Anda di halaman 1dari 1

BAB II PEMBAHASAN

A. Sejarah Perkembangan Ilmu Periode Pra Yunani Kuno


Catatan mengenai peradaban manusia yang paling awal tercatat
berasal dari Timur Tengah, persisnya Mesir. Pada jaman pra
sejarah, nenek moyang manusia modern di Mesir sudah
mengenal bahasa, terbukti dengan peninggalan tulisan-tulisan
yang diukir di batu-batu dalam goa. Sejarah mencatat bahwa
bangsa Mesir kuno sudah mengenal ilmu bintang, ilmu bumi,
arsitektur dan sebagainya. Bangsa Mesir kemudian juga
mengembangkan papyrus (sejenis kulit kayu) yang dijadikan
bahan tulis (tahun 3000 sebelum Masehi).[8]
Di Cina sekitar (2953-2838 SM), raja Fu Xi memperkenalkan kitab
Yi Jing (bacanya: I ching) yaitu kitab Cina kuno yang sangat
terkenal di kalangan kaum penghayat ilmu Metafisika yang
bertutur tentang kehidupan manusia.
Di zaman dinasti Xia (2205-1766 SM) dikenal dengan nama Gui
Cang (kembali ke kegaiban). Lalu di masa dinasti Zhou (1066-221
SM) populer dengan sebutan Zhou Yi (kitab perubahan dari
dinasti Zhou), dan akhirnya, kini dikenal sebagai Yi jing (dibaca: i
Ching), yang secara harfiyah berati kitab tentang perubahan.
Adapun ciri-ciri ilmu pengetahuan pada zaman ini sebagai
berikut:
a. Know how bagaimana cara berbuat dalam kehidupan
sehari-hari yang didasarkan pada pengalaman.
b. Pengetahuan yang berdasarkan pengalaman itu
diterima sebagai fakta dalam sikap reseptif mind,
keterangan masih dihubungkan dengan kekuatan magic.
c. Kemampuan menemukan abjad dan sistem bilangan
alam sudah menampakkan perkembangan pemikiran
manusia ke atas abstraksi
d. Kemampuan menulis, berhitung dan menyusun
kalender, yang didasarkan atas sintesa terhadap hasil
abstraksi yang dilakukan.
e. Kemampuan meramal suatu peristiwa atas dasar
peristiwa-peristiwa yang pernah terjadi, misalnya
gerhana bulan dan gerhana matahari.