Anda di halaman 1dari 6

DAFTAR ISI

Skenario 3
PEMBENGKAKAN KELENJAR LEHER

Seorang laki-laki berusia 35 tahun datang ke UGD RS dengan keluhan


terdapat benjolan pada leher kanan sejak 1 bulan yang lalu. Benjolan dirasakan
semakin lama bertambah besar. Keluhan disertai dengan demam terutama malam
hari, berat badan menurun dan nyeri pada benjolan tersebut.
Pada pemeriksaan fisik didapatkan pembengkakan kelenjar getah bening
di regio Colli Dextra, satu buah, konsistensi sedikit keras, ukuran 3x3 cm, tidak
ada inflamasi dan nyeri tekan. Ditemukan juga pembengkakan kelenjar getah
bening di kedua inguinal masing-masing satu buah, ukuran 1x1 cm, konsistensi
sedikit keras, tidak ada tanda inflamasi dan nyeri tekan.
Dokter meminta pasien untuk melakukan biopsi kelenjar getah bening
untuk menegakkan diagnosis dan pasien menyetujuinya.
Kata Sulit

1. Biopsi : pengambilan dan pemeriksaan biasanya mikroskopis dari jaringan


tubuh yang hidup yang dilakukan untuk menegakkan diagnosis pasti.
2. Regio Colli Dextra : regio pada leher kanan
3. Inguinal : berkaitan dengan pangkal paha
4. Kelenjar getah bening : bagian dari sistem kekebalan tubuh manusia yang
bisa membantu melawan infeksi (bakteri, virus, dan lain-lain)
Pertanyaan

1. Apa yang menyebabkan pembesaran kelenjar getah bening?


2. Mengapa demam terjadi pada malam hari?
3. Mengapa konsistensi benjolan sedikit keras?
4. Mengapa berat badan pasien menurun?
5. Mengapa pembengkakan terjadi di regio Colli Dextra dan inguinal?
6. Apa kemungkinan diagnosis?
7. Pemeriksaan apa saja yang dapat membantu untuk menegakkan diagnosis?
8. Mengapa benjolan pada leher semakin membesar?
9. Terapi apa yang dilakukan?
10. Apa saja jenis-jenis limfadenopati?

Jawaban

1. Pembesaran kelenjar getah bening disebabkan antara lain karena infeksi


bakteri, virus, penyumbatan kelenjar getah bening
2. Karena pada malam hari terjadi peningkatan aktivitas bakteri
3. Karena terjadi penumpukan hasil proliferasi dari sel limfosit
4. Karena nutrisi makanan diambil untuk melawan infeksi dengan
meningkatkan produksi limfosit
5. Karena di daerah inguinal dan regio Colli Dextra memiliki kelenjar getah
bening yang lebih besar serta bercabang sampai ekstremitas
6. Limfadenopati
7. Biopsi, pemeriksaan darah : hitung darah lengkap, LED, pemeriksaan lab :
MRI, rontgen, USG, pewarnaan BTA
8. Karena apabila ada infeksi tubuh butuh banyak limfosit maka produksi
limfosit meningkat yang menyebabkan kelenjar getah bening membesar
9. Tergantung etiologinya. Contoh untuk limfoma dengan kemoterapi,
radioterapi. Pengobatan untuk TBC dengan antibiotik
10. Limfoma hodgkin, limfoma non hodgkin, limfadenopati karena TBC
Hipotesis

Pembesaran kelenjar getah bening (limfadenopati) dapat disebabkan antara lain


karena infeksi bakteri, virus dan penyumbatan kelenjar getah bening. Penegakkan
diagnosis dilakukan dengan pemeriksaan darah, pemeriksaan lab dan biopsi.
Jenis-jenis limfadenopati antara lain limfoma (hodgkin dan non hodgkin) dan
limfadenopati karena TBC. Terapi yang dapat diberikan sesuai dengan etiologi
penyakitnya.
Sasaran Belajar

LI.1.1 Memahami dan Menjelaskan Limfadenopati


LO.1.1 Definisi
LO.1.2 Etiologi
LO.1.3 Klasifikasi
LO.1.4 Epidemiologi
LO.1.5 Patofisiologi dan Patogenesis
LO.1.6 Manifestasi Klinis
LO.1.7 Pemeriksaan Fisik dan Pemeriksaan Penunjang
LO.1.8 Diagnosis Banding
LO.1.9 Tatalaksana
LO.1.10 Komplikasi
LO.1.11 Pencegahan
LO.1.12 Prognosis