Anda di halaman 1dari 3

PEMBERIAN INFORMASI DAN EDUKASI ANESTESI

No. Dokumen No. Revisi Halaman


RSU SIAGA MEDIKA
BANYUMAS 515/SPO/PAB/0324 01 1/ 3
/V/2016
Ditetapkan oleh
Direktur RSU Siaga Medika Banyumas

STANDAR Tanggal Terbit


PROSEDUR
16 Mei 2016
OPERASIONAL

PENGERTIAN Informasi Anestesi adalah memberikan informasi kepada


pasien atau keluarga atau wali pasien tentang persiapan/
tindakan anestesi perioperatif dengan bahasa awam dan
mudah dimengerti pasien / keluarganya.
Edukasi anestesi adalah transformasi pengetahuan tentang
tahapan pelayanan anestesi melalui proses diskusi,
pengambilan keputusan dan implementasi
TUJUAN 1. Memudahkan pasien dalam memahami prosedur anestesi
yang akan dilakukan.
2. Memudahkan untuk mendapatkan persetujuan atau
penolakan tindakan anestesi.
3. Menurunkan efek emosional pasien.
4. Terwujudnya kerja sama antara pasien / keluarganya
dengan petugas.
KEBIJAKAN Kebijakan Direktur RSU Siaga Medika Nomor
515/SPO/PAB/0320/V/2016 tentang pemberlakuan
implementasi SPO anestesi
PROSEDUR Ketentuan pra informasi dan edukasi anestesi
1. Edukasi layanan anestesi diberikan kepada semua pasien
yang akan menjalani tindakan anestesi / sedatif
2. Edukasi layanan anestesi mencakup :
a. Penjelasan tentang kewajiban pasien / keluarganya
untuk memberikan informasi kesehatan pasien dengan
jujur.
PEMBERIAN INFORMASI DAN EDUKASI ANESTESI

No. Dokumen No. Revisi Halaman


RSUD KAJEN
515/SPO/PAB/0326 01 2/3
KABUPATEN
/V/2016
PEKALONGAN
PROSEDUR b. Penjelasan tentang kewajiban pasien untuk mematuhi
dan melaksanakan persiapan-persiapan operasi.
c. Penjelasan dan informasi tentang :
Status fisik pasien
Definisi, keuntungan, kerugian, risiko dan
komplikasi tindakan anestesi baik General
Anestesi maupun Regional anestesi.
Alternatif tindakan.
d. Penjelasan tentang persetujuan tindakan anestesi.
e. Penatalaksanaan dan perawatan pasca bedah atau
anestesi :
Tata laksana nyeri, mual muntah.
Perawatan biasa atau intensif bila perlu
3. Disiapkan materi edukasi layanan anestesi
4. Petugas pelayanan kesehatan dapat memberikan edukasi
pasien sebatas kewenangannya:
a. Dokter anestesiologi
b. Penata anestesi.
c. Perawat ruangan.
Langkah-langkah :
1. Ucapkan salam dan perkenalkan diri kepada pasien.
2. Sampaikan kepada pasien tentang status fisiknya ( ASA )
dengan bahasa pasien ( awam ).
3. Pasien / keluarga atau wali pasien dipersilahkan membaca
materi edukasi atau penjelasan langsung oleh petugas
pelayanan.
4. Diskusikan materi edukasi dengan fokus pada pembahasan
tindakan anestesi yang akan dilakukan.
5. Berikan penjelasan tentang persiapan-persiapan operasi:
a. Puasa
b. Cukur

PEMBERIAN INFORMASI DAN EDUKASI ANESTESI


No. Dokumen No. Revisi Halaman
RSUD KAJEN
515/SPO/PAB/0326 01 3/3
KABUPATEN
PEKALONGAN /V/2016
PROSEDUR c. Penandaan lokasi operasi.
d. Melepas semua perhiasan.
e. Dilarang memakai make up, lipstik dan kutek
f. Memakai baju operasi,
6. Berikan penjelasan tentang tatalaksana nyeri pasca
operasi, PONV dan perawatan pasca bedah atau
anestesi.
7. Suport mental pasien dan keluarganya
8. Dokumentasikan bukti layanan edukasi anestesi pada
RM pasien.
9. Ucapkan salam perpisahan kepada pasien.
1. Rawat inap
2. ICU
UNIT TERKAIT
3. IGD
4. INSTALASI RAWAT JALAN
5. IBS