Anda di halaman 1dari 4

KONSELING APOTEKER DAN PASIEN MENGENAI DIARE

A : Selamat siang Bu silakan masuk, silakan duduk. Apa benar ini dengan Ibu P sendiri atau
ini kerabat dari Ibu P? Maaf telah menyita waktu ibu sebentar.

P : Iya ini saya sendiri, Iya tidak apa-apa.

A : Perkenalkan nama saya A, saya adalah Apoteker ditempat ini yang bertugas untuk
membantu penyembuhan Ibu. Tujuan dari dilaksanakannya konseling ini untuk meningkatkan
penyembuhan Pasien sendiri. Saya ingin menanyakan beberapa pertanyaan singkat mengenai
obat-obatan yang baru Ibu terima. Informasi yang Ibu berikan akan sangat membantu kita untuk
mengenali masalah yang mungkin timbul dari obat-obat yang akan Ibu bawa pulang. Apa saja
yang sudah Ibu ketahui tentang obat-obat ini?

P : Iya, ini Saya dapat obat dari dr untuk dibawah pulang ke rumah, ada beberapa macam
obat yang diberikan yang harus saya minum. Ada obat Antibiotik, obat muntah, Vitamin sama
obat untuk menyembuhkan diare.

A : Iya Ibu dapat 4 macam obat ini karena Ibukan datang dengan kondisi keracunan
makanan yang berefek pada BAB. Disini Ibu dapat Antibiotik, obat ini berguna untuk mematikan
kuman yang disebabkan oleh makanan yang ibu makan. Obat ini harus dihabiskan 3 x 1 habis
makan baru ibu bisa minum obat ini begitu juga dengan obat diare ibu minum 3 x 1 habis makan,
jika diarenya masih sering Ibu bisa minum dala sekali minum 2 tablet. Terus Ibu diberi obat
muntah, obat ini Ibu minum pada saat perut Ibu tidak enak, serta Ibu dapat Vitamin untuk
menguatkan daya tahan tubuh Ibu, Vitamin ini Ibu minum pada Pagi hari. Obat ini harus
disimpan ditempat yang kering dan terhindar dari sinar matahari untuk menjaga mutu obat ini.
Jangan lupa Minum air yang banyak yaa Bu dan harus istirahat yang banyak serta jangan dulu
jajan sembarangan.

P : Iya Bu Terima kasih untuk Informasinya.

A : Jadi pada jam-jam berapa Ibu minum obat?

P : untuk Antibiotik dan obat Diare saya Minum 3 x 1 pagi, siang dan malam, untuk
Vitamin hanya diminum pagi dan obat muntah hanya pada saat mual saja.

A : apa ada yang perlu ibu tanyakan lagi?

P : saya kira informasinya sudah cukup jelas, Terima kasih.

A : Iya Terima kasih juga Ibu untuk waktunya sebentar, Semoga lekas sembuh yaa Bu. Ingat
jangan jajan-jajan sembarangan. Selama Siang

P : Iya selamat siang.


A : Apa keluhan utama yang anda rasakan ?
P : Saya menderita diare
A : Berapa kali sehari ?
P : 5 kali sehari
A : Apa diare anda disertai darah ?
P : Tidak
A : Apa ada lendir ?
P : Tidak juga
A : Sejak kapan anda menderita diare ini ?
P : Kemarin siang
A : Apa ada keluhan lain ?
P : Ada, saya merasa haus dan lemas

Apoteker : slamat siang ibu, silahkan duduk sambil menjabat tangan pasien
Pasien 1 : trimakasih bu
Apoteker : ibu Era, apa kabar?
Pasien 1 : alhmdulillah baik bu
Apoteker : ini yang disebelah ibu anakny?
Anak Pasien 1 : iya bu, saya anaknya
Apoteker : perkenalkan nama saya Fitriana, sya seorang apoteker. Saya mengajak ibu
kesini ingin menginformasikan tentang obat yang akan ibu terima. Sebelumnya saya mau tanya
tadi ibu keluhannya apa ?
Pasien 1 : cma pusing-pusing aja nih, sama badan rasanya pegel-pegel
Apoteker : tensinya tadi berapa bu?
Pasien 1 : tensi saya 155/100
Apoteker : wah cukup tinggi juga ya, tadi dokter bilang apa tentang obat ibu?
Pasien : tadi dokter bilang saya di kasih obat buat nurunin tekanan darahnya, obat
jantungnya seperti biasa, trus dikasih obat pusing sama obat nyerinya
Apoteker : lalu dokter menjelaskan ga cara minum obatnya seperti apa?
Pasien 1 : tadi si dibilang untuk obat jantungnya diminum sekali sehari setengah tablet
aja, sama obat darah tingginya dikasih buat sebulan.
Apoteker : setelah minum obat ini, dokter bilang apa mengenai efek yang akan muncul?
Atau harapan setelah minum obat ini gmna bu?
Pasien 1 : yah, dokternya ga bilang apa-apa tu bu. Cuma bilang semoga lekas sembuh
Apoteker : oh ga bilang ya bu. Sebelumnya apakah ibu era jg sambil mengkonsumsi obat
lain selain obat dari dokter ini?
Pasien 1 : tidak bu
Apoteker : okey jadi gini ibu, dsini ibu di resepkan obat untuk penurun tekanan darahnya
ada captopril, ibu minum sehari 2 kali berarti di selang pemberiannya setiap 12 jam. Sebaiknya
ibu minum pada saat lambung kosong karena obat akan lebih mudah diserap dan cepat
menimbulkan efek menurunkan tekanan darah. Bisa diminum 1 jam sebelum makan atau 2 jam
setelah makan. Tapi ibu, juga harus rutin control tensi darahnya ya untuk mengetahui gmna
kondisi tekanan darah ibu selanjutnya setelah minum obat ini. Kemudian ini di berikan lanamol
nama generiknya paracetamol fungsinya untuk meredakan sakit kepala atau pusingnya, ini ibu
minum 3 kali sehari, berarti cara minumnya diberi jarak selama 8 jam, diminum setelah makan,
jika keluhan pusingnya sudah hilang bisa ibu hentikan. Selanjunya ada digoxin, ini fungsinya
untuk obat jantungnya, ibu minum obat ini setengah tablet tiap pagi, sebaiknya jarak minumnya
selama 24 jam, jika ibu minum pagi ini jam 7 besok ibu jg minum jam 7 pagi untuk
mempertahankan kadar terapi obat didalam darah.lalu diberikan gratheos nama generiknya
natrium diklofenak, obat ini dimaksudkan untuk mengatasi keluhan nyeri-nyeri pada sendi ibu,
obat ini jg harus diminum setelah makan untuk meminimalisir efek sampingnya yang dapat
mengganngu saluran pencernaan. Diminum 2 kali sehari berarti di selang setiap 12 jam.
Selanjutnya ini diberikan furosemid, obat ini memiliki efek samping buang-buang air kecil, jadi
sebaiknya ibu minum obat ini dipagi hari agar tidak mengganggu istirahat ibu bila minum
dimalam hari. Obat ini diminum sekali sehari setengah tablet pagi hari ya bu. Cara penyimpanan
obat ini sebaiknya disimpan d tempat yang kering, dan terlindung dari cahaya matahari langsung
untuk menghindari kerusakan obat.
Apoteker : bagaimana bu era, apakah sudah paham dengan penjelasan saya? Atau ada
yang masih ingin ditanyakan?
Pasien 1 : iya paham bu, cma saya mw tanya bu, kalau saya lupa minum obat gmana
dong?
Anak Pasien 1 : iya bu, si mamah udah mulai sering lupa. Apakah kalau obatnya lupa
diminum, trus harus diminum berikutnya jadi double atau bagaimana? Efeknya apa klo sampai
lupa minum?
Apoteker : iya, jadi kalau ibu sampai lupa minum obat pada satu waktu, ibu tidak perlu
meminum obat double, cukup ibu lanjutkan saja obatnya. Karena kalau ibu minum double dosis
yang ibu minum akan berlebih dan bisa berbahaya. nah, kalau efeknya apa bila sampai lupa
minum obat, untuk obat penurun tekanan darah, akibatnya tensi ibu akan naik turun dan kurang
stabil, jadi sebaiknya ibu rutin minum obat ini dan rutin di control tekanan darahnya.
Pasien 1 : tapi kalau saya minum obat captoril ini, kadang suka batuk-batuk
Apoteker : memang obat captopril ini efek sampingnya menyebabkan batuk, jika ibu
mengalami batuk ibu bisa minum ari putih yang banyakuntuk mengurangi keluhannya, jadi
jangan sampai tidak diminum obatnya,namun bila memang sudah sangat mengganggu coba ibu
konsulkan kembali kedokter, mungkin dokter akan punya pertimbangan lain, bisa diganti
dengan obat lain atau ditambah obat lain untuk mengatasi keluhan ibu.
Pasien 1 : Ooo, gitu ya bu
Apoteker : apakah sudah jelas bu? Atau ada yang ingin ditanyakan kembali?
Anak Pasien 1 : pantangannya apa aja bu yang ga boleh dimakan untuk kondisi seperti
ibu saya?
Apoteker : ya sebaiknya dikurangi makanan yang asin-asin, hindari stress atau banyak
pikiran, hindari beraktivitas yang terlalu berat. Dan makanan apa saja yang sebaiknya ibu makan
untuk lebih jelasnya mungkin ibu bisa konsultasi ke bagian ahli gizi
Anak Pasien 1 : ohh, iy bu. Saya paham.
Apoteker : apakah masih ada yang ingin dsampaikan lagi mengenai masalah obat ini
bu?
Pasien 1 : tidak bu, saya sudah cukup paham
Apoteker : klo sudah paham, coba ibu ulang kembali cara minum obat yang sudah saya
jelaskan
Pasien 1 : ini captopril, diminum sehari 2 kali berarti di selang pemberiannya setiap 12
jam. Sebaiknya diminum pada saat lambung kosong karena obat akan lebih mudah diserap dan
cepat menimbulkan efek menurunkan tekanan darah. Bisa diminum 1 jam sebelum makan atau 2
jam setelah makan. Tapi saya juga harus rutin control tensi darahnya ya untuk mengetahui gmna
kondisi tekanan darah saya selanjutnya setelah minum obat ini. Kemudian ini di berikan lanamol
nama generiknya paracetamol fungsinya untuk meredakan sakit kepala atau pusingnya, ini
diminum 3 kali sehari, berarti cara minumnya diberi jarak selama 8 jam, diminum setelah makan,
jika keluhan pusingnya sudah hilang bisa dihentikan. Selanjunya ada digoxin, ini fungsinya
untuk obat jantungnya, diminum obat ini setengah tablet tiap pagi setelah makan, sebaiknya jarak
minumnya selama 24 jam, jika saya minum pagi ini jam 7 besok saya jg minum jam 7 pagi
untuk mempertahankan kadar terapi obat didalam darah.lalu diberikan gratheos nama generiknya
natrium diklofenak, obat ini dimaksudkan untuk mengatasi keluhan nyeri-nyeri sendi, obat ini
juga harus diminum setelah makan untuk meminimalisir efek sampingnya yang dapat
mengganngu saluran pencernaan. Diminum 2 kali sehari berarti di selang setiap 12 jam.
Selanjutnya ini diberikan furosemid, obat ini memiliki efek samping buang-buang air kecil, jadi
sebaiknya diminum obat ini dipagi hari agar tidak mengganggu istirahat saya bila minum
dimalam hari. Jadi obat ini diminum sekali sehari setengah tablet pagi hari . Cara penyimpanan
obat ini sebaiknya disimpan d tempat yang kering, dan terlindung dari cahaya matahari langsung
untuk menghindari kerusakan obat.
Apoteker : iya sudah benar bu, apa ada yang ingin ditanyakan kembali? Jika sudah cukup
jelas saya akhiri saja konseling ini. Trimakasih atas waktunya, smga lekas sembuh ya bu
(sambil menjabat tangan Pasien 1 dan Anak Pasien 1)
Pasien 1 : iya trimakasih bu (sambil melangkah keluar ruang konseling
Pasien 1 dan Anak Pasien 1 meninggalkan ruangan konseling dengan membawa obat
ditangannya. Hari ini mereka mendapatkan informasi yang lebih mengenai obat yang akan di
konsumsinya. Pasien 1 dan Anak Pasien 1 pun meninggalkan RS Sehat medika menuju kembali
ke rumah.

Anda mungkin juga menyukai