Anda di halaman 1dari 7

SEMINAR NASIONAL IX

SDM TEKNOLOGI NUKLIR


YOGYAKARTA, 31 OKTOBER 2013
ISSN 1978-0176

PERANCANGAN SISTEM AKUISISI DATA UNIT PELARUTAN


ZOH (ZIRCON HYDROXIDE) MENJADI LARUTAN ZOC
(ZIRCONIUM OXYCHLORIDE)

Moch. Rosyid danTunjung Indrati Y


Pusat Teknologi Akselerator dan Proses Bahan -BATAN
Jalan Babarsari PO BOX 6101, Yogyakarta 55282
Email untuk korespondensi: m_rosyid@batan.go.id , tunjung_indrati@yahoo.co.id

ABSTRAK
PERANCANGAN SISTEM AKUISISI DATA UNIT PELARUTAN ZOH MENJADI LARUTAN
ZOC. Telah dilakukan perancangan sistem akuisisi data unit pembuat Pelarutan ZOH . Perancangan
dilakukan sebagai tindak lanjut dari Rancang Bangun Reaktor Alir Tangki Berpengaduk (RATB) pelarutan
ZOH yang dilengkapi dengan sistem akuisisi data. Hasil rancangan adalah sistem yang bekerja berdasarkan
tetapan atau parameter yang telah diperhitungkan sebelumnya. Metoda perancangannya dimulai dengan
memahami diskripsi proses pelarutan ZOH secara sinambung, mengidentifikasi parameter yang akan
diamati, menentukan aktuator yang dipakai dan menentukan sensor yang akan digunakan. Langkah
selanjutnya adalah membuat rangkaian sistem kendali, sistem komunikasi dan rancangan akuisisi data.
Hasil rancangan berupa pendeteksian cadangan HCl 6 N dari tangki pengumpan, pendeteksian aliran
ZOH dari Clarifier, pengendalian pompa HCl 6 N, akuisisi data laju alir slurry ZOH dan larutan HCL 6
N, suhu di dalam RATB, pH di dalam RATB dan laju alir larutan ZOH yang dihasilkan. Pengendalian
dilakukan menggunakan PLC berdasarkan pemonitoran parameter memerlukan alat ukur/transduser atau
sensor tertentu. Hasil akuisisi data berupa tampilan parameter aliran slurry ZOH, laju alir HCl 6 N,suhu
dan ph di dalam RATB, rpm pengaduk dan parameter laju larutan ZOC yang dihasilkan - pada layar
monitor sesuai dengan yang direncanakan. Program akuisisi data dibuat menggunanan Visual Basic versi
6.0.

Kata kunci: Akuisisi data, pengendalian proses

ABSTRACT
DATA ACQUISITION SYSTEM DESIGN OF ZOH DISSOLUTION UNIT TO BE A ZOC
SOLUTION. A data acquisition system design of ZOH dissolution unit to make ZOC solution has performed.
Design is done as a follow-up of the design stirred flow tank reactor ( RATB ), ZOH dissolution equipped
with a data acquisition system . The design of the system is going to work based on constants or parameters
that have been previously calculated. Its design method starts with understanding the description ZOH
continuous leaching process, identify the parameters to be observed, which is used to determine actuator and
sensor determines to be used. The next steps are create a series of control systems, communication systems
and the design of data acquisition. The result of design are 6 N HCL backup detection of feeder tank, flow
detection ZOH from Clarifier, 6 N HCl pump control, determination data acquisition ZOH and a slurry flow
rate of 6 N HCl solution, the temperature inside RATB, RATB and pH in the solution flow rate ZOH
generated. Control is done using PLC based monitoring parameters require gauge / transducer or a
particular sensor. The result of data acquisition is the form of display of slurry flow ZOH parameters, 6 N
HCL flow rate, temperature and pH in the RATB, rpm stirrer and parameter of ZOC solution rate have been
resulted - on the monitor screen appropriate by planned . Data acquisition program was made using Visual
Basic version 6.0.
Keywords: Data acquition, process controlling.

Moch. Rosyid, dkk 66 STTN-BATAN


SEMINAR NASIONAL IX
SDM TEKNOLOGI NUKLIR
YOGYAKARTA, 31 OKTOBER 2013
ISSN 1978-0176
sampai reaktor terisi 80 % volume. Suhu dan pH
PENDAHULUAN akan bergerak sampai mencapai setting point yaitu
pH 4 dan suhu 80oC. Waktu tinggal larutan dalam
Proses pengolahan pasir Zr menjadi zirconia reaktor R-02 diperkirakan 1 jam. Larutan ZOC
dengan kemurnian 99,5 % mempunyai tahapan yang dihasilkan akan dialirkan ke dalam tangki
peleburan menggunakan NaOH pada suhu 650 oC penampung dengan produk 5 liter/jam.
900 oC, pelindihan air hasil leburan pada suhu
80 oC, penyaringan untuk memisahkan NaOH sisa S-4
L

dan Na2SiO3 dari Na2ZrO3, pengeringan Na2ZrO3,


pelindihan menggunakan air , pelindihan
HCL
menggunakan HCl pada suhu 90oC, pembentukan Pengaduk
ZBS (Zirconium Based Sulfat) menggunakan Dari T-4
H2SO4 dan NH4OH, pembuatan ZOH (Zirconium Clarifier
Hydroxide) dari ZBS pada suhu 90oC dan pH 10, Flow meter
pelarutan slurry ZOH menggunakan HCl suhu 7
F
sekitar 90oC, evapurasi, kristalisasi ZOC, P-2
pencucian ZOC, pengeringan ZOC, dan kalsinasi 6
S-5 termometer P-3
ZOC menjadi zirconia. Tahapan proses di atas pH meter
dilakukan menggunakan perangkat laboratorium P
T

berupa beaker glass dan prosesnya secara catu Sumber I-7


[1,2,3] tegangan
.
Pengembangan perangkat proses selanjutnya R-2
adalah suatu perangkat yang dapat dioperasikan
secara sinambung (continue) dan bersistem
akuisisi. Adanya perangkat tersebut maka proses
lebih efektif, data secara online dapat terekam
Heater
sehingga perubahan dinamika dalam suatu proses
dapat dipelajari. Pada penelitian ini akan
dilakukan rancangan akuisisi data pada proses 8 Motorized
pelarutan ZOH menjadi larutan ZOC sebagai Valve
kelengkapan perancangan perangkat proses
pembuatan larutan ZOC menggunakan Reaktor V-4
Alir Tangki Berpengaduk (RATB). Maksud dan
tujuan penelitian ini adalah menyiapkan sistem Penampungan
akuisisi data pada proses pelarutan ZOC sebagai hasil
bagian dari pengembangan teknologi pengolahan T-6
pasir zirkon lokal menjadi produk larutan ZOC Gambar 1. Proses pelarutan ZOH
yang nantinya sebagai bahan precursor. Precursor
ini diubah menjadi sol yang kemudian di proses PLC sebagai pengendali proses
menggunakan flame spray pyrolysis (FSP) Programable Logic Controller (PLC) adalah
sehingga diperoleh nanoparticle zirconia yang suatu perangkat yang digunakan untuk
diharapkan memenuhi derajat industri keramik. mengendalikan suatu proses. Alat ini dapat
diprogram sesuai keinginan pemakai.
TEORI
Untuk pengendalian proses dapat
Proses pelarutan ZOH menggunakan Super PLC model FMD1616-10 dari
Proses pelarutan ZOH dijelaskan dalam Triangle. PLC ini dilengkapi dengan fasilitas :
bentuk P&ID pada Gambar 1. Pengoperasian Built-in Ethernet port - Support MODBUS/TCP,
proses pelarutan ZOH mempunyai diskripsi Programmable via the Internet, 16 inputs (24V
proses sebagai berikut. Larutan HCL 6 N NPN), 16 outputs (1A @24VDC) dan 8 analog
dialirkan menggunakan ajustable pump dengan inputs (12-bit, 0-5V). Fasilitas lain yang tersedia
laju alir 6,1 ml/menit ke dalam RATB (R-2) yang adalah 2 analog outputs (12-bit, 0-5V or 0-10V
mempunyai volume 2 liter. Bersamaan dengan itu selectable), 1 RS232 port, 1 RS485 Port - support
slurry ZOH yang berasal dari clarifier dialirkan ke Modbus RTU and ASCII, 4 Pulse Measurement, 2
dalam reaktor pengaduk dengan laju alir 16 Encoders, 4 PWM outputs, 3 channel Stepper
ml/menit. Pada saat pengisian R-02 mencapai Motor Controller, Very Fast 32-bit CPU dan
setengah volume R-02 maka pemanas dihidupkan pilihan I2C untuk pengenbangan. Secara skematis
sementara aliran umpan tetap dipertahankan fasilitas tersebut tertera pada Gambar 2.

STTN-BATAN 67 Moch. Rosyid, dkk


SEMINAR NASIONAL IX
SDM TEKNOLOGI NUKLIR
YOGYAKARTA, 31 OKTOBER 2013
ISSN 1978-0176
merupakan persiapan dalam uji coba dan uji fungsi
sistem akuisisi data.

HASIL DAN PEMBAHASAN


Proses awal dari proses pelarutan adalah
deteksi adanya aliran ZOH dan cadangan HCL.
Jika tidak ada aliran ZOH atau cadangan HCL habis
maka pompa HCL dimatikan dan aliran ZOH
dihentikan.
Hal itu dilakukan untuk memastikan
ketersediaan umpan dan untuk jaminan kualitas
berlangsungnya proses pelarutan ZOH secara
sinambung, dan tidak terjadi hanya salah satu unsur
saja yang masuk RATB.
Parameter proses pelarutan ZOH
Dalam sistem kendali dan akuisisi data pada
proses pelarutan ZOH, fenomena atau parameter
yang selalu dikendalikan adalah laju alir umpan
ZOH dan laju alir HCL, pH larutan dalam reaktor
Gambar 2. PLC Type FMD1616-10 dan suhu larutan dalam reaktor (R-02). Pemantauan
laju alir menggunakan low flow meter .
Akuisisi dan kendali Untuk mencatu larutan ZOH ke dalam reaktor
Akuisisi data atau dalam bahasa digunakan pompa dosis dengan kapasitas
sederhananya disebut dengan proses mendapatkan maksimum 30 ml/menit, sesuai dengan kebutuhan
data, merupakan proses yang penting dalam sistem 1.5 ml/menit. Disamping itu pompa dilengkapi
pemantauan dan pengendalian suatu sistem. dengan Analog/Digital input dan Digital output
Fenomena fisik seperti suhu, pH, level atau untuk keperluan pengendalian. Pengaturan laju alir
ketinggian cairan di dalam sebuah tabung, laju atau dilakukan dengan cara memberikan signal masukan
kecepatan, gaya, tekanan, radioaktivitas, intenstitas analog 4-20 mA.
cahaya, resistansi, kelembaban, konsentrasi gas, Laju alir larutan slurry ZOH 1.5 ml/menit
medan magnet, frekuensi, dan lain sebagainya dikendalikan dan dicatu menggunakan pompa dosis
ditangkap oleh sebuah tranduser (5). yang dilengkapi dengan Analog/Digital input dan
Oleh tranduser, fenomena fisik tersebut Digital output.
diubah menjadi fenomena listrik berupa arus atau Pengaturan laju alir dilakukan dengan cara
tegangan. Setelah mengalami penguatan, tegangan memberikan signal masukan analog 4-20 mA.
tersebut diubah menjadi bentuk digital kemudian Pemantauan laju alir slury ZOH dan larutan
diambil oleh sebuah prosessor, kemudian HCL masing-masing menggunakan ultra low flow
ditampilkan dalam bentuk angka pada LCD atau meter. Terpilihnya sensor ini berdasar pertimbangan
dikirim ke komputer untuk diampilkan dalam bahwa disamping sensitifitas alat pada range
bentuk grafik. Selain itu data juga diolah sebagai ml/menit juga memiliki keluaran analog atau
pertimbangan dalam melakukan pengendalian. digital. Keluaran analog atau digital ini diperlukan
untuk mengendalikan laju alir HCl 6 N.
METODOLOGI Untuk memanaskan larutan di dalam reaktor
digunakan elemen pemanas dan suhunya terus
Tahapan pelaksanaan kegiatan melalui tahapan dipantau menggunakan termokopel.
mempelajari deskripsi proses, mencari transduser Pemantauan pH menggunakan pH meter. Jika
atau sensor yang sesuai, mencari dan menentukan pH < 4 maka laju aliran HCL dinaikkan, sebaliknya
prosessor pengendali, mencari dan memilih driver jika pH > 4 maka aliran diturunkan. Secara default,
actuator yang dibutuhkan. Berdasar diskripsi proses setting point laju alir sebesar 6 ml/menit.
maka parameter yang akan diambil data dan Parameter-parameter yang diamati dan sensor
sekaligus dimonitor dapat ditentukan. Tahapan yang digunakan selengkapnya dijelaskan pada
berikutnya adalah membuat diagram alir, membuat Tabel 1.
program kendali dan penyusunan program akuisisi.
Oleh karena kegiatan ini dalam tahap perancangan
maka hasilnya adalah diagram alir dan hasil
tampilan program yang direncanakan. Program ini

Moch. Rosyid, dkk 68 STTN-BATAN


SEMINAR NASIONAL IX
SDM TEKNOLOGI NUKLIR
YOGYAKARTA, 31 OKTOBER 2013
ISSN 1978-0176
Pengendalian proses dengan PLC
Hasil pengamatan parameter disamping dikirim
ke komputer untuk ditampilkan juga digunakan
sebagai acuan dalam melakukan kendali.

Tabel 1. Parameter yang diamati dalam akuisisi data.


No. Parameter Range Sensor Level Keunggulan Hubungan
keluaran ke PLC
1. Level HCL 30 cm Ultasonic level 4-20 mA dan Non contact D-I #1
sensor logic
2. Laju alir 5 ml / menit Low flow meter 4-20 mA Sangat A/D #1
ZOH sensitive
3. Laju alir 30 ml / menit Low flow meter 4-20 mA Sangat A/D #2
HCL sensitive
4. pH larutan 0 14 pH meter RS485 Tersedia serial Modbus
Hanna output
5. Suhu 90 C Sensor PT100 RS485 Tersedia serial Modbus
output
6. Rpm 0 - 3000 Proximity digital Non contact D-I #2
sensor
7. Hasil 83 Low Flowmeter 4-20 mA Sangat A/D #3
keluaran ml/menit sensitive
reaktor - 5 l/jam

Hubungan input, output dan kendali proses Laju alir slurry ZOH dan HCl 6 N masing-
masing dipantau dengan low flow meter melalui
Secara skematis hubungan input dan output
analog input A/D#1 dan A/D#2. Data kedua laju alir
dalam pengendalian proses pembentukan ZOH
tersebut dikirim ke komputer.
tertera pada Gambar 3.

Gambar 3. Blok diagram akuisisi data pembuatan ZOH


Pengendalian pH di dalam RATB berdasarkan dan pengaturannya menggunakan aktuasi analog
deteksi pH meter melalui serial port RS484 dan output 0-10V melalui DA#2 ke elemen pemanas.
pengaturannya dengan aktuasi naik-turunnya laju
Sistem ini dilengkapi dengan keypad 4x4 jika
aliran HCl melalui DA#2. Data pembacaan pH juga
dibutuhkan untuk merubah nilai tetapan awal.
dikirim ke komputer.
Proses perubahan nilai ditampilkan pada LCD.
Suhu di dalam RATB dideteksi dengan sensor
Semua parameter yang terbaca PLC dikirim ke
suhu Thermo Couple yang dilengkapi analog output
komputer melalui RS232-port untuk ditampilkan.
pemantauan dilakukan melalui serial port RS484

STTN-BATAN 69 Moch. Rosyid, dkk


SEMINAR NASIONAL IX
SDM TEKNOLOGI NUKLIR
YOGYAKARTA, 31 OKTOBER 2013
ISSN 1978-0176
Proses akuisisi dan pengendalian yang alir pada Gambar 4.
dilakukan PLC dijelaskan dalam bentuk diagram

Mulai

Inisialisasi

Alirkan ZOH

Baca flow ZOH

N Hentikan aliran
=> 1.6ml/jam ? ZOH dan matikan
pompa dosis
Y

Baca level HCL Baca flow ZOH


Baca flow HCL
Baca suhu di RATB
N Baca pH di RATB
Hentikan aliran
Masih Cukup? ZOH dan matikan Baca flow ZOC
pompa dosis Baca rpm pengaduk
Kirim data ke komputer
Y
Alirkan HCL
N

Hidupkan pengaduk Selesai ?


Y

Aktifkan kendali suhu Alarm selesai

Pembersihan alat
Aktifkan kendali pH

Matikan semua kendali

Selesai

Gambar 4. Flow Chart PLC dalam akuisisi pelarutan ZOH

Proses diawali dengan membaca cadangan Pembersihan alat dilakukan dengan


bahan pada tangki kemudian mengendalikan pH, menyemburkan air ke dalam RATB.
mengendalikan suhu, mengirim data ke komputer
dan terakhir pembersihan alat.

Moch. Rosyid, dkk 70 STTN-BATAN


SEMINAR NASIONAL IX
SDM TEKNOLOGI NUKLIR
YOGYAKARTA, 31 OKTOBER 2013
ISSN 1978-0176
Panel kendali ZOH , flow HCL 6 N , pH di dalam reaktor, suhu di
dalam reaktor dan rpm pengaduk.
Semua proses akuisisi ditangani oleh PLC yang
Jika nilai tetapan tersebut akan diganti, maka
dipasang di dalam panel kendali. Pada panel kendali
tombol # ditekan dan ditahan selama 3 detik. Kursor
diberi saklar untuk menghidupkan sistem,
akan menuju nilai tetapan flow slurry ZOH. Nilai
dilengkapi LCD 4 baris 20 karakter untuk
tetapan baru dapat dimasukkan dengan menekan
menampilkan tetapan dan keypad untuk mengubah
angka. Untuk menggeser kursur digunakan tombol
tetapan.
atau .
Tampilan panel kendali dijelaskan pada Gambar 5.
Untuk tetapan lain, tekan tombol atau .
Jika dalam waktu 15 detik tidak ada tombol yang
ditekan maka tetapan tersebut disimpan ke dalam
EEPROM dan digunakan sebagai set-point.
Tampilan akuisisi pada komputer
Saat mulai dihidupkan dan program dijalankan
komputer akan menampilkan Tanggal dan jam
operasi, operator, nilai tetapan yang dipakai, dan
data parameter proses yang masih 000. Setelah
proses berlangsung, data tersebut akan berisi data
terbaru saat proses berlangsung. Tampilan akuisisi
dijelaskan pada Gambar 6.
Data yang ditampilkan pada komputer adalah :
a. laju alir slurry ZOH
b. laju alir HCL 6N,
c. suhu larutan di dalam reaktor
d. pH larutan
e. flow larutan ZOC yang dihasilkan.
Data-data tersebut ditampilan pada
Gambar 5. Tampilan Panel Kendali komputer pada diagram alir dan pada tabel
parameter proses.
Tetapan / set point yang ditampilkan pada
monitor LCD adalah : Data tetapan flow slurry

Gambar 6. Tampilan akuisisi data pada layar komputer

STTN-BATAN 71 Moch. Rosyid, dkk


SEMINAR NASIONAL IX
SDM TEKNOLOGI NUKLIR
YOGYAKARTA, 31 OKTOBER 2013
ISSN 1978-0176

KESIMPULAN
Telah dibuat rancangan sistem akuisisi dan
kendali Unit Pelarutan ZOH menjadi larutan ZOC.
Pengendalian dilakukan dengan PLC. Data tetapan
flow slurry ZOH , flow HCL 6N , pH di dalam
reaktor, suhu di dalam reaktor , rpm pengaduk dan
flow air ditampilkan pada monitor LCD.
Parameter-parameter proses mulai flow slurry ZOH
sampai hasil larutan ZOC setiap saat ditampilkan
pada monitor komputer.

DAFTAR PUSTAKA
1. Tundjung Indrati dkk., 2004, Laporan teknis
pengolahan pasir zircon, kerjasama PTAPB -
BPPT. PTAPB- BATAN Yogyakarta.
2. Sunardjo dkk., 2011, Laporan Teknis Kegiatan
Peningkatan Kemurnian ZrO2, PTAPB
BATAN, Yogyakarta.
3. Pristi Hartati dkk., 2012, Laporan Metallurgical
Test Work Pengolahan Pasir Zircon, kerjasama
PTAPB-PTANTAM, PTAPB-BATAN
Yogyakarta.
4. N.V.Tuyen, V.T.Quang, T.G.Huong and
V.H.Anh, Preparation of High Quality
Zirconium Oxychloride from Zircon of Vietnam,
The annual report. VAEC,VAEC-AR 07 - 3.286 -
29, ( 2007).
5. Agfianto Eko Putra,
http://agfi.staff.ugm.ac.id/blog/index.php/2009/0
2/antarmuka-pc-dasar-dasar-akuisisi-data.
Diakses April (2013).

Moch. Rosyid, dkk 72 STTN-BATAN