Anda di halaman 1dari 17

INSTRUMEN PEMERIKSAAN

DEGENERATIF (A B C D E) :

A BARTHEL INDEX
INDEKS KEMANDIRIAN KATZ
B ROMBERG TEST
C MINI-MENTAL STATE EXAMINATION (MMSE)
FUNGSI KOGNITIF
MINI COG DAN CLOCK DRAWING TEST
D FAKTOR RISIKO VASCULAR PADA USILA
E GERIATRIC DEPRESSION RATING SCALE (GDRS)
STATUS SOSIAL (APGAR)

1
BARTHEL INDEX

A. ACTIVITIES OF DAILY LIVING ( INDEKS ADL BARTHEL )


1. Mengontrol BAB ( Buang Air Besar )
0 : Inkontinen / tak teratur ( perlu enema )
1 : Kadang-kadang inkontinen ( 1x seminggu )
2 : Kontinen teratur
2. Mengontrol BAK ( Buang Air Kecil )
0 : Inkontinen atau pakai kateter dan tak terkontrol
1 : Kadang-kadang inkontinen ( max 1 x 24 jam )
2 : Mandiri
3. Membersihkan diri ( lap muka, sisir rambut, sikat gigi)
0 : butuh pertolongan orang lain
1 : Mandiri
4. Penggunaan toilet.
( melepas, memakai celana, menyeka, menyiram )
0 : Tergantung pertolongan orang lain
1 : Perlu pertolongan pada beberapa aktivitas tetapi dapat
mengerjakan sendiri beberapa aktivitas lain.
2 : Mandiri
5. Makan
0 : Tidak mampu
1 : Perlu seseorang menolong memotong makanan
2 : Mandiri
6. Berpindah tempat dari tidur ke duduk
0 : Tidak mampu
1 : Perlu banyak bantuan untuk bisa duduk ( 2 orang )
2 : Bantuan minim, 1 orang
3 : Mandiri
7. Mobilisasi / berjalan
0 : Tidak mampu
1 : Bisa berjalan dengan kursi roda
2 : Berjalan dengan bantuan 1 orang / Walker
3 : Mandiri
8. Berpakaian ( memakai baju )
0 : Tergantung orang lain
1 : Sebagian dibantu ( mis. mengancing baju )
2 : Mandiri
9. Naik turun tangga
0 : Tidak Mampu
1 : Butuh pertolongan
2 : Mandiri ( naik turun )
10. Mandi
0 : Tergantung orang lain
1 : Mandiri

2
MODIFIKASI INDEKS KEMANDIRIAN KATZ

Pengkajian status fungsional didasarkan pada kemandirian klien dalam menjalankan


aktivitas kehidupan sehari-hari. Kemandirian berarti tanpa pengawasan, pengarahan, atau
bantuan orang lain. Pengkajian ini didasarkan pada kondisi actual klien dan bukan pada
kemampuan, artinya jika klien menolak untuk melakukan suatu fungsi, dianggap sebagai
tidak melakukan fungsi meskipun ia sebenarnya mampu.

Mandiri Tergantung
No Aktivitas
(1) (0)
Mandi dikamar mandi (menggosok, membersihkan, dan
1
mengeringkan badan)
2 Menyiapkan pakaian, membuka dan mengenakannya
3 Memakan makanan yang telah disiapkan
Memelihara kebersihan diri untuk penampilan diri
4 (menyisir rambut, mencuci rambut, menggosok gigi,
mencukur kumis)
Buang air besar di WC (membersihkan dan mengeringkan
5
daerah bokong)
6 Dapat mengontrol pengeluaran feses (tinja)
Buang air kekcil dikamar mandi (membersihkan dan
7
mengeringkan daerah kemaluan)
8 Dapat mengontrol pengeluaran air kemih
Berjalan dilingkungan tempat tinggal atau keluar ruangan
9
tanpa alat bantu, seperti tongkat
Menjalankan ibadah sesuai agama dan kepercayaan yang di
10
anut
Melakukan pekerjaan rumah seperti : merapikan tempat
11 tidur, mencuci pakaian, memasak, dan membersihkan
ruangan
Berbelanja untuk kebutuhan sendiri atau kebutuhan
12
keluarga
Mengelolah keuangan (menyimpan dan menggunakan
13
uang sendiri)
14 Menggunakan sarana transportasi umum untuk bepergian
Menyiapkan obat dan minum obat sesuai dengan aturan
15
(takaran obat dan waktu minum obat tepat)
Merencanakan dan mengambil keputusan untuk
kepentingan keluarga dalam hal penggunaan uang, aktivitas
16
sosial yang dilakukan dan kebutuhan akan pelayanan
kesehatan
Melakukan aktivitas di waktu luang (kegiatan keagamaan,
17
sosial, rekreasi, olahraga dan menyalurkan hobi)
JUMLAH POIN MANDIRI

Analisa Hasil
Poin 13-17 : Mandiri
Poin 0-12 : Ketergantungan

3
INSTRUMEN ROMBERG TEST
Cara pemeriksaan usila dengan menggunakan instrumen Romberg Test adalah:
Usila diminta melakukan tes seperti yang terdapat dalam lampiran petunjuk teknis
ini. Romberg tes positif bila pasien hilang keseimbangan (bergoyang) ke arah
kemungkinan jatuh. Namun bila pasien hanya bergoyang sedikit dan kemudian
menyeimbangkan diri kembali, Romberg tes dianggap negatif.
Instrumen Romberg Test :
Pemeriksaan dilakukan secara bertahap dari pemeriksaan nomor satu, kemudian nomor
dua dan nomor ketiga. Apabila tes romberg pada nomor satu atau nomor dua positif,
jangan diteruskan ke pemeriksaan nomor selanjutnya.
1) Minta Usia Lanjut untuk berdiri dengan kedua kaki (jarak dua kaki rengang)
dan mata terbuka, lalu amati apakah Usia Lanjut tersebut bergoyang, berayun
atau kadang-kadang jatuh. Kemudian Mintalah matanya ditutup, amati.
2) Ulangi instruksi di atas, berdiri dengan kedua kaki rapat dan mata terbuka,
amati apakah bergoyang atau jatuh. Kemudian mintalah matanya ditutup, amati.
3) Mintalah Usia Lanjut berdiri dengan kaki yang satu didepan kaki yang lainnya.
Tumit kaki yang satu berada di depan jari kaki yang lainnya, Amati apakah bergoyang
atau jatuh, kemudian mintalah matanya ditutup, amati juga.

Selama pemeriksaan disarankan pemeriksa berdiri di dekat Usia Lanjut dan


bersiap untuk menangkap jika Usia Lanjut tersebut jatuh.

4
MINI-MENTAL STATE EXAMINATION
(MMSE)

Mintalah Usia Lanjut untuk menjawab pertanyaan di bawah ini dan berikan nilai 1 poin untuk
setiap jawaban yang benar

ORIENTASI
Skor
Tanggal berapakah hari ini?
Benar Salah
Waktu :
Hari:
Tanggal :
Bulan:
Tahun:
Dimanakah kita sekarang?
Puskesmas/RS:
Lantai:
Kota:
Propinsi:
Negara:

REGISTER
Minta Usia Lanjut untuk mengulangi kembali ketiga kata tersebut ; 1 Skor
poin untuk setiap jawaban yang benar. Contoh : bola, melati, kursi.
Ulangi kembali jika diperlukan sampai Usia Lanjut memahami ketiga Benar Salah
kata tersebut ( 6 kali percobaan). Jawaban Kata :
________________
________________
________________

PERHATIAN DAN BERHITUNG


Minta Usia Lanjut untuk mengurangi 7 dari 100 kemudian dikurangi Skor
7 dari hasil sebelumnya (sebanyak 4 kali). Jawaban: Benar Salah
100 7 = 93
93 7 = 86
86 7 = 79
79 7 = 72
72 7 = 65

MENGINGAT KEMBALI
Minta Usia Lanjut untuk mengingat kembali nama ketiga benda yang Skor
telah di pelajari dalam tes registration (Contoh : Bola, Melati, Kursi).
Benar Salah
Jawaban Kata :
1. _______________
2. ________________

5
3. ________________

BAHASA
Tunjukkan benda kepada Usia Lanjut, kemudian tanya Usia Lanjut Skor
nama benda tersebut. Jawaban:
Benar Salah
Pensil
Jam tangan
Minta Usia Lanjut untuk menyebutkan Tidak mungkin, dan,
mustahil
(3 poin) Berikan Usia Lanjut selembar kertas dan katakan Ambil
kertas ini dengan tangan kanan, lipat dua dan letakkan di atas lantai
Berikan Usia Lanjut selembar kertas yang bertuliskan Tutup mata
anda, minta Usia Lanjut untuk membacanya, dan melakukannya.
Minta Usia Lanjut untuk menuliskan sebuah kalimat. (Harus ada
subjek, kata kerja, dan harus masuk akal).
Minta Usia Lanjut untuk meniru gambar

_______ Total Nilai (Maksimal 30 poin)


Penilaian : mengalami penurunan kognitif jika skor < 24

INSTRUMENT FUNGSI KOGNITIF

Pengkajian fungsi kognitif dilakukan dalam rangka mengkaji kemampuan klien


berdasarkan daya orientasi terhadap waktu, orang, tempat, serta daya ingat.

Petunjuk : Isilah pertanyaan dibawah ini sesuai dengan respons klien

6
Benar Salah
No Item Pertanyaan
(1) (0)

1 Jam berapa sekarang ?

2 Tahun berapa sekarang ?

3 Kapan bapak/ibu lahir ?

4 Berapa umur bapak/ibu sekarang ?

5 Dimana alamat bapak/ibu sekarang ?

Berapa jumlah anggota keluarga yang tinggal bersama bapak/ibu


6
sekarang ?

7 Siapa nama anggota keluarga yang tinggal bersama bapak/ibu ?

8 Tahun berapa hari kemerdekaan Indonesia ?

9 Siapa nama presiden Indonesia sekarang ?

10 Coba hitung terbalik dari angka 20 ke 1

JUMLAH BENAR

Analisa Hasil :

Skor benar 8-10 : Tidak ada gangguan

Skor benar 0-7 : Ada gangguan

7
MINI COG DAN CLOCK DRAWING TEST

Cara pemeriksaan:

1. Mintalah pasien untuk mendengarkan dengan cermat, mengingat, dan kemudian

mengulangi tiga kata yang tidak berhubungan yang akan disampaikan oleh pemeriksa.

2. Instruksikan pasien untuk menggambar jam pada selembar kertas kosong atau berikan

pasien dengan lingkaran yang telah disediakan pada selembar kertas

3. Pasien menulis penunjukkan waktu yang ada pada jam tangan mereka.

4. Tanyakan pasien untuk mengulangi tiga kata lagi, kemudian diingatkan lagi dan dimiminta

mengulangi

5. Jika pasien tidak dapat menyebutkan pada kata-kata yang pertama kali diucapkan, maka

tidak perlu ditanyakan kembali karena hal tersebut telah menunjukkan adanya gangguan

kognisi.

8
INSTRUMEN KUESIONER PENYAKIT DAN FAKTOR RESIKO

Cara pemeriksaan usila dengan menggunakan instrumen Kuesioner Penyakit dan


Faktor Resiko adalah: Faktor yang berkaitan dengan penyakit antara lain; merokok,
cholesterol, gula darah, dan lain sebagainya.
Penyakit adalah suatu keadaan abnormal dari tubuh atau pikiran yang menyebabkan
ketidaknyamanan, disfungsi atau kesukaran terhadap orang yang dipengaruhinya.
Contohnya :
a. Yang bersangkutan pernah mengalami serangan jantung
b. Mengalami jantung koroner.
c. Pernah kejang-kejang.
d. Memiliki riwayat penyakit ginjal

Penyakit dan faktor risiko dapat dinilai setelah mengisi kuesioner yang disediakan
pada lampiran. Di bawah ini terdapat tabel yang akan membantu dalam
mengelompokkan usila ke dalam kategori faktor risiko rendah, sedang, atau berat.

Cara penggunaan instrumen, kuesioner penyakit yang di derita dan instrument


kuesioner faktor resiko adalah :
a. Mengisi kuesioner yang tersedia pada
lampiran
b. Menyempurnakan faktor resiko pada
kelompok-kelompok
Bila ditemukan kelainan berikan tanda check list ().

FAKTOR RISIKO VASCULAR PADA USILA

PUSKESMAS/KECAMATAN :
KABUPATEN/KOTA :
PROVINSI :
Nama ................ No. KTP : ......
Tanggal lahir : L/P Kunjungan:
Pertama Kontrol:
Alamat : . Suku/Agama : ...

9
Pendidikan : Pekerjaan : ..................
Penghasilan rata-rata/bulan Rp. ... ,-

ANAMNESIS
Riwayat Penyakit Ya Tida
Apakah merasa kegemukan?
Body mass index =
Kolesterol Apakah banyak makan makanan berlemak

Pernah periksa gula darah (3-6 bulan terakhir) = . ml/hg


Apakah sering minum berlebihan
Apakah merasa haus terus
Apakah sering Buang Air Kecil terus menerus
Apa sering makan banyak
Gula Darah Apakah keluarga memiliki riwayat diabetes

Darah Tinggi Pernah periksa tekanan darah (3-6 bulan terakhir)

Apakah sering merasa nyeri dada?


Apakah sering merasa sesak nafas
Apakah pernah tiba-tiba pelo
Apakah pernah hilang penglihatan secara tiba-tiba?
Jantung Apakah pernah tiba-tiba merasa lemas?
Faktor Risiko
(1) Ya setiap hari (2) Ya, kadang-kadang
Merokok (1) Tidak, sebelumnya
(2) Tidak pernah sama sekali
pernah
Dalam 12 Bulan terakhir minum minuman beralkohol (1) Ya (2) Tidak
(1) Ya, 5 hari atau
(2) 1-4 hari/minggu
Dalam 1 Bulan terakhir minum minuman beralkohol lebih/minggu
(3) < 1 hari/bulan (4) 1hari/bulan
Makan-makanan asin (1) < 1x/hari (2) 1x/hari (3) 2x/hari (4) 3x/hari
Makan/minum yang manis-manis (1) < 1x/hari (2) 1x/hari (3) 2x/hari (4) 3x/hari
Makan sayur (1 x 1 porsi) (1) < 1x/hari (2) 1x/hari (3) 2x/hari (4) 3x/hari
Makan buah (1 x 1 porsi) (1) < 1x/hari (2) 1x/hari (3) 2x/hari (4) 3x/hari
(1) Ya .menit/hari ./mingggu
Melakukan olah raga
(2) Ya, ..hari/bulan (3) Jarang/tidak pernah
Merasa tegang, cemas atau panik (1)< 1x/hari (2) 1x/hari (3) 2x/hari (4) 3x/h

Tanggal, .. . 2012
Pemeriksa,

10
( )

Penjelasan :

FAKTOR RESIKO PADA LANSIA


Dengan bertambahnya usia, wajar saja bila kondisi dan fungsi tubuh pun makin
menurun. Beberapa masalah yang kerap muncul pada usia lanjut , sering disebut sebagai a
series of Is. Mulai dari immobility (imobilisasi), instability (instabilitas dan jatuh),
incontinence (inkontinensia), intellectual impairment (gangguan intelektual), infection
(infeksi), impairment of vision and hearing (gangguan penglihatan dan pendengaran),
isolation (depresi), Inanition (malnutrisi), insomnia (ganguan tidur), hingga immune
deficiency (menurunnya kekebalan tubuh).
Penyakit utama yang menyerang lansia ialah hipertensi, gagal jantung dan infark serta
gangguan ritme jantung, diabetes mellitus, gangguan fungsi ginjal dan hati. Juga terdapat
berbagai keadaan yang khas dan sering mengganggu lansia seperti gangguan fungsi kognitif,
keseimbangan badan, penglihatan dan pendengaran.
Secara umum, menjadi tua ditandai oleh kemunduran biologis yang terlihat sebagai gejala-
gejala kemuduran fisik, antara lain :
1. Kulit mulai mengendur dan wajah mulai keriput serta garis-garis yang menetap
2. Rambut kepala mulai memutih atau beruban
3. Gigi mulai lepas (ompong)
4. Penglihatan dan pendengaran berkurang
5. Mudah lelah dan mudah jatuh
6. Gerakan menjadi lamban dan kurang lincah
Disamping itu, juga terjadi kemunduran kognitif antara lain :
1. Suka lupa, ingatan tidak berfungsi dengan baik
2. Ingatan terhadap hal-hal di masa muda lebih baik daripada hal-hal yang baru saja terjadi
3. Sering adanya disorientasi terhadap waktu, tempat dan orang
4. Sulit menerima ide-ide baru

MASALAH FISIK SEHARI-HARI YANG SERING DITEMUKAN PADA LANSIA


1. Mudah jatuh
a. Jatuh merupakan suatu kejadian yang dilaporkan penderita atau saksi mata yang melihat
kejadian, yang mengakibatkan seseorang mendadak terbaring/terduduk di lantai atau
tempat yang lebih rendah dengan atau tanpa kehilangan kesadaran atau luka (Ruben,
1996).
b. Jatuh dipengaruhi oleh berbagai faktor, diantaranya faktor intrinsik: gangguan gaya
berjalan, kelemahan otot ekstremitas bawah, kekuatan sendi dan sinkope-dizziness;
faktor ekstrinsik: lantai yang licin dan tidak rata, tersandung oleh benda-benda,
penglihatan kurang karena cahaya yang kurang terang dan sebagainya.
2. Mudah lelah, disebabkan oleh :
Faktor psikologis: perasaan bosan, keletihan, depresi
Gangguan organis: anemia, kurang vitamin, osteomalasia, dll
Pengaruh obat: sedasi, hipnotik
3. Kekacauan mental karena keracunan, demam tinggi, alkohol, penyakit metabolisme,
dehidrasi, dsb
4. Nyeri dada karena PJK, aneurisme aorta, perikarditis, emboli paru, dsb
5. Sesak nafas pada waktu melakukan aktifitas fisik karena kelemahan jantung, gangguan
sistem respiratorius, overweight, anemia
6. Palpitasi karena gangguan irama jantung, penyakit kronis, psikologis

11
7. Pembengkakan kaki bagian bawah karena edema gravitasi, gagal jantung, kurang vitamin
B1, penyakit hati, penyakit ginjal, kelumpuhan, dsb
8. Nyeri pinggang atau punggung karena osteomalasia, osteoporosis, osteoartritis, batu
ginjal, dsb.
9. Nyeri sendi pinggul karena artritis, osteoporosis, fraktur/dislokasi, saraf terjepit
10.Berat badan menurun karena nafsu makan menurun, gangguan saluran cerna, faktor sosio-
ekonomi
11.Sukar menahan BAK karena obat-obatan, radang kandung kemih, saluran kemih, kelainan
syaraf, faktor psikologis
12.Sukar menahan BAB karena obat-obatan, diare, kelainan usus besar, kelainan rektum
13.Gangguan ketajaman penglihatan karena presbiopi, refleksi lensa berkurang, katarak,
glaukoma, infeksi mata
14.Gangguan pendengaran karena otosklerosis, ketulian menyebabkan kekacauan mental
15.Gangguan tidur karena lingkungan kurang tenang, organik dan psikogenik (depresi,
irritabilitas)
16.Keluhan pusing-pusing karena migren, glaukoma, sinusitis, sakit gigi, dsb
17. Keluhan perasaan dingin dan kesemutan anggota badan karena ggn sirkulasi darah lokal,
gangguan syaraf umum dan lokal
18. Mudah gatal-gatal karena kulit kering, eksema kulit, DM, gagal ginjal, hepatitis kronis,
alergi

KARAKTERISTIK PENYAKIT LANSIA DI INDONESIA


1. Penyakit persendian dan tulang, misalnya rheumatik, osteoporosis, osteoartritis
2. Penyakit Kardiovaskuler. Misalnya: hipertensi, kholesterolemia, angina, cardiac attack,
stroke, trigliserida tinggi, anemia, PJK
3. Penyakit Pencernaan yaitu gastritis, ulcus pepticum
4. Penyakit Urogenital. Seperti Infeksi Saluran Kemih (ISK), Gagal Ginjal Akut/Kronis,
Benigna Prostat Hiperplasia
5. Penyakit Metabolik/endokrin. Misalnya; Diabetes mellitus, obesitas
6. Penyakit Pernafasan. Misalnya asma, TB paru
7. Penyakit Keganasan, misalnya; carsinoma/ kanker
8. Penyakit lainnya. Antara lain; senilis/pikun/dimensia, alzeimer, parkinson, dsb

12
MASALAH KESEHATAN KRONIS
Keluhan Kesehatan atau Gejala yang
Selalu Sering Jarang T.Pernah
No dirasakan klien dalam waktu 3 bulan
(3) (2) (1) (0)
terakhir berkaitan dengan fungsi-fungsi
Fungsi penglihatan
1. Penglihatan kabur
A
2. Mata berair
3. Nyeri pada mata
Fungsi pendengaran
B 4. Pendengaran berkurang
5. Telinga berdenging
Fungsi paru (pernapasan)
6. Batuk lama disertai keringat malam
C
7. Sesak napas
8. Berdahak atau sputum
Fungsi jantung
9. Jantung berdebar-debar
D
10.Cepat lelah
11. Nyeri dada
Fungsi pencernaan
12.Mual/muntah
13.Nyeri ulu hati
E
14.Makan dan minum banyak (berlebihan)
15.Perubahan kebiasaan buang air besar
(mencret atau sembelit)
Fungsi pendengaran
16.Nyeri kaki saat berjalan
F
17.Nyeri pinggang atau tulang belakang
18.Nyeri persendian/bengkak
Fungsi persyarafan
19.Lumpuh/kelemahan pada kaki atau
tangan
G
20.Kehilangan rasa
21.Gemetar/tremor
22.Nyeri/pegal pada daerah tengkuk
Fungsi saluran perkemihan
23.Buang air kecil banyak
H 24.Sering buang air kecil pada malam hari
25.Tidak mampu mengontrol pengeluaran
air kemih (ngompol)
Jumlah
Analisis hasil
Skor < 25 : tidak ada masalah kesehatan kronis s.d masalah kesehatan kronis ringan
Skor 26-50 : masalah kesehatan kronis sedang
Skor > 51 : masalah kesehatan kronis berat

13
INSTRUMEN GDRS

Cara pemeriksaan usila dengan menggunakan instrumen GDRS adalah :


GDRS berisi 15 item pertanyaan mengenai hal-hal yang dirasakan usila dalam 1
minggu terakhir. Dari jawaban pertanyaan tersebut dapat dikategorikan bahwa usila
dengan emosi normal nilai 0-4, depresi ringan nilai 5-8, depresi sedang 9-11, depresi
berat 12-15.

GERIATRIC DEPRESSION RATING SCALE


Pilihlah jawaban terbaik (beri tanda ) tentang apa yang Anda rasakan 1 minggu terakhir:

No Pertanyaan Ya Tidak Skor


1. Apakah Anda merasa puas terhadap kehidupan Anda selama ini?
2. Apakah Anda sudah tidak melakukan kegiatan dan hobi Anda?
3. Apakah Anda merasa hidup Anda hampa/ kosong?
4. Apakah Anda sering merasa bosan?
5. Apakah Anda bersemangat menjalani kehidupan saat ini dan ke
depan?
6. Apakah Anda terganggu dengan pikiran-pikiran yang tidak dapat
Anda singkirkan?
7. Apakah Anda merasa bahagia menjalani kehidupan Anda?
8. Apakah Anda merasa sering tidak berdaya?
9. Apakah Anda lebih nyaman di rumah atau lebih suka jalan-jalan
keluar atau berbuat sesuatu yang baru?
10. Apakah Anda sering lupa?
11. Apakah Anda merasa hidup ini indah?
12. Apakah saat ini Anda merasa tidak berguna?
13. Apakah Anda masih mempunyai kekuatan untuk melakukan
kegiatan sehari-hari?
14. Apakah Anda merasa tidak mempunyai harapan masa depan?
15. Apakah Anda merasa banyak orang lebih baik dari Anda?

1 point diberikan untuk jawaban:


1. Tidak 6. Ya 11. Tidak
2. Ya 7. Tidak 12. Ya
3. Ya 8. Ya 13. Tidak
4. Ya 9. Tidak 14. Ya
5. Tidak 10. Ya 15. Ya

TOTAL GDRS: ............


Skor maksimum GDRS = 15

PENILAIAN
Total Skor Tingkat Depresi
0 - 4 normal, tergantung pada umur, pendidikan dan keluhan
5 - 8 Ringan
8 - 11 Sedang
12 - 15 Berat

14
MODIFIKASI STATUS PSIKOLOGIS
(SKALA DEPRESI GERIATRIK YESAVAGE, 1983)
No Apakah bapak/ibu dalam satu minggu terakhir YA TIDAK
1 Merasa puas dengan kehidupan yang dijalani 1
2 Banyak meninggalkan kesenangan/minat dan aktivitas anda ? 1
3 Merasa bahwa kehidupan anda hampa ? 0
4 Sering merasa bosan ?
5 Penuh pengharapan akan masa depan ?
6 Mempunyai semangat yang baik setiap waktu ?
7 Diganggu oleh pikiran-pikiran yang tidak dapat diungkapkan ?
8 Merasa bahagia disebagian besar waktu ?
9 Merasa takut sesuatu akan terjadi pada anda ?
10 Sering kali merasa tidak berdaya ?
11 Sering merasa gelisah dan gugup ?
Memilih tinggal dirumah daripada pergi melakukan sesuatu yang
12
bermanfaat ?
13 Sering kali merasa khawatir akan masa depan ?
Merasa mempunyai lebih banyak masalah dengan daya ingat
14
dibandingkan orang lain ?
15 Berpikir bahwa hidup ini sangat menyenangkan sekarang ?
16 Sering kali merasa merana ?
17 Merasa kurang bahagia ?
18 Sangat khawatir terhadap masa lalu ?
19 Merasa bahwa hidup ini sangat menggairahkan ?
20 Merasa berat untuk memulai sesuatu hal yang baru ?
21 Merasa dalam keadaan penuh semangat ?
22 Berpikir bahwa keadaan anda tidak ada harapan ?
23 Berpikir bahwa banyak orang yang lebih baik daripada anda ?
24 Kesal dengan hal yang sepele ?
25 Sering kali merasa ingin menangis ?
26 Merasa sulit untuk berkonsentrasi ?
27 Menikmati tidur ?
28 Memilih menghindari dari perkumpulan sosial ?
29 Mudah mengambil keputusan ?
30 Mempunyai pikiran yang jernih ?
JUMLAH ITEM YANG TERGANGGU

Analisa Hasil
Tergantung Nilai 1
Normal Nilai 0
Nilai 6-15 : Depresi ringan sampai sedang
Nilai 16-30 : Depresi berat
Nilai 0-5 : Normal

15
STATUS SOSIAL
INSTRUMEN APGAR KELUARGA/LANSIA

Status social lansia dapat diukur dengan menggunakan APGAR Keluarga/Lansia.


Penilaian dengan APGAR adalah Jika pertanyaan yang dijawab dengan kata :
Selalu : Poin 2
Kadang-Kadang : Poin 1
Hampir tidak pernah : Poin 0

APGAR
No Fungsi Uraian Skor/Poin
1 Adaptasi Saya Puas bahwa saya dapat kembali pada keluarga
(teman-teman) saya untuk membantu pada saat saya
sedang mengalami kesusahan
2 Hubungan Saya puas dengan cara keluarga (teman-teman) saya
membicarakan sesuatu dengan saya dan
mengungkapkan masalah dengan saya
3 Pertumbuhan Saya puas bahwa keluarga (teman-teman) saya
menetima dan mendukung keinginan saya untuk
melakukan aktivitas atau kegiatan baru
4 Afeksi Saya puas dengan cara keluarga (teman-teman) saya
mengekspresikan afek dan berespon terhadap emosi
saya seperti marah, sedih atau mencintai
5 Pemecahan Saya puas dengan cara keluarga (teman-teman) saya
menyediakan waktu bersama

16
REFERENSI

Kementerian Kesehatan, Pusat Pemeliharaan, Peningkatan dan Penanggulangan


Inteligensia Kesehatan, 2010, Petunjuk Teknis Penanggulangan Masalah Inteligensia
Pada Usia Lanjut, Jakarta.
Kementerian Kesehatan, Pusat Inteligensia Kesehatan, 2011. Deteksi Dan Tatalaksana
Gangguan Kognitif Akibat Degeneratif. Jakarta

17