Anda di halaman 1dari 2

Komplikasi

Pengertian
- Hipotensi Hemodialisis merupakan suatu proses yang digunakan pasien dalam keadaan sakit akut dan memerlukan terapi dialysis jangka pendek (
- Emboli udara
- Nyeri dada HEMODIALISIS

- Pruritus
- Disequilibrium syndrom
Tujuan
- Kram otot
Untuk mengambil zat-zat
- Mual dan muntah Intrepretasi hasil
nitrogen toksik dari dalam
- Aritmia Hasil tindakan dialysis harus
darah dan mengeluarkan air
diinterpretasikan dengan mengkaji
- Kejang yang berlebihan.
jumlah cairan yang dibuang, koreksi
gangguan elektrolit dan asam basa.
Pengkajian
Darah yang
Diagnosa diambilyang
keperawatan segera
muncul setelah
Kekurangan
menunjukkan volume
kadarcairan berhubungan
elektrolit, nitrogendengan efek ultrafiltrasi selama dialisis
Kurang pengetahuan berhubungan dengan penyakit dan kebutuhan untuk dialisis
Prinsip prinsip yang mendasari hemodialisis uera, dan kreatininberhubungan
rendah palsu. Proses
Ketidakberdayaan dengan kurang control, ketergantungan pada dialysis, sifat kronis penyakit
Dalam hemodialisis ada tiga prinsip yang Risiko tinggi
penyeimbangan untuk cedera berhubungan
berlangsung terusdengan akses vascular dan komplikasi terhadap penusukan dan pemeliharaan vascular
Risiko tinggi kekurangan cairan berhubungan dengan kehilangan darah atau heparinisasi yang tidak tepat selama dialisis
mendasari kerja hemodialisis, yaitu: difusi (toksin dan menerus setelah dialysis, sejalan zat dari
zat limbah di dalam darah dikeluarkan melalui proses dalam sel ke plasma.
difusi dengan cara bergerak dari darah yang memiliki
konsentrasi tinggi ke cairan dialist dengan konsentrasi
rendah), osmosis (air yang berlebihan dikeluarkan Indikasi

dari dalam tubuh melalui proses osmosis. Pengeluaran Pasien gagal ginjal akut dan kronis untuk
air dapat dikendalikan dengan menciptakan gradien sementara sampai fungsi ginjalnya pulih.
tekanan atau air bergerak daerah dengan tekanan yang Khususnya untuk gagal ginjal kronis bila laju
lebih tinggi (tubuh pasien) ke tekanan lebih rendah filtrasi glomeulus sudah kurang mL/menit
(cairan dialist), ultrafitrasi (gradien pada osmosis Keadaan buruk dan gejala klinis nyata
tersebut ditingkatkan melalui penambahan tekanan
BUN > 100 mg/dl, atau uremia > 200 mg/dl
negative yang dikenal sebagai ultrafiltrasi pada mesin
dialisis yang perlukan sebagai pengeluaran cairan Hiperkalemia > 7 meq/liter
hingga tercapai isovolemi) Asidosis metabolik dengan PH darah <7,2

Anuria berkepanjangan (> 5 hari)


Prosedur hemodialisis
Dalam pelaksanaan hemodialisis, sebelumnya melakukan pengkajian pradialisis
Prosedurnya adalah akses ke sistem sirkulasi dicapai melalui salah satu dari beb
Jika akses vaskuler telah ditetapkan, darah mulai mngalir, dibantu oleh pompa d
Dialiser adalah komponen selanjutnya dari sirkuit. Darah mengalir ke dalam kom
Darah yang telah melewati dialisis kembali ke pasien venosa atau selang posdia