Anda di halaman 1dari 48

Cara mudah realtime viewing dan monitoring menggunakan wireless IP Camera

Saya sadar aktifitas blogging jadi sangat berkurang, semenjak ada beberapa tanggung jawab
pekerjaan yang sekarang jadi prioritas. Kendala selalu ada, masalah pasti muncul, tapi itu semua
yang sebenarnya membuat setiap pekerjaan jadi memiliki daya tarik. Apalagi ada iming-iming
kenaikan tunjangan dan sebagainya,, wuiih.. :D

Nah ceritanya, kantor dipisah jadi dua (kantor operasional, satunya lagi administrasi) jadi
otomatis ada pembagian tugas dan ruangan. Isu penting yang muncul kemudian adalah cara
mengontrol aktifitas di kantor yang baru, selain kontrol di atas kertas juga harus ada kontrol di
layar monitor. Saya pun akhirnya memilih solusi mudah dan gampang untuk realtime monitoring
(dari kantor administrasi ke kantor operasional), yaitu dengan memanfaatkan wireless IP camera,
dibandingkan harus menambah perangkat CCTV yang harganya lebih mahal. Yah, setidaknya
untuk saat ini, saya berpikir wireless IP camera adalah pilihan yang tepat.

Disini saya ingin sharing tips dan trik sederhana, yang mungkin dapat dengan mudah didapat di
internet, namun di artikel ini saya percaya memiliki sesuatu yang beda. :)

Yak, dibawah ini adalah hardware yang saya gunakan,

1. Wireless IP Camera (TP-Link TL-SC3130G), kisaran harga 600rb-an.


2. Wireless Router (TP-Link TL-WR941N), kisaran harga 300rb-an.

3. Laptop/PC (untuk keperluan penyetelan)

Jangan lupa mengunduh dan install juga aplikasi/plugin berikut,

1. VLC Media Player (dibutuhkan saat streaming MP4 via browser)

2. Intelligent IP Installer (tersedia dalam CD setup)

3. IP Surveillance Software (tersedia dalam CD setup, dibutuhkan untuk streaming dan


recording via laptop/PC)

Menyetel Wireles Router

Sebelum mulai, dibawah ini adalah setting yang saya gunakan pada wireless router untuk
keperluan pembuatan artikel ini.
IP Address: 10.10.1.5
Subnet Mask: 255.0.0.0
DHCP Setting: ON

Dalam artikel ini saya menggunakan live router, jadi ada beberapa bagian pada gambar-gambar
dibawah yang sengaja dihitamkan. Anda pasti mengerti. ;)

Menyetel IP Camera

Untuk keperluan penyetelan setelah kamera selesai dirakit (lihat quick installation guide),
sambungkan kamera ke laptop/PC menggunakan kabel LAN yang disertakan dalam dus.
Sedikit catatan bahwa IP camera tipe ini, TL-SC3130G, memungkinkan kita bisa me-remote-nya
dengan menggunakan smartphone/tablet, sehingga memiliki penyetelan "Mobile view".

Oke lanjut, sekarang jalankan aplikasi Intelligent IP Installer, jika belum di-install silahkan
install dulu.
Secara otomatis aplikasi ini mencari semua perangkat wireless yang bisa dideteksi. Pada langkah
ini, kita bisa mengetahui alamat bawaan wireless IP camera yang hendak dipasang.
Jujur sebelumnya saya tidak pernah menggunakan aplikasi ini, hanya saja pada instalasi wireless
IP camera terakhir kali sebelum artikel ini di-publish, TP-Link mengganti nomor IP standar
wireless camera mereka (sebelumnya 192.168.1.10), menjadi seperti yang terlihat pada tampilan
gambar dibawah ini (berubah menjadi 192.168.1.80).
Perlu diketahui bagi yang awam, bahwa biasanya alamat IP bawaan dari semua perangkat
networking (entah itu modem, access point/router, bahkan wireless IP camera) memiliki segmen
"192.168.xxx.xxx" dimana kode "xxx' adalah kombinasi digit yang dimulai dari angka 0 hingga
255. Oleh sebab itu, hal penting pertama yang dilakukan adalah memastikan nomor IP dari
laptop/PC yang digunakan untuk penyetelan perangkat (dalam artikel ini adalah wireless IP
camera), harus berada dalam satu segmen yang sama.
Buka Network Connections di Control Panel (Windows XP) dan lakukan konfigurasi seperti
gambar dibawah ini. Tekan OK untuk menyimpan settingan.
Oh ya, nanti jendela Network Connections jangan langsung ditutup, cukup Minimize-kan saja.
Kemudian buka alamat IP kamera di browser, ketik 192.168.1.80, lalu masukkan username
(admin) dan password (admin) ketika diminta. Anda akan langsung dibawa ke halaman awal
local management dari IP camera.
Nah, sampai disini streaming dari IP camera akan langsung terlihat pada layar browser, namun
jangan langsung puas dulu. Lanjutkan ke langkah berikutnya.
Hal penting kedua yang mesti dilakukan adalah mengaktifkan fitur Wireless pada IP camera.
Pilih menu Setting > Basic > Network > Wireless, pilih ON pada opsi Wireless. Setelah itu pada
area "Status of wireless networks" akan muncul daftar router yang terdekat, pilih router WiFi
dengan ESSID yang diinginkan untuk tersambung dengan IP camera.
Perhatikan ketika router dipilih, menu Authentication langsung memunculkan settingan security
dari router yang bersangkutan. Nah, Anda diminta untuk memasukkan security Passphrase dari
router tersebut.
Masih di halaman yang sama, pada "Use the following IP address" masukkan alamat IP baru
untuk IP camera, dengan ketentuan harus satu segmen dengan router WiFi yang dipilih. Isi
dengan settingan dibawah ini,
IP address = 10.10.1.11
Subnet mask = 255.0.0.0
Default gateway = 10.100.1.5 (nomor IP router WiFi)
Primary DNS server = 0.0.0.0
Secondary DNS server = 0.0.0.0

Tekan tombol OK untuk menyimpan semua settingan diatas.


Buka kembali (maximize) jendela Network Connection, kali ini ubah nomor IP laptop/PC untuk
Wireless Network Connection, menjadi satu segmen yang sama dengan router. Masukkan
settingan seperti gambar dibawah ini. Klik tombol OK untuk menyimpan.
Sekarang, pada browser ketik alamat 10.10.1.11, di tahap ini IP camera sudah bisa diakses secara
wireless, dan kabel LAN sudah bisa dilepas dari laptop/PC.
Masukkan username dan password ketika diminta. Klik Log In untuk masuk.
Setelah berhasil masuk ke menu management dengan menggunakan alamat IP yang baru,
sekarang tiba pada hal penting ketiga yang harus dilakukan. Mengganti user id dan pass bawaan,
untuk menjamin keamanan akses IP camera, termasuk melindungi jaringan WiFi secara
keseluruhan. Pilih menu Setting > Basic > Security > Account dan langsung masukkan user id
dan pass yang baru, baik untuk role Administrator maupun User. Jangan lupa memilih jenis
"Viewer Mode" untuk role User, dari pilihan Admin/Operator/Viewer. Pada gambar dibawah
saya memilih Viewer.
Pilihan "Viewer authentication" berada pada posisi ON, dan tekan tombol OK untuk menyimpan
perubahan tadi. Jika diminta, masukkan user id dan pass yang baru pada kotak dialog yang
muncul.
Buka menu Setting > Basic > Camera > MPEG4 > Computer view, aktifkan pilihan Viewer
Authentication ke mode ON. Tekan OK untuk melanjutkan.
Lanjutkan ke menu Setting > Basic > Camera > MPEG4 > Mobile view, lakukan hal yang sama
dengan diatas, aktifkan pilihan Viewer Authentication ke mode ON. Tekan OK untuk
melanjutkan.
Langkah terakhir untuk penyetelan wireless IP camera adalah dengan melakukan Reboot, untuk
memastikan semua setelan yang dilakukan diatas berjalan dengan sempurna.
Realtime viewing dari Laptop/PC

Koneksi terlebih dulu ke WLAN dengan SSID yang diinginkan.


Buka browser dan ketikkan alamat IP dari wireless camera (10.10.1.11), kemudian login. Berikut
ini adalah tampilan live camera saya.
Cara Memasang IP Camera yang benar
Berikut beberapa langkah cara memasang ip camera yang benar, Sebelum dipasang di lokasi,
baik itu wall mounted (dipasang di dinding) atau ceiling mount (dipasang di langit-langit), setiap
IP camera harus terlebih dulu disetting satu per satu. Apa saja yang harus disetting? Minimal
parameter IP address yang HARUS disetting, parameter lainnya bisa diatur sesuai kebutuhan
setelah IP camera tersebut dipasang di lokasi.

cara untuk mengatur IP address Ip camera dan Komputer


PC sebagai berikut:
v Langkah pertama adalah menghubungkan IP camera dengan PC/laptop dan tentunya IP
camera sudah dinyalakan. Dengan topologi seperti di bawah tentunya kabel yang digunakan
adalah kabel cross.

v Langkah kedua adalah mengatur IP address PC/laptop supaya sesuai dengan segment IP
address kamera yang akan kita setting. Misal IP address kamera akan kita atur di 192.168.1.97,
maka IP address PC/laptop kita atur di 192.168.1.2. Caranya:

1. Klik start (windows orb) > Control Panel > Network and Sharing Center > View
network status and tasks.
2. Pada sidebar di sebelah kiri klik Change adapter settings.

3. Pada icon Local Area Connection klik kanan > Properties.

4. Pada This connection uses the following items: pilih Internet Protocol Version 4
(TCP/IPv4) > klik Properties.

v Langkah ke-3 adalah menginstall dan menjalankan software IP Installer. Setiap IP camera
biasanya selalu ada software ini yang berfungsi untuk mendeteksi IP address kamera secara
otomatis dan mengubahnya secara manual.

Biasanya settingan IP address kamera bawaan pabrik di set pada mode DHCP (memerlukan
router atau modem ADSL), jadi saat IP camera dihubungkan secara langsung ke PC/laptop maka
IP address kamera akan terisi secara acak alias tidak bisa diketahui. Maka, software IP Installer
akan secara otomatis mendeteksinya. Berikut screenshot IP Installer yang mendeteksi salah satu
IP address kamera.

Singkatnya dengan mengisikan IP address yang diinginkan > klik Set, IP camera sudah bisa
diakses (dilihat) via browser Internet Explorer. Untuk memastikan IP camera sudah siap untuk
dipasang di lokasi, ikuti langkah berikut:

1. Buka browser Internet Explorer.

2. Klik Tools > Internet Options.

3. Klik Tab Security > Custom level

4. Pada sub menu ActiveX controls and plugins, buat enable semua option.

5. Klik OK 2x, jika ada warning abaikan saja.

6. Pada address bar ketikan IP address yang baru kita atur pada langkah sebelumnya yaitu
192.168.1.97.

v Langkah terakhir adalah memasang kamera di lokasi baik itu wall mounted atau ceiling,
disesuaikan saja dengan kebutuhan. Tarikan kabel dari IP camera cukup ke hub/switch terdekat
tidak harus turun ke control room / NVR.

Setelah kamera sukses disetting dan dipasang, tidak serta merta dapat digunakan untuk merekam.
Diperlukan NVR (DVR-nya IP camera) untuk merekam gambar dari IP camera. Tentang NVR
akan dibahas pada tulisan terpisah.
Pengetahuan Dasar IP Camera ( Apa bedanya dgn CCTV?)
Jul 13

Posted by pccontrol

Pembahasan pada artikel ini mencakup:

Apa itu IP Camera

Perbedaan IP Camera dengan CCTV

Dasar Jaringan IP Camera

Software Managament Video .

Jika kita ingin memantau tempat yg terkendala jarak yg cukup jauh kita bisa memanfaatkan IP
Camera (internet protocol camera) . Saat ini selain mudah instalasinya juga sudah banyak
beredar di pasaran IP camera yg murah harganya. Pada waktu yg lampu orang menggunakan
CCTV untuk memantau keadaan yg terkendala jarak, tapi CCTV mempunyai kelemahan yaitu
terbatasnya jarak pantauan.

Kegunaan IP Camera antara lain Untuk Security,monitoring, Live view pd website dll.

Untuk bisa membuat jaringan IP camera anda butuh sedikit pengetahuan dasar jaringan
komputer.

Apa itu IP Camera?

Menurut wikipedia : An Internet protocol camera, or IP camera, is a type of digital video


camera commonly employed for surveillance, and which unlike analogclosed circuit
television (CCTV) cameras can send and receive data via a computer network and the Internet.
artinya kira2 bgini : IP camera adalah kamera digital untuk pemantauan yg dapat mentrasfer
data melalui jaringan komputer dan internet . lah klu begitu mah webcam juga bisa yup betul
webcam juga bisa, tapi kan webcam tdk berdiri sendiri webcam masih perlu komputer dan
webcam bukan untuk pemantauan.

Blok IP camera
gambar 1. Blok diagram IP Camera

Contoh tampak belakang sebuah IP Camera


gambar 2. Dari arah belakang terlihat soket ethernet untuk dihubungkan langsung ke jaringan
komputer.

Bagian bagian IP Camera:

1. Lensa , gunanya untuk memfokuskan gambar.

2. Sensor gambar (CCD atau CMOS) : digunakan untuk merubah cahaya ke signal listrik.

3. Prosessor pengolah gambar dan compresi gambar, supaya data tdk terlalu besar data perlu di
compresi.

4. Microcomputer dan ethernet , mengontrol system dan menyambungkan ke jaringan komputer.

5. Input Output port, gunanya untuk mengontrol lensa (fokus,zoom) , menggerakan arah kamera
, menggerakan relay dll.

6. Input Audio/ suara.

Jenis-jenis IP camera :

1. Fix Ip camera.

2. Dome IP Camera.

3. PTZ (pan, tilt, zoom) IP Camera.

Gambar 3. jenis ip camera

Dari segi media komunikasinya IP camera terbagi 2 yaitu

1. Wire IP camera
2. Wireless IP Camera

Gambar 5. Wireless IP Camera , disertai antena untuk komunikasi data .

Perbedaan CCTV dengan IP Camera

CCTV adalah kamera analog dgn standar output sinyal analog PAL atau NTSC. CCTV bisa
langsung dihubungkan ke Televisi. Untuk merekam biasanya menggunakan VCR (video cassete
recorder).

CCTV->monitor Televisi dan atau VCR

Apakah CCTV analog yg sudah terpasang bisa di integrasikan kejaringan komputer/digital? ya


bisa ,dengan menambahkan k DVR (digital video recorder) atau Video Encoder.

CCTV>DVR<->LAN atau

CCTV->Video encoder<->LAN

Sedangkan output IP Camera sudah berbentuk data digital (diantaranya berformat M-JPEG atau
MPEG-4) yg bisa langsung di hubungkan ke jaringan komputer.

IP Camera <->LAN

Dasar Jaringan IP Camera

Pada dasarnya menghubungkan IP Camera ke jaringan tdk jauh berbeda dgn alat2 yg terhubung
dgn jaringan komputer.Yaitu yg pertama ia harus punya alamat IP. Cara memberi (setting) alamat
IP berbeda2 untuk tiap merk. Caranya bisa dilihat pada buku manualnya masing-masing.

Contoh jaringan sederhana IP Camera :


Gambar 6. Jaringan IP camera sederhana

Cara Mengakses IP Camera yg paling mudah dengan web browser semacem mozilla atau IE atau
google crome. Cukup dgn mengetik alamat IP camera di web rowser maka akan muncul
tampilan atau menu sederhana untuk mengaktifkan IP Camera.

Untuk penggunaan yg lebih luas web browser tdk memadai lagi maka diperlukan sebuah
software khusus yang kita namakan saja Software management Video. Software ini digunakan
untuk:

Mengelola IP Camera dgn jumlah banyak.

Merekam data video dan audio .

Mengelola akses user.

Melihat secara bersamaan (simultan) dari banyak Camera

Mencari data rekaman.

Video motion detector(VMD).

-Dll.

Demikianlah sedikit penjelasan ttg IP Camera smoga bermanfaat..


cara menggunakan cctv tanpa DVR

cctv bisa merekam video tanpa perlu dvr

www.tokopuas.com cctv adalah kamera yang sering digunakan untuk mengawasi


keaadaan, biasanya digunakan untuk mengawasi kinerja karyawan, dan merekam
tindak kejahatan yang terjadi. seiring berjalanya waktu kamera cctv mulai dibuat
lebih canggih , seperti bisa langsung merekam tanpa dvr.. dvr atau kepanjangan
dari digital video recorder adalah alat yang akan menyimpan hasil rekaman cctv
kedalam hardisk. hardisk yang biasanya digunakan adalah jenis hardisk komputer.
tanpa dvr, cctv biasa tidak akan berfungsi.. namun, ada sebuah cctv yang mampu
merekam tanpa dvr. namun, sebagai gantinya, media penyimpananya
menggunakan sebuah memory card micro sd.. cara menggunakanya cctv jenis
memory card ini pun cukup mudah.. pengguna hanya perlu menancapkan memory
card dan sambungkan kabel usb kedalam charger. ( termasuk dalam paket
pembelian ) atau laptop dan komputer dan anda dapat langsung merekam dan
mengawasi tempat usaha anda. cctv ini selain murah , juga telah di lengkapi denga
fitur infrared, dengan adanya fitur ini, pengguna dapat merekam gambar di tempat
yang gelap dan minim pencahayaan. seperti didalam gudang dan ruangan gelap..

ada dua cara untuk melihat hasil rekaman video cctv ini:
cara pertama, anda dapat mengambil memory card micro SD yang tertanam
didalam kemera cctv ini.. dan langsung memasukkannya kedalam smartphone
android, ataupun anda membacanya dengan card reader dan menancapkanya di
USB komputer.. cara pertama pastinya akan ribet, karena anda harus naik turun
mengambil micro sd di cctv, mengingat kamera cctv pasti di letakkan di tempat
yang tinggi.

jika cara pertama memang terlihat rumit dan ribet. anda dapat menggunakan cara
yang kedua..
cara yang kedua adalah dengan mencolokkan kabel usb kedalam laptop atau
komputer anda. dengan begitu anda bisa langsung melihat file yang tersimpan..
karena kabel usb di cctv ini hanya sepanjang seperempat meter.. pastinya kabel usb
tidak akan sampai ke komputer atau laptop anda.. mengingat cctv pasti di letakkan
di tempat yang tinggi.. untuk itu, saya menyarankan anda menggunakan kabel usb
extender.. dengan kabel ini, anda dapat memanjangkan kabel USB pada cctv
sehingga langsung tercolokkan ke komputer anda..
durasi rekaman tergantung dari kapasitas memory yang anda masukkan, dan anda
tidak perlu khawatir kamera akan berhenti merekam karena memory terlalu penuh,
karena secara otomatis, system kamera cctv ini akan langsung menghapus file lama
..canggih bukan.. jadi anda hanya perlu mengambil file yang menurut anda
penting..sedangkan file yang tidak begitu penting , bisa langsung terhapus..
microsd 4 GB mampu merekam video berdurasi 40 jam.
micros SD 32 GB mampu merekam video 80 jam.
micro sd 64 GB mampu hingga 170 jam.
saat pembelian, memory micro sd belum termasuk.

hasil rekaman sangat cocok di ambil ketika ada kejadian yang tidak diinginkan ,
seperti ada kasus kejahatan, pencurian, dan kasus lainya.. dan jika tidak ada kasus
apa apa. anda tidak perlu mengambil filenya, karena akan terhapus sendiri.. hemt,
tanpa dvr dan tidak perlu banyak perawatan.

dan maksimal memory card yang sanggup di baca hanya 64 GB..


dan untuk resolusinya sendiri, kamera ini bekerja dengan resolusi 640x480 pixel..
seukuran kamera vga
untuk gambar gambarnya, anda bisa di lihat di bagain bawah ini, gambar adalah
gambar asli , hasil foto di toko saya sendiri.. dan bukan gambar dari internet..
harganya adalah 280 ribu.. belum termasuk ongkos kirim pengiriman
melayani jne dan pos indonesia. dan kurir lain..
jika anda kurang yakin, anda dapat membelinya melalui situs tokoone.com, karena
saya juga berjualan di tokoone..
untuk membeli via tokoone. silahkan klik link di bawah ini :
http://tokoone.com/cctv-infrared-memory-card-siap-pakai-tanpa-dvr/

pin BBM : 7df9ef2b.


kamera cctv memory card tanpa dvr merekam langsung
cctv canggih bisa merekam video tanpa dvr
kamera cctv canggih tanpa dvr langsung pakai
kamera cctv tanpa dvr bisa merekam

paket pembelian :

kamera cctv.
charger.
buku panduan.

untuk tambahan aksesories, silahkan berkomentar..

harga : Rp. 280.000,- ( belum ongkos kirim ).


kirim via jne, pos, dan kurir lain..
pin BBM : 7df9ef2b. atau bisa memesan melalui kotak komentar di bawah ini
beli melalui situs tokoone.com, silahkan klik disini.

update:
karena kemarin ada yang membeli dan minta bagaimana cara menggunakan cctv
ini, hari ini saya akan memberikan tutorialnya...

Cara menggunakan kamera cctv memory card tanpa DVR:


a.cara pertama.

1.masukkan memory card( micro sd ) kedalam catridge, colokkan kebel usb


kedalam charger.
Dan secara otomatis kamera cctv akan langsung merekam gambar video.

2. Kamera cctv ini sudah di lengkapi microphone sehingga bisa merekam suara.

3. Ada fitur infrared otomatis, sehingga akan menyala jika ruangan tidak ada
cahaya. Dan mampu merekam dalam kondisi gelap.

4. untuk mengambil rekaman, tekan tombol reset selama 3 detik. Tombol reset
terletak di atas slot memory card. Dengan menekan tombol reset, hasil video akan
langsung terbagi. Jika diambil tanpa tombol reset, hasil video akan langsung
menjadi sebuah file.
tombol reset cctv memory card

b. cara kedua.
Merekam langsung dan menyimpan langsung kedalam laptop atau komputer
1. colokkan kamera cctv langsung kedalam komputer. ( jangan ada memory card
di kamera cctv).
2. Tunggu sampai cctv sukses menginstall driver. ( sekitar 1 menit ).
3. Buka cd driver yang sudah disediakan kamera ini, silahkan install driver
tersebut, pilih yang berbahasa inggris ( english). Sangat disarankan anda
menggunakan komputer dengan operating system windows xp, agar program bisa
terinstall dengan sempurna.

4. Buka folder = USB DVR -> windows 7 driver -> ENGLISH -> amcap.exe.

cara pengoperasian CCTV

5. dan anda akan membukan sebuah tampilan program.

cara menggoperasikan cctv tanpa DVR

6. Cara menentukan lokasi penyimpanan video : Klik menu file -> save
captured video as, dan pilih folder penyimpanan video.

7. Cara menentukan devices : klik menu Devices -> usb video.

8. Untuk memulai merekam, silahkan klik menu capture -> start capture.

9. Untuk melihat preview, silahkan klik menu options -> preview.


10. Jika terjadi error, tekan tombol reset selama 5 detik di kamera CCTV.

bukti pengiriman kamera CCTV dvr


TENTANG IP CAMERA

PANDUAN TEKNIS AXIS VIDEO SURVEILLANCE

Modul ini dibuat agar pembaca dapat memahami seputar Teknologi Video Su
rveillance
yang berbasis IP (Internet Protokol), terutama AXIS IP Camera Video.
Sehingga pembaca dapat mengimplementasikan sendiri, baik secara konsep
ataupun praktek lapangan.
Modul ini berisi panduan seperti :
Camera
A. Gambaran Umum
1. Perbandingan Camera Analog & Camera IP
2. Kelebihan & kekurangannya
3. Diagram Camera Analog & Camera IP
4. Kenapa harus IP Camera
5. Kenapa harus IP Axis Camera
6. Merek Camera yg ada di market
7. Pengertian akan istilah di spec camera
B. Camera Axis
8. Jenis camera Axis
9. Pengertian akan TYPE camera Axis
10. Diagram penggunaan mid span, POE
C. Software
11. Merek Software di Pasaran
12. Perbandingan software
13. Kemampuan Software

D. Storage
E. Dasar dasar Perhitungan di Kamera IP
F. Jenis-jenis Lensa dan Image Sensor

A. Gambaran Umum.
1. Perbandingan Camera Analog dan Camera IP.
1.A. Camera Analog.
Kamera Analog lebih dikenal dengan CCTV (Closed Circuit Television),
perkembangannya hanya bertumpu pada sistim monitoring/recordingnya
saja , tidak pada sisi tehnis cameranya terbagi atas :
1.A.1. Analog Stand Alone.
Terdiri :
1. DVR Analog.
2. HDVR (Hybrid DVR).
1.A.2. PC Base Analog.
1.B. Camera IP.
Camera IP adalah kamera yang terhubung dengan jaringan LAN (Local Area
Network). Yang berbasis IP (Internet Protocol) dan memiliki fungsi yang sama
dengan PC (Personal Computer), seperti:
1. DRAM.
2. Flashram.
3. Processor atau Chipset Processor.
4. Ethernet Card.

Bisa di analogikan bahwa IP camera adalah analog camera plus computer


menjadi satu kesatuan, hanya proses pembentukan gambarnya berbeda,
analog berdasarkan sistim TV line ( interlace scan ), IP camera berdasarkan
pixel( progressive scan ).
2. Kelebihan & kekurangannya.

CCTV Analog IP Camera

1. Image Sensor : CCD dan CMOS 1. Image Sensor : CCD dan CMOS
2. Transfer Image : One Way 2. Transfer Image : Two Way
3. Konsep Jaringan Standalone 3. Konsep Jaringan Networking
4. Image Sensor : Kurang 4. Image Sensor : Tahan lama
bertahan
5. Biaya Instalasi Tinggi 5. Biaya Instalasi Rendah
6. Kwalitas gambar rendah 6. Kwalitas gambar baik
7. Remote View via Internet 7. Remote View via Internet
8. Pengaturan setup kamera via 8. Pengaturan setup kamera via
software software dan di unit kamera langsung
9. Tidak bisa menggunakan 9. Dapat digunakan dengan wireless
wireless
10. jika analog maksimal 520 TVL 10. IP camera sudah ada yang
mencapai 10 Megapixels.

3. Diagram Camera Analog & Camera IP


3.A.1 Analog PC Based.

3.A.2 Analog PC Based.

3.B.1 Camera IP

4. Kenapa harus IP Camera ?.


Ada beberapa alasan kenapa harus memilih Kamera IP, yaitu :
1. Image Sensor lebih baik, dibandingkan dengan Analog Kamera. Di karenakan
daya tahan dan kwalitas yang baik.
2. Kwalitas Image/ gambar lebih baik daripada Analog Kamera, ini dikarenakan
proses digitalisasi dari image/ gambar tersebut, bisa mencapai 10
Megapixels.
3. Support dengan teknologi IP (Internet Protocol), yang memudahkan kita
dalam memasang kamera tersebut.
4. Unit kamera yang dapat dilakukan pen-setingan langsung ke unit kamera
tersebut, sehingga memudahkan kita melakukan pengaturan yang kita
kehendaki. Tidak seperti Analog Kamera yang tidak bisa diseting langsung ke
unit.
5. Semakin banyak unit yang terpasang, semakin rendah biaya dalam
pemasangannya.
6. Memliki teknologi PoE (Power Over Ethernet), dibeberapa tipe kamera
sehingga membuat IP Kamera lebih mudah/effisien dalam pemasangan dan
pembiayaannya, hanya menggunakan satu jenis kabel bisa mengalirkan
power, data (image,alarm,ptz control).

5. Kenapa harus Axis IP Camera ?.

Kelebihan dan faktor penentu di dalam AXIS IP Camera adalah :


1. Kwalitas Image Sensor yang baik, mampu bertahan lebih dari 5 tahun.
Dengan kwalitas gambar yang tidak menurun atau tetap.
2. Chip Processor dibuat khusus langsung oleh Pabrikan (Swedia), hingga saat
ini memiliki kapasitas 512 Mb, sehingga support dengan HDTV.
3. Memiliki Flash Memory dan DRAM
4. Memiliki generasi format video H.264. Yang membutuhkan bandwidth dan
storage yang lebih kecil.
5. Memiliki model yang fashionable, sesuai dengan keinginan banyak dari
konsumen.
6. Untuk tipe tertentu memiliki kemampuan berputar sejauh 360. Speed
Zoom.

6. Merek Camera yg ada di market.


Banyak merek yang terdapat di pasaran seputar IP Camera, lebih dari 60
merek kamera terdapat dipasaran, diantaranya adalah :

1. 3VR.
2. Arecont Vision.
3. Axis.
4. ACTI.
5. Axxon.
6. Bosch
7. Pelco.
8. Mobotik.
9. Canon.
10. Cisco.
11. Geovision.
12. D-Link.
13. Vivotek
14. Zavio, dan masih banyak lainnya.

7. Pengertian akan istilah di spec camera.


Istilah-istilah di dalam Camera IP adalah :

Day and Night Kemampuan kamera untuk menangkap objek atau


image di tempat gelap, yang dibatasi oleh
kemampuan illumination/ lux

illumination/ Lux Ukuran satuan yang dimiliki oleh Image Sensor


dalam menangkap banyaknya cahaya.
Video Compression Format Video yang dimiliki setiap unit kamera,
yang dapat diatur menurut keinginan pemilik
ditandai dengan format :Mjpeg, Mpeg4 atau H.264
Maksimum Video Satuan ukuran yang dimiliki oleh kamera, yang
Resolusi menentukan banyaknya resolusi/ pixel yang akan
dipakai
Frame per Second Banyaknya image/ objek yang ditangkap kamera
dan di transfer ke dalam bentuk gambar dalam
perdetiknya.
Intelligent video Satu fasilitas yang dimiliki kamera seperti Motion
Detection, Audio Detection
Security Fasilitas keamanan yang dimiliki oleh kamera, baik
berupa filtering encrypted maupun password
Alarm In/Outputs Fungsi yang dimiliki oleh kamera berupa fasilitas
audio baik one way atau two way
Autoflip Kemampuan kamera untuk melakukan perputaran
dari sisi kiri ke kanan sejauh 360
E-Flip Kemampuan kamera untuk melakukan perputaran
dari sisi depan ke belakang sejauh 180, tanpa
image atau gambar terbalik.
Motion Detection Fasilitas yang dimiliki kamera untuk menangkap
objek atau image dalam keadaan bergerak
Audio Detection Kemampuan kamera untuk menangkap suara
yang terdapat di seputar area kamera. Dan ini
dibatasi oleh jarak kemampuan dari kamera
tersebut
CMOS Complementary Metal-Oxide Semiconductor, yaitu
type dari Image Sensor.
CCD Charged-Coupled Device, yaitu type dari Image
Sensor
C-Mount Mounting lensa dengan jarak +/- 12.5 mm dari
image sensor
CS-Mount Mounting lensa dengan jarak +/- 17.526 mm dari
image sensor
Power over Ethernet Pendistribusian power melalui kabel data
IP66 IP : Ingress Protection
X digit 1 : Menyatakan proteksi terhadap material
padat/debu
X digit 2 : Menyatakan proteksi terhadap air
IR Cut Filter Filter cahaya IR yang bekerja menahan cahaya IR
apabila dalam posisi on (aktif)

B. Camera AXIS.
8. Jenis Camera AXIS.
Jenis Kamera yang terdapat di AXIS adalah :
1. Fixed Dome Camera.
2. Fixed Camera.
3. PTZ Camera.
4. Thermal Camera.
9. Pengertian akan TYPE camera Axis
10. Diagram penggunaan mid span, POE.

Type dan jenis Midspan :


1. Midspan type PD -3001AC
2. Midspan type T8123
3. Midspan type T8124

Type dan jenis Spliter :


1. Spliter type Injector
2. Spliter type T8126
3. Spliter type T8128

PERSYARATAN DALAM MENENTUKAN MIDSPAN SPILTER


DI AXIS CAMERA

Harus diperhatikan dalam pemakaian Midspan dan spliter di AXIS Camera


adalah:
1. Besaran watt/ Volt AC atau Volt DC, yang dibutuhkan kamera.
2. Apakah kamera Fixed/ Dome support High PoE atau tidak.
3. Apakah kamera PTZ support High PoE atau tidak.
4. Bila kamera sudah support High PoE maka tidak diperlukan Spliter dan
sebaliknya.

Dibawah ini contoh dari pemakaian Axis Midspan dan Spliter:


(Jika port UTP camera Axis tdk support PoE perlu PoE splitter)

(Jika port UTP camera Axis telah support PoE)

(Jika port UTP camera Axis telah support PoE)

(Jika port UTP camera Axis telah support PoE)

(Jika port UTP camera Axis telah support PoE)

Dibawah ini contoh dari pemakaian Switch PoE dan Non PoE :

Note:
Kamera yang tidak support PoE, walaupun memakai Switch PoE maka harus
menggunakan spliter sebagai penguat atau penggerak dari motor kamera
yang bertipe PTZ.

Note:
Kamera yang tidak support PoE, maka kamera tersebut tidak bisa
menggunakan Midspan atau Switch yang support PoE (Switch PoE).
C. Software
11. Merek Software di Pasaran
Berbagai macam merek Software Surveillance di pasaran.

1. Mirasys
2. Milestone
3. Nuuo
4. GVD
5. IndigoVision
6. IPConfigure

Dan masih banyak lagi dipasaran, saat ini ada sekitar 57 lebih merek Video
Surveillance Software.

12. Perbandingan software


Perbedaan dari Software tersebut adalah :

1. Berdiri sendiri. (Axis, Panasonic, Samsung)


2. Software General (Nuuo, Milestone, GVD)
3. Bundled dengan unit/ hardware. (Qnap, GVD, NUUO)
1. Berdiri sendiri.
Software Video Surveillance ini, sudah terbuat dari pabrikan, sehingga tidak
bisa dipakai oleh kamera jenis dan merek lain. Bisa dipakai berdasarkan
merek yang sama.
Seperti : Axis IP Camera Surveillance Software, Panasonic IP Camera
Surveillance Software, dan lainnya.
2. Software General
Software General ini, biasa disebut dengan software third party atau software
house. Software ini dibuat khusus untuk menangani berbagai jenis dan tipe
kamera IP. Sehingga software ini mampu menangani jenis dan merek dari
berbagai macam dan juga membuat sistem menjadi terintegrasi.
Seperti : Nuuo Video Surveillance Software, Milestone Video Surveillance
Software dan GVD Video Surveillance Software.
3. Bundled dengan unit/ hardware.
Biasanya software ini satu paket dengan unit hardware, atau lebih disebut
sebagai NVR unit (Network Video Recording). Pabrikan biasanya menjual
tidak hanya
software yang bersifat embedded tetapi sudah dilengkapi dengan hardware
berikut slot harddisk untuk storage. Pada dasarnya sistim ini diciptakan
memakai konsep NAS, kebanyakan NVR ini tanpa dilengkapi monitor,
keyboard dan mouse port.
13. Kemampuan Software
Kemampuan dari masing-masing pabrikan sama selama bermain di Kamera
IP, perbedaanya adalah terletak pada :

1. Penggunaan Database Recording.


2. Tingkat kemudahan dalam mempelajari (user friendly).
3. Kemampuan Software dalam menyediakan fasilitas seperti :
Motion Detection,CMS, VMS.
4. Software mampu melakukan trigger ke semua alat yang di inginkan.
5. Software bisa berjalan di Web Based atau tidak.

D. Storage
Storage berhungan erat dengan tempat atau media yang akan dipakai
sebagai alat untuk menyimpan hasil rekaman dari kamera yang dipasang.

Yang harus diperhatikan dalam penyimpan (Storage) adalah sbb:

1. Besar kapasitas Harddisk.


2. Format Video yang digunakan : MJEPG, MPEG4, H2.6.4.
3. Banyaknya frame per second (fps) yang digunakan.
4. Berapa besar compressi video nya.
5. Kapasitas bandwidth yang dibutuhkan.
1. Besaran Hddisk.
Kapasitas harddisk mempengaruhi lamanya rekaman yang akan disimpan,
seperti rekaman per 1 hari, 7 hari, 20 hari atau seterusnya.
2. Format Video Yang Di Gunakan.
Format video ada beberapa, diantaranya :

1. Format Mjpeg. (Motion Joint Photographic Expert Group)


Kualitas gambar baik, jernih dan lebih jelas. Tetapi membutuhkan kapasitas
hddisk dan bandwidth yang besar. Dikarenakan kualitas yang baik seperti
pada gambarnya.
2. Format MPEG4. (Motion Picture Expert Group)
Kualitas gambar agak kurang baik, tingkat kejernihan tidak begitu baik. Ini
dikarenakan MPEG4 memiliki fokus kerja di kapasitas hddisk dan bandwidth
yang kecil. Dan tidak membutuhkan media besar seperti Mjpeg.

3. Format H.264.
Format generasi terbaru yang memiliki gambar yang baik dan jernih
disamping membutuhkan kapasitas hddisk dan bandwidth yang jauh lebih
kecil ketimbang Mjpeg dan MPEG4. Walaupun membutuhkan hddisk dan
bandwitdh yang jauh lebih kecil tetapi tidak mengurangi kwalitas gambar.
3. Banyaknya frame per second (fps) yang digunakan.
Pengguna IP Kamera harus memperhatikan fps yang akan digunakan.
Dibawah ini terdapat perhitungan/ kalkulasi dari kebutuhan storage atau
bandwidth dengan penggunaan dari fps tersebut.
E. Dasar dasar Perhitungan di Kamera IP
1. DASAR PERHITUNGAN STORAGE.
Bila kita menggunakan:
1.A. Format MJPEG.
Frame : Continues Recording : Compression :
Resolusi = 3 Gb
1 : 24 : 50% : 640x
480

1.B. Format MPEG4.


Frame : Continues Recording : Compression :
Resolusi = 1,5 Gb
1 : 24 : 50% : 640x
480
1.C. Format H.264.
Frame : Continues Recording : Compression :
Resolusi = 700 Kb
1 : 24 : 50% : 640x
480
Perhitungan ini dalam satu kamera saja, bila kita bermain di 4 frame (fps),
artinya kita tinggal mengkalikan saja frame yang butuhkan dengan hasil
diatas.
Contoh Perhitungan dengan Format MJPEG:
4 fps x 3 Gb = 12 Gb perhari persatu kamera
Bila kita memakai lebih dari 1 kamera tinggal mengkalikan banyaknya
kamera.
Contoh:
12 Gb x 5 Kamera = 60 Gb/ hari
Dan perlu di ingat, untuk recording harus dikalikan juga berapa banyak hari
untuk perekaman/ recording
Contoh
60 Gb/ hari x 7 hari = 420 Gb (dalam 7 hari)
Bila kita menggunakan format MPEG4 tinggal dimasukan saja hasil
perhitungan diatas.
Note: Dianjurkan untuk menggunakan frame minimal 4 frame per second
(fps).
2. DASAR PERHITUNGAN BANDWIDTH.
Bila kita menggunakan
2.A Format MJPEG
Frame : Compression : Resolusi = 300 kbps (Bandwidth)
1 : 50% : 640x 480
2.B Format MPEG4
Frame : Compression : Resolusi = 150 kbps (Bandwidth)
1 : 50% : 640x 480
F. Jenis-jenis Lensa dan Image Sensor
B.2. LENSA
Lensa merupakan sebagai alat untuk menangkap dan memfokuskan
suatu cahaya atau image atau gambar, yang akan diteruskan dan diproses
kedalam suatu sistem sensor, yang disebut juga sebagai image sensor
hardware, sehingga objek akan terbentuk sesuai apa yang ditangkap.
Di bawah ini adalah bentuk dari lensa dan bagian bagiannya.
Ada beberapa lensa yang terdapat dalam IP Camera seperti:
1. Fixed Lens : Lensa kamera yang tidak bisa dirubah atau sudah
Tetap, seperti Axis IP Camera type 206, 207,
dan 216 FD.
2. Verifocal Lens : Lensa kamera yang dapat dirubah jarak pandang
dan fokusnya/ zoom, seperti Axis IP Camera
type
210, 211,221.
3. Zoom Lens : Lensa kamera yang dapat me_zoom jarak, hingga
800 meter, seperti Axis IP Camera 215, Q6032,
233 Speed
Dome dan lainnya.
B.3. IRIS
Iris ( Selaput Pelangi ) adalah satu sistem didalam lensa, yang
mengatur masuknya pencahayaan sehingga membentuk suatu objek.
Iris ( Selaput Pelangi ) memiliki 2 (dua) tipe yaitu;
1. Manual Iris Control Lens.
Dimana objek cahaya masuk ke dalam lensa, diterima oleh iris ( Selaput
Pelangi ) secara apa adanya dan hanya diambil average/ rata rata dari
pencahayaan tersebut, untuk dapat diproses menjadi objek/ gambar/ image.
2. Automatic Iris Control Lens.
Dimana objek cahaya masuk ke dalam lensa, diterima oleh iris ( Selaput
Pelangi ), lalu diproses/ difilter oleh Iris tersebut. Sehingga objek/ Gambar/
Image lebih nyata.
B.4. IMAGE SENSOR
Bila kita berbicara Image Sensor, maka kita berbicara gambar yang
akan dihasilkan, sehingga penting sekali bagi suatu kamera untuk
memperhatikan apakah kamera tersebut memakai image sensor dengan
spesifikasi yang kita harapkan.
Image Sensor terbagi atas 2 model yaitu:
1. CCD Image Sensor.
2. CMOS Image Sensor.
1. CCD Image Sensor
CCD ( Couple Charge Discharge ) Image Sensor memiliki kelebihan
dibanding dengan CMOS Image Sensor dimana:
Tingkat sensitifitas sangat tinggi, di dalam penangkapan gambar atau image/
objek yang diterima.
Dalam cahaya rendah CCD Image Sensor masih dapat mengambil objek/
image yang ditangkap.
CCD Image Sensor dapat menangkap cahaya yang berlebih atau terang,
secara langsung seperti lampu penerangan (Neon Lamp) dan cahaya
matahari.
Garis vertikal lebih banyak dibanding dengan CMOS Image Sensor sehingga
kerapatan gambar yang dihasilkan lebih baik.
2. CMOS Image Sensor
CMOS ( Complementary Metal Oxide Semiconductor ), memiliki fungsi
sebagai berikut:
Tingkat sensitifitas lebih rendah dalam pengambilan image/ objek.

Tidak dapat menangkap objek atau image, yang lebih terang seperti
lampu atau cahaya matahai.

Dalam cahaya rendah, CMOS Image Sensor memiliki keterbatasan


dalam penangkapan objek atau image.

Garis vertikal lebih sedikit dibanding CCD Image Sensor.

Dari ke dua tipe tersebut, memiliki kemampuan dan kegunaan dari masing
masing fungsi dan kegunaannya, tergantung user akan memakai kamera
untuk di indoor atau di outdoor.

INDEX PROTECTION (IP)


Index protection adalah sebuah standar nilai ketahanan suatu peralatan
terhadap air dan benda padat dari eksternal peralatan tersebut. Pada
umumnya Index protection (IP) terdiri dari 2 digit.
Untuk digit pertama mewakili index protection terhadap benda padat.
Proteksi terhadap benda padat dalam artian ketahanan terhadap bahaya
masuknya benda padat dari eksternal.
Contoh bahaya dari benda padat yang dimaksud seperti bahaya masuknya
bagian tubuh manusia ( tangan, jari, rambut), bahaya dari masuknya
peralatan kerja yang berukuran kecil, potongan kabel dan benda lain yang
berukuran sama dan bahaya dari masuknya debu atau limbah industri yang
bersifat sama.
Berikut tabel penjelasan untuk digit pertama dari index
protection

DIGIT KETERANGAN PENJELASAN


PERTAMA
0 Tidak ada proteksi Sama sekali tidak ada
proteksi
1 Proteksi terhadap benda Proteksi dari tubuh
padat berukuran lebih dari manusia seperti tangan
50mm (tidak termasuk untuk
peralatan yang didesain
bisa diakses dengan
tangan), benda padat
yang berukuran sama
atau lebih dari 50mm
2 Proteksi terhadap benda Proteksi dari jari atau
padat berukuran lebih dari benda lain yang
12mm panjang maksimum 80
mm. Benda padat
dengan diameter lebih
dari 12mm
3 Proteksi terhadap benda Proteksi dari peralatan
padat berukuran lebih dari kerja, kabel atau benda
2.5mm lainnya yang berukuran
sama dengan ketebalan
atau diameter lebih dari
2.5 mm
4 Proteksi terhadap benda Proteksi terhadap kabel
padat berukuran lebih dari atau benda lainnya
1mm berukuran lebih dari 1.0
mm
5 Proteksi terhadap debu Secara total debu masih
bisa masuk tapi tidak
bisa masuk dalam
jumlah tertentu yang
bisa mengganggu
operasi kerja peralatan
6 Proteksi total terhadap Debu sama sekali tidak
debu bisa masuk
Untuk digit kedua mewakili index protection terhadap benda cair. Yang
dimaksud disini adalah ketahanan peralatan terhadap masuknya zat cair dari
luar baik berupa tetesan, semburan, maupun rendaman. Berikut table
penjelasan untuk digit kedua untuk Index Protection

Berikut tabel penjelasan untuk digit kedua dari index protection

DIGIT KEDUA KETERANGAN PENJELASAN


0 Tidak ada proteksi Sama sekali tidak ada
proteksi
1 Proteksi terhadap tetesan Apabila ada tetesan air
air yang jatuh vertikal
tidak dapat
menyebabkan bahaya
kerusakan.
2 Proteksi terhadap tetesan Apabila ada tetesan air
air apabila yang jatuh vertikal
peralatan miring 15 tidak dapat
menyebabkan bahaya
kerusakan walaupun
peralatan miring 15dari
posisi normal.
3 Proteksi terhadap Semprotan air yang
semprotan air mengarah 60 dari
modul/peralatan tidak
dapat menyebabkan
bahaya kerusakan

4 Proteksi terhadap percikan Percikan air yang


air datang dari arah
manapun tidak dapat
menyebabkan bahaya
kerusakan pada
peralatan
5 Proteksi terhadap Pancaran air dari nozzle
pancaran air baik dari arah manapun
tidak dapat
menyebabkan bahaya
kerusakan pada
peralatan
6 Proteksi terhadap Gelombang laut yang
gelombang air laut datang dari segala arah
tidak dapat
menyebabkan bahaya
kerusakan pada
peralatan
7 Proteksi terhadap Proteksi apabila modul /
kemungkinan per alatan terendam
terendam dalam air dalam air sela ma
jangka waktu dan
tekanan yang telah
ditentukan
8 Proteksi terhadap Proteksi dari
kemungkinan kemungkinan
tenggelam dalam air tenggelamjangka
panjang dalam air
dengan kondisiyang
telah ditentukan oleh
manufaktur