Anda di halaman 1dari 7

Follow: RSS Twitter

dianaprilianikarunia Just another WordPress.com site

Home About Uncategorized

pengertian NPV, IRR, dan PBP Recent Posts


December 18, 2011
pengertian NPV, IRR, dan PBP
Analisis Kriteria Investasi (Studi Kelayakan Bisnis) Agrotechnopreneur Indonesia
Hello world!
Studi kelayakan bisnis sangat perlu dilakukan jika mendirikan suatu bisnis atau
usaha. Studi kelayakan bisnis sering disebut juga sebagai feasible study. Studi ini
merupakan salah satu pertimbangan dalam pengambilan keputusan, apakah Categories
menerima/menolak suatu gagasan usaha yang direncanakan. Suatu usaha yang
diusulkan/direncanakan dikatakan layak jika dalam pelaksanaannya dapat Uncategorized
memberikan manfaat finansial maupun sosial.

Dalam analisis ini, tentunya memerlukan beberapa indikator, diantaranya adalah NPV, Archives
IRR, dan Payback Period.
December 2011
1. NPV September 2011
NPV (net present value) merupakan nilai dari proyek yang bersangkutan yang
diperoleh berdasarkan selisih antara cash flow yang dihasilkan terhadap investasi
yang dikeluarkan. NPV > 0 (nol) usaha/proyek layak (feasible) untuk dilaksanakan.
NPV < 0 (nol) usaha/proyek tidak layak (feasible) untuk dilaksanakan. NPV = 0
(nol) usaha/proyek berada dalam keadaan BEP dimana TR=TC dalam bentuk
present value. Untuk menghitung NPV diperlukan data tentang perkiraan biaya

open in browser PRO version Are you a developer? Try out the HTML to PDF API pdfcrowd.com
investasi, biaya operasi, dan pemeliharaan serta perkiraan benefit dari proyek yang
direncanakan. Contoh :

Pimpinan perusahaan akan mengganti mesin lama dengan mesin baru karena mesin
lama tidak ekonomis lagi, baik secara teknis maupun ekonomis. Untuk mengganti
mesin lama dibutuhkan dana investasi sebesar Rp 75.000.000,-. Mesin baru
mempunyai umur ekonomis selama 5 tahun dengan salvage value berdasarkan
pengalaman pada akhir tahun kelima sebesar Rp.15.000.000,-. Berdasarkan
pengalaman pengusaha, cash in flows setiap tahun diperkirakan sebesar Rp
20.000.000,- dengan biaya modal 18% per tahun. Apakah penggantian mesin ini
layak untuk dilakukan apabila dilihat dari PV dan NPV?

Dalam perhitungan NPV, dapat dilakukan dengan menggunakan rumus dan


menggunakan cash flow diagram.

Cara 1 :

PV = 16.949.153 + 14.363.689 + 12.172.617 + 10.315.778 + 8.742.184 + 6.556.638

= 69.100.059

NPV = PV OO = 69.100.059 75.000.000 = 5.899.941

Cara 2 :

open in browser PRO version Are you a developer? Try out the HTML to PDF API pdfcrowd.com
P = -75 + 20 (P/A,18%,5) + 15 (P/F,18%,5)

= -75 + 62,544 + 6,5565

= -5,8995 juta

NPV yang diperoleh bernilai negatif, maka pembelian mesin tidak feasible.

2. PV (Present Value)

PV (present value) merupakan nilai sejumlah uang sekarang yang merupakan


ekivalensi dari sejumlah cash flow tertentu pada periode tertentu dengan tingkat suku
bunga tertentu. Fungsi ini berguna untuk menghitung nilai sekarang (present value)
dari suatu deret angsuran seragam di masa yang akan datang dan suatu jumlah
tunggal yang telah disama-ratakan pada akhir periode pada suatu tingkat bunga.
Perbedaan utama antara fungsi PV dan NPV adalah: PV bisa digunakan pada awal
atau akhir periode dari suatu aliran kas, PV mengharuskan semua nilai sama,
sedangkan NPV nilai-nilai bisa bervariasi.

3. IRR

IRR (internal rate of return) merupakan tingkat diskon rate yang menghasilkan NPV
sama dengan nol. Jika hasil perhitungan IRR lebih besar dari discount factor, maka

open in browser PRO version Are you a developer? Try out the HTML to PDF API pdfcrowd.com
dapat dikatakan investasi yang akan dilakukan layak untuk dilakukan. Jika sama
dengan discount factor, dikatakan investasi yang ditanamkan akan balik modal,
sedangkan jika IRR lebih kecil dari discount factor maka investasi yang ditanamkan
tidak layak.

Contoh : soal sama dengan contoh NPV

DF 18%

P = P + A (P/A,i,n) + F (P/F, i, n)

P = -75.000.000 + 20.000.000 (P/A, 18%, 5) + 15.000.000 (P/F, 18%, 5)

P = -75.000.000 +62.544.000 + 6.556.500

P = -5.899.500

DF 14%

PV= 20.000.000 / (1 +0,14) + 20.000.000/(1 + 0,14)2 + 20.000.000/ (1 + 0,14)3+


..+ 20.000.000/(1 + 0,14)5 + 15.000.000/(1 + 0,14)5

PV = 1.754.3859 + 15.389.350 + 13.499.430 +11.841.605+10.387.373+7.790.529

PV = 76.452.146

NPV = 76.452.146 75.000.000 = 1. 452.146

DF 24%

PV = 20.000.000/(1 +0,24) + 20.000.000/(1 + 0,24)2 + 20.000.000/(1 + 0,24)3 + ..


+ 20.000.000/(1 + 0,24)5+ 15.000.000/(1 + 0,24)5

PV = 16.129.032 + 13.007.284 + 10.489.745 + 8.459.471 + 6.822.154 +5.116.616

PV = 60.024.302

open in browser PRO version Are you a developer? Try out the HTML to PDF API pdfcrowd.com
NPV = 60.024.302 75.000.000

NPV = 14.975.698

Sehingga dapat diambil kesimpulan, semakin besar DF, gagasan usaha tidak layak.

4. SOCC

SOCC (Social Opportunity Cost of Capital) merupakan discount factor yang biasanya
digunakan sebagai acuan dalam perhitungan IRR, untuk menentukan layak tidaknya
gagasan usaha yang diajukan. SOCC berhubungan erat dengan IRR, yaitu jika IRR >
SOCC usaha dikatakan layak, jika IRR = SOCC maka usaha mencapai BEP, dan jika
IRR < SOCC maka usaha dikatakan tidak layak.

About these ads

open in browser PRO version Are you a developer? Try out the HTML to PDF API pdfcrowd.com
Share this:

Twitter Facebook 6

Loading...

From Uncategorized

Leave a Comment

Leave a Reply

Enter your comment here...

Agrotechnopreneur Indonesia

open in browser PRO version Are you a developer? Try out the HTML to PDF API pdfcrowd.com
Blog at WordPress.com.
Follow

open in browser PRO version Are you a developer? Try out the HTML to PDF API pdfcrowd.com