Anda di halaman 1dari 3

SKENARIO A BLOK 1 KOMUNIKASI EFEKTIF

BY : DESI PUSPITASARI

SKENARIO KASUS

Fajar, 18 tahun, merupakan mahasiswa semester I FK UMP. Fajar adalah orang yang selalu kritis
dan berbicara apa adanya. Kadang kala saat berbicara, Fajar tidak memperhatikan perasaan orang
lain. Setelah dua bulan menjalani kuliah, Fajar baru menyadari bahwa ia jarang diajak berdiskusi
oleh teman-temannya. Sehingga ia selalu ketinggalan mengikuti kegiatan ekstrakulikuler
mahasiswa karena tidak mendapatkan informasi dari teman-temannya. Pada suatu kesempatan
Fajar menanyakan kepada salah satu teman sekelas dengan nada tinggi mengapa ia selalu tidak
diberitahu informasi tentang kegiatan mahasiswa. Temannya justru menjawab dengan nada
marah bahwa banyak temannya yang merasa tersinggung dengan ucapan Fajar saat menjadi
moderator tutorial. Fajar juga sering tidak memperhatikan kata-kata yang disampaikan oleh
teman-temannya dan mendominasi diskusi pada proses tutorial.

IDENTIFIKASI MASALAH

1. Fajar, 18 tahun, merupakan mahasiswa semester I FK UMP selalu kritis dan berbicara
apa adanya dan tidak memperhatikan perasaan orang lain.
2. Setelah dua bulan menjalani kuliah, Fajar baru menyadari bahwa ia jarang diajak
berdiskusi oleh teman-temannya. Sehingga ia selalu ketinggalan mengikuti kegiatan
ekstrakulikuler mahasiswa karena tidak mendapatkan informasi dari teman-temannya.
3. Pada suatu kesempatan Fajar menanyakan kepada salah satu teman sekelas dengan nada
tinggi mengapa ia selalu tidak diberitahu informasi tentang kegiatan mahasiswa.
4. Temannya justru menjawab dengan nada marah bahwa banyak temannya yang merasa
tersinggung dengan ucapan Fajar saat menjadi moderator tutorial.
5. Fajar juga sering tidak memperhatikan kata-kata yang disampaikan oleh teman-temannya
dan mendominasi diskusi pada proses tutorial.

PRIORITAS MASALAH

No :1

Alasan :apabila sikap fajar tidak egois maka kominikasi antar teman juga akan baik

ANALISIS MASALAH
1. Fajar, 18 tahun, merupakan mahasiswa semester I FK UMP selalu kritis dan
berbicara apa adanya dan tidak memperhatikan perasaan orang lain.
a. Bagaimana cara fajar berkomunikasi interpersonal yang baik dengan orang lain?

2. Setelah dua bulan menjalani kuliah, Fajar baru menyadari bahwa ia jarang diajak
berdiskusi oleh teman-temannya. Sehingga ia selalu ketinggalan mengikuti kegiatan
ekstrakulikuler mahasiswa karena tidak mendapatkan informasi dari teman-
temannya.

a. Bagaimana cara mencari informasi yang baik ?


Jawab :
3. Pada suatu kesempatan Fajar menanyakan kepada salah satu teman sekelas dengan
nada tinggi mengapa ia selalu tidak diberitahu informasi tentang kegiatan
mahasiswa.Temannya justru menjawab dengan nada marah bahwa banyak
temannya yang merasa tersinggung dengan ucapan Fajar saat menjadi moderator
tutorial.
a. Bagaimana cara fajar berkomunikasi interpersonal yang baik dengan orang lain?
Jawab :

cara melakukan komunikasi interpersonal yang baik dengan orang lain yaitu

Mengeluarkan suara yang sedang namun tegas.


Tidak mendominasi ketika berbicara.
Ekspresi wajah dan postur tubuh yang santai.

komunikator haruslah melakukan aspek-aspek berikut ini:

Keterbukaan untuk berbagi mengenai informasi


Memiliki rasa empati,
Sikap saling mendukung satu sama lain, hubungan interpersonal yang efektif
adalah hubungan dimana terdapat sikap mendukung (supportiveness).
Bersikaplah positif
Bangunlah suasana kesetaraan,

4. Fajar juga sering tidak memperhatikan kata-kata yang disampaikan oleh teman-
temannya dan mendominasi diskusi pada proses tutorial.