Anda di halaman 1dari 34

GUESTROOM

Pertemuan Minggu ke : VI
a. Waktu Pertemuan : - Kuliah : 150 Menit
- Latihan Terstruktur : 180 Menit
- Kegiatan Mandiri : 180 Menit
b. Pokok Bahasan (Topik) :
- Guestroom Floor Plan : Planning efficiency, Slab plan, tower plan, Atrium plan, Konfigurasi Lantai typical unit , bangunan
antai banyak. Single loaded, double loaded, pinwheel plan, square plan, cross shaped plan, circular
plan, triangular plan.
- Guestroom Design : Design criteria, furnishing, guestroom bed types, dimension & layout (standar & suite), Interior Decor
& equipment.
- Latihan Terstruktur : Diskusi layout, setting, dimension, furnishing & equipment .
- Tugas Mandiri (PR) : Membuat sketsa 1 unit Type Guestroom lengkap sesuai dengan Tema Tugas Smt .

c. Tujuan Instruksional Umum (TIU) :


Setelah mengikuti kuliah ini Mahasiswa mampu menjelaskan dan menerapkan design criteria & room requirment pada
guest bedroom planning & design. (C3).

d. Sub Pokok bahasan

No Sub Pokok Bahasan Tujuan Instruksional Khusus (TIK) Waktu


1. The Guestroom Floor Plan Guestroom Design Mahasiswa mampu menjelaskan design criteria & planning efficiency, slab
60 menit
plan, furnishing, dimension & bedroom requirment (C2).
2. Implementasi design criteria & prinsiple design Mahasiswa mampu membuat sketsa layout guestroom plan/block &
pada rancangan beberapa type Guestroom. guestroom design (C3). 60 menit

3. Penjelasan Tugas Mahasiswa mampu memahami design criteria dan room requirment, setting
15 menit
Mingguan guestroom plan/block dan guestroom design (C2).
4. Penutup Mengajukan pertanyaan kepada mahasiswa tentang materi yang telah
15 menit
dijelaskan

e. Kegiatan Belajar Mengajar


Tahap Kegiatan Dosen Kegiatan Mahasiswa Media
Pendahuluan Menjelaskan TIU dan TIK, serta progres pelaksanaan PR (tgs kecil) Menyimak, bertanya/ menjawab, dan diskusi - OHP/
- LCD
Penyajian Menjelaskan materi, tanya jawab,/diskusi, pemberian contoh-contoh kasus Menyimak, tanya/ jawab, dan diskusi - OHP/
- LCD
Penutup Bertanya, memberikan umpan balik serta tindak lanjut Bertanya dan menyimak -
FLOOR PLAN DESIGN
BEBERAPA HAL YANG HARUS DIPERTIMBANGKAN :

Beban corridor : dibebani dua sisi (Double Loaded) atau satu sisi
(single Loaded)
Bentuk : Lenier, sejajar, kotak dst
Orientasi : pertimbangkan arah sinar matahari, kiblat ; analisa
beban angin; studi view dari guestroom; site sebaiknya terlihat dari
jalan; Perkirakan biaya konstruksi untuk mencapai view bagi setiap
guestroom
Floor Layout : setidaknya areal guestroom 70 % dari areal lantai
Sebaiknya letakan elevator, tangga di dalam; rancang corridor yang
dapat melayani guest secara optimal dan nyaman; sediakan lobby
lift; Letakan fasilitas umum disekeliling lift; letakan fasilitas service
ditengah (linen dst); rencanakan lebar korridor minimum 1,5 m
bersih; Letakan posisi tangga maksimum 50 m dari jarak guestroom
yang terjauh atau sesuai peraturan setempat; design gusetroom
saling membelakangi untuk efisiensi plumbing; letakan guestroom
untuk orang cacat di lantai paling bawah dan dekat lift.
LOKASI CORE : sebaiknya dipertimbangkan core untuk service dan core
untuk umum, dibuat terpisah atau dikombinasikan
DESIGN CORE : Dipertimbangkan yang terbaik untuk pelayanan publik
elevator dan service elevator seperti linen, chutes dan vending
TANGGA : Dimana seharusnya letak tangga baik tangga sirkulasi maupun
tangga darurat beserta semua kelengkapannya.
Single
loaded
corridor

Double
loaded
corridor

Double
loaded
Opset slab
Double loaded
L slab
Guest Bedroom Specification :
Memiliki karakter Residential, sehingga kekurangan fungsi hunian akan
segera dirasakan,
Komponen terpenting dari sebuah Hotel, dpt memberi kesan mendalam,
Permasalahan pokok design adalah pada Layout Tata Ruang Dalam,
dibanding permasalahan arsitektural,
Evolusi terus berkembang sesuai kemajuan teknologi, kualitas privacy dan
kenyamanan, gaya hidup dan kreatifitas designer.
Design Criteria :
Layout ditentukan lebih awal melalui kajian-kajian yang intensif/matang,
Pertimbangan design guest Bedroom :
- Klasifikasi dan karakteristik tamu yang menginap
- Type bed dan perlengkapan yang dipilih, terkait dengan klasifikasi/tipe hotel
- Ukuran Guest Bedroom,
- Jumlah dan tipe Guest Bedroom,
- Anggaran Biaya Interior/Bedroom.
Perancang yang baik, harus mampu mengenali kebutuhan spesifik dari target
pasar, mengidentifikasi fitur-fitur yang paling diinginkan, kebutuhan pelayanan
yang diharapkan para tamu.
GUEST BEDROOM DESIGN

GUESTROOM BED TYPES :


GUESTROOM ACTIVITY ZONES :
KOMBINASI TIPE GUESTROOM SESUAI TIPE HOTEL
DIMENSI GUESTROOM
VARIASI GUESTROOM LAYOUT

A. Budget Inn double-double.


B. Typical double-double,
C. Electrical/mechanical plan (B)
D. Finishing Plan dari (B)
E. King Studio Standard
F. Parlor (Convertible sofa)
G. King Room
H. Luxury Room
I. Reversed Layout
J. Luxury King Room
Guestroom layout merupakan faktor utama kepuasan tamu, namun
interior detail design juga sangat penting.
Guestroom merupakan bagian integral dari total konsep desain lobby dan
publik area. Interiorn Guestroom harus menunjukkan kesinambungan
desain.
Perancang hendaknya mencari solusi untuk dapat mengadaptasi keduanya
antara large-scale publik area dengan suasana residential guest room.
Pada umumnya sebelum dibangun/finishing keseluruhan para developer
membuat full-scale mock up /model guest room, sebagai ajang final
koordinasion dari furnishing, room finish, mechanical, dan final guest room
design.
RESORT HOTEL GUEST ROOM
RESORT HOTEL BATH GUEST ROOM
PUTRI BALI
NUSA DUA
(1982/1983)
BALI GARDEN
BEACH
RESORT KUTA
(1987/1988)
BALI
PADMA
RESORT
LEGIAN
(1990)
LAGUNA RESORT NUSA DUA (1991)
SANUR PARADISE
PLAZA HOTEL (1993)
SANUR
PARADISE
PLAZA
SUITE
(1993)
AMAN KILA
AMAN KILA MANGGIS
YOUTH HOSTEL

RYOKAN (INN)
SEKIAN
TERIMA KASIH