Anda di halaman 1dari 7

Contoh Soal 1.

Perhitungan Lift (Low Zone)

1. Sebuah banguna perkantoran dengan luas 1500 m2/lantai, terdiri dari 15


lantai, ke lantai 4 m. Hitung jumlah lift dan perlu anda cek waktu tunggunya/
interval dan tetntukan luas shaf lif dan kedalaan pit lif, serta dimensi ruang
mesin dan ketinggiannoverhead ?
2. Upaya apa yang dilakukan jika waktu tunggu terlalu cepat/ lambat?

Jawab :
Menghitung lift
a. Jumlah pemakai banguan dan kapasitas kereta dan kecepatan yang akan
digunakan :
Luas netto area = 75% dari luas total = 1125 m2 (Tabel Perkiraan
netto area pada bangunan tinggi)
Okupansi tiap lantai = 1125 : 10 = 122 orang (Tabel Rekomendasi
prosentase beban puncak lift)
Total okupansi = (15-1) x 122 orang = 1708 orang
(jumlah lantai dikurangi satu karena diasumsikan bahwa 122 orang
adalah penggunaan lantai 1)
Kecepatan yang disarankan untuk bangunan 10-20 lt adalah 3
sampai 3,5 meter/detik ( Table Rekomendasi perkiraan/kecepatan
yang direkomendasikan m/detik)
Kapasitas total akan diangkut lift (KPtotal) = (13%) x 1708 = 222
orang (1)
Daya angkut tiap kereta tiap 5 menit (KK)

300 P
Kk = l
Dimana ; p = 80% dari kapasitas tiap kereta ( TabelRekomendasi
kapasitas lift
pada bangunan) bangunan 15 lantai kantor ideal
kapasitas lift 16 oran
p = 80% x 16 orang = 13 orang
interval kantor 30-45 detik

= 3900 : 45 = 87 orang (2)


b. Jumlah lift yang dibutuhkan adalah (N)
KP (1) 222
N= Kk = (2) = 87 = 2,7 3 lift

c. Pengecekan interval :
T total
I= N T total dicari = TS + Ttr + TP + T in.eff detik
151
Kemungkinan stop (S) = 15 - ( 15 )13 = 15
15(0,4) = 9 kali
TS = 9 x 7,5 dt = 67,5 dt (1)
2 x 60 m
TP = 3 m/dt = 40 dt (2) H = 2 x (15X 4) =120 m

Ttr = p x 0,6 x 2 =13 x 0,6 x 2 = 15,6 dt (3)


Tin. eff = 10% dari TS + TP + Ttr = 0,1 x ((1) + (2)
+(3))
= 0,1 x 123,1 = 12,3
(4)
Ttotal = (1) + (2) + (3) + (4) = 13,4 detik
T total 35,4
Pengecekan interval = N = 3 = 45,13 detik (Tidak

OK)
Interval waktu yang disarankan (30-45 detik), maka
dicoba kembali menghiung dengan mengubah
kecepatan lift menjadi 3,5 meter/detik. Dilakuan
perhitungan kembali interval sesuai dengan yang
disarankan maka sudah tepat perhitungannya.

Menentukan dimensi lift


a. Dimensi shaf lif dengan kapsitas 16 orang = 2,6
m x 2,9 m (masih dapat disesuaikan dengan
merk lif yang akan digunakan (Tabel
Rekomendasi berat dan ukuran lift dalam meter)
b. Tinggi pit lif = 1,2 m ( Tabel Rekomendasi berat
dan ukuran lift dalam meter)
c. Ruang mesin lift = 3,25 m x 5,6m (masih dapat
berubah disesuaikan dengan merk lif yang
digunakan) (Tabel Rekomendasi berat dan
ukuran lift dalam meter)
d. Tinggi overhead = 4 m(Tabel Rekomendasi berat
dan ukuran lift dalam meter)

Contoh soal 2. Perhitungan Lift (High Zone)


1. Sebuah bangunan perkantoran dengan luas 1.500
m2/lantai, terdiri ari 30 lantai, tinggi lantai ke lantai 4
m, hitung jumlah lift dan perlu anda cek waktu
tunggunya dan tentukan luas shaf lif dan kedalaman
pit lif, serta dimensi ruang mesin serta ketinggian
overhead ?
2. Upaya apa yang dilakukan jika waktu tunggu terlalu
cepat / lambat?

Jawab :
Zona 1 : 15 lantai
Zona 2 : 15 lantai
Jawab zona 1 ; Perhitungan zona 1 sama seperti soal
1 di atas
Jawab zona 2 : L = 15 lantai + 1 lantai lobby dasar
Kecepatan zona 2 untuk ketinggian 30 lantai (Tabel
Rekomendasi perkiraan/kecepatan yang
direkomendasikan m/detik) = 6 m/dtk
Kapasitas lift yang direkomendasikan = 16 0rang, p =
13 orang
Prosentase netto area = 80z5 dari luas total :
1.200 m2 Jumlah penghunizona 2 = 15 x
1.200 m2/ 1m2 = 1.800 orang (Tabel
Rekomendasi prosentase beban puncak lift)
300 x 13
Kk = 45 = 87,6 87 orang
KP = 13% dari jumlh pemakai (1800)
= 0,13 x 1800 = 234
KP 234
N= Kk = 8 = 2,7 3 lift
Pengecekan interval :
S=LL ( L1
L )
P
16 16 ( 0,43) = 9 kali
TS = 9 x 7,5 detik = 67,5 detik (1)
Ttr = 2 x p x 0,6 detik = 15,6 detik (2)
TP = 2 x H/V = 2 x 120/60 detik = 40 detik
(3)
Tin eff = 10% (1) + (2) + (3) + (4) = 12,3 detik
(4)
T total = (1) + (2) + (3) + (4) = 135,5 detik
I = T/N = 135,4/3 = 45,13 detik (Tidak
OK)
Seperti pada perhitungan low zone, apabila
interval tidak sesuai dengan waktu tunggu
yang disarankan (30-45 detik), maka dicoba
kembali menghitung dengan mengubah
kecepatan (V) lift menjadi 6,5 meter/detik
atau memperkecil / meniadakan waktu Tin eff. .
Apabila telah dilakukan perhitungan kembali
interval sesuai dengan yang disarankan maka
sudah tepat perhitungannya.

ELEVATOR KEBAKARAN
Syarat lift kebakaran (khusus dipakai oleh regu
pemadam kebakaran) (Sumber SNI)
1. Sumber tenaga dari generator
2. Saluran kabel harus tahan api selama satu
jam
3. Luas kereta minimal 2 m2, lebar pintu 1 m
dan dapat menampung 30 kg tabung
kebakaran
4. Waktu perjalanan < 60 detik
5. Setelah kunci kebakaran ON dan tombol
pemadam kebakaran (PK) ditekan, maka
tombol lain tidak berfungsi
6. Tiap daerah operasi kerja kelompok
disediakan satu buah lift untuk regu
pemadam kembakaran
7. Setelah lift tiba di tempat yang dituju, pintu
tidak otomatis terbuka, tetapi tombol DO
harus terus menerus ditekan
8. Ruang mesin lift, ruang luncur dan pintu-
pintu lift harus tahan api selama satu jam.
Pintu-intu harus kedap asap
9. Pemberhentian di lantai paling bawah harus
mudah dicapai oleh kendaraan regu
pemadam, yaitu setelah saklar kebakaran
diaktifkan lift langsung ke terminal bawah
khusus untuk regu peadam kebakaran
INOVASI ELEVATOR
1. Elevator tanpa ruang mesin
Kelebihannya tidak butuh ruang mesin yang tinggi
sehingga dapat mengefisienkan ruang yang
dibutuhkan
(GSMBAR)
(TABEL Diensi dan Kecepatan elevator tanpa ruang
mesin)
Type Kec. Pintu Ukuran Shaft Motor
Kereta
Kapasita Bera m/mi Typ (WxH AxB (mm) (Xx PIT OH Capacit
s t n e ) Y) (mm (mm y (kw)
(^) (Kg) mm ) )
SP6 450 60 CO 800 x
2100
90 CO 800 x
2100
550 60 CO 800 x
SP8 2100
90 CO
SP9 600 60 CO 800 x
2100
90 CO
SP10 700 60 CO 800 x
2100
90 CO
SP11 750 60 CO 800 x
2100
90 CO
SP12 800 60 CO 900 x
CO 2100
90
SP13 900 60 CO 900 x
2100
90
SP15 100 60 CO
0
90

2. Mobile elevator
Kelebihannya konstruksi yang fleksibel dapat di
pindah dan ditambah secara vertical. Biasanya
digunakan di gedung yang mempunyai atrium / void