Anda di halaman 1dari 21

Analisis Stabilitas Lereng

menggunakan perangkat lunak


Slope/W
Konsep Analisis Stabilitas Lereng
Analisis stabilitas lereng dilakukan dengan menghitung nilai factor
keamanan lereng (FS, Factor of Safety)
Nilai FS ini secara konsep adalah perbandingan antara kuat geser
tanah dengan tegangan geser yang mendorong tanah akibat beban
sendiri maupun beban luar
Dalam literatur, umumnya lereng dinyatakan aman/stabil bila nilai FS
nya 1.5
Konsep Analisis Stabilitas Lereng
Salah satu pendekatan analisis stabilitas lereng adalah menggunakan
prinsip keseimbangan batas (limit equilibrium method/LEM)
Prinsip limit equilibrium ini dapat dibedakan menjadi dua:
Keseimbangan gaya (force equilibrium), biasanya digunakan untuk analisis
lereng dengan kelongsoran translasi
Keseimbangan momen (moment equilibrium), biasanya digunakan untuk
analisis lereng dengan kelongsoran rotasi
Selain menggunakan limit equilibrium, analisis stabilitas lereng juga
dapat menggunakan metode element hingga (finite element
method/FEM)
Beragam Metode Perhitungan LEM
Contoh Analisis Stabilitas Lereng dengan FEM
(Perangkat lunak PLAXIS)
Contoh Analisis Stabilitas Lereng dengan FEM
(Perangkat lunak PLAXIS)
Contoh Analisis Stabilitas Lereng dengan FEM
(Perangkat lunak PLAXIS)
Contoh Analisis Stabilitas Lereng dengan FEM
(Perangkat lunak PLAXIS)
Analisis Stabilitas Lereng dengan LEM
(SLOPE/W)
Slope/W adalah modul perhitungan stabilitas lereng dari paket
program Geo-Studio, produksi dari Geo-Slope (www.geo-slope.com)
Pengantar SLOPE/W
Slope/W adalah modul perhitungan stabilitas lereng dari paket
program Geo-Studio, produksi dari Geo-Slope (www.geo-slope.com)
Geo-studio dapat diunduh dari http://www.geo-
slope.com/support/downloads/alternate-downloads, pilih Previous
Version, GeoStudio 2012, December 2014 Release (GeoStudio
version 8.14.3.13430)
Tutorial Slope/W dapat dilihat di Youtube:
https://www.youtube.com/watch?v=7X05VScWTLE (Channel Geo-
Slope International)
Tampilan Awal Geo-Studio
Pilih: Student License

Create a project with


this analysis: SLOPE/W
Pilih Metode Analisis
KeyIn Analyses
Pilihan Metode Analisis
Morgernstern-Price, Spencer, Janbu, Bishop
Urutan Kerja
1. Set Units and Scale : menentukan dimensi model
2. Sketch : membuat sketsa penampang model
3. Draw Regions : mendefinisikan lapisan tanah
4. KeyIn Analyses : memilih metode analisis yang digunakan dan kondisi
tekanan pori (PWP: pore water pressure)
5. KeyIn Materials : mendefinisikan material tanah beserta parameternya
6. Draw Materials : menentukan jenis tanah pada masing-masing
region/lapisan
7. Draw Slip surface : entry and exit (metode menentukan kurva
kelongsoran)
8. Draw Pore Water Pressure : menentukan muka air tanah
Perhitungan
Simulasi dimulai (running) dengan cara klik Start pada Solve
Manager di kolom sebelah kiri bawah jendela SLOPE/W
Hasil Simulasi
Tugas
Tugas simulasi numerik adalah tugas kelompok, maksimum 3 orang
perkelompok yang diambil dari urutan nomor absensi kelas
Tugas dikumpulkan berupa laporan hasil simulasi, pada kertas A4,
jumlah halaman tidak melebihi 10 halaman
Laporan harus memuat: definisi masalah, interpretasi data, parameter
yang digunakan, hasil simulasi numerik, serta rekomendasi
Tugas dikumpulkan pada saat pelaksanaan UAS, tanggal 22 Desember
2016
Permasalahan
Suatu lokasi hendak digali untuk penampang jalan, dengan kondisi
hasil uji sondir (CPT) seperti terlampir
Anda diharapkan untuk:
1. Menentukan profil penampang lapisan tanah berdasarkan hasil uji sondir,
beserta kondisi muka air tanah
2. Menentukan parameter kuat geser tiap lapisan, berdasarkan korelasi
terhadap hasil uji lapangan
3. Melakukan simulasi stabilitas lereng menggunakan SLOPE/W untuk
memberikan rekomendasi kondisi lereng yang aman (FS 1.5)
4. Berikan (gambarkan) kondisi kemiringan yang aman untuk masing-masing
variasi kedalaman (cukup lakukan simulasi terhadap salah satu sisi lereng,
kiri atau kanan, yang anda anggap lebih tidak stabil)
Potongan Melintang
SPT 1 SPT 2

Variasi
kedalaman:
15m
3m, 6m, 12m Berapa
kemiringan yang
aman untuk tiap
variasi
kedalaman?

25m 25m
Data N-SPT
0 10 20 30 40 50 60 0 10 20 30 40 50 60
0 0

2 2

4 4
Secara visual teridentifikasi 2 lapisan:
M.A.T.
di bagian atas adalah lempung lunak,
6 6 M.A.T. di bagian bawah adalah lempung
berpasir agak padat
8 8

10 10

12 12

14 14

16 16

18 18

20 20
Korelasi yang dapat Dipakai (misal: Budhu
2010)