Anda di halaman 1dari 8

Pengertian Net-Pay

Tujuan dari perhitungan net-pay adalah untuk menghilangkan interval batu non-produktif dan,
dari perhitungan di berbagai lubang bor, memberikan dasar yang kokoh untuk mendeskripsikan
kualitas reservoir 3D, kuantitatif hidrokarbon in-place dan perhitungan aliran.
Menghitung Net-Pay
Perhitungan net-pay adalah input yang diperlukan untuk menghitung pori-pori hidrokarbon,
FHCP, pada lubang sumur dan input ke Original Oil In Place reservoir (OOIP) atau perhitungan
Gas In Place (OGIP). Total FHCP di sumur adalah penjumlahan titik-titik pada interval reservoir
Persamaan. 1. Interval Top & Bottom reservoir diinterpretasi oleh ahli geologi atas dasar
deskripsi core dan log characteristic.

....................(1)
Dalam perhitungan FHCP, Net-Pay, HNI, pada setiap data memiliki nilai 1 (pay) atau 0 (non
pay). "Net-to-gross ratio" atau "Net/Gross" (N / G) adalah jumlah total besar pay dibagi dengan
total ketebalan interval reservoir (Untuk memudahkan, diasumsikan sumur vertikal). Pada N / G
dari 1.0 berarti bahwa seluruh interval reservoir adalah footage pay. Dalam rumus ini, setiap
kaki (atau setengah kaki) yang didefinisikan sebagai non pay yang tidak bernilai untuk
subsequent reservoir-engineering OOIP (atau OGIP) dan perhitungan cadangan, meskipun
mengandung sedikit hidrokarbon. Penentuan Net-Pay harus dilakukan dengan cara yang praktis
yang wajar, tetapi harus diakui bahwa ketika setiap cut-off digunakan, hasilnya akan tidak teratur.
Dasar Konseptual Untuk Perhitungan Net-Pay
Beberapa dasar konseptual untuk perhitungan petrofisika net-pay yang dijelaskan. Pada satu
kasus, seluruh interval reservoir dapat diinterpretasikan sebagai net-pay (yaitu, N / G sama
dengan 1.0). Pendekatan rekayasa lain adalah menentukan beberapa batas bawah pada aliran,
masing-masing kaki atau setengah kaki interval reservoir dianggap non pay. Pendekatan ketiga
adalah dengan menggunakan satu atau lebih cut-off log yang telah digunakan dalam industri
minyak bumi. Keuntungan dan kerugian dari berbagai pendekatan akan dibahas dalam bagian
ini.
Net-Pay Interval Penuh
Satu pendekatan adalah menghitung OOIP atau OGIP dengan asumsi bahwa semua interval
reservoir pay untuk menentukan volume total adanya hidrokarbon dalam interval reservoir.
Ketika menggunakan pendekatan N/G=1, tim teknis perlu memastikan bahwa perhitungan
porositas, permeabilitas, dan Sw secara kuantitatif masuk akal atas seluruh rentang nilai pada
tiap nilai parameter tersebut. Perhitungan ini bisa disebut penentuan "total sumber daya
hidrokarbon" dalam interval reservoir, dan menyediakan nilai untuk potensi hidrokarbon total
reservoir. Beberapa hidrokarbon tersebut akan memiliki mobilitas rendah dan akan memberikan
sedikit atau tidak ada peran pada Hydrocarbon Recovery. Tapi, dengan nilai ini, engineer
memiliki ukuran seberapa baik reservoir memproduksi secara keseluruhan dan sumber daya apa
yang harus dipertimbangkan untuk project evaluasi perbaikan recovery.

Alasan lain untuk menetapkan N/G untuk 1,0 dengan peralatan reservoir modern, secara teknis
layak untuk menginterpetasi interval reservoir sebagai. Misalnya, dengan peralatan reservoir
modern, jutaan (atau lebih) sel simulasi model reservoir dapat dikonstruksi sangat detail dari
variasi vertikal dan horizontal digabungkan dalam reservoir-rock. Dalam pendekatan ini, bagian-
kualitas dari reservoir berporositas rendah, permeabilitas yang rendah, dan nilai-nilai air-saturasi
yang lebih tinggi. Kemudian, di perhitungan OOIP atau OGIP, porsi tersebut hanya berisi volume
kecil dari hidrokarbon dan akan memberikan kontribusi yang sesuai, meskipun kecil, tekanan
pemeliharaan dan hidrokarbon dipulihkan. Hal ini berbeda dengan mendefinisikan interval-
reservoir kualitas buruk ini sebagai non pay dan mendefinisikan bahwa tidak berkontribusi apa-
apa untuk OOIP atau OGIP atau cadangan.
Pendekatan Mobilitas atau Permeabilitas Cut-off
Pada prinsip awal perhitungan hukum Darcy, reservoir engineer dapat menentukan net-pay
menggunakan aliran fluida pada cut-off. Pilihan cut-off ini berhubungan langsung dengan
mobilitas hidrokarbon (permeabilitas batuan dibagi viskositas hidrokarbon) dalam porsi yang
berbeda-beda pada interval reservoir. Dengan pendekatan ini, permeabilitas net-pay cut-off
digunakan pada kalkulasi log per titik akan cukup berbeda pada reservoir gas (viskositas gas
sangat rendah sekitas 0,02 cp), untuk reservoir minyak encer (viskositas minyak1-10 cp) dan
untuk reservoir minyak berat (viskositas minyak 10000 cp atau lebih). Setiap bagian interval
reservoir memiliki permeabilitas pada kondisi reservoir dibawah cut-off yang diidentifikasi
sebagai non-pay. Pada bagian berikutnya, kondisi reservoir gas dibahas berbeda dari reservoir
minyak.
Net-pay yang berubah-ubah pada cut-off menjadi jelas ketika terbukti adanya aliran dengan
menggunakan salah satu nilai permeabilitas cut-off. Jika permeabilitas batuan 1% lebih besar dari
nilai cut-off, dapat dikatakan sebagai net-pay. Namun, jika batuan lain memiliki permeabilitas
1% kurang dari nilai cut-off, dikatakan sebagai non pay. Kontribsi aliran fluida dari perbedaan
kedua batuan ini hanya 2%, namun satu yang diperbolehkan untuk berkontribusi pada OOIP
berikutnya atau OGIP dan cadangan perhitungan, sementara yang lain tidak.
Jika permeabilitas Cut-off yang dipilih, diaplikasikan pada banyak data sumur (core dan log)
umumnya membutuhkan tiga langkah. Langkah awal adalah menerapkan permeabilitas cut-off
pada data permeabilitas analisis core rutin. Pada langkah ini, ada dua analisa yang perlu dibuat.
Pertama, analisa plot permeabilitas/porositas dan mengidentifikasi poin-poin tak terdefinisi.
Poin-poin tak terdefinisi perlu diperiksa satu persatu untuk agar valid. Contoh, porositas shale
yang sangat rendah pada sampel mungkin telah kering dan terdapat perkembangan parting antara
lapisan-lapisan shale. Hal ini dapat menyebabkan nilai permeabilitas yang sangat tinggi dan
tidak sesuai dengan karakteristik batuan. Data-data yang buruk pada analisa core rutin harus
dihapus dari database. Pertimbangan kedua, setiap melakukan analisis core rutin, sampel
interval shale tidak pada frekuensi yang sama pada core plugs sebagai litologi lain. Kemungkinn
ini harus diingat dalam meninjau database analisa core rutin dan dalam membandingkan hasil
perhitungan non pay/pay dan log.
Reservoir Gas
Pada reservoir gas yang diproduksi tekanan rendah dan berjalan menipis, setiap permeabilitas
cut-off yang digunakan semestinya sangat rendah. Hal ini cukup terbukti dengan keberhasilan
pengembangan reservoir-reservoir batupasir mengandung banyak gas memproduksi hampir 10
Bcf/day dari 85000 sumur di US, beberapa dengan permeabilitas rata-rata di kisaran microdarcy.
Pada reservoir gas konvensional dengan kualitas batuan reservoir lebih bagus saling
berhubungan dengan yang berkualitas buruk, gas pada batuan reservoir yang buruk akan
mengalir ke reservoir berbatuan lebih bagus jika terdapat permeabilitas diantaranya. Contoh
perhitungan aliran gas dari lapisan 1 microdarcy dengan perbedaan tekanan 2000 psi dengan
tebal lebih dari 10 ft dengan luas 10 acre, dan jangka waktu 1 tahun menunjukkan bahwa lapisan
ini dapa menghasilkan 1 Bcf per tahun.
Karena reservoir gas dengan penipisan tekanan diproduksi selama puluhan tahun dan, ditemukan
kedalaman yang signifikan, memiliki tekanan yang terabaikan kurang dari 10% dari tekanan
awalnya. Terdapat dua perbedaan waktu dan perbedaan tekanan yang besar menyebabkan gas
mengalir dari batuan permeabilitas dan porositas rendah menuju permeabilitas dan porositas
tinggi dan ke production wellbore. Dalam banyak kasus, jarak yang ditempuh untuk mencapai
lapisan berpermeabilitas lebih tinggi hanya beberapa feet secara vertikal.
Reservoir Hidrokarbon
Pada reservoir minyak setiap permeabilitas cut-off akan lebih besar secara signifikan daripada
reservoir gas. Aspek kedua bahwa biasanya, hanya 10 sampai 20% dari OOIP akan diproduksi
pada pressure-depletion drive (tanpa bantuan dari drainase gravitasi) dimana perbedaan tekanan
akan mempengaruhi semua bagian dari reservoir. Namun, selama efisiensi waterflooding,
overall oil/water displacement akan bergantung sebagian pada seberapa besar proses
displacement terjadi pada kualitas sifat batuan minyak yang kebih buruk. Oleh karena itu, pilihan
permeabilitas reservoir dari cut-off perlu memperhitungkan efeknya pada oil/water relative
permeability. Interwell injector/producer connectivity (atau floodability) bukanlah topik yang
dibahas pada bagian ini. Connectivity akan mempengaruhi recovery namun dianggap masalah
yang berbeda-beda dari perhitungan net-pay tiap sumur.
Setiap permeabilitas cut-off tidak dapat diterapkan secara langsung pada tiap-tiap foot log untuk
kalkulasi net-pay karena tidak ada log yang secara kuantitatif mengukur permeabilitas.
Permeabilitas cut-off biasanya dikonversi menjadi porositas cut-off dan selanjutnya diterapkan
pada data log melalui:
-Log Porosity
-Bulk Density
-GR
-Vshale Cut-off
Pertimbangan Geologi pada Penentuan Net-pay
Pertimbangan utama Geologi dalam menentukan pay dan non pay pada reservoir adalah
lingkungan pengendapan dan sejarah struktural hidrokarbon. Ligkungan pengendapan
memberikan gambaran apakah reservoir keseluruhan sand rich (high N/G) atau shale rich (low
N/G) dan hubungan alami antara high quality rock dengan poor quality rock. Jika reservoir
cukup interbedded dengan high quality rock pada skala beberapa inci hingga beberapa feet, poor
quality rock, jika mengandung hidrokarbon kemungkinan akan berkontribusi dalam produksi.
Namun, jika layering dalam skala yg lebih besar high quality rock dipisahkan dengan poor
quality rock, maka poor quality rock jeuh lebih memungkinkan memberikan kontribusi
signifikan untuk produksi.
Mengenai hidrokarbon dan pertimbangan sejarah struktural dalam perhitungan net-pay, beberapa
ladang memiliki relik minyak dibawah oil water contact (OWC) (e.g., Prudhoe Bay, Alaska
North Slope, U.S.A.; San Andres carbonate reservoirs, west Texas, US) atau relik gas dibawah
gas water contact (GWC) (e.g., North Morecambe field, Irish Sea, UK). Kolom relik minyak ini
umumnya akan dianggap sebagai interval non pay karena mobilitas tinggi-saturasi air dan
kurangnya mobilitas minyak. Hal ini berlaku untuk produksi primer maupun waterflooding,
namun untuk CO2 EOR, relik minyak The West Texas San Andreas telah mempertimbangkan
pengembangan. Situasi yang signifikan adalah saturasi relik gas dibawah GWC. Gas ini tidak
memiliki mobilitas secara langsung, tetapi ketika aquifer tidak kuat, gas akan
menyebar/memperluas dan bisa berkontribusi pada produksi karena penurunan tekanan produksi.
Oleh karena itu, relik gas tidak dapat dikesampingkan dalam perhitungan net-pay.
George and Stiles menerbitkan sebuah contoh yang sangat baik dari komplikasi perhitungan net-
pay mengenai heterogenitas karbonat Clearfork oil reservoir di barat Texas. Pendekatan mereka
adalah mengembangkan hubungan empiris antara "actual pay" dan "apparent pay" sebagai
fungsi dari porositas untuk menentukan kembali net-pay untuk meningkatkan perhitungan OOIP
dan untuk mendapatkan distribusi yang wajar dari net-pay. Mereka mendefinisikan dua cut-off
net-pay. "Actual Pay" didefinisikan sebagai ketebalan bersih sampel core dengan permeabilitas
ditas 0,1 md dan "Apparent Pay" didefinisikan sebagai ketebalan bersih sampel core dengan
porositas lebih besar dari cut-off tertentu. Gambar. 1 menunjukkan hubungan actual pay sebagai
fungsi porositas. Atas dasar analisis ini, pada tingkat porositas 8% BV, 75% dari sampel batuan
dikatakan pay, sementara pada tingkat porositas 1% BV, 50% dari sampel batuan dikatakan pay.
Dengan metodologi ini, sumur dengan tingkat porositas yang rendah tidak akan semua non pay,
tetapi terdapat total pay yang terbatas. Tujuan dari metode ini adalah untuk mencapai distribusi
yang lebih baik dari luasan porositas dan total OOIP juga distribusi PV di seluruh lapisan
menjadi realistik.
Gambar. 1 Apparent and actual pay for Robertson Upper Clearfork unit, West Texas, US

Akhirnya, tim teknis perlu menentukan implikasi dari setiap net-pay cut-off. Hal ini paling baik
dilakukan dengan memplot persentase kumulatif pore feet hidrokarbon (FHCP) sebagai fungsi
dari porositas dan sebagai fungsi permeabilitas (lihat Gambar. 2 dan 3 untuk contoh masing-
masing dua jenis plot). Dengan cara ini, dimungkinkan untuk menentukan berapa persen dari
hidrokarbon di dalam reservoir yang akan diabaikan oleh cut-off net-pay tertentu. Sedangkan
metode sensitivitas net-pay ini adalah pendekatan yang logis, evaluasi porositas dan saturasi air
lebih pasti dalam batuan rendah porositas. perhitungan log mungkin menunjukkan saturasi
hidrokarbon di batu di mana tidak ada hidrokarbon benar-benar ada.

Gambar. 2 Plot Ilustrasi dari kumulatif FHCP vs porositas untuk dua jenis reservoir (satu
berkualitas baik, yang lain berkualitas rendah). Total FHCP reservoir "baik" adalah tiga kali total
FHCP dari reservoir "miskin".
Gambar 3 - Plot Ilustrasi dari kumulatif FHCP vs permeabilitas untuk dua jenis reservoir (satu
berkualitas baik, yang lain berkualitas rendah). Total FHCP reservoir "baik" adalah tiga kali total
FHCP dari reservoir "miskin".

Penerapan Net-Pay Cut-offs pada Well Logs


Empat langkah utama dalam penerapan cut-off net-pay untuk particular Reservoir adalah untuk
menciptakan standar, mengkalibrasi satu atau lebih log dengan standar yang dipilih, pastikan
bahwa langkah kalibrasi menghasilkan hasil yang konsisten dengan standar, dan menerapkan
dikalibrasi model untuk semua sumur.
Membangun standar
Seperti telah dibahas sebelumnya, pilihan standar untuk perhitungan net-pay harus masuk akal
tetapi, untuk beberapa tingkat, berbeda-beda. Pilihan harus menjadi konsep tunggal, seperti cut-
off permeabilitas, cut-off porositas, atau interpetasi ahli geologi dari deskripsi core. Penggunaan
multiple cut-off menyebabkan hasil yang sangat konservatif yang menghilangkan batuan yang
mungkin berkontribusi untuk produksi, terutama untuk reservoir gas. Meremehkan hal ini terjadi
karena masing-masing dari cut-off memiliki batas tertentu, menentukan perbedaan datapoint
sebagai non pay. Bahkan setelah memasukkan depth matching log, menyisakan ketidakcocokan
kedalaman yang selalu terjadi, sehingga dalam penghitungan ganda dari non pay di batas lapisan.
Kalibrasi log untuk memilih standar
Setelah permeabilitas cut-off udara 0,1 md telah dipilih, perlu diubah menjadi metodologi yang
dapat diterapkan untuk perhitungan tiap-tiap log. Biasanya, hal ini dilakukan dengan mengubah
nilai permeabilitas-cut-off menjadi nilai porositas cut-off oleh crossplot permeabilitas-vs-
porositas semilog dari analisis core rutin dikonversi ke kondisi reservoir. Juga, plot yang dibuat
dari data core permeabilitas vs berbagai parameter log yang tersedia untuk menentukan apakah
ada korelasi yang kuat yang dapat digunakan. Atau, teknik regresi multivariat dapat digunakan
untuk mengkalibrasi beberapa log untuk permeabilitas. Jika cut-off porositas dikembangkan dari
cut-off permeabilitas, maka perlu didefinisikan sebagai cut-off terkait log, seperti porositas atau
kepadatan log cut-off log yang diturunkan, atau Vsh atau GR-log cut-off. Ada beberapa variasi
pada bagaimana langkah kalibrasi ini dapat dilakukan. Alternatif tidak dibahas di sini karena
setiap reservoir memiliki karakteristik yang unik.
Mengkonfirmasi langkah kalibrasi
Setelah langkah kalibrasi selesai, perhitungan log yang dihasilkan dari pay/non pay perlu
diperiksa terhadap standar core di cored well. Hal ini diperlukan untuk menentukan bahwa
perhitungan log dan cut-off tidak melebih-lebihkan atau mengecilkan kalibrasi standar net-pay
reservoir. Tujuannya adalah untuk mengembangkan nilai "estimasi terbaik" dalam perhitungan
reservoir-engineering, bukan "estimasi rendah" atau "estimasi tinggi."
Menerapkan model dikalibrasi
Setelah langkah pertama telah berhasil diselesaikan, hasil net-pay model log dapat diterapkan
pada data log valid semua sumur di interval waduk untuk mengembangkan penentuan titik-demi-
titik pay /non pay. Untuk hasil yang optimal, mungkin perlu untuk memiliki model yang berbeda
di tiap area yang berbeda dari reservoir. Hasil untuk setiap zona pada reservoir harus dapat
dikontrol. Maps harus diperiksa mencari "bulls-eyes" yang bisa mewakili efek nyata geologi,
artefak dalam database, atau perhitungan yang buruk.
Dalam langkah berikutnya menghitung porositas, Sw, dan permeabilitas, perhitungan tersebut
akan dibuat hanya untuk interval pay. Interval non pay akan dikeluarkan dari core dan SCAL
database dan log database. Dalam kasus di mana pencocokan kedalaman core dan log sangat
kesulitan, akan lebih baik mempertahankan data core dan log yang didefinisikan non pay dalam
database. Hal ini akan memungkinkan sampel yang tepat untuk dipilih untuk berbagai analisis,
seperti evaluasi sifat petrofisika SCAL
Nomenclature
FHCP = hydrocarbon pore feet, L, ft [m]
Sw = water saturation, %PV

References
1. Cobb, W.M. and Marek, F.J. 1998. Net-pay Determination for Primary and Waterflood Depletion
Mechanisms. Presented at the SPE Annual Technical Conference and Exhibition, New Orleans,
Louisianna, 2730 September. SPE-48952-MS. http://dx.doi.org/10.2118/48952-MS.
2. Pirson, S.J. ed. 1958. Oil Reservoir Engineering, 443445. New York City: McGraw-Hill Book Co. Inc.

3. MacKay, Virginia ed. 1994. Determination of Oil and Gas Reserves, 45-46. Petroleum Soc. of the
Canadian Inst. of Mining, Metallurgy, and Petroleum: Calgary, Canada.

4. George, C.J. and Stiles, L.H. 1978. Improved Techniques for Evaluating Carbonate Waterfloods in
West Texas. J Pet Technol 30 (11): 15471554. SPE-6739-PA. http://dx.doi.org/10.2118/6739-PA

5. Erickson, J.W. and Sneider, R.M. 1997. Structural and Hydrocarbon Histories of The Ivishak
(Sadlerochit) Reservoir, Prudhoe Bay Field. SPE Res Eng 12 (1): 18-22. SPE-28574-
PA. http://dx.doi.org/10.2118/28574-PA
6. Lucia, F.J. 2000. San Andres and Grayburg Imbibition Reservoirs. Presented at the SPE Permian
Basin Oil and Gas Recovery Conference, Midland, Texas, 21-23 March 2000. SPE-59691-
MS. http://dx.doi.org/10.2118/59691-MS

7. Thai, B.N., Hsu, C.F., Bergersen, B.M. et al. 2000. Denver Unit Infill Drilling and Pattern
Reconfiguration Program. Presented at the SPE Permian Basin Oil and Gas Recovery Conference,
Midland, Texas, 21-23 March 2000. SPE-59548-MS. http://dx.doi.org/10.2118/59548-MS
8. Cowan, G. and Boycott-Brown, T. 2003. The North Morecambe Gas Field. In United Kingdom Oil and
Gas Fields, Commemorative Millennium Volume. London: Geological Soc.
9. http://petrowiki.org/Net_pay_determination

10.

Anda mungkin juga menyukai