Anda di halaman 1dari 6

KEJADIAN 19:1-29

MEREKA YANG AKAN BINASA

Hukuman atas Sodom dan Gomora (S-G) adalah kisah kuno yang benar-benar terjadi
seperti yang telah dipaparkan oleh Alkitab dalam Kej.19:1-29. Penghukuman ini bersifat
massal, dimana seluruh warga S-G binasa akibat hujan api dan belerang, kecuali keluarga Lot
yang diselamatkan oleh Allah. Hukuman Allah atas S-G ini adalah gambaran hukuman yang
akan terjadi di akhir zaman nanti. Sesuai kisah S-G, ada orang-orang yang binasa oleh
penghukuman Allah tersebut. Begitu juga di akhir zaman nanti, kelompok orang yang akan
binasa ini sama dengan mereka yang binasa pada saat penghukuman S-G. Siapa dan
bagaimanakah kelompok orang yang akan binasa itu?

1. Atheis
Atheis = A: tidak, Theis dari kata Theos: Allah / Tuhan. Jadi secara garis besar,
Atheis adalah orang-orang yang tidak mengakui akan keberadaan Allah atau
orang-orang yang tidak mengakui adanya Allah. Mereka adalah orang-orang yang
pasti binasa. Kenapa? Sebab, apa gunanya hidup ini jika tidak mengakui adanya
Tuhan? Sedangkan Tuhan sendirilah yang menciptakan kita! Bagaimana kita dapat
hidup dengan tidak mengakui Dia yang menciptakan kita?
Atheis sendiri terbagi atas 2 jenis lagi, yaitu:
a. Atheis Teoritis : Betul-betul tidak percaya bahwa Tuhan itu ada. Contoh:
Ludwig Feurbach, seorang atheis pernah berkata : Tuhan itu adalah mimpi
dari orang-orang rendah, bodoh dan sakit hati. Bagaimana bisa ada orang
yang hidup seperti ini?
Hidup orang Atheis Teoritis tentu sangat hancur moralnya, kenapa? Karena
mereka tidak percaya Tuhan, otomatis mereka tidak percaya Sorga mupun
neraka. Ini menyebabkan mereka menjadi berani berbuat dosa, dan tidak akan
ada perbuatan baik. Bayangkan betapa hancurnya hidup mereka!
(Bersyukurlah kita, karena Tuhan telah menempatkan kita dilahirkan
dalam orangtua yang beragama, khususnya lagi beragama Kristen,
sehingga kita telah mengenal Kristus dari kecil. Semuanya hanyalah
karena Anugerah Allah, sehingga kita telah ditetapkan untuk menjadi
orang-orang yang terpilih untuk diselamatkan!)
b. Atheis Praktis : mereka adalah orang-orang yang percaya adanya Tuhan, tapi
hidup seolah-olah Tuhan itu tidak ada. Mereka hidup tanpa pernah
memikirkan hubungan dengan Allah. Golongan ini digambarkan oleh

Kej.19:1-29 / MEREKA YANG AKAN BINASA1


penduduk S-G. Mereka hidup seolah-olah tidak ada Tuhan dalam hidup ini,
padahal mereka tentu tahu bahwa Tuhan itu ada. Dari mana mereka tahu?
Mereka tentu mengenal Abraham, karena dia pernah menolong mereka
(Kej.14:1-16) dan mereka tentu pernah bertemu (Kej.14:17-24). Jika mereka
kenal Abraham, masakan mereka tidak mengenal Allah-nya Abraham? Mereka
tentu tahu, tapi mereka tidak mempedulikan Tuhan!
Mereka hidup nyaman dalam dosa, dan dosa mereka sangatlah menonjol di
mata Allah (Kej.18:20). Seberapa hebat dosa mereka?
Pada ayat yang ke 4-9 sangat jelas tertulis betapa jahatnya orang-orang ini.
Bukan hanya orang tua, tapi dari orang muda sampai yang tua! Dan bukan satu
dua orang saja, tapi saluruh kota tak terkecuali! (Kej.19:4)
Pada ayat ke-5: Mereka berseru kepada Lot: Di manakah orang-orang
yang datang kepadamu malam ini? Bawalah mereka keluar kepada kami,
supaya kami pakai mereka. Apakah maksud dari kata-kata mereka ini?
Kata kami pakai disini mereka berarti mereka ingin berhubungan sex
dengan kedua orang (malaikat) ini. Kita tentu tahu bahwa kedua orang ini
adalah laki-laki. Jika seluruh kota datang dan ingin bersetubuh dengan mereka,
tentu tidak wajar. Kenapa? Rupanya para lelaki di kota itu juga ingin
bersetubuh dengan mereka. Ini berarti mereka bukanlah orang-orang yang
wajar, melainkan homosex atau gay atau bahkan lebih parah lagi, mungkin
mereka adalah bisexual (suka 2 jenis kelamin). Ini tergambar pada:
Ayat berikutnya (ayat 7-8) dimana Lot menawarkan kedua anak
perempuannya untuk mereka. Ini menjelaskan pada kita bahwa mereka
ingin bersetubuh dengan kedua laki-laki itu, namun karena Lot ingin
melindungi mereka, ditawarkannyalah kedua anak perempuannya agar
mereka mau memakai (baca: bersetubuh) dengan mereka.
Pada Yudas 1:7 dikatakan sama seperti Sodom dan Gomora dan
kota-kota sekitarnya yang dengan cara yang sama melakukan
percabulan dan mengejar kepuasan-kepuasan yang tak wajar, telah
menanggung siksaan api kekal sebagai peringatan kepada semua
orang.

(Mungkin diantara kita sudah ada yang mengetahuinya, tapi kebanyakan kita
mungkin tidak tahu, bahwa nama kota Sodom dikemudian hari menjadi akar
kata dari kata Sodomi, yaitu hubungan sex tak wajar dari para kaum homosex
atau gay!)

Kej.19:1-29 / MEREKA YANG AKAN BINASA2


Mereka percaya bahwa Allah itu ada, namun hidup seolah-olah Allah tidak
ada, sehingga mereka dengan sengaja dan sadar melakukan dosa. Mereka
inilah yang binasa saat Allah datang dan menghukum.

Percayakah kita ada orang-orang seperti ini dikalangan orang Kristen? Ada!
Mereka adalah:

a) Orang-orang yang dalam hidupnya tidak pernah bersyukur pada


Tuhan, bahkan dalam hal-hal kecil. Tidak pernah mengingat
Tuhan dalam hidup ini satu kalipun. Contoh:
Makan-minum tidak pernah berdoa mengucap syukur. Makan ya
makan, minum ya minum, habis perkara.
Mau tidur dan bangun tidur tidak pernah berdoa bersyukur untuk
penjagaan Tuhan. Tidur bangun semaunya tanpa ingat Tuhan, Sang
Pelindung.
Tidak pernah ke Gereja saat hari Minggu. Tidak pernah bersyukur
pada Tuhan untuk penyertaan-Nya selama seminggu.
Ada orang tidak pernah ke Gereja dengan alasan: percuma ke
Gereja, toh nanti buat dosa lagi!. Apakah pemikiran seperti ini
dapat dibenarkan? TIDAK! Hari Minggu ke Gereja bukan
berarti kita benar maupun tidak berdosa, tapi karena kita
mengingat bahwa Allah mengasihi kita, tiap hari kita telah
diberkati, sehingga kita patut mengucap syukur pada-Nya!
Allah meminta hanya satu hari dalam seminggu untuk
dikhususkan bagi-Nya agar kita pergi ke rumah-Nya untuk
beribadah kepada-Nya, bukan tiap hari, bahkan kita bergereja
bukan satu hari penuh, hanya beberapa jam saja! Masakan
kita tidak dapat memberikan waktu kita bagi Allah satu hari
saja? Padahal seharusnya kita memberikan sebanyak-
banyaknya waktu kita untuk Tuhan! Sungguh, tanpa kasih
Allah, kita tak akan bertahan hidup di dunia ini!
b) Orang-orang yang menulikan suara terhadap panggilan Tuhan,
membutakan mata terhadap Alkitab yang adalah Firman Tuhan,
membisukan mulut untuk memuji nama Tuhan dan bersaksi bagi-
Nya, melumpuhkan kaki untuk berjalan ke tempat-tempat
persekutuan umat Tuhan yang sedang beribadah dan

Kej.19:1-29 / MEREKA YANG AKAN BINASA3


mengeraskan hati saat Roh Kudus menegur pada waktu berbuat
dosa.
c) Melakukan dosa dengan sadar, tidak mempedulikan hati Tuhan
yang terluka akibat perbuatan dosa tersebut. Benar-benar setia
dalam dosa, padahal mengenal Allah, tapi berlaku seolah-olah
tidak mengenal Allah.

Apa gunanya hidup jika tidak mempedulikan Tuhan? Jangan


mengeraskan hati terhadap suara Roh Kudus, karena itu akan
menyebabkan kebinasaan!

2. Orang yang mendengar kabar keselamatan, namun menolaknya.


Golongan ini digambarkan oleh kedua calon menantu Lot (ayat 14). Mereka menolak
untuk mendengarkan kata-kata Lot dan mengejeknya, akibatnya mereka binasa
bersama warga S-G!
Sebagai contohnya adalah orang Israel yang telah menolak Yesus sebagai Mesias.
Padahal telah jelas bahwa Dialah yang telah dinubuatkan melalui kita pada nabi,
namun mereka tetap menolak Dia. Akibatnya, mereka tidak lagi menjadi bangsa
pilihan Allah, serta tidak mendapatkan bagian dalam karya keselamatan Allah (kecuali
mereka mau menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat). Lalu, siapakah yang
menjadi bangsa pilihan Allah? Kita! Jika kita mau menerima Yesus sebagai
Tuhan dan Juruselamat, maka kita akan diselamatkan dan kita adalah bangsa
pilihan, Israel Rohani yang sedang menuju tanah perjanjian yaitu Rumah
Bapa!

Adakah kita sering menolak kabar keselamatan yaitu Yesus? Mungkin tidak secara
langsung, tapi sadarkah kita jika kita sering melakukannya?
Menolak nasihat atau peringatan Tuhan akan kesalahan kita baik melalui suara
hati kita, lewat sesama kita (pendeta, rekan-rekan dst..) atau lewat pembacaan
Firman Tuhan.
Menolak untuk mendengarkan firman Tuhan.
Menolak ajakan teman untuk pergi beribadah (Gereja, ibadah persekutuan
ibadah pemuda dst..).

Ini secara langsung menunjukkan bahwa kita telah menolak Yesus dan kabar
keselamatan. Ingatlah, jika kita menolak Yesus dan kabar keselamatan maka
kita akan menjadi binasa seperti kedua menantu Lot!

Kej.19:1-29 / MEREKA YANG AKAN BINASA4


3. Orang yang telah menerima kabar keselamatan, namun tidak setia dan murtad.
Golongan ini digambarkan oleh istri Lot. Dia telah mendengarkan firman Tuhan,
pergi meninggalkan tempat kebinasaan itu, namun masih menoleh ke belakang
sehingga ia binasa karena tidak menuruti apa kata malaikat Tuhan (ayat 26). Ini
menggambarkan orang yang murtad, yang telah tahu kabar keselamatan, telah
mendengarkan Tuhan, namun tidak setia memgiring Tuhan, murtad dan akhirnya
binasa!
Ingatkah kita kepada Yudas Iskariot? Salah satu dari ke-12 Rasul, calon penginjil
besar, hidup bersama Yesus dan selalu mengiring Yesus dalam perjalanan-Nya,
melihat segala perkara indah yang Yesus perbuat namun apa yang terjadi? Dalam
perjalanan selanjutnya, dia tidak setia, menjadi murtad dan akhirnya binasa! Dia telah
ditipu iblis sehingga tidak setia, padahal awal mulanya ia gilang gemilang bersama
Tuhan! Dia ternyata tidak percaya pada Yesus!
Di suatu wilayah di P.Timor, banyak orang yang murtad pada Yesus dengan masuk
Islam. Hanya karena ingin uang, ingin anak-anaknya disekolahkan, ingin membangun
rumah, ingin punya kios, bahkan parahnya lagi, hanya ingin sembako mereka rela
masuk islam dan meninggalkan Yesus! Bayangkanlah jika darah Yesus yang
tertumpah bagi keselamatan kita dihargai sama dengan sembako! Ingatlah akan hati
Tuhan yang betul-betul tersakiti akibat hal murtad yang luar biasa ini! Masihkan kita
mau membiarkan ini terjadi? Apakah gunanya makan minum dan harta dunia ini jika
kita tidak memiliki Yesus dalam hidup kita?

SETIALAH! SETIALAH! SETIALAH! Tetap setia pada Tuhan, serahkan hidup


ini hanya kepada-Nya, senantiasa berdoa agar kita kuat dalam iman, sehingga
kita tidak murtad pada Yesus! Ingatlah bahwa Dia betul-betul mengasihi kita,
sehingga telah rela mati bagi kita agar kita dapat diselamatkan. Jangan
mengarahkan hati kita pada hal-hal lain yang menyenangkan hati kita namun
menyakiti hati-Nya, namun tetap arahkanlah hati, pikiran, waktu, tenaga,
tubuh, jiwa dan roh kita hanya pada Yesus, dan jadikanlah Allah Tritunggal
sebagai Penguasa Tunggal hidup kita! Jangan sekali-kali meninggalkan Tuhan
demi kesenangan dunia ini, karena kasih-Nya, pengorbanan-Nya dan
keselamatan yang Dia tawarkan jauh lebih berharga nilainya dari pada
kesenangan dunia ini!

Ketiga kelompok orang tadi adalah orang-orang yang pasti binasa. Dalam
penghakiman terakhir, mereka digambarkan seperti kambing yang berada di sebelah kiri. Ini

Kej.19:1-29 / MEREKA YANG AKAN BINASA5


menjadi pilihan bagi kita, mau menjadi domba atau kambing. Pikirkanlah, apakah kita ada
diantara ketiga kelompok tadi? Jika ada, MARILAH BERTOBAT! BERTOBATLAH!
BERTOBATLAH! BERTOBATLAH! Perbaiki diri kita, terimalah kabar keselamatan,
percaya pada Tuhan, jadikan dan terima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat serta
Penguasa Tunggal hidup kita. Mintalah Roh Kudus membimbing kita dalam
perjalanan hidup ini agar kita tetap setia sampai akhir. Berjaga-jagalah, sehingga saat
Tuhan datang kembali, kita dapatinya sebagai hamba yang setia! (Mat.24:45-47) Tuhan
akan segera datang! Maranatha!

-AMIN-

*Disadur dari renungan Pdt. Esra Soru Orang-orang yang akan binasa

Kej.19:1-29 / MEREKA YANG AKAN BINASA6