Anda di halaman 1dari 10

I.

PENDAHULUAN
Utang jangka panjang memerlukan modal yang besar untuk mendanai

pertumbuhannya. Dalam beberapa kasus, cara yang paling efektif untuk memperoleh

modal adalah melalui penerbitan utang jangka panjang. Utang jangka panjang

digunakan untuk menentukan utang yang pelunasannya akan dilakukan dalam waktu

lebih dari satu tahun atau akan dilunasi dari sumber-sumber yang bukan dari sumber

aktiva lancar. Utang jangka panjang juga sering disebut sebagai debt-financing,

artinya kegiatan pendanaan yang dilakukan dengan cara meminjam atau berhutang.

Dan akan dilunasi dari sumber-sumber yang bukan dari kelompok aktiva lancar,

seperti peralatan, gedung, tanah, investasi saham atau investasi obligasi jangka

panjang, dan sebagainnya.


Utang jangka panjang ini dibagi menjadi 2 jenis, yaitu hutang hipotik dan

obligasi. Dari jenis-jenis tersebut memiliki pengertian, pemahaman dan cara

mengerjakan yang berbeda satu sama lain. Di dalam utang jangka panjang termasuk

utang obligasi, utang wesel jangka panjang, utang hipotik, uang muka dari perusahaan

afiliasi, utang kredit bank jangka panjang dan lain-lain. Utang jangka panjang

biasanya timbul karena adanya kebutuhan dana untuk pembelian tambahan aktiva

tetap, menaikkan jumlah modal kerja permanen, membeli perusahaan lain atau

mungkin juga untuk melunasi utang-utang yang lain.

II. PEMBAHASAN
1. Pengertian Utang Jangka Panjang
Secara umum, utang jangka panjang adalah utang perusahaan kepada

pihak ketiga yang harus dilunasi dalam waktu lebih dari satu tahun. Terdapat

perbedaan yang cukup jelas dengan utang jangka pendek mengenai waktu

pelunasan atau jatuh temponya. Utang jangka pendek jatuh temponya kurang

dari satu tahun, sedangkan hutang jangka panjang jatuh temponya lebih dari

1
satu tahun. Berikut beberapa pengertian utang jangka panjang menurut para

ahli, diantaranya :
a. Utang jangka panjang menurut Kieso (2002 : 242) terdiri dari

pengorbanan manfaat ekonomi yang sangat mungkin di masa depan

akibat kewajiban sekarang yang tidak dibayarkan dalam satu tahun

atau siklus operasi perusahaaan, mana yang lebih lama.


b. Pengertian utang jangka panjang menurut Dyckman, et al. (2000 :

218)adalah kewajiban dengan jangka waktu yang melebihi satu tahun

dari tanggalneraca atau siklus operasi, mana yang lebih lama.


c. Zaki Baridwan (2000 : 365) mengatakan utang jangka panjang adalah

utang jangka panjang digunakan untuk menunjukkan utang-utang

yang pelunasannya akan dilakukan dalam waktu lebih dari satu tahun

atau akan dilunasi dari sumber-sumber yang bukan dari kelompok

aktiva lancar.
d. Pendapat Gunadi (2005 : 83) tentang utang jangka panjang adalah

kewajiban jangka panjang merupakan utang yang tidak akan jatuh

tempo dalam waktu satutahun atau yang pengeluarannya tidak

menggunakan sumber aktiva lancar.

Berdasarkan definisi dan penjelasan para ahli di atas, maka dapat

disimpulkan utang jangka panjang adalah utang yang diharapkan akan dibayar

dalam jangka waktu lebih dari satu tahun atau lebih dari satu siklus operasi

normal perusahaan (mana yang lebih panjang), dan dengan menggunakan

aktiva tidak lancar yang ada atau dengan menimbulkan kewajiban jangka

panjang lainnya atau dengan mengalihkan menjadi modal saham.

2. Akuntansi Obligasi Metode Garis Lurus


Metode garis lurus adalah pengalokasian jumlah yang sama dari disagio

obligasi ke biaya bunga dalam setiap periode.

2
Agio obligasi

Amortisasi agio obligasi / bulan =

Umur obligasi dalam bulan

Amortisasi agio obligasi tahun =

umur obligasi dalam bulan x amortisasi agio obligasi/ bulan

Jurnal tanggal 31 Desember xxxx

Agio obligasi xxx -

Biaya bunga obligasi - xxx

Disagio obligasi

Amortisasi disagio obligasi / bulan =

Umur obligasi dalam bulan

Amortisasi disagio obligasi tahun =

umur obligasi dalam bulan x amortisasi disagio obligasi / bulan

Jurnal tanggal 31 Desember xxxx

Biaya bunga obligasi xxx -

Disagio obligasi - xxx

PT A tanggal 1 Maret 2009 mengeluarkan obligasi sebanyak 100.000 lembar

dengan nilai nominal Rp.1.000/lembar, bunga sebesar 12 %/tahun dibayar

setiap tanggal 1 Januari dan 1 Juli. Obligasi tersebut jatuh tempo tanggal 1

Januari 2013.Harga jual obligasi sebesar Rp.99.540.000.

Diminta:

1. Hitunglah amortisasi disagio obligasi / bulan.

2. Hitunglah amortisasi disagio obligasi tahun 2009.

3. Susunlah tabel amortisasi disagio obligasi metode garis lurus.

3
Jawab :

1. Umur obligasi:

Tahun 2009 : 10 bulan

Tahun2010 : 12 bulan

Tahun 2011 : 12 bulan

Tahun 2012 : 12 bulan +

46 bulan

(Rp1.000x100.000)-Rp.99540.000

Amortisasi disagio obligasi / bulan =

46

= Rp.10.000

2. Amortisasi disagio obligasi tahun 2009: 10 x Rp.10.000=Rp.100.000

3. Tabel amortisasi disagio obligasi metode garis lurus (dalam Rp)

Th. Pemb Bunga yang Amortisasi Bunga Disagio Nilai buku


a- dibayar Disagio Efektif Obligasi obligasi
yaran (3)=6% x
Bunga Nom obl
(1) ke (4) (5)=(3)+(4) (6)=(6)-(4) (7)=(7)+(4)
(2)
1/3-09 - - - - 460.000 99.540.000
1/7-09 1 4.000.000* 40.000 4.040.000 420.000 99.580.000
1/1-10 2 6.000.000 60.000 6.060.000 360.000 99.640.000
1/7-10 3 6.000.000 60.000 6.060.000 300.000 99.700.000
1/1-11 4 6.000.000 60.000 6.060.000 240.000 99.760.000
1/7-11 5
1/1-12 6
1/7-12 7
1/1-13 8 100.000.000
*6 % x 100.000 x Rp.1.000 x 4/6 atau 12 % x 100.000 x Rp.1.000 x 4/12

Misalnya harga jual obligasi Rp.100.460.000

4. Tabel amortisasi agio obligasi metode garis lurus (dalam Rp)

Th. Pemba- Bunga Amortisasi Bunga Agio Nilai buku


yaran yang agio Efektif Obligasi obligasi

4
Bunga dibayar
ke (3)=6% x
(1) (2) Nom obl (4) (5)=(3)-(4) (6)=(6)+(4) (7)=(7)-(4)
1/3-0 - - - - 460.000 100.460.000
9
1/7-0 1 4.000.000 40.000 3.960.000 420.000 100.420.000
9
1/1-1 2 6.000.000 60.000 5.940.000 360.000 100.360.000
0
1/7-1 3 6.000.000
0

3. Akuntansi Obligasi Metode Bunga Efektif

Metode bunga efektif adalah pengalokasian disagio obligasi yang

dihitung dengan cara carring value dari obligasi pada awal periode dengan

tingkat bunga efektif. Prosedur yang lebih disukai untuk amortisasi diskonto

atau premi adalah metode bunga efektif atau amortisasi nilai sekarang. Dalam

metode bunga efektif:

1. Beban bunga obligasi dihitung pertama kali dengan mengalikan nilai

tercatat (nilai buku) obligasi pada awal periode dengan suku bunga efektif
2. Amortisasi diskonto atau premi obligasi kemudian ditentukan dengan

membandingkan beban bunga obligasi terhadap bunga yang dibayarkan.

Metode bunga efektif menghasilkan beban bunga periodik yang sama

dengan persentase konstan dari nilai tercatat obligasi itu. Metode bunga efektif

dan metode garis lurus keduanya menghasilkan jumlah total beban bunga yang

sama selama jangka waktu obligasi. Akan tetapi, apabila jumlah tahunan

berbeda secara material, maka metode bunga efektif disyaratkan menurut

prinsip-prinsip akuntansi yang diterima umum.

Obligasi Diterbitkan pada Diskonto

Berikut ini contoh untuk amortisasi diskonto:

5
Evans corporation menerbitkan obligasi 8% senilai $100.000 pada tanggal 1

Januari 2001 jatuh tempo 1 januari 2006, bunga dibayarkan setiap tanggal 1

Juli dan 1 Januari. Investor menuntut suku bunga efektif sebesar 10%, dengan

membayar $92.278 untuk obligasi senilai $100.000. Skedul amortisasi 5

tahunnya adalah:

Ayat jurnal pada 1 Januari 2001:

Kas 92.278

Diskonto atas hutang obligasi 7.722

Hutang obligasi 100.000

Ayat jurnal untuk pembayaran bunga pertama:

Beban bunga obligasi 4.614

Diskonto atas hutang obligasi 614

Kas 4.000

Ayat jurnal untuk mencatat beban bunga akrual, 31 Desember 2001:

Beban bunga obligasi 4.645

Hutang bunga obligasi 4.000

6
Dikonto atas hutang obligasi 645

Obligasi Diterbitkan pada Premi

Jika investor ingin menerima suku bunga 6% atas terbitan obligasi , maka

mereka akan membayar $108.530 atau premi sebesar $8.530. Skedul

Amortisasinya adalah:

Ayat jurnal untuk mencatat penerbitan pada 1 Januari 2001:

Kas 108.530

Premi atas Hutang Obligasi 8.530

Hutang Obligasi 100.000

Ayat Jurnal untuk mencatat pembayaran bunga pertama:

Beban bunga obligasi 3.256

Premi atas Hutang obligasi 744

Kas 4.000

Diskonto atau premi harus diamortisasi terhadap beban bunga selama umur

7
obligasi sedemikian rupa sehingga menghasilkan suku bunga yang konstan

pada nilai tercatat hutang yang beredar pada awal periode tertentu.

Mengakrualkan Bunga

Sebagai Contoh:

Hio Corporation menjual obligasi dengan premi, kedua tanggal pembayaran

bunga bersamaan dengan tanggal laporan keuangan. JIka Hio corporation

ingin melaporkan laporan keuangan pada akhir Februari 2001, maka premi

akan diproratakan. Untuk mendapatkan bunga yang tepat, Perhitungannya

adalah:

Ayat jurnalnya:

Beban bunga obligasi 1.085,33

Premi atas hutang obligasi 248,00

Hutang Bunga obligasi 1.333,33

Jika perusahaan menyusun laporan keuangan 6 bulan kemudian maka premi

akan diamortisasi sebagai berikut:

Klasifikasi Diskonto dan Premi

Diskonto obligasi berarti perusahaan meminjam lebih kecil dari nilai

nominal dan karenanya menghadapi suku bunga actual yang lebih tinggi

8
daripada suku bunga ditetapkan (nominal). Diskonto hutang obligasi

merupakan akun penilaian kewajiban yaitu pengurangan dari jumlah nominal

atau jatuh tempo kewajiban yang berhubungan, yang disebut akun kontra.

Premi hutang obligasi merupakan akun penilaian kewajiban yakni

penambahan pada jumlah nominal atau jatuh tempo kewajiban yang

berhubungan, yang disebut sebagai akun ajun (akun pengimbang) yang

berakibat profesi mensyaratkan agar diskonto obligasi dan premi obligasi

dilaporkan sebagai pengurangan langsung dari atau penambahan pada jumlah

nominal obligasi.

4. Penyajian Utang Jangka Panjang


Penyajian Utang Jangka Panjang :
Perusahaan yang mempunyai banyak terbitan utang jangka panjang

dalam jumlah besar seringkali hanya melaporkan satu jumlah dalam neraca

dan mendukungnya dengan komentar serta skedul dalam catatan yang

menyertainya. Setiap aktiva yang digadaikan sebagai jaminan atas utang itu

harus ditunjukkan dalam kelompok aktiva di neraca. Utang jangka panjang

yang jatuh tempo dalam satu tahun harus dilaporkan sebagai kewajiban lancar,

kecuali jika penarikan itu dipenuhi dengan aktiva selain aktiva lancar. Jika

utang itu akan di danai kembali, dikonversi menjadi saham, atau ditarik dari

dana pelunasan obligasi, maka hal itu harus dilaporkan sebagai pos tidak

lancar dan disertai dengan catatan penjelasan mengenai metode yang

digunakan dalam likuidasinya. Pengungkapan juga diperlukan pada

pembayaran masa depan untuk kebutuhan dana pelunasan dan jumlah jatuh

tempo utang jangka panjang selama 5 tahun ke depan.


Analisis Utang Jangka Panjang :

9
Rasio utang terhadap total aktiva dan berapa kali bunga dihasilkan

adalah dua rasio yang memberikan informasi tentang kemampuan membayar

utang dan solvensi jangka panjang perusahaan.

III. SIMPULAN
Utang jangka panjang adalah utang yang diharapkan akan dibayar dalam

jangka waktu lebih dari satu tahun atau lebih dari satu siklus operasi normal

perusahaan (mana yang lebih panjang), dan dengan menggunakan aktiva tidak lancar

yang ada atau dengan menimbulkan kewajiban jangka panjang lainnya atau dengan

mengalihkan menjadi modal saham. Metode garis lurus adalah pengalokasian jumlah

yang sama dari disagio obligasi ke biaya bunga dalam setiap periode. Metode bunga

efektif adalah pengalokasian disagio obligasi yang dihitung dengan cara carring value

dari obligasi pada awal periode dengan tingkat bunga efektif. Metode bunga efektif

menghasilkan beban bunga periodik yang sama dengan persentase konstan dari nilai

tercatat obligasi itu. Perusahaan yang mempunyai banyak terbitan utang jangka

panjang dalam jumlah besar seringkali hanya melaporkan satu jumlah dalam neraca

dan mendukungnya dengan komentar serta skedul dalam catatan yang menyertainya.

DAFTAR PUSTAKA

Weygant, Jerry J., Donald E Kieso dan Walter G Kell.2008.Akuntansi Intermediate Jilid

II.Jakarta : Erlangga.

http://documents.tips/documents/metode-bunga-efektif-566b28794ac2c.html (diakses pada

tanggal 4 Oktober 2016)

http://mahasiswasebi.blogspot.co.id/2013/03/hutang-jangka-panjang.html (diakses pada

tanggal 4 Oktober 2016)

10