Anda di halaman 1dari 4

Nama : Nabila Nukma

Kelas : VA

Pelajaran : IPA

Gangguan atau Penyakit pada Sistem Pernapasan


Manusia

1. Asma
Penyebabnya :
alergen di dalam maupun di luar ruangan
polusi udara di luar maupun di dalam ruangan
infeksi pernapasan
olah raga dan hiperventilasi
perubahan cuaca
makanan, additif (pengawet, penyedap, pewarna makanan)
obat-obatan, seperti asetil salisilat
ekspresi emosi yang berlebihan
asap rokok
iritan antara lain parfum, bau-bauan yang merangsang
Gejala asma bersifat episodik, seringkali reversibel dengan/atau tanpa pengobatan.
Gejala awal berupa :
batuk terutama pada malam atau dini hari
sesak napas
napas berbunyi (mengi) yang terdengar jika pasien menghembuskan napasnya
rasa berat di dada
dahak sulit keluar.
2. Emfisema
Emfisema Paru-paru adalah penyakit saluran pernafasan yang berciri sesak napas terus
menerus yang menghebat pada waktu mengeluarkan tenaga dan sering kali dengan perasaan
letih dan tidak bergairah atau kalau bahasa awamnya disebut Paru-Paru Basah. Emfisema
Paru-paru adalah penyakit paru obstruktif kronik. Emfisema paru-paru merupakan penyakit
yang gejala utamanya adalah penyempitan (obstruksi) saluran napas, karena kantung udara di
paru menggelembung secara berlebihan dan mengalami kerusakan yang luas.
Gejala Emfisema Paru-paru
Adapun gejala dari penyakit emfisema paru-paru diantaranya adalah:
Napas terengah-engah disertai dengan suara seperti peluit

Dada berbentuk seperti tong, otot leher tampak menonjol, penderita sampai
membungkuk

Bibir tampak kebiruan

Berat badan menurun akibat nafsu makan menurun

Batuk menahun

Penyebab dari penyakit emfisema paru-paru diantaranya adalah:


Bronkhitis Kronis yang berkaitan dengan merokok

Mengisap asap rokok/debu

Pengaruh usia

3. Kanker Paru-Paru
Kanker paru-paru adalah pertumbuhan sel kanker yang tidak terkendali dalam
jaringan paru yang dapat disebabkan oleh sejumlah karsinogen lingkungan, terutama asap
rokok. Sebagian besar kanker paru-paru berasal dari sel-sel di dalam paru-paru tetapi kanker
paru-paru bisa juga berasal dari kanker di bagian tubuh lainnya yang menyebar ke paru-paru.
Merokok merupakan penyebab utama dari sekitar 90% kasus kanker paru-paru pada
pria dan sekitar 70% pada wanita. Semakin banyak rokok yang dihisap, semakin besar resiko
untuk menderita kanker paru-paru.
Hanya sebagian kecil kanker paru-paru (sekitar 10%-15% pada pria dan 5% pada
wanita) yang disebabkan oleh zat yang ditemui atau terhirup di tempat bekerja. Bekerja
dengan asbes, radiasi, arsen, kromat, nikel, klorometil eter, gas mustard dan pancaran oven
arang bisa menyebabkan kanker paru-paru, meskipun biasanya hanya terjadi pada pekerja
yang juga merokok. Peranan polusi udara sebagai penyebab kanker paru-paru masih belum
jelas. Beberapa kasus terjadi karena adanya pemaparan oleh gas radon di rumah tangga.
Kadang kanker paru (terutama adenokarsinoma dan karsinoma sel alveolar) terjadi
pada orang yang paru-parunya telah memiliki jaringan parut karena penyakit paru-paru
lainnya, seperti tuberkulosis dan fibrosis.
Gejala paling umum yang ditemui pada penderita kanker paru adalah:
1. Batuk yang terus menerus atau menjadi hebat.
2. Dahak berdarah, berubah warna dan makin banyak.
3. Napas sesak dan pendek-pendek.
4. Sakit kepala, nyeri atau retak tulang dengan sebab yang tidak jelas.
5. Kelelahan kronis
6. Kehilangan selara makan atau turunnya berat badan tanpa sebab yang jelas.
7. Suara serak/parau.
8. Pembengkakan di wajah atau leher.
4. Tuberkulosis (TBC)

Penyakit TBC merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mikobakterium
Tuberklosa. Penyebab nya antara lain :
Bakteri Mikobakterium Tuberklosa
Lingkungan yang lembab
Kurangnya sirkulasi udara
Kurangnya sinar matahari dalam ruang sangat berperan terjadinya penyebaran bakteri
mikobakterium tuberklosa ini.
Berikut ini gejala penyakit TBC pada umumnya:
a) Sering mengalami demam yang tidak terlalu tinggi dan berlangsung lama.
b) Keringat pada malam hari
c) Mudah terserang flu yang bersifat hilang timbul
d) Turunnya berat badan dan kurang nafsu makan
e) Batuk-batuk lebih dari 3 minggu dan kadang-kadang juga disertai dengan darah.
f) Perasaan terasa lemah, lesu, dan tidak enak.
5. Bronkitis
Bronkitis adalah peradangan pada selaput lendir bronkus, saluran udara yang membawa
aliran udara dari trakea ke dalam paru-paru. Penyebab Penyakit Bronkitis infeksiosa
disebabkan oleh virus, bakteri dan organisme yang menyerupai bakteri (Mycoplasma
pneumoniae dan Chlamydia). Serangan bronkitis berulang bisa terjadi pada perokok dan
penderita penyakit paru-paru dan saluran pernafasan menahun. Infeksi berulang bisa
merupakan akibat dari:
Sinusitis kronis
Bronkiektasis
Alergi
Pembesaran amandel dan adenoid pada anak-anak.
Sedangkan Penyebab Penyakit Bronkitis iritatif adalah:
Berbagai jenis debu
Asap dari asam kuat, amonia, beberapa pelarut organik, klorin, hidrogen sulfida, dan
bromin
Polusi udara yang menyebabkan iritasi ozon dan nitrogen dioksida
Tembakau dan rokok lainnya.

Berikut tanda-tanda penyakit bronkitis :


1. Demam ringan
2. Nyeri dada ringan
3. Kemacetan sinus
4. Batuk berdahak
5. Ada desahan suara saat bernapas
6. Ada rasa tidak nyaman di bagian dada
7. Kelelahan
6. Faringitis
Faringitis adalah suatu kondisi medis yang ditandai dengan peradangan dari faring
(terletak di bagian belakang dari tenggorokan), yang biasanya menyebabkan rasa sakit ketika
menelan.
Tanda dan gejala Faringitis yang mungkin timbul:
Demam

Kelenjar getah bening bengkak

Mengalami kesulitan berbicara

Mengalami kesulitan menelan

Rasa sakit pada persendian

Ruam kulit

Sakit tenggorokan
Penyebab Faringitis adalah:
Infeksi bakteri seperti radang tenggorokan, suatu reaksi alergi, atau refluks asam
lambung juga dapat menyebabkan faringitis.Selain itu contoh bakterinya : Streptococcus
Grup A, corynebacterium dan arcanobacterium
Infeksi virus , seperti influenza (flu)