Anda di halaman 1dari 6

KATA PENGANTAR

Pujisyukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan hidayah Nya kepada
penyusun ,sehingga penyusun dapat menyelesaikan laporan kegiatan akhir komunita sini. Tidak
lupa pula penyusun ucapkan salam kepada junjungan kita Nabi besar Muhammad SAW,yang
telah membawa umat manusia dari alam jahiliyah ke alam yang penuh ilmu pengetahuan.

Laporan kegiatan ini merupakan salah satu syarat untuk menyelesaikan praktek profesi
komunitas yang merupakan salah satu mata ajar pada praktek profesi kepetawatan (profesi
Ners)Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan perintis Padang.

Tidak sedikit hambatan dan kendala yang penyusun hadapi selama menyusun laporan ini
.namun berkat dukungan ,bimbingan dan bantuan dari berbagai pihakak ahirnya penulis dapat
mengatasi kesulitan tersebut.

Makadari itu penyusun mengucapkan terimakasih pada

1. Bapak Drs.M.Alber Dwitra,MM selaku Camat Kota Padang Panjang yang telah
memberikan kesempatan untuk praktek di Kecamatan Padang Panjang Timur di Kota
Padang Panjang
2. Ibu Witra Yeni, S.KM selaku pimpinan puskesmas Gunung beserta staff yang telah
banyak membantu dalam pelaksanaan kegiatan praktek profesi keperawatan
3. Bapak Syafnirwan selaku Lurah di kelurahan Ngalau yang telah memberikan kesempatan
untuk praktek di kelurahan Ngalau Kecamatan Padang Panjang Timur Kota Padang
Panjang
4. Ns. Yaslina,M.Kep,Sp.Kep.Kom dan Bapak Ns.Falerisiska ..selaku pembimbing
Akademik
5. Semua pihak yang terkait yang tidak dapat di sebutkan satu- persatu
Laporan ini telah penulis usahakan semaksimal mungkin untuk kesempurnaannya, namun
demikian penyusun terbuka atas saran dan kritikan dari pembaca untuk kesempurnaan lebih
lanjut dari laporan ini .semoga saran dan kritik yang pembaca berikan menjadi masukan untuk
kesempurnaan penulisan laporan ini.
Akhirnya Penyusun mengucapkan maaf atas kekurangan dalam penulisan laporan ini dan
terimakasih penyusun ucapkan atas masukan yang telah di berikan demi kesempurnaan laporan
ini.

Padang Panjang, Desember 2016

Penyusun

BAB 1
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Pembangunan kesehatan merupakan bagian integral dari pembangunan nasional.Tujuan
utama pembangunan kesehatan adalah tercapainya kemampuan untuk hidup sehat bagi
setiap penduduk agar dapat mewujudkan derajat kesehatan masyarakat yang optimal,
sebagai salah satu unsur kesejahteraan umum dari tujuan nasional. Pengelolaan kesehatan
yang terpadu perlu di kembangkan agar lebih mendorong peran serta masyarakat (GBHN,
1993:Nining R, dkk, 2002). Keperawatan sebagai salah satu tenaga kesehatan perlu
berperan serta dalam pembangunan bidang kesehatan dan di laksanakan dalam bentuk
pelayanan keperawatan di masyarakat. Pelayanan keperawatan tersebut bertujuan untuk
meningkatkan derajat kesehatan masyarakat tersebut dan dilaksanakan berdasarkan ilmu
dan kiat keperawatan untuk mengatasi masalah kesehatan di Indonesia.
Kesehatan adalah tanggung jawab bersama dari setiap
individu,masyarakat,perintah dan swasta.Apapun peran yang dimainkan oleh pemerintah,
tanpa kesadaran individu dan masyarakat untuk secara mandiri menjaga kesehatan
mereka,hanya sedikit yang akan dapat di capai.Perilaku yang sehat dari kemampuan
masyarakat untuk memilih dan mendapatkan pelayanan kesehatan yang bermutu sangat
menentukan keberhasilan pembangunan kesehatan. Oleh karena itu,salah satu upaya
kesehatan pokok atau misi sektor / kesehatan adalah mendorong kemandirian masyarakat
untuk hidup sehat dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Keperawatan komunitas sebagai salah satu bentuk pelayanan kesehatan utama
yang ditujukan kepada masyarakat yang dilandasi pengetahuan teoritis guna
menyelesaikan masalah kesehatan dalam memenuhi kebutuhan dasar komunitas.
Sedangkan proses keperawatan komunitas adalah metode asuhan keperawatan yang
bersifat ilmiah, sistematis, dinamis, kontinyu dan berkesinambungan dalam rangka
memecahkan masalah kesehatan dari klien, keluarga kelompok atau masyarakat. Sasaran
proses keperawatan pada komunitas mencakup individu, keluarga, kelompok dan
masyarakat, yang mempunyai masalah kesehatan akibat faktor ketidak tahuan, ketidak
mauan atau pun ketidak mampuan dalam menyelesaikan masalah kesehatannya. Prioritas
sasaran adalah yang mempunyai masalah kesehatan terkait dengan masalah kesehatan
prioritas daerah yaitu belum kontak dengan sarana pelayanan kesehatan atau sudah
memanfaatkan tetapi memerlukan tindak lanjut. Fokus utama pada keluarga rawan
kesehatan yaitu keluarga miskin yang rentan dan keluarga yang termasuk resiko tinggi
untuk meningkatkan kehidupan manusia secara optimal, sehingga mampu mandiri dalam
upaya kesehatan (Depkes RI, Radley, Logan, dan Dakwin)
Dalam rangka mewujudkan derajat kesehatan masyarakat yang optimal, berbagai
upaya kesehatan telah di selenggarakan .Salah satu bentuk upaya kesehatan melalui
puskesmas dan rumah sakit sebagai rujukannya, yang merupakan system pelayanan
kesehatan yang di anut dan dikembangkan dalam system kesehatan nasional dengan
melibatkan peran serta masyarakat.Beberapa upaya kesehatan masyarakat yang
memerlukan dukungan dan peranserta aktif masyarakat antara lain adalah berbagai
pelayanan dasar puskesmas khususnya dalam hal kesehatan ibu dan anak, perbaikan gizi,
keluarga berencana, kesehatan lingkungan, pemberantasan dan pencegahan penyakit
menular, penyuluhan kesehatan dan lain-lain yang mencakup 18 usaha kesehatan pokok
puskesmas dan upaya perawatan kesehatan masyarakat melalui pos pelayanan terpadu
(posyandu) (Effendy, 2001).Dalam hal ini pemerintah juga telah berupaya mengatasi
masalah kesehatan dengan upaya promotif, preventif,kuratif, dan rehabilitative, namun
hasil dari kinerja pemerintah belum semuanya berdampak positif karena masih perlunya
dukungan dari berbagai pihak untuk bekerja sama baik itu dari lintas sektoral maupun
lintas program.
Maka dari itu kontribusi terhadap peningkatan status kesehatan masyarakat bukan
hanya dari unsur pemerintah,tetapi dari semua komponen yang ada, termasuk adalah
institusi pendidikan kesehatan seperti halnya studi keperawatan (Stikes Perintis
Padang).Yang mana ini sebagai syarat kelulus Profesi Ners yang meliputi sebagai
Edikator,Komunikator dan komunikasi leaders.Berdasarkan latar belakang masalah di
atas maka mahasiswa Program Studi ilmu Keperawatan Stikes Perintis Padang tahun
2016 / 2017 melaksanakan pengambilan data Keperawatan Komunitas di Wilayah
Kelurahan Ngalau Kota Padang Panjang. Kelurahan Ngalau merupakan salah satu dari
wilayah kerja puskesma Gunung,kelurahan ini memiliki 14 RT,dan keluran Ngalau ini
juga memiliki 6 posyandu balita dan 3 posyandu lansia serta 1 buah SD. Praktek
komunitas ini di lakukan pada tanggal 21 November 2016 samapai tanggal 7 januari
2017 yang di lakukan dengan menggunakan 2 pendekatan ,yaitu pendekatan keluarga dan
pendekatan masyarakat.
B. Tujuan Penulisan
1 Tujuan umum
Mampu mengaplikasikan konsep dan teori serta asuhan keperawatan komunitas
.2 Tujuan khusus
a. Mampu melakukan pengkajian pada masyarakat kelurahan Ngalau Kota Padang
Panjang
b. Mampu merumuskan diagnose keperawatan dari hasil pengkajian pada
masyarakat kelurahan Ngalau Kota Padang Panjang

c. Mampu merencanakan Asuhan Keperawatan Komunitas dikelurahan Ngalau


Kota Padang Panjang

d. Mampu mengimplementasikan Asuhan Keperawatan Komunitas di kelurahan


Ngalau Kota Padang Panjang
e. Mampu mengevaluasi kegiatan-kegiatan yang telah di lakukan selama praktik
keperawatan komunitas di kelurahan Ngalau Kota Padang Panjang
f. Mampu mendokumentasikan kegiatan kegiatan Keperawatan Komunitas yang
di lakukan di kelurahan Ngalau kota Padang Panjang

C. Manfaat
1. Untuk Mahasiswa
1) Dapat mengaplikasikan konsep kesehatan komunitas secara nyata kepada
masyarakat.
2) Belajar menjadi model professional dalam menerapkan asuhan keperawatan
komunitas
3) Meningkatkan kemampuan berfikirkritis, analitis, dan bija ksna dalam menghadapi
dinamika masyarakat
4) Meningkatkan keterampilan komunikasi, kemandirian dan hubungan interpersonal.
2. Untuk Masyarakat
1) Mendapatkan kesempatan seluas-luasnya untuk berperan aktif dalam upaya
peningkatan kesehatan dan pencegahan penyakit.
2) Mendapatkan kemampuan untuk mengenal, mengerti dan menyadari masalah
kesehatan dan mengetahui cara penyelesaian masalah kesehatan yang di alami
masyarakat.
3) Masyarakat mengetahui gambaran status kesehatannya dan mempunyai upaya
peningkatan status kesehatan tersebut.
3. UntukPendidikan
1) Salah satu tolak ukur keberhasilan Program Studi Ilmu Keperwatan Perintis Padang
Profesi Ners di bidang keperawatan komunitas.
2) Sebagai salah satu bahan pertimbangan dalam pengembangan model praktek
keperawatan komunitas selanjutnya.
4. UntukProfesi
1) Upaya menyiapkan tenaga perawat yang profesional, berpotensi secara mandiri
sesuai dengan kompetensi yang telah di tentukan.
2) Memberikan suatu model baru dalam keperawatan komunitas sehingga professi
mampu mengembangkannya.
3) Salah satu bukti profesionalisme keperawatan telah terwujudkan.