Anda di halaman 1dari 6

Kasus 13-3Kasus 13-3

Texas Instrument dan Hewlett-Packard

Latar Belakang Perusahaan

Texas Instruments mempunyai tiga jalur utama dalam lini bisnisnya:

Komponen, yang mencakup semi konduktor sirkuit terpadu, semi konduktor untuk pemasangan, alat
kontrol elektronik. Bisnis ini menghasilkan 46% untuk TI.

Produk digital, yang mencakup mini komputer, personal komputer, peralatan ilmiah dan kalkulator.
Bisnis ini menghasilkan 19% untuk TI.

Elektronik pemerintah, yang mencakup system radar, system pemandu dan kontrol misil, dan sistem
penjagaan inframerah. Bisnis ini menghasilkan 24% untuk TI.

Hewlett-Packard mempu nyai dua lin bisnis utam a:

Produk komputer yang mencakup komputer otomatisasi untuk pabrik, rekayasa perangkat kerja,
terminal data, komputer personal, dan kalkulator. Lini bisnis ini menghasilkan 53% dari penjualan
HP.

System pengukuran dan pengetesan elektronik yang mencakup peralatan standar, peralatan
yang akan mengukur dan menunjukkan signal-signal elektronik, voltmeter, osiloskop. Lini bisnis ini
menghasilkan 37% dari penjualan HP.

Permasala han

Dengan dua perbedaan strategi perusahaan, analisa dapat dilakukan untuk melihat perbedaan sistem
perencanaan strategis, sistem anggaran, sistem pelaporan, system evaluasi performa, dan sistem kom
pensasi insentif. Dengan adanya perbedaan-perbedaan ini didapatkan adanya keunggulan dari setiap
strategi yang digunakan perusahaan berdasarkan tipe kepemimpinan manajer.
Bukti Kas us

Terdapat perbedaan strategi antara TI dan HP baik dari segi strategi bisnis maupun strategi
fungsional:

Texas Instruments

Hewlett-Packard

Strategi bisnis

keunggulan bersaing untuk pasar standar, besar berdasarkan posisi biaya jangka panjang

Keunggulan bersaing untuk pasar-pasar kecil yang dipilih berdasarkan produk-produk yang unik,
bernilai tinggi dan memiliki tampilan khusus

Strategi fungsional:

Marketing

volume tinggi/harga rendah

nilai tinggi/harga tinggi

Pertumbuhan cepat

pertumbuhan yang terkontrol

Produk standar

Tampilan yang sesuai


Produksi

skala ekonomi dan kurva belajar

Focus pada pengiriman dan kualitas

integrasi vertikal

integrasi vertikal terbatas

Lokasi yang besar dan murah

lokasi yang kecil, menarik

Riset &

proses dan produk

hanya produk

pengemba ngan
Fokus pada biaya

Fokus pada tampilan dan kualitas

Rancangan berdasarkan biaya

Rancangan berdasarkan tampilan

finansial

Agresif

konservatif

Utang yang lebih tinggi

Tidak punya utang

Pengiriman yang ketat

Margin aman

Pendapat

Dari siklus produksi, TI berupaya untuk masuk ke siklus produksi tetap berada disitu ketika produk
tersebut benar-benar mature/matang. Sedangkan HP berusaha untuk membuat suatu produk dan
menggantinya ketika produk tersebut telah mencapai masa puncak/mature.
Pada segi biaya dan harga, TI menekankan pada biaya pengembangan yang agresif, dan memberikan
potongan harga yang agresif pula. HP juga menekankan pada biaya pengembangan dan perbaikan
kualitas produk tetapi tetap mencari margin yang tinggi dan harga yang lebih stabil.

Dilihat dari segi produk/proses matrix, TI berkonsentrasi pada pasar yang padat modal, biaya
produksi efektif, dan penyesuaian untuk proses produksi yang volumenya tinggi. HP konsentrasi
untuk produksi yang fleksibel, meyesuaikan dengan tingkat produksi yang volumenya rendah, dan
banyak custom produk yang dibuat.

Pada portfolio dalam pengambilan posisi dan pergerakan sumber daya, TI berusaha menyeimbangkan
portofolio bisnis yang akan mature/masa jenuh dengan bisnis yang masih muda dan berkembang
pesat. HP berusaha menyeimbangkan bisnis yang cepat berkembang dengan bisnis yang memberikan
margin tinggi.

Kesimpulan

Tingginya resiko yang dihadapi HP dikarenakan mereka membutuhkan inovasi yang secara konstan
menciptakan produk - produk baru dan dapat menjadi pemimpin pasar sehingga dapat memenuhi
permintaan atas produk - produk dengan harga premium. Pembaharuan anggaran yang fleksibel selalu
dilaporkan sehingga pengukuran kemampuan manajemen dalam jangka panjang dapat dilakukan
dengan menggunakan parameter non finansial dan mereka termotivasi atas tingginya margin
walaupun frekuensinya rendah, dalam hal ini mereka terpacu oleh tingginya kompensasi yang akan
diberikan perusahaan.

Rendahnya resiko pada strategi yang digunakan TI serta adanya banyak struktur, akan membuat
mereka membutuhkan efisiensi dan produktifitas dalam produksi untuk menjaga stabilitas karena
adanya strategi low cost dan low prices. Sehingga mereka dapat menghasilkan produk dengan harga
murah dan dijual dengan murah pula. Anggaran memiliki fungsi yang mendasar dan penting untuk
menjaga pengendalian serta kemampuan secara aktual. Pengukuran kemampuan manajemen diukur
dalam jangka pendek dengan menggunakan parameter finansial dan mereka termotivasi oleh
tingginya frekuensi tetapi rendah pada kompensasi yang akan diberikan perusahaan.

RekomendasI

Pada perusahaan TI, strategi yang digunakan sebaiknya berdasarkan konsep strategi Red Ocean agar
tetap dapat bersaing dalam pasar yang sudah terbentuk, dapat mengeksploitasi permintaan barang
yang sudah ada, membuat value-cost trade-off yaitu value produk naik sehingga harga dan biaya naik
pula, serta dapat

May 28, [Texas Instruments and HewlettPackard]


menselaraskan keseluruhan sistem yang sudah dijalankan dengan pilihan strategi differensiasi atau
harga murah.

Sedangkan pada perusahaan HP, strategi yang digunakan sebaiknya berdasarkan konsep strategi Blue
Ocean agar dapat menjalankan bisnis tanpa adanya persaingan, dapat membuat kompetisi bisnis tidak
relevan, dapat menaikkan tingkat permintaan barang dengan mengembangkan metode penelitian dan
pengembangan jangka panjang, mematahkan value-cost trade-off yaitu value produk naik namun
harga dan biaya tetap, serta dapat menselaraskan keseluruhan sistem yang sudah dijalankan dengan
pilihan strategi differensiasi dan harga murah memperhitungkan dua buah strategi yang disajikan
diatas.