Anda di halaman 1dari 5

KULIAH MINGGU : XI 03/12/2009

TATA OLAH LAHAN


Pengertian Tata Olah Lahan
Analisis Site
Setting Out
Pertemuan Minggu ke : XI
Waktu Pertemuan : - Kuliah : 150 Menit
- Latihan Terstruktur : 180 Menit
- Kegiatan Mandiri : 180 Menit
Pokok Bahasan (Topik) :
- Kuliah : Tata Olah lahan / Site dan Lingkungan :
Pengertian dan cakupan tata olah lahan / site
Analisis Site :
- Informasi tentang : Location, Neighborhood context, Size & zonning, Legal, Natural Physical
Features, Man-made Features, Circulation, Utilities, Sensory, Human and Culture, Climate.
- Settingout : Zoning, Circulation, Orientation Building & mass, Cut & fill, Adaptasi terhadap
lingkungan.
- Latihan Terstruktur : Diskusi tentang Tata Olah Lahan / Site
- Tugas Mandiri (PR) : Membaca, memperkaya dan meringkas materi relevan dengan pokok bahasan.
Tingkat Kompetensi :
Setelah mengikuti kuliah ini Mahasiswa mampu memahami dan melakukan analysis site dan lingkungan serta menetapkan konsep
tata-olah site dan lingkungan (C3).

SUB POKOK BAHASAN


No Sub Pokok Bahasan Tingkat Kompetensi Waktu
1. Pengertian dan cakupan tata-olah site & Mahasiswa mampu memahami pengertian dan menjelaskan cakupan materi
lingkungan tata olah site & lingkungan (C2). 45 menit

2. Analysis site : Mahasiswa mengetahui dan mampu menganalysis informasi yang dibutuhkan
dalam tata-olah site & lingkungan (C3). 45 menit

3. Settingout Mahasiswa mampu menetapkan konsep rancangan tata-olah site &


lingkungan (C3). 45 menit

4. Penutup Mengajukan pertanyaan kepada mahasiswa tentang materi yang telah


dijelaskan 15 menit

KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR


Tahap Kegiatan Dosen Kegiatan Mahasiswa Media
Pendahuluan Menjelaskan TIU dan TIK, sesuai pokok bahasan Menyimak, bertanya/ menjawab, dan diskusi - OHP/
- LCD
Penyajian Menjelaskan materi, tanya jawab,/diskusi, pemberian Menyimak, tanya/ jawab, dan diskusi - OHP/
contoh-contoh kasus - LCD
Penutup Bertanya, memberikan umpan balik serta tindak lanjut Bertanya dan menyimak -
Tata olah lahan merupakan kegiatan mensinkronkan kebutuhan
perancangan dari dalam (fungsional), tetapi juga kebutuhan hubungan
yang baik dengan lingkungan luar dapat dilakukan melalui
kontekstual riset. Konteks adalah semua situasi, latar belakang
atau lingkungan terkait dengan peristiwa atau wujud (jalinan bersama).

Kontekstual analisis merupakan aktivitas riset pendahuluan dengan


fokus eksisting yang berkaitan dengan potensial kondisi diatas/sekitar
site proyek.

Prosedure utama dari kontekstual analisis dalam desain adalah


mengetahui informasi site lebih dahulu untuk memulai konsep desain
dan lebih awal memikirkan tentang keselarasan bangunan dengan
kondisi lingkungan luar.

Permasalahan site dalam kontekstual analisis meliputi : lokasi site,


ukuran, bentuk, kontur, pola darinage, zoning dan sempadan, utilitas,
site fiture yang penting (pohon, bangunan existing), trafik sekitar, pola
lingkungan, view dari dan ke site dan klimatologi. Semua hal tersebut
perlu diketahui untuk sukses dalam mendesain .
ANALISA SITE
1. SITE :
Perancang kadang mmandang site adalah sesuatu tak berdaya, situasi yang
pasif, tetapi merupakan network yang sangat aktif sebagai jalinan
keterhubungan yang sangat kompleks.
Dalam analisis site ada 3 komponen yang terlibat, yakni : bangunan, pemakai,
dan konteks.
2. LOKASI
Meliputi peta wilayah dan kota yang menujukkan lokasi site dalam
hubungannya dengan keseluruhan bagian kota.
3. KONTEKS LINGKUNGAN :
Menunjukkan kondisi lingkungan paling dekat, mungkin 3-4 blok dibelakang
batas site. Mungkin terkait dengan pengembangan dimasa depan termasuk
faktor-faktor penting terkait dengan skala proyek.
Sebuah peta yang menunjukkan existing dan proyeksi penggunaan bangunan,
zoning dan kondisi lainnya yang mungkin berpengaruh tehadap proyek
dikemudian hari.
4. SIZE & ZONING :
Dokumen yang memuat semua aspek dimensi termasuk batas, jarak lokasi dan
tingkat kenyamanan pencapaian, klasifikasi zoning yang berisikan : sempadan,
batas ketinggian, formulasi parkir dan kapasitasnya, buidable area.
Analisis merupakan dokumen menunjukkan trend proyeksi zoning, trend
perkembangan lingkungan yang berpengaruh terhadap site kemudian
DIAGRAMMING SITE INFORMATION
1. Lokasi
2. Neighborhood Context
3. Legal
4. Natural Physical Features
5. Man-Made Feature
6. Circulation
7. Utilities
8. Sensory
9. Human & Culture
10. Climate