Anda di halaman 1dari 17

LAPORAN PRAKTEK KERJA PLAMBING DI

BENGKEL SIPIL
ULIR PIPA GALVANIS

Disusun Oleh:
ADE DIAH FAHMI

1431310085

1E

JURUSAN TEKNIK SIPIL

POLITEKNIK NEGERI MALANG

2014/2015
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Pipa merupakan salah satu komponen kontruksi yang
digunakandi berbagai instalasi terutama pabrik yang berfungsi
sebagaitransportasi aliran fluida dari satu area ke area lainnya
dan dapat juga dipakai sebagai komponen untuk perpindahan
uap.
Sistem pemipaan digunakan untuk penyediaan dan pendistribusian air
besih, pembuangan limbah dari kawasan industri ataupun dari fasilitas publik
lainnya. Selain itu, sistem pemipaan digunakan untuk mentransportasikan minyak
mentah dari sumur minyak menuju tangki yang kemudian akan diproses
selanjutnya, mentransportasikan dan mendistribusikan gas alam dari sumber gas
menuju tangki penyimpanan. Sistem pemipaan juga di aplikasikan dalam
pendistribusian minyak atupun gas untuk menyuplai kebutuhan industri, mesin
pembangkit tenaga dan keperluan komersial. Sistem pemipaan juga digunakan
untuk mengangkut cairan, bahan kimia, campuran kimia dan uap pada industri
makanan, pabrik kimia dan industri lainnya. Sistem pemipaan juga digunakan
untuk instalasi pemadam kebakaran, untuk keperluan mesin-mesin dan lain lain.
.

1.2 Tujuan

Setelah melakukan percobaan ini, mahasiswa dapat:


1. Memahami pelaksanaan pekerjaan plambing.
2. Menghitung panjang pipa yang digunakan untuk pekerjaan instalasi
3. Bekerja dengan hati-hati dan aman.
4. Menghasilkan benda kerja yang optimal, sesuai gambar kerja dan syarat-syarat.
METODE PRAKTIKUM

2.1 Dasar Teori

Pipa adalah saluran tertutup yang biasanya berpenampang lingkaran dan


digunakan
untuk mengaliri Fluida dengan tampang aliran penuh. Fluida yang dialiri pipa biasanya
berupa zat atau gas dan tekanan didalamnya biasanya lebih besar atau lebih rendah dari
tekanan Atmosfer. Apabila zat cair dalam pipa tidak penuh akan termasuk dalam saluran
terbuka karena bebas, tekanan dipermukaan zat cair disepanjang saluran terbuka adalah
Tekanan Atmosfer.
Yang dimaksud dengan Jaringan Pipa (Perpipaan) adalah Suatu sistem perpipaan
pada suatu instalasi atau struktur pada suatu kawasan permukiman dimana digunakan

sebagai alat transportasi dari aliran yang berupa gas atau cairan
2.2 Peralatan

2.2.1 Alat Pelindung Diri (APD)

1. Topi (Hard Hat)


2. Kacamata (Goggles)
3. Pelidung Telinga (Ear Protector)
4. Sepatu (Safety Boot)
5. Sarung tangan

2.2.2 Alat dan Bahan

1. Pipa Galvanis
2. Pelumas
3. Gergaji Sengkang
4. Ragum Meja / Ragum Kaki Tiga
5. Roll Meter / penggaris
6. Pipe Cutter
7. Reamer
8. Kikir Penghalus
9. Pengores / Pulpen
10. Lap
11. Sikat baja
12. T-Dies (alat Ulir)
2.3 Prosedur Kerja

1. Mengukur dan memotong pipa yang akan digunakan praktik sepanjang 16 cm,
2. Lalu di ulir
3. Kemudian sisiny di reamer
4. Dan dihaluskan dengan kikir penghalus
HASIL PRAKTIK

3.1 Gambar Hasil praktik


DAFTAR PUSTAKA

http://chece0404.blogspot.com/2011/10/laporan-praktek-
kerja-pipa.html

http://chece0404.blogspot.com
LAMPIRAN 1

gergaji sengkang,digunakan untuk memotong pipa adalah alat pemotong pipa tetap
(Fixed Pipe Cutter).

Ragum kaki tiga digunakan peralatan untuk menjepit atau memegang benda kerja
Ragum Meja (Bench Vise) digunakan peralatan untuk menjepit atau memegang benda
kerja

Penggaris digunakan untuk mngukur panjang pipa yang hendak dipotong.

Aat kikir untuk menghaluskan benda kerja


pipa tetap (Fixed Pipe Cutter) digunakan untuk memotong pipa
Stock digunakan seagai alat bantu untuk memegang reamer

Reamer digunakan untuk merapikan / mengembalikan bentuk lubang atau ukuran


diameter pipa semula setelah dipotong dengan menggunakan pipe-cutter.
Sikat Baja digunakan untuk membersihkan serbuk besi dari benda
kerja

Alat Ulir digunakan untuk mengulir benda kerja


LAMPIRAN 2

Safety helmet berfungsi sebagai


pelindung kepala dari benda yang
bisa mengenai kepala secara
langsung.

Sepatu karet (sepatu boot) berfungsi sebagai


alat pengaman saat bekerja di tempat yang
becek ataupun berlumpur. Kebanyakan di lapisi
dengan metal untuk melindungi kaki dari benda
tajam atau berat, benda panas, cairan kimia,
dan sebagainya

Sarung tangan
berfungsi sebagai alat
pelindung tangan pada
saat bekerja di tempat
atau situasi yang dapat
mengakibatkan cedera
tangan. Bahan dan
bentuk sarung tangan di sesuaikan dengan fungsi masing-masing
pekerjaan.

Penutup telinga (ear plug/ear muff) berfungsi sebagai pelindung telinga


pada saat bekerja di tempat yang bising.

Kaca mata pengaman (safety


glasses) berfungsi sebagai
pelindung mata ketika bekerja
(misalnya mengelas).

Masker (respirator) berfungsi sebagai penyaring udara yang


dihirup saat bekerja di tempat dengan kualitas udara buruk
(misal berdebu, beracun, dsb).
LAMPIRAN 3