Anda di halaman 1dari 3

2.

3 Macam-Macam Media Pembelajaran

Dalam proses pembelajaran, banyak sekali media yang dapat digunakan untuk
menunjang tercapainya proses belajar yang efektif. Berikut macam-macam media pembelajaran
antara lain:

1. Media Pembelajaran Visual


Media visual adalah media yang menyampaikan informasi dalam bentuk gambar atau
secara visual sehingga tidak terdapat suara. media visual ada berbagai jenisnya
meliputi modul, poster, buku, gambar, grafik dan lain sebagainya. Kegunaan media
visual dalam pembelajaran sangat banyak sekali salah satunya adalah membantu
mengoptimalkan para tipe pembelajar bergaya visual, sehingga media visual itu
sangat berpotensi dan mempunyai banyak manfaat dalam mewujudkan gambaran
abstrak menjadi gambaran nyata. (Uni El-Unnaity, 2012)
2. Media Pembelajaran Audio-Visual
Media audio visual adalah media modern yang sesuai dengan perkembangan zaman
(kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi), meliputi media yang dapat dilihat dan
dapat di dengar. (Ahmad Rohani, 1997)

2.4 Penerapan Media Visual dan Audio-Visual dalam Pembelajaran


Penerapan media visual adalah untuk menarik perhatian, memperjelas sajian ide,
menggambarkan fakta yang mungkin akan cepat dilupakan jika tidak divisualkan.
Beberapa penelitian membuktikan bahwa pembelajaran yang diserap melalui media
penglihatan (media visual), terutama media visual yang menarik, dapat mempercepat
daya serap peserta didik dalam memahami pelajaran yang disampaikan. Salah satu
keuntungan penggunaan media pembelajaran visual adalah bentuknya dapat dibuat
semenarik mungkin agar anak tertarik untuk mempelajarinya. Setiasih (Media Audio
Visual, 2012) menyatakan bahwa media visual terbagi menjadi dua yaitu:
a. Media yang tidak diproyeksikan
1) Media realita adalah benda nyata. Benda tersebut tidak harus dihadirkan di
ruang kelas, tetapi peserta didik dapat melihat langsung ke obyek. Kelebihan dari media
realia ini adalah dapat memberikan pengalaman nyata kepada peserta didik.
2) Model adalah benda tiruan dalam wujud tiga dimensi yang merupakan
representasi atau pengganti dari benda yang sesungguhnya. Penggunaan model untuk
mengatasi kendala tertentu sebagai pengganti realita.
b. Media proyeksi
1) Transparansi OHP merupakan alat bantu mengajar tatap muka sejati, sebab
tata letak ruang kelas tetap seperti biasa, pengajar dapat bertatap muka dengan peserta
didik (tanpa harus membelakangi peserta didik). Perangkat media transparansi meliputi
perangkat lunak (Overhead transparancy/OHT) dan perangkat keras (Overhead
projector/OHP).
2) Film bingkai atau slide adalah film transparan yang umumnya berukuran 35
mm dan diberi bingkai 2X2 inci. Dalam satu paket berisi beberapa film bingkai yang
terpisah satu sama lain. Manfaat film bingkai hampir sama dengan transparansi OHP,
hanya kualitas visual yang dihasilkan lebih bagus. Sedangkan kelemahannya adalah biaya
produksi dan peralatan lebih mahal serta kurang praktis. Untuk menyajikan dibutuhkan
proyektor slide.

Media audio visual adalah media yang mempunyai unsur suara dan gambar. Berikut
jenis-jenis media audio visual:
a. Audio visual diam, yaitu media yang menyampaikan pesan melalui benda diam yang
dapat diterima oleh indera pendengaran dan indera pengelihatan, akan tetapi gambar yang
dihasilkannya adalah gambar diam atau sedikit memiliki unsur gerak. Jenis media ini
antara lain media sound slide (slide suara), film bingkai suara (sound slide), film rangkai
suara, dan cetak suara.
b. Audio visual gerak, yaitu media yang dapat menampilkan unsur-unsur dan gambar
yang bergerak seperti film suara dan video-cassette.
c. Audio visual murni, yaitu baik unsur suara maupun unsur gambar berasal dari satu
sumber seperti film video-cassette.
d. Audio visual tidak murni, yaitu yang unsur suara dan unsur gambarnya berasal dari
sumber yang berbeda, misalnya film bingkai suara yang unsur gambarnya bersumber dari
tape recorder. Contoh lainnya adalah film strop suara dan cetak suara. (Djamarah, S.B
dan Aswan Zain, 2006)