Anda di halaman 1dari 11

PERTEMUAN 1

PENDAHULUAN

1.1 Pendahuluan
1. Latar Belakang
Suatu rancangan percobaan merupakan satu kesatuan antara rancangan
perlakuan, rancangan lingkungan, dan rancangan pengukuran. Rancangan
perlakuan berkaitan dengan bagaimana perlakuan-perlakuan dibentuk dan
oleh karenanya dikenal percobaan satu-faktor dan percobaan dua-faktor atau
lebih. Percobaan yang melibatkan dua faktor atau lebih disebut percobaan
faktorial. Faktor-faktor ini satu sama lain dapat bersilang (crossed), tersarang
(nested), atau campuran (mixed). Satu faktor dalam percobaan dapat bersifat
tetap (fixed model) atau acak (random model). Percobaan yang melibatkan
faktor bersilang dan tersarang membentuk perlakuan model campuran (mixed
model).

2. Rumusan Masalah
Adapun rumusan masalah laporan ini :
a) Bagaimana mengenal paket program Minitab 15
b) Bagaimana mengenal paket program Minitab 15 untuk rancangan
percobaan dan analisisnya.

3. Tujuan
Adapun tujuan laporan ini :
a) Mengenal paket program Minitab 15
b) Mengenal paket program Minitab 15 untuk rancangan percobaan dan
analisisnya.

1.2 Landasan Teori


1. Rancangan Percobaan
Ilmu perancangan percobaan merupakan cabang ilmu statistika, yang
mempelajari cara-cara mengatasi, mengisolasi atau mengontrol keragaman
materi atau lingkungan suatu percobaan. Sehingga perbedaan-perbedaan yang
timbul sebagai akibat berbagai perlakuan terhadap satuan-satuan percobaan
dapat dipisahkan dengan jelas. Dengan demikian kesimpulan yang akan

1
ditarik dari suatu percobaan dalam menjawab hipotesis-hipotesis dapat
dilaksanakan secara objektif (Priyanto, 2016).
Perancangan percobaan adalah suatu uji atau sederetan uji baik itu
menggunakan statistika deskripsi maupun statistika inferensia, yang bertujuan
untuk mengubah peubah input menjadi output yang merupakan respon dari
percobaan tersebut. Dalam suatu perancangan percobaan, data yang dianalisis
statistika dikatakan sah atau valid apabila data tersebut diperoleh dari suatu
percobaan yang memenuhi tiga prinsip dasar berikut:
a) Ulangan, yaitu pengalokasian suatu perlakuan tertentu terhadap beberapa
satuan percobaan pada kondisi yang seragam.
b) Pengacakan, yaitu setiap unit percobaan harus memiliki peluang yang
sama untuk diberi suatu perlakuan tertentu.
c) Pengendalian lingkungan, yaitu usaha untuk mengendalikan keragaman
yang muncul akibat keheterogenan kondisi lingkungan.
Ada beberapa istilah dalam perancangan percobaan antara lain:
a) Perlakuan (treatment), merupakan suatu prosedur atau metode
yang diterapkan pada satuan percobaan.
b) Satuan percobaan (experimental unit) adalah unit terkecil dalam
sutu percobaan yang diberi suatu perlakuan.
c) Satuan amatan adalah anak gugus dari satuan percobaan tempat
dimana respon perlakuan diukur.
d) Faktor adalah peubah bebas yang dicobakan dalam percobaan
sebagai penyusun struktur perlakuan.
e) Taraf (level) adalah nilai-nilai dari peubah bebas (faktor) yang
dicobakan dalam percobaan.
Percobaan adalah penyelidikan terencana untuk mendapatkan fakta
baru, untuk memperkuat atau menolak hasil-hasil percobaan terdahulu.
Percobaan terbagi menjadi 3 kategori yaitu percobaan pendahuluan, peneliti
mencoba sejumlah besar perlakuan untuk mendapatkan petunjuk bagi
percobaan mendatang,. Percobaan kritis yaitu peneliti membandingkan respon
terhadap beberapa perlakuan yang berbeda untuk memastikan beda-beda yang
bermakna. Sedangkan percobaan demonstrasi, sering dilakukan oleh petugas

2
penyuluhan, misalnya ketika ia membandingkan respons suatu perlakuan
baru dengan yang sudaha ada.
Dalam merancang percobaab kita harus menyatakan tujuannya secara
jelas, membuat hipotesis yang hendakdiuji dan pengaruh yang hendak diduga.
Dalam statistik diperoleh hubungan sebagai berikut :

Terlihat dengan bertambahnya ulangan akan menambah informasi, hal


sebaliknya informasi akan berkurang bila satuan percobaan mempunyai
keragaman yang tinggi.
Suatu rancangan percobaan merupakan satu kesatuan antara rancangan
perlakuan, rancangan lingkungan, dan rancangan pengukuran. Rancangan
perlakuan berkaitan dengan bagaimana perlakuan-perlakuan dibentuk dan
oleh karenanya dikenal percobaan satu-faktor dan percobaan dua-faktor atau
lebih. Percobaan yang melibatkan dua faktor atau lebih disebut percobaan
faktorial. Faktor-faktor ini satu sama lain dapat bersilang (crossed), tersarang
(nested), atau campuran (mixed). Satu faktor dalam percobaan dapat bersifat
tetap (fixed model) atau acak (random model). Percobaan yang melibatkan
faktor bersilang dan tersarang membentuk perlakuan model campuran (mixed
model). Rancangan lingkungan menggambarkan bagaimana perlakuan
ditempatkan dalam satuan percobaan dan karenanya dikenal Rancangan Acak
Lengkap (RAL), Rancangan Acak Kelompok (RAK), Rancangan Busur
Sangkar Latin (RBSL), Rancangan Petak Terbagi (RPT), Rancangan Blok
Terbagi (RBT), Rancangan Kisi (RK), dan rancangan turunan lainnya.
Rancangan pengukuran menentukan bagaimana respon diambil dan diamati..
Tahapan umum dalam melakukan percobaan adalah :
a) Menetapkan masalah
b) Menetapkan tujuan
c) Memilih perlakuan
d) Memilih bahan percobaan
e) Memilih rancangan percobaan
f) Memilih satuan pengamatan dan jumlah ulangan
g) Melakukan percobaan
h) Analisis data dan interpretasi
3
i) Pembuatan laporan.
Hasil percobaan umumnya diarahkan pada prosedur analisis ragam atau
ANOVA. Bila mengikutkan variabel peragam dapat dilakukan analisis
peragam ANCOVA. Hasil analisis biasanya ditampilkan dalam bentuk tabel
ANOVA. Untuk mengetahui perlakuan mana saja yang berpengaruh terhadap
respon dilakukan pengujian lebih lanjut menggunakan uji Pembandingan
Nilai Rata-Rata (mean comparison) (Novianti, 2016).
2016)

2. Program Minitab
Minitab adalah program komputer untuk manajemen data dan analisis
statistik. Minitab memiliki tiga jendela atau window: Session, Project
Manager, dan Worksheet. Jendela Session berfungsi menuliskan perintah-
perintah dan/atau melihat hasil analisis. Jendela Project Manager mengatur
jendela, grafik, worksheet, dokumen, dan informasi lainnya. Sementara
untuk mengentri dan manipulasi data dilakukan di jendela Worksheet.
Minitab yang digunakan dalam tulisan ini adalah Minitab versi 16 yang
bekerja di bawah sistem operasi Windows (Triyanto, 2009).
Secara normal, kolom pada minitab diberi nama C1, C2, dan
seterusnya. Jika diperlukan kita bisa menambah nama kolom dibawahnya
dengan cara Double klik sel di bawah kolom, kemudian ketik nama yang
dikehendaki. Selanjutnya nilai data dimasukan pada sel-sel mulai baris
pertama dana seterusnya dibawah kolom yang sesuai. Untuk keperluan
perancangan percobaan, Minitab menyediakan fasilitas analisis statistik
antara lain Analisis Ragam (ANOVA), Analisis Peragam (ANCOVA), Uji
Pembandingan Rata-rata, Analisis Regresi dan Korelasi, dan Uji
nonparametrik. Untuk melakukan analisis ragam beberapa variabel respon
sekaligus digunakan prosedur ANOVA GLM.

Berikut Gambar tampilan Minitab :

4
Sessio
n
window

Kolom

Baris
Sel

Gambar 1. Tampilan jendela Session dan Worksheet Minitab

5
1.3 Langkah Kerja dan Teladan Penerapan
1. Langkah Kerja
Adapun langkah kerja untuk mengaplikasikan program Minitab :
a) Membuka lembar kerja Minitab.
Klik Start All program klik aplikasi Minitab, cara langsung yaitu
klik ikon Minitab pada Dekstop, hasilnya seperti pada gambar berikut :

Gambar 2. Tampilan lembar kerja pada Minitab


b) Menyimpan file
Klik File, pilih Save Project, Selanjutnya tentukan direktori dimana file
akan disimpan, lalu beri nama file dan klik Save.

Gambar 3. Tampilan untuk menyimpan file pada Minitab


c) Membuka file:
Klik File, pilih Open Project, Selanjutnya tentukan direktori dimana file
berada, lalu pilih file dan klik Open.
6
Gambar 4. Tampilan untuk membuka file pada Minitab

2. Teladan Penerapan
Masukkan data berikut ke jendela worksheet dan simpan dengan nama file
RAL.
Tabel 1. Data untuk rancangan percobaan

Dosis Daya Daya Dosis


0 100 48 76
0 100 48 82
0 100 16 100
0 100 16 100

7
0 100 16 100
0 100 16 100
0 100 16 100
0 100 32 90
16 100 32 88
16 100 32 92
16 100 32 94
32 90 48 78
32 88 64 90
32 86 64 80
32 94 64 92
48 80 64 78
48 80 64 82
48 82 64 88
48 78 64 94
48 84 64 76

8
1.4 Hasil dan Pembahasan
1. Hasil
Adapun hasil output pada program Minitab seperti berikut :

Gambar 4. Hasil output pada Minitab

9
2. Pembahasan
Minitab adalah program komputer untuk manajemen data dan analisis
statistik. Minitab memiliki tiga jendela atau window: Session, Project
Manager, dan Worksheet. Jendela Session berfungsi menuliskan perintah-
perintah dan melihat hasil analisis. Jendela Project Manager mengatur
jendela, grafik, worksheet, dokumen, dan informasi lainnya. Sementara
untuk mengentri dan manipulasi data dilakukan di jendela Worksheet.
Secara normal, kolom pada minitab diberi nama C1, C2, dan
seterusnya. Jika diperlukan kita bisa menambah nama kolom dibawahnya
dengan cara Double klik sel di bawah kolom, kemudian ketik nama yang
dikehendaki.
Pada praktikum 1 telah dibahas mengenai cara membuka lembar kerja
Minitab yaitu klik start, klik All program pilih Minitab atau klik ikon Minitab
pada Dekstop, kemudian lembar kerja minitab akan terbuka.
Cara menyimpan file pada minitab yaitu klik File, pilih Save Project,
Selanjutnya tentukan direktori dimana file akan disimpan, lalu beri nama file
dan klik Save.
Cara membuka file pada minitab yaitu klik File, pilih Open Project,
Selanjutnya tentukan direktori dimana file berada, lalu pilih file dan klik
Open.

1.5 Kesimpulan dan Saran


1. Kesimpulan
Minitab adalah program komputer untuk manajemen data dan analisis
statistik. Minitab memiliki tiga jendela atau window: Session, Project
Manager, dan Worksheet. Untuk keperluan perancangan percobaan, Minitab
menyediakan fasilitas analisis statistik antara lain Analisis Ragam (ANOVA).

2. Saran
Diharapkan kepada Asisten praktikum agar lebih banyak menjelaskan
tentang pengenalan Minitab, karena Aplikasi program Minitab ini baru
dikenal praktikan pada praktikum rancangan percobaan.

10
DAFTAR PUSTAKA

Novianti, P. 2016. Modul Praktikum Rancangan Percobaan. Bengkulu : Fakultas


MIPA Universitas Bengkulu.
Priyanto, B. 2016. Teroi Perancangan Percobaan. Yogyakarta : UGM
Triyanto. 2009. Pengenalan MINITAB. Semarang. : Universitas Sebelas Maret

11