bank yang diberlakukan.

Dua konsep pemikiran matematika keuangan tersebut diatas akan merupakan dasar analisis
perhitungan untuk menentukan nilai uang dimasa yang akan datang atau untuk
memperhitungkan nilai Rate of Return atas investasi yang ditanamkan untuk suatu proyek.
Perangkat yang diperlukan untuk perhitungan matematika keuangan cukup dengan
menggunakan Table of Interest Rate, yang terlampir dalam buku ajar ini. Untuk memahami
Table of Interest Rate, maka perlu dimengerti akan makna pengertian-pengertian tersebut
dibawah ini:
1.3. Pengertian tentang istilah-istilah dalam ekonomi teknik

20
Buku Ajar Ekonomi Teknik

Pengenalan tentang pengertian maupun istilah-istilah dalam ekonomi teknik yang berkaitan
dengan Engineering Analysis: inflation, amortization, depresiation, marginal valuation, salvage
value.
Proyek (Pembangunan): adalah merupakan niatan untuk mewujudkan suatu sasaran
pembangunan (apapun itu) yang dibatasi oleh dana dan jangka waktu tertentu.
Uang atau dana merupakan sarana/alat yang dipakai untuk suatu investasi proyek dan dalam
investasi proyek maka selalu akan dipertimbangkan aspek teknis (Engineering), aspek
ekonomis / keuangan (Feasiblity) serta aspek lingkungan (Acceptibility). Perhitungan semua
aspek tersebut akan bermuara pada kesimpulan apakah proyek akan bisa bermanfaat secara
menguntungkan atau sebaliknya.

Interest (rate) atau suku bunga bank adalah merupakan pembayaran tambahan yang
dibayarkan untuk menunggu kembalinya uang pinjaman, dan merupakan suatu
penghargaan atas penyediaan modal / uang yang diberikan kepada siapapun yang
membutuhkan modal dimaksud. Apabila seseorang / instansi meminjam uang guna investasi
proyek (dari per-Bank-an Nasional maupun Internasional) maka peminjam wajib
mengembalikan pinjaman tersebut disertai dengan bunga Bank yang telah disetujui bersama.
Sistim penghargaan sebagaimana bunga Bank tidak berlaku dalam hal hubungan antara
anak dengan orang tuanya, artinya sistim pinjam-meminjam antara anak kepada orang tuanya
tidak mengikat adanya bunga berbunga sebagimana dimaksudkan dalam uraian ini.
Normalnya interest rate akan ditentukan oleh 3 (tiga) faktor yaitu: - keadaan ekonomi suatu
negara yang bersangkutan; - faktor resiko (kemungkinan Non Performing Loan) atas
pemberian pinjaman;- faktor besaran inflasi yang akan terjadi diwaktu yang akan datang.
Interest Rate = IRR + Rate of Inflation

Inflasi (Rate of Inflation) adalah suatu pertambahan jumlah nominal uang yang diperlukan
guna pengadaan suatu barang atau jasa, yang disebabkan karena naiknya harga-harga
barang, upah kerja, maupun harga-harga komoditi lainnya.

Amortisasi adalah merupakan pelunasan atau pengembalian modal yang diperoleh dari
pinjaman. Dalam realisasi perhitungan pelunasan modal yang akan dibayarkan dengan
periode waktu tahunan maka nilai amortisasi akan dibayar akan dibayar berdasarkan besar
modal dikalikan dengan factor pelunasan modal / Capital Recovery Factor (CRF).
Amortisasi = Cost x CRF

Capital Recovery Factor: CRF = Interest + Depreciation = Interest + SFF

Depresiasi adalah penyusutan nilai atau harga atas suatu barang yang disebabkan oleh
karena usia pemakaian barang, perkiraan perhitungan penurunan nilai didalam dunia bisnis

21
Buku Ajar Ekonomi Teknik

atau nilai properties, sehingga untuk menjaga kelangsungan usaha/bisnis maka setiap tahun
investor akan memperhitungkannya dengan member keseimbangan depresiasi dengan nilai
sebesar nilai modal dikalikan dengan Sinking Fund Factor (SFF).

Depresiasi = Cost x SFF

Salvage value dimaksudkan adalah keseimbangan nilai yang diperhitungkan berdasarkan


atas transfer atas perhitungan. Sebagai contoh adalah nilai keseimbangan untuk harga saat
kini (Present Value) akan bisa diseimbangkan dengan nilai / harga untuk masa yang akan
datang (Future Value), semuanya bisa diperhitungkan berdasarkan nilai satuan harga dengan
waktu tertentu (Unity) atau nilai rutin dengan periode tahunan(Annuity).
Salvage Value = Factor of Future Value (unity)= (FVunity) / (PVunity)
Salvage Value = Factor of Future Value (annuity)= (FVannuity) / (PVannuity)

n
Unity: FVunity = PVunity ( 1 + i ) atau PVunity = FVunity / ( 1 + i )n

Annuity: FVannuity= [ Aannuity( 1 + i )n -1] / i atau PVannuity= [ Aannuity ( 1 + i )n - 1] / [ i ( 1 + i )n ]

Economic Analysis akan diperhitungan dengan 3 (tiga) parameter yaitu: Benefit (B) Cost
(C) Ratio: (BCR), Net Benefit (B C) dan Internal Rate of Return (IRR).
Dalam perhitungan analisis untuk BCR (B/C) untuk suatu proyek akan bisa didapatkan 4
(empat) keadaan dengan arti masing-masing, yaitu:
- bilamana: B/C < 1 dikatagorikan bahwa proyek sebagai TIDAK DIKEHENDAKI
- bilamana: B/C = 1 dikatagorikan bahwa proyek sebagai MARGINAL (fifty-fifty)
- bilamana: B/C > 1 dikatagorikan bahwa proyek sebagai MENARIK
- bilamana: B/C > 10 dikatagorikan bahwa proyek sebagai TAMBANG EMAS

Sedangkan IRR adalah merupakan nilai Interest Rate ( i ) yang diperhitungkan untuk analisis

ekonomis proyek pada keadaan B/C =1

POKOK BAHASAN 2 : Aspek ekonomi teknik dalam perancangan pembangunan proyek


SUB POKOK BAHASAN : - Pengertian tentang Investasi (Cost), Keuntungan (Benefit), Operasi& Pemeliharaan (O&P)
1.1.1. Bagaimana suatu proyek akan dinilai sebagai "menguntungkan"
1.1.2. Aplikasi nilai Ekonomis dalam suatu Engineering Project.

2.1. Pengertian tentang Investasi (Cost), Annual Cost, Benefit), (O&M) Cost

22
Buku Ajar Ekonomi Teknik

Investasi (Cost) adalah jumlah dana/biaya yang dikeluarkan untuk mewujudkan suatu proyek,
terdiri atas biaya langsung maupun tak langsung.

Annual Cost adalah adalah biaya (cost) yang harus dikeluarkan setiap tahun untuk keperluan
pembiayaan proyek, yang terdiri atas Interest, Depreciation, Operation & Maintenance, Taxes,
Insurance. Annual Cost = CRF + O&M

Benefit: keuntungan yang diperoleh dari hasil operasional proyek, terdiri dari keuntungan
langsung (tangible benefit) dan keuntungan tak langsung (intangible benefit).

Operation & Maintenance Cost: Biaya yang dikeluarkan guna keperluan operasional dan
pemeliharaan proyek, terdiri atas belanja pegawai, barang, alat peralatan kantor, listrik, air, dan
belanja rutin lainnya.

2.2. Bagaimana suatu proyek akan dinilai sebagai "menguntungkan"


Berikan penjelasan tentang tahapan pembangunan proyek, bagaimana suatu proyek akan
direncanakan, dirancang, dibangun dan kemudian dioperasikan. Sebelum proyek dimaksud
diwujudkan maka perlu dievaluasi apakah proyek tersebut pada akhirnya akan menghasilkan
keuntungan atau tidak dengan analisis yang dikenal dengan sebuatan Feasibility Study (Studi
Kelayakan Proyek)

2.3 Aplikasi nilai Ekonomis dalam suatu Engineering Project.

Berikan penjelasan makna analisis ekonomis suatu proyek dengan menggunakan parameter-
parameter sebagaimana dibawah ini:

Economic Analysis akan diperhitungan dengan 3 (tiga) parameter yaitu: Benefit (B) Cost (C)
Ratio: (BCR), Net Benefit (B C) dan Internal Rate of Return (IRR).
Dalam perhitungan analisis untuk BCR (B/C) untuk suatu proyek akan bisa didapatkan 4
(empat) keadaan dengan arti masing-masing, yaitu:
- bilamana: B/C < 1 dikatagorikan bahwa proyek sebagai TIDAK DIKEHENDAKI
- bilamana: B/C = 1 dikatagorikan bahwa proyek sebagai MARGINAL (fifty-fifty)
- bilamana: B/C > 1 dikatagorikan bahwa proyek sebagai MENARIK
- bilamana: B/C > 10 dikatagorikan bahwa proyek sebagai TAMBANG EMAS

Sedangkan IRR adalah merupakan nilai Interest Rate ( i ) yang diperhitungkan untuk analisis

ekonomis proyek pada keadaan B/C =1

23
Buku Ajar Ekonomi Teknik

POKOK BAHASAN 3: - Bagaimana menggunakan tabel Interest rate (tabel bunga)


1.1.3.Loan dilihat dari prespepektif ekonomis alternatif
pengembalian
SUB POKOK BAHASAN : - Pengertian tentang "Table of Interest Rate"
- Menghitung present, future values dalam "unity" dan "annuity", BCR, IRR
- Pengertian tentang loan, dan cara pengembaliannya.
1.1.4. Cara pengembalian: segera, sesuai waktu m.o.u., annualy hanya dibayar bunga,
1.1.5. Annualy dibayar bungau Dan cicilan utang, annualy dibayar cicilan pokok Dan sisa
bunga utang.

3.1. Pengertian tentang "Table of Interest Rate"


Dari rumus-rumus analisis ekonomi yang tertulis diatas sebelumnya, semuanya akan terwakili
dengan analisis menggunakan Table of Interest Rate, sebagaimana terlampir. Table ini memuat
berbagai nilai interest rate (mulai dari 2% s/d 20%), dengan pengertian-pengertian sebagaimana
disebut diatas. Berikan penjelasan dengan contoh-contoh perhitungan yang terkait dengan
konteks proyek. Antara lain menghitung present, future values dalam "unity" dan "annuity".

Untuk Penggunaan Table of Interest Rates bisa dilihat dari Buku Ajar Lama BAB III
( 10 lembar + tabelnya sendiri 5-6 lembar)

3.2.Pengertian tentang loan, dan cara pengembaliannya.


Prinsip yang harus dipakai dalam analisis ekonomi teknis dalam hal sumber pembiayaan adalah
bahwa dana yang digunakan adalah bersumber dari Loan (Pinjaman) baik dari Per Bankan
Nasional atau dari International Bank. Jadi, bagaimana pinjaman tersebut harus di-reimbust
dengan kewajiban membayar interest rate dalam jangka waktu yang telah ditentukan, semua

24
Buku Ajar Ekonomi Teknik

sudah dinyatakan dalam Memorandum of Understanding (MoU) sebelumnya. Bagaimana


perhitungannya agar pinjaman tersebut pada akhirnya akan menjadi mempunyai nilai manfaat
(menguntungkan) bukan sebaliknya merugikan maka pengetahuan ekonomi teknik akan
menjadi andalan analisisnya.

Berikan pula bagaimana perbandingan cara mencicil pengembalian pinjaman dengan cara:
segera, sesuai waktu m.o.u., annualy hanya dibayar bunga, annualy dibayar bunga dan cicilan
utang, annualy dibayar cicilan pokok Dan sisa bunga utang.

Contoh Return Payment of Loan bisa dilihat dari Buku Ajar Lama BAB V
( 4 lembar )

POKOK BAHASAN 4 : Menghitung harga produk proyek PSDA


SUB POKOK BAHASAN : - Pengertian tentang investasi, Produk proyek, life time proyek, O&M proyek.
1.1.6. Interest rate pinjaman untuk memperhitungkan harga produk proyek PSDA

4.1. Pengertian tentang investasi, Produk proyek, life time proyek, O&M proyek.
Proyek yang dibangun atau dibuat dengan nilai investasi (C) dalam operasional akan
diperhitungkan dengan umur masa berfungsi tertentu (life time: n), dan dengan biaya annual
cost termasuk didalamnya (O & M)yang dibutuhkan akan menghasilkan produk sesuai apa
yang telah direncanakan (apapun itu) yang diperhitungkan sebagai hasil atau benefit (B).
Sedangkan investasi dimaksud akan didapat dari pinjaman Bank dengan nilai interest rate
tertentu ( i %). Nilai-nilai tersebut akan menjadi pokok analisis dalam analisis Ekonomi Teknis.

Berikan sketsa: dengan C. B, n, i, O&M sebagai variable-variabel pokok.

25
Buku Ajar Ekonomi Teknik

4.2. Interest rate pinjaman untuk memperhitungkan harga produk proyek PSDA
Dengan apa yang ada dari point 4.1. semua kemungkinan nilai variable atas keadaan yang
bisa terjadi sesuai dengan estimasi analisis- terutama dari variasi nilai interest rate i maka
akan bisa diperkirakan harga produk / harga jual produk.

Untuk Penggunaan Table of Interest Rates bisa dilihat dari Buku Ajar Lama BAB VI

( 3 lembar

POKOK BAHASAN 5 : Project Comparison.


SUB POKOK BAHASAN : - Pengertian tentang (beberapa) alternatif proyek untuk satu tujuan kegunaan.
1.1.7. Saluran irigasi melalui permukaan tanah tapi panjang atau saluran irigasi menembus
bukit tapi mahal ?
1.1.8. Pipa PDAM via tunnel atau sistim pompa ?

5.1. Pengertian tentang (beberapa) alternatif proyek untuk satu tujuan kegunaan.
Untuk membuat suatu sasaran kegunaan proyek misalnya untuk proyek Irigasi dengan alternative
alignment sistim saluran yang bermacam-macam. Untuk proyek PLN maka akan bisa dibuat
PLTA, PLTU, PLTD, PLTN, dll. Atau untuk membuat proyek pengadaan Air Baku, maka akan bisa
dibuat dari Sumber Air Sungai, Danau, Rawa, Waduk atau bisa juga dari Air Tanah. Masing-
masing bentuk dari proyek dimaksud mempunyai konsekwensi biaya yang satu sama lain tidak
sama. Masing-masing analisis biaya dimaksud akan dipakai untuk mencari alternative yang

26
Buku Ajar Ekonomi Teknik

secara ekonomi teknis akan paling menguntungkan dan yang paling bisa dipertanggung
jawabkan.

Contoh Pemilihan Terbaik Alternatif Proyek bisa dilihat dari Buku Ajar Lama BAB VII
( 3 lembar)

- Alternatif Saluran Irigasi ( saluran panjang murah vs pendek mahal)

Contoh lain bisa dilihat untuk pemilihan alternative diantara distribusi air Pipa PDAM via
tunnel atau sistim pompa dan juga untuk pemilihan alternative Tenaga Listrik dengan PLTA,
PLTU, atau PLTD bisa dilakukan komparasi, semuanya dimaksudkan untuk memilih
alternative yang terbaik yang bisa dipertanggung jawabkan.

POKOK BAHASAN 6 : Cost Allocation on Multi Purpose Project


SUB POKOK BAHASAN : - Pengertian tentang sharing cost
1.1.9. Perhitungan individual project cost
1.1.10. Seperable Cost
1.1.11. Analisis cost allocation

27
Buku Ajar Ekonomi Teknik

Suatu saat akan dijumpai pembangunan satu proyek mempunyai tujuan untuk mendapatkan
manfaat dengan bermacam-macam kegunaan, sebagai contoh antara lain adalah Proyek
Bendungan Serba Guna yang bisa bermanfaat untuk PLTA, Irigasi, Pengendalian Banjir, Penyediaan
Air Baku serta Penggelontoran / Sanitasi Kota. Untuk biaya pembangunan Bendungan Serba Guna
dimaksud sudah barang tentu akan dipikul oleh semua pihak yang akan mendapatkan keuntungan-
keuntungan dimaksud sesuai dengan perolehan manfaat masing kegunaan serta bobot nilai
investasi masing-masing. Bagaimana pengalkasian biaya dimaksud, sehingga bisa dikatakan
seimbang bagi setiap pemanfaatan hal inilah yang akan menjadi pokok bahasan dalam analisis
Cost Allocation on Multi Purpose Project.

6.1. Pengertian tentang sharing cost


Bertolak dari BIAYA TOTAL untuk pembangunan Proyek Serba Guna, maka masing-masing
pemanfaatan proyek akan bisa diperhitungkan keuntungan masing-masing secara kotor
(Gross Benefit).Selain biaya total pembangunan proyek yang bersifat satu untuk bersama
maka setiap pemanfaatan tentu akan membutuhkan BIAYA SPESIFIK untuk masing-masing
pemanfaatan (Single Purpose Cost), biaya spesifik ini akan diperhitungkan sebagai biaya
tambahan guna pemenuhan purpose proyek yang bersangkutan dimana biaya ini akan
diperhitungkan sebagai pengurangan bobot pembagian BIAYA SHARING. Dari komponen-
komponen yang disebutkan diatas maka akan bisa diperhitungkan SHARE OF JOINT COST,
sehingga TOTAL COST ALLOCATION akan bisa diperhitungkan secara adil.

6.2. Perhitungan single project cost


Proyek Serba Guna yang dibangun guna bisa dimanfaatkan secara bersama (karena hal ini
memungkinkan bisa terjadi), akan tetapi untuk masing-masing pengguna manfaat masih perlu
melengkapinya dengan kelengkapan lainnya sebagai Single purpose project yang dipakai
guna melengkapi sarana dan prasarana purpose dari proyek, agar proyek yang bersangkutan
akan dapat berfungsi penuh sebagaimana yang diharapkan, dalam hal ini akan dijelaskan
dengan contoh-contoh sbb:
- Misalnya untuk keperluan Irigasi, maka pengguna sistim Irigasi masih perlu membuat
bangunan sarana dan prasaran Irigasi yang berupa Bendung Irigasi, Jaringan dan
bangunan pelengkap Irigasi.
- Untuk PLTA, maka PT.PLN masih perlu membuat kelengkapan sarana dan prasarana
Power Plant, Jaringan Tegangan Tinggi, fasilitas lainnya.

28
Buku Ajar Ekonomi Teknik

- Untuk Pengendalian banjir maka Proyek yang bersangkutan masih perlu membangun
fasilitas pengendali banjir lainnya, dsb.
Biaya-biaya yang diperlukan untuk membangun Single Purpose Project tersebut disebut sebagai
Single Purpose Project Cost

6.3. Biaya Multi Purpose Project apabila dibangun TANPAmenyertakan pemanfaatan tertentu
(salah satu dari purpose yang dibuat)
BIAYA Multi Purpose Project TETAPI salah satu dari purpose yang dimaksud TIDAK DIIKUTKAN
UNTUK DIBANGUN atau = Multi Purpose Project TANPA (salah satu) purpose ybs. PERLU
DIHITUNG dan nilai ini akan dipakai untuk menghitung besaran yang disebut sebagai Sepeable
Cost (Nilai atau Biaya yang teripisahkan dari nilai gabungan purpose)

6.4. Seperable Cost


Seperable Cost adalah: Nilai terpisahkan atas salah satu purpose terhadap Nilai Multi Purpose
dan nilai ini merupakan: (BIAYA TOTAL MULTI PURPOSE PROJECT) dikurangi dengan
(BIAYA MULTI PURPOSE PROJECT TANPA PURPOSE ybs.) Hal ini sama juga dengan
PENGANDAIAN bahwa BILAMANA PURPOSE dimaksud akan dibangun secara tunggal maka
biaya yang dibutuhkan seakan akan sebesar sebagaimana dimaksud dalam seperable cost.

6.5. Analisis cost allocation


Contoh analisis cost analisis dapat disajikan sebagaimana table dibawah ini:

Contoh analisis Cost Allocation bisa dilihat dari Bab VIII & IX Buku Ajar Lama
(6 lembar)

Tabel : Contoh analisis cost allocation

Analisis Biaya PLTA Irigasi Pengendalian Air Baku Sanitasi


banjir Kota
1 Gross Benefit 133 75 30 12 18

29
Buku Ajar Ekonomi Teknik

2 Single Purpose Cost 68 30 10 - -


3 Benefits 65 45 20 12 18
4 Seperable Cost 35 8 15 3 -
5 Remaining Benefits 30 37 5 9 18
6 Ratio 0.30 0.38 0.05 0.09 0.18
7 Share of Joint Costs 12 15 2 3 7
8 Total Allocation 47 23 17 6 7
9 Total Cost 115 53 27 6 7
1s0 Net Benefit 18 22 3 6 11

POKOK BAHASAN 7 : Konsep tentang studi kelayakan


SUB POKOK BAHASAN : - Pengertian tentang studi kelayakan pendahuluan, studi kelayakan
1.1.12. Analisis tentang sasaran sosial dan teknis
1.1.13. Kondisi awal sebelum ada proyek dan kondisi diwaktu setelah proyek berfungsi
1.1.14. Analisis Ekonomis tentang BCR, IRR, Net Benefit
- Rekomendasi yang perlu diberikan

7.1. Pengertian tentang studi kelayakan pendahuluan, studi kelayakan

30
Buku Ajar Ekonomi Teknik

Studi pembangunan suatu proyek akan dilakukan melalui tahapan sebagai berikut:

1. Studi pendahuluan (Preliminary Study)


Adalah merupakan studi tahap awal pengumpulan atau pengambilan data tentang
kemungkinan alternative-alternatif proyek, sehingga bisa dipisahkan mana alternative yang
bisa dilanjutkan untuk studi lebih lanjut dan mana yang harus ditinggalkan. Studi ini akan
membahas tentang hal-hal yang berhungan dengan: Initial Conditions, Future Conditions,
Social Objectives, Engineering Objectives, Social, Engineering and Economic Analysis in
Pre Feasibility Study.
Dalam studi ini rekomendasi akhir harus memberikan arahan atas langkah lanjut untuk
investigasi detil. Macam data yang akan diambil, alternative rencana yang akan dilakukan,
tenaga ahli atau tenaga professional apa yang akan dperkerjakan, waktu serta biaya
pelaksanaan studi yang diperlukan akan merupakan laporan yang diberikan pada studi
reconnaissance.

2. Studi Kelayakan (Feasibility Study)


Dalam studi kelayakan ini akan diambil data pendukung terhadap alternative rencana yang
akan dipelajari lebih lanjut. Studi analisis tentang Sosio-Ekonomis akan dilakukan secara
detail sehingga akan diperoleh kesimpulan rencana proyek yang paling layak untuk
diteruskan sebagai pilihan. Studi ini akan membahas hal-hal tentang: Analysis of Initial
Conditions (production benefit gross income), Future Conditions (production benefit
gross income), Recommended Plan (detailed design source of fund, construction
management), Social & Engineering Conclusion as Economic Results (BCR Net Benefit
IRR values)
Dalam tahap studi ini juga perlu disebutkan tenaga ahli apa saja yang akan dipekerjakan
guna menangani studi berikutnya. Laporan tentang studi kelayakan merupakan laporan
yang ditujukan kepada pihak pembuat keputusan persetujuan atas kelanjutan proyek serta
dimaksudkan juga sebagai bahan permintaan pendanaan /loan apabila proyek akan
dibiayai oleh Lending Agency asing.
Feasibility Study (FS) merupakan kegiatan investigasi data yang dilakukan secara detail
atas hal-hal yang berhubungan dengan alternative rencana dan hasil studi ini akan dibuat
terdiri atas: Interim Report, Progress Report + Appendic dan laporan Final Feasibility
Study.

3. Studi Difinite Plan (Detailed Design Study)


Dalam tahapan ini dilakukan studi tentang Perencanaan Teknis sehingga hasil akhir dari
studi ini akan berupa dokumen-dokumen yang siap untuk ditenderkan (Persyaratan

31
Buku Ajar Ekonomi Teknik

Umum, Persyaratan teknis, Spesifikasi Umum, Spesifikasi Khusus, Gambar Detail


Desain yang siap untuk dilaksanakan dalam bentuk konstruksi bangunan.

Laporan hasil akhir Feasibility Study akan hanya memberikan data teknis yang bersifat desain
kasar (Preliminary Design), serta perkiraan biaya (Cost Estimate) dengan sasaran agar dapat
ditentukan pilihan yang paling memungkinkan atas alternative rencana yang akan diambil,
sehingga perencanaan teknis dalam studi ini tidak bisa untuk dipakai dalam pelaksanaan
konstruksi.
Sebagaimana disebutkan diatas bahwa FS akan dipakai sebagai bahan acuan bagi pembuat
keputusan (decission maker) untuk menentukan kelanjutan proyek, dan akan dipakai sebagai
bahan acuan bagi Lending Agency untuk bisa atau tidak mendanai proyek tersebut, maka FS
perlu dibuat dengan ketentuan:
1. Semua Dokumen atas setiap langkah FS sampai dengan diperolehnya rekomendasi akhir
harus tersusun urut dan tersimpan dengan baik.
2. Penyajian laporan perlu disuguhkan dengan data yang jelas sehingga siapapun yang
membaca laporan akan bisa dengan mudah memahami arah, maksud serta tujuan yang
terkandung dalam FS.
3. Evaluasi hasil studi berdasarkan data yang dipergunakan akan dengan mudah diterima
pihak manapun serta tidak menimbulkan tafsiran kabur atau bias. Data tetap valid untuk
berbagai penafsiran yang berkaitan dengan hasil studi maupun nilai-nilai yang dipakai untuk
perhitungan Cost and Benefit dalam FS, atas rekomendasi yang diberikan.

Hal yang perlu untuk didiskusikan dengan pihak-pihak lain atas hasil akhir Feasibility Study
adalah Technical Plans atau Rencana Teknis dan hal ini bukan hanya untuk rencana yang
dipilih saja tetapi juga untuk rencana alternative yang lain.

7.2. Analisis tentang sasaran sosial dan teknis


Tahapan kegiatan Planning, Design dan Construction merupakan rangkaian yang akan
memenuhi kepentingan dan kebutuhan masyarakat yang telah ditelaah sebagai representai

32
Buku Ajar Ekonomi Teknik

Keputusan Politik. Bagan alir kegiatan dimaksud digambarkan sebagaimana Flow-Chart


dibawah ini.

Jelaskan dengan uraian bagaimana Tahapan Planning, Design dan Construction akan
merupakan tahapan dari SIDLaCOM.

Sosial Need

Political Representaion
Social Objectives

Technical,
Engineering Objectives Social, and
Planning Economic
Review
Basic Data and Its Analysis

Alternative Plans

Selection of Plans
Engineering

Final Design

Construction

Management

Gambar : Bagan Alir proses Engineering dan Planning

7.3. Pemilihan Alternatif terbaik Proyek


Dari nilai-nilai Parameter analisis Ekonomi Teknik yang terdiri atas BCR, IRR dan Net Benefit
dimana telah diperhitungkan dari berbagai alternative pilihan konstruksi maupun desain teknis

33
Buku Ajar Ekonomi Teknik

atas berbagai kemungkinan yang bisa dilakukan, maka akan dipilih alternative proyek yang
paling baik dari yang baik-baik. Pemilihan tersebut akan dilakukan dengan cara membuat
parameter Benefit (B) dan Cost (C) dalam hubungan koordinatif, dengan B sebagai koordinat
dan C sebagai absis. Bermacam nilai B dan C akan bisa dinilai dengan katagori sebagai
Proyek Exclusive dan Proyek Compatible. Semua akan diberikan analisisnya termasuk
mengintegrasikan dengan kebutuhan dan ketersediaan Cost maupun keuntungan-keuntungan
B yang akan diperoleh. Kesimpulan akhir yang dapat diterima dan dipertanggung jawabkan
akan menjadi kewenangan Penanggung Jawab Proyek atas pertimbangan-pertimbangan
komperhensif dari aspek Teknis, Finansial, Sosial maupun Politik, dll.

7.4. Penyajian Laporan Feasibility Studi


Untuk memberikan gambaran tentang apa yang harus dilakukan dalam Feasibility Study (FS)
perlu diberikan Outline sajian Laporan FS dan dalam hal ini diambil untuk Proyek
Pengembangan Sumber Daya Air dengan Obyek Utama Pembangunan adalah
Pembangunan Bendungan Serba Guna. Laporan FS secara umum akan terdiri atas
komponen dengan daftar isi yang akan menguraikan hal-hal, sebagai berikut:

General Outline of the Feasiblity Report:


I. Judul Feasibility Study ( Title Page)
II. Korespondensi (Letter of Transmital)
III. Daftar Isi (Table of Contents)
IV.Ringkasan (Summary)
V. Pendahuluan (Introduction)
a. Penanggung Jawab Studi (Authorisation)
b. Investigasi Awal (Previous Investigation)
c. Sasaran-sasaran Studi (Objectives)
d. Ruang Lingkup Investigasi (Scope of Investigations)
e. Ucapan Terima Kasih (Acknolegment)
VI.Penjelasan Umum (General Description)
a. Geografi dan Geologi (Geography and Geology)
b. Cuaca dan Curah hujan (Climate and Rainfall)
c. Sejarah dan Perkembangan Wilayah (History and Development)
d. Keadaan Ekonomi dan Sosial (Economic and Social Conditions)
e. Sumber-sumber Air (Water Resources)
f. Tata-Guna Lahan (Land Resources)
g. Sumber Daya Alam lain (Others Natural Resources)
h. Kepemilikan Lahan (Jurisdiction)

34
Buku Ajar Ekonomi Teknik

VII. Pengembangan Sumber Air dan Tanah saat kini (Present Development of Land and
Water Resources)
VIII. Proyeksi Kedepan Keadaan Sosial dan Ekonomi (Economic and Social Projections)
IX. Pengembangan Bidang Pertanian (Agriculture Development)
a. Klasifikasi Tanah (Soil Clasification)
b. Pemasaran Pertambahan Hasil Pertanian (Markets for Additional Crops)
c. Alternatif Perubahan Tata Guna Lahan (Alternative Land Use)
d. Masukan Sumber Daya yang Dibutuhkan (Required Inputs)
e. Perkiraan Hasil yang Akan Diperoleh (Estimated Outputs)
X. Pekerjaan-Pekerjaan Reklamasi / Pengubahan Lahan (Reclamation Works)
a. Ketersediaan Air (Water Availibility)
b. Rencana Alternatif Sistim Irigasi (Alternative Irrigation Plans)
c. Rencana Alternatif Sistim Drainase (Alternative Drainage Plans)
XI. Pengembangan PLTA (Water Power Development)
a. Pemasaran Energi Listrik (Power Market)
b. Keadaan Sistim Energi Listrik Saat Kini (Power Present System Composition)
c. Potensi Pengembangan PLTA (Potential Hydro Power Development)
d. Alternatif Sumber Energi Listrik ( Alternative Power Resources)
e. Analisis Ekonomi Alternatif Sumber Energi Listrik (Sequential Powers Economic
Analysis,
XII. Pengendalian Banjir (Flood Control)
a. Potensi Kerugian Akibat Banjir (Potential Flood Losses)
b. Alternatif Sistim Pengendalian Banjir (Alternative Flood Control Measures)
c. Keuntungan Pengendalian Banjir (Flood Control Benefits)
XIII. Suplai Air Bersih dan Penggelontoran Kota (Water Supply and Waste Disposal)
a. Kebutuhan Air Bersih Rumah Tangga dan Industri (Municipal and Industrial Water
Requirements)
b. Alternatif Sumber-Sumber Air Untuk Suplai (Alternative Water Sources of Supply)
c. Standar Kualitas Aliran Air (Standards of Streamflow Quality)
d. Alternatif Metode Pengendalian Debit Air (Alternative Methods of Discharge Control)
e. Aspek Hukum Pencemaran Air (Jurisdictional aspects)
XIV. Proyek Pengembangan Serba Guna (Multi-Purpose Development Project)
XV. Analisis Ekonmi dan Sosial (Economic and Social Analysis)
a. Pembiayaan Proyek (Proyek Costs)
b. Keuntungan Yang Akan Diperoleh Proyek (Project Benefits)
c. Analisis Untung-Rugi Proyek (Benefits-Cost Analysis)
d. Prospektif Terhadap Ekonomi Nasional (National Economic Prospectives)
e. Pertimbangan-Pertimbangan Kepentingan Sosial (Social Considerations)

35
Buku Ajar Ekonomi Teknik

f. Rencana Pemilihan Proyek (Projects Selection Plan)


XVI. Pembiayaan Proyek (Project Financing)
XVII. Pelaksanaan Proyek (Project Implementation)
a. Jadual Waktu Pelaksanaan Pekerjaan (Time Table of Construction)
b. Jadual Waktu Pengembangan Proyek (Time Table of Development)
c. Kegiatan Pendidikan dan Demonstrasi Sistim Bertani (Demonstration and Education)
XVIII. Kesimpulan dan Saran (Conclusions and Recommendations)

Uraian atas apa yang disajikan pada General Outline tersebut diatas diberikan dikelas sebagai
bahan diskusi kelas.

1.2. Materi Ajar


Materi Ajar mata kuliah Ekonomi Teknik / Ekonomi Rekayasa disajikan dalam sesi perkuliahan
yang terbagi dalam bab-bab sebagai berikut:

1. Pokok Bahasan : Pendahuluan


Merupakan pengantar tentang tujuan dari ilmu Ekonomi Teknik, yang berisi latar
belakang, pokok materi kuliah, dan bahan ajar

2. Pokok Bahasan : Pembangunan Proyek

36
Buku Ajar Ekonomi Teknik

Membahas tentang Pembangunan Proyek dalam pengertian proyek pembangunan yang


dibatasi oleh factor Waktu, Biaya dan Sasaran/Tujuan proyek, yang dimulai dari tahap
S (Survey), .I (Investigation), .D (Design), .La (Land Acquisation), C (Construction),
O (Operation) & M (Maintenance).ditinjau dari aspek kelayakan (sisi feasibility
study: economic engineering), aspek teknik (sisi capability study : civil engineering),
aspek lingkungan (sisi acceptability study : environment impact assessment).

3. Pokok Bahasan: Matematika Keuangan


Pengenalan tentang pengertian maupun istilah-istilah dalam ekonomi teknik yang
berkaitan dengan Engineering Analysis: inflation, amortization, depresiation,
marginal valuation, salvage value, present & future value, unity & annuity, sinking
fund factor, capital recovery factor, BCR, IRR, Net Benefit dan lain-lain.

4. Pokok Bahasan : Analisa Ekonomi Proyek


Penggunaan table of interest rates untuk analisa ekonomi. Menghitung Present
Value, Future Value dalam Unity atau dalam Annuity serta menghitung BCR, IRR, B-
C. Konversi dari gradient series ke annuity series.

5. Pokok Bahasan : Latihan aplikasi table of interest rate


Latihan penggunaan table of interest rate dengan parameter-parameter yang
dipergunakan dalam analisis ekonomi teknik suatu proyek.

6. Pokok Bahasan : Latihan lanjutan tentang Loan Return Payment


Analisis tentang Comparison on Loan Return Payment, dengan alternative
pengembalian a). segera, b). dengan batas waktu sesuai m.o.u, c). dibayar tahunan,
tetapi hanya bungannya saja, d). dibayar tahunan, hanya bunga + cicilan pokok hutang,
e). dibayar tahunan cicilan pokok hutang + biunga sisa pinjaman, semuanya
dibandingkan mana yang paling menguntungkan bagi investor.

7. Bab VII : Analisa tentang Unit Price of Products


Analysis perhitungan Unit Price of Products: air baku, energy listrik, air irigasi atau
kemungkinan products investment lain.
8. Pokok Bahasan : Analisis tentang Projects Comparison

37
Buku Ajar Ekonomi Teknik

Membandingkan alternative solusi pembangunan suatu proyek. Untuk membuat


suatu proyek perlu direncanakan dengan alternative-alternative struktur solusinya
agar bisa dicari pemecahan yang berdampak positif dari segi biaya maupun exces
negative yang mungkin timbul.

9. Pokok Bahasan : Cost Allocation on Multi Purpose Project


Bagaimana membagi biaya (sharing budget) atas pembangunan suatu Proyek yang
dibangun untuk berbagai kepentingan yang masing-masing menghasilkan
keuntungan.

10. Pokok Bahasan : Analysis Cost Allocation


Analisa tentang Gross Benefit, Single purpose Project, Separable Benefit, Seperable
Cost, Remaining Benefit, Ratio of Remaining Benefit, Share of Joint Cost, Total Cost
Allocation, Net Benefit.

11. Pokok Bahasan : Concept of Feasibility Study


Mengenal prinsip studi kelayakan, makna Initial Conditions, Future Conditions,
Social Objectives, Engineering Objectives, Social, Engineering and Economic Analysis
in Pre Feasibility Study.

12. Pokok Bahasan : Feasibilty Study


Analysis of Initial Conditions (production benefit gross income), Future Conditions
(production benefit gross income), Recommended Plan (detailed design source of
fund, construction management), Social & Engineering Conclusion as Economic
Results (BCR Net Benefit IRR values)

Bahan Pustaka:
1. E. Kuiper, Water Resources Project Economics, Butterworth London, 1971.
2. Eugene L. Grant Ireson, Richard S. Leavenworth, Dasar-dasar Ekonomi Teknik, PT.Bina Aksara,
Jakarta 1987.
3. Adhi Suyanto, Trie M. Sunaryo, Roestam Sjarief, Ekonomi Teknik Proyek Sumber Daya Air,
Masyarakat Hidrologi Indonesia (MHI), Jakarta, 2001.

38
Buku Ajar Ekonomi Teknik

BAB II
PEMBANGUNAN PROYEK

2.1. Pendahuluan
Pembangunan Proyek yang dilakukan dalam bentuk pembangunan bangunan sarana dan
prasarana, dalam bidang Sumber Daya Air, KeCipta-Karyaan dan KeBina-Margaan, pada
hakekatnya mempunyai tujuan akhir untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dalam proses
perencanaan suatu pembangunan proyek untuk tujuan tertentu selalu akan mempertimbangkan
berbagai aspek yang terkait dengan proyek yang direncanakan tersebut, antara lain adalah aspek
teknis, aspek sosial-budaya masyarakat, aspek ekonomis serta aspek lingkungan.

Sedangkan untuk mewujudkan pembangunan proyek yang dimaksud, terutama proyek yang dibiayai
oleh Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah, akan dilaksanakan dengan anggaran yang
disediakan dalam bentuk anggaran tahunan dalam bentuk APBN atau APBD yang selalu
mempertimbangkan jangka waktu serta nilai anggaran tertentu sesuai dengan program yang telah
ditetapkan dalam APBN maupun APBD.

Pokok-pokok pikiran sebagaimana yang disampaikan tersebut diatas akan dipakai sebagai bahan
pertimbangan guna analisis pembangunan proyek dari aspek teknis, ekonomis serta lingkungan agar
tujuan akhir dari terwujudnya proyek dimaksud akan memberi dampak manfaat yang paling
menguntungkan bagi kehidupan sosial masyarakat seutuhnya. Melalui telaah yang diberikan dalam
mata-kuliah ekonomi teknik ini, bagaimana suatu pembangunan proyek akan dievaluasi secara
ekonomis sehingga proyek akan dapat dikatakan sebagai layak untuk dibangun.

2.2. Pengertian tentang Pembangunan Proyek

Tahapan Pembangunan Proyek dari tahap awal hingga ke tahap proyek bisa beroperasi dan
menghasilkan manfaat yang menguntungkan, secara singkat akan diuraikan dengan diawali
timbulnya gagasan yang muncul dari pemilik proyek yang dalam hal ini bisa pihak Pemerintah yang
39
Buku Ajar Ekonomi Teknik

disebabkan karena tugas dan kewajibannya (porto-folio) menjadi agen-pembangunan , maupun


Investor /Swasta yang tertarik untuk membangun suatu proyek karena melihat sisi prospektif
ekonomis akan sangat menguntungkan secara financial. Gagasan untuk membangun proyek dimaksud
akan ditindak lanjuti dengan langkah yang dikenal sebagai tahapan SIDLaCOM, yaitu S (Survey),I
(Investigation), D (Design), La (Land Acquisation), C (Construction), O (Operation) & M
(Maintenance).Tergantung dari besar-kecilnya scope proyek yang akan dibangun maka implementasi
SIDLaCOM juga akan menyesuaikan dengan scope proyek dimaksud.
Ditinjau dari aspek teknis, ekonomis serta lingkungan maka pembangunan suatu proyek perlu juga
dilakukan studi yang dikenal sebagai studi tekniks (capability study: civil engineering), studi
kelayakan (feasibility study: economic engineering), studi analisis dampak lingkungan ( acceptability
stud : environment impact assessment). Semua tahapan studi sebagaimana disebutkan diatas akan
menghasilkan kesimpulan bahwa semua aspek akan bisa diterima dan bisa dipertanggung-jawabkan
secara teknis, ekonomis serta lingkungan dengan manfaat yang sebesar-besanya bagi kehidupan
masyarakat.

2.3. Tahap Pelaksanaan Proyek


Untuk mewujudkan proyek dengan skala kecil kemungkinan pengadaannya bisa langsung
dilakukan oleh pihak penggagas atau owner proyek tanpa membutuhkan bantuan pihak lain
(Konsultan). Akan tetapi apabila yang akan diwujudkan merupakan proyek dengan skala besar
dengan tingkat kesukaran yang cukup rumit dan komplexs maka untuk mewujudkan proyek dimaksud
akan diperlukan bantuan Konsultan dengan tahapan pelaksanaan proyek berupa SIDLaCOM
sebagaimana disebutkan diatas.

2.3.1. Survey
Survey merupakan perencanaan yang bersifat umum dengan tujuan untuk mengetahui hal-hal
yang berkaitan dengan maksud akan dibangunnya proyek dimaksud. Survey akan menjawab hal-hal
bersifat teknis maupun non-teknis tentang apa; dimana; kapan; mengapa serta bagaimana: proyek
dimaksud yang akan dibuat, sehingga data hasil survey yang diperlukan adalah data tentang hal-hal
yang terkait dengan bangunan proyek/tujuan proyek, tapak/lokasi proyek, pengaruh proyek terhadap
manusia dan lingkungannya. Survey yang akan dilakukan antara lain tentang tapak dimana proyek
akan dibangun akan dilakukan dengan maksud untuk mengetahui keadaan topografi, hidro-
meteorologi, demografi, sosial budaya, ekonomi, dan lain-lainya pada wilayah atau areal yang akan
terpengaruh oleh keberadaan proyek. Dengan survey yang dilakukan akan diperoleh hasil survey yang

40
Buku Ajar Ekonomi Teknik

dapat dipakai untuk dasar-dasar perencanaan umum atas proyek yang akan dibangun. Terkait dengan
analisis ekonomi teknik yang akan dilakukan maka kegiatan survey yang tentu membutuhkan biaya
yang cukup besar akan diperhitungkan sebagai bagian dari Investasi Proyek.

2.3.2. Investigation / Investigasi


Langkah selanjutnya setelah survey adalah pengambilan data (investigasi) atas survey yang
diperlukan dalam perencanaan umum (survey) untuk kemudian dilakukan pengambilan data teknis.
Data teknis yang akan diambil adalah data yang dibutuhkan guna proses perencanaan teknis (design)
atau data teknis yang dibutuhkan dalam rangka pembangunan struktur bangunan sipil /non sipil
lainnya, antara lain adalah berupa data geologi teknik, mekanika tanah, hidrologi, seismologi,
oceanologi, humidity dan data teknis /standart lainnya. Terkait dengan analisis ekonomi teknik yang
akan dilakukan maka kegiatan investigasi yang tentu membutuhkan biaya yang cukup besar akan
diperhitungkan sebagai bagian dari Investasi Proyek.

2.3.3. Design

2.3.4. Land Acquisation (Pembebasan Lahan)

2.3.5. Construction

2.3.6. Operation & Maintenance

2.4. Feasibility ( Economic Engineering) Aspects

2.5. Civil Engineering Aspects

2.6. Acceptibility (Environment Impacts Assesment) Aspects

41
Buku Ajar Ekonomi Teknik

9. Bab III : Matematika Keuangan


Pengenalan tentang pengertian maupun istilah-istilah dalam ekonomi teknik yang
berkaitan dengan Engineering Analysis: inflation, amortization, depresiation,
marginal valuation, salvage value, present & future value, unity & annuity, sinking
fund factor, capital recovery factor, BCR, IRR, Net Benefit dan lain-lain.

BAB III
MATEMATIKA KEUANGAN

3.1. Pendahuluan

Prinsip matematika keuangan diperlukan dalam pembangunan proyek dipakai sebagai dasar
untuk analisis ekonomi teknik yang penting untuk diketahui oleh pihak berkompeten. Dengan rumus
matematis yang sederhana akan digunakan untuk analisis matematika ekonomi teknik, dengan
mengacu pada hal yang paling penting untuk dimengerti tentang 2 (dua) konsep pemikiran
matematika keuangan yaitu:

1. Konsep bahwa apabila seseorang meminjam uang kepada orang lain maka seseorang peminjam
dimaksud wajib untuk mengembalikan pinjamannya.

2. Sejumlah uang saat kini, dengan diperhitungkanya bunga Bank atau Interest Rate yang
berlaku dari tahun ke tahun maka uang dimaksud akan menjadi bertambah besar jumlahnya
kedepan, tergantung pada besaran suku bunga Bank yang diberlakukan.

42
Buku Ajar Ekonomi Teknik

Sebaliknya sejumlah uang pada suatu saat dimasa yang akan datang akan sama dengan
sejumlah uang yang lebih kecil hari ini, hal ini juga tergantung pada besaran suku bunga
Bank yang diberlakukan.
Dua konsep pemikiran matematika keuangan tersebut diatas akan merupakan dasar analisis
perhitungan untuk menentukan nilai uang dimasa yang akan datang atau untuk memperhitungkan nilai
Rate of Return atas investasi yang ditanamkan untuk suatu proyek. Perangkat yang diperlukan
untuk perhitungan matematika keuangan cukup dengan menggunakan Table of Interest Rate, yang
terlampir dalam buku ajar ini. Untuk memahami Table of Interest Rate, maka perlu dimengerti akan
makna pengertian-pengertian tersebut dibawah ini:

3.2. Interest

Interest (rate)atau suku bunga Bank adalah merupakan suatu penghargaan atas penyediaan
modal / uang yang diberikan kepada siapapun yang membutuhkan modal dimaksud. Apabila
seseorang / instansi meminjam uang guna investasi proyek (dari perBank an Nasional maupun
Internasional) maka peminjam wajib mengembalikan pinjaman tersebut disertai dengan bunga Bank
yang telah disetujui bersama. Sistim penghargaan sebagaimana bunga Bank tidak berlaku dalam hal
hubungan antara anak dengan orang tuanya, artinya sistim pinjam-meminjam antara anak kepada
orang tuanya tidak mengikat adanya bunga berbunga sebagimana dimaksudkan dalam uraian ini.
Normalnya interest rate akan ditentukan oleh 3 (tiga) faktor yaitu: - keadaan ekonomi suatu negara
yang bersangkutan; - faktor resiko (kemungkinan Non Performing Loan) atas pemberian pinjaman;-
faktor besaran inflasi yang akan terjadi diwaktu yang akan datang. (Book II page 44)

3.3. Present & Future Value

3.4. Unity and Annuities

3.5. Sinking Fund Factor & Capital Recovery Factor

3.6. Gradient Series

3.7. Pengertian Uang, Modal dan Bunga

43
Buku Ajar Ekonomi Teknik

3.8. Aspek Ekonomi Teknik dalam Pembangunan Proyek

LLLLL

44
Buku Ajar Ekonomi Teknik

45