Anda di halaman 1dari 5

Bahasa Indonesia Umum

Tugas 4: (Menulis Cerpen)

NAMA: DESI LINDA


NPM : 4016029
PRODI: MATEMATIKA
KELAS: IB

DOSEN PENGAMPU : YUSTINI, M.Pd

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA


SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA (STKIP-PGRI)
LUBUKLINGGAU
2016/2017
KUN FAYAKUN,,, Terjadi Maka Terjadilah

(KARYA: Desi Linda)

Terik Matahari begitu keras menerjang bola-bola mataku bak diterjang

derasnya air terjun, hingga membuat bola-bola ini,, tak kuasa untuk menolak.

Astarfirullahalazimm, Sudah telat. Aku pun berlari bergegas menuju kamar mandi,

dengan cepat aku selesai mandi lansung bersiap-siap untuk ke sekolah. SMAN

Surulangun, ya inilah nama sekolahanku, sekolahan biasa tapi insyaallah siswa-

siswinya luar biasa, sekolah pedesaan yang insyaallah pemikiran-pemikiran siswa-

siswinya melampaui anak-anak kota. Welcome To SMAN Surulangun... yeay,,

akhirnya sampai juga di sekolahan tercinta, suasana sudah sangat riuh, sepertinya

kawan-kawan seperjuanganku sudah datang semua mungkin aku yang terakhir, Aku

lihat kiri dan kanan, semuanya datang bersama ayah/ibu mereka.. tetapi tidak

denganku,, aku hanya datang bersama paman saja,, karna ibu tidak bisa datang,,

sedangkan ayah sudah lama tidak tau dimana,, sejak kecil aku hanya tinggal

bersama ibu dan nenek.*melamun, lamunanku tergoyahkan oleh suara pengeras

suara, dan dengan sigap bola mataku melirik ke sumber suara. Kulihat disana

terlihat seseorang yang gagah nan tinggi membicarakan pasal kelulusan kami.

Serentak suara riuh sudah mulai meredam ketika bapak/ibu guru

membagikan amplop pengumuman kelulusan dan pengumuman SNMPTN (Seleksi

Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri) pada hari ini, tepatnya 7 juli 2015

pengumuman kelulusan serta SNMPTN. DAG DIG DUG DERRR,, suara gemetaran ini

membuatku semakin grogi untuk membuka amplop itu,, dan alhasill Delina putri

Anda dinyatakan lulus dari SMAN Surulangun. Senyum manis terpancar dari raut

wajah yang gugup tadi,,tapi dalam sekejap senyum itu meredup seketika melihat

tulisan Delina putri Anda Dinyatakan tidak lulus seleksi SNMPTN *TEAR

seketika pecah bulir-bulir jernih pada bola-bola kecil ini. Yang tak kuasa

menahannya untuk keluar. Bergegas, ,, langkah kaki ini meninggalkan kerumbunan

orang-orang banyak yang riuh atas keberhasilannya.


Ibu.. bagaimana ini? Anakmu ini tidak bisa mencapai target yang telah

direncanakan.. *bicaraku dalam hati,,. Akupun mencoba untuk menceritakan

semuanya, dengan lapang dada ibuku berkata tidak masalah,, mungkin ini bukan

jalanmu mencapai kesuksesan. Aku mencoba untuk meminta izin untuk ikut seleksi

SBNMPTN(Seleksi Bersama Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri), tapi apa

daya lagi-lagi uang membatasi keinginan dan cita-citaku.

Hari demi hari berganti, waktu terus berjalan tapi aku tetap seperti ini..

berbeda dengan teman-temanku yg sudah memulai menuntut ilmu ke perguruan

tinggi. Banyak yg memberikan semangat tapi banyak juga yang tidak mempedulikan,

Silva, Vivin,Mona ,, adalah sederet kawan- kawan ku yang selalu memberiku

energi/semangat. Terimakasih kawan kalian memang The Best.

Satu tahun sudah berlalu.. tapi aku masih seperti ini,, hanya di rumah tanpa

kegiatan apapun di luaran sana, sekarang sudah memasuki bulan ramadhan. Aku

mencoba melupakan permasalahanku sejenak, untuk fokus dengan memperbaiki diri

pada bulan yang suci ini. Entah energi apa ini, aku seperti mendapatkan semangat

lagi,,,. Iya, mungkin ini karna aku memutuskan untuk berhijab, dengan support dari

seorang teman baikku siti latifah, membawa aku kearah yang lebih baik seperti

sekarang. Suatu ketika aku sedang, shalat entah mengapa teringat akan mimpi

besarku ingin bisa menempuh pendidikan hingga ke perguruan tinggi, Ya Rabb jika

engkau mengizinkan aku untuk bisa kuliah, bantulah aku ya rabb datangkan

beasiswa kepadaku karna aku tidak ingin membebani ibuku lagi, dan membuatnya

bahagia

Bulan nan suci pun telah berlalu, Akupun kembali ke kehidupan seperti

biasa,, tapi ada yang berbeda sekarang aku alhamdulillah bekerja di salah satu

lembaga pendidikan sebgai staff. Aku tak tahu berkah apa ini yang jelas aku tahu

ini semua sudah diatur oleh yang maha kuasa.


Waktu terus berjalan dengan aktivitas baruku ini,, aku mulai mendapatkan

semangat baru lagi, karna mimpi ku bisa kuliah insyaallah akan terwujud jika aku

bekerja, Semangat baru karna mengenal orang-orang yang hebat, menyenangkan

serta gokil juga. Aku sudah merasa sangat nyaman di lingkungan ini.

Suatu hari, ada seseorang yang berjalan kearahku dengan tegap,, siapakah

dia? Bapak,, sambutku sembari menyalaminya, ada apakah gerangan*sautku dalam

hati, Bapak kepala sekolah menghampiriku, sontak saja aku terkejut, karna ini hal

yang tidak biasa, jika tidak ada keperluan mendadak. Bapak itupun menuturkan

maksud dan tujuannya menghampiriku, Bulir-bulir bening kembali membasahi pipi

bakpao ini persis seperti setahun yang lalu disaat pengumuman SNMPTN,. Tapi

alasannya sekarang berbeda. Bapak menawarkanku untuk kuliah dan bekerja

dengannya, aku tak tahu berkah apakah ini? Teringat akan harapan-harapanku bulan

ramadhan lalu, dan tak ku sangka, tak ku duga semua itu terjawab sekarang. Ini

tawaran yang aku tunggu-tunggu, bisa kuliah tanpa membebankan Ibu. Tentu saja

langsung ku jawab iya kepada Bapak no 1 di sekolah ini, tapi Beliau ingin izin dari

orang tuaku.

Perasaan was was menghantuiku, diizinkan atau tidak ya?*pikirku, aku

mencoba untuk menceritakan semua yang dikatakan Bapak tadi pada Ibuku, dan

Beliau mengatakan Pergilah Nak, Kejarlah Mimpimu lihatlah selalu ada jalan untuk

orang yang sungguh-sungguh, ini semua sudah diatur oleh Allah swt. Dia melihat

kesungguhanmu, dan Ia katakan Terjadilah Maka Terjadilah kami disini selalu

mendoakan yang terbaik untukmu, gapailah cita-citamu kami selalu mendukung

semua Niat Baikmu.

Butir-butir jernih ini mengalir deras bak hujan yang tiada henti, kupeluk

Ibuku sembari berkata Terima kasih bu, untuk semua yang engkau lakukan

untukku, berkat doamu aku bisa meraih impian ku, karna doamulah hal yang paling

penting untuk mengawali setiap langkahku


Dan Akhirnya:

~Akupun pergi melanjutkan perjuanganku meraih sang Bintang, yang sempat

tertunda~

PERTANYAAN:

1. Apa yang Diceritakan dalam CERPEN diatas?


Jawab: Menceritakan tentang kebesaran Allah SWT
2. Siapa Tokoh yang Diceritakan?
Jawab: Tokoh AKU Delina Putri
3. Kenapa Sang Tokoh Menangis?
Jawab: Ia sedih dan juga terharu
4. Kapan Pengumuman Kelulusan & SNMPTN Sang Tokoh?
Jawab: 7 Juli 2015
5. Dimana Sang Tokoh Bersekolah?
Jawab: di SMAN Surulangun
6. Mengapa Sang Tokoh Pergi?
Jawab: Karna ia ingin mengejar mimpinya(cita-citanya)
7. Bagaimana Sang Tokoh Bisa Terharu?
Jawab: Ia terharu karna mendapatkan beasiswa untuk belajar di perguruan
tinggi & hal tersebut didukung sepenuhnya oleh Ibu & keluarganya