Anda di halaman 1dari 14

AKUNTANSI HOTEL

Oleh :
Kelompok 10

NAMA :Ni Made Dwi Candra Sawitri 1406305131

Ni Kadek Nandya Puspitayani 1406305164

Fakultas Ekonomi Dan Bisnis


Universitas Udayana
2017

Pendahuluan
Bagi wisatawan, hotel sebagai tempat penginapan diharapkan terwujud seperti rumah
ideal atau a home away from home. Hotel proprietors act (1956) mengatakan hotel adalah suatu
perusahaan yang dikelola oleh pemiliknya dengan menyediakan pelayanan makanan, minuman
dan fasilitas kamar untuk tidur kepada orang-orang yang sedang melakukan perjalanan dan

0
mampu membayar dengan jumalah yang wajar sesuai dengan layanan yang diterima tanpa
adanya perjanjian khusus.

Berdasarkan Surat Keputusan Menparpostel No.KM37/PW.340/MPPT-86,tentang


peraturan usaha dan penggolongan hotel menyebutkan hotel adalah suatu jenis akomodasi yang
mempergunakan sebagian atau seluruh bangunan untuk menyediakan jasa penginapan, makanan
dan minuman serta jasa penunjang lainnya bagi umum yang dikelola secara komersial. Dari
rumusan diatas, maka yang dimaksud dengan hotel adalah suatu badan usaha yang bergerak
dibiang jasa dan di dalamnya terdapat beberapa unsur pokok yang terkandung dalam pengertian
hotel, yaitu :
a. Suatu jenis akomodasi
b. Menggunakan sebagian atau seluruh bangunan yang ada
c. Menyediakan fasilitas pelayanan jasa penginapan
d. Menyediakan makan dan minuman serta jasa lainnya
e. Fasilitas dan layanan tersebut disediakan untuk para tamu dan masyarakat umum
yang menginap
f. Berfungsi sebagai tempat sementara
g. Dikelola secara komersial

Mengacu kepada keputusan Menparpostel nomor KM 94/HK.103/MPPT-87 tentang


Ketentuan Usaha dan Penggolongangan Hotel, hotel diklasifikasikan dalam 5 (lima) golongan
kelas, yaitu satu bintang, dua bintang, tiga bintang, empat bintang, dan lima bintang. Peringkat
bintang tersebut memberikan petunjuk untuk kelas layanan yang diberikan. Makin tinggi
peringkat bintang suatu hotel, makin tinggi mutu layanan serta makin lengkap fasilitas yang
diberikan kepada tamunya.
Tujuan klasifikasi atau penggolongan hotel secara umum adalah
a. Sebagai pedoman teknis bagi calon investor untuk memilih investasinya dibidang usaha
perhotelan apakah apakah pada hotel berbintang atau melati
b. Memberikan informasi kepada para tamu yang akan menginap dihotel tentang standart
fasilitas yang dimiliki oleh masing-masing jenis dan tipe hotel.
c. Agar tercipta suatu persaingan yang sehat antara pengusaha hotel.
d. Supaya tercipta keseimbangan antara permintaan dan penawaran dalam usaha perhotelan.

Keberadaaan suatu hotel memberikan dampak ekonomis yang berarti bagi masyarakat di
sekitarnya. Dengan adanya hotel tersebut, penduduk dapat bekerja langsung sebagai karyawan

1
hotel yang bersangkutan. Dampak sosial juga meningkat karena keberadaan hotel tersebut. Hal
ini terjadi karena peningkatan penghasilan penduduk meningkatkan taraf hidup sehingga
sekaligus meningkatkan kondisi sosial mereka. Dari sisi penerimaan pemerintah, hotel
memberikan pemasukan bagi pemerintah terutama untuk pajak pembangunan. Jadi dapat
disimpulkan bahwa bisnis perhotelan dapat memberikan dampak yang sangat besar baik dari
sector ekonomi masyarakat sekitar kemudian sector social dan sector pembangunan dan
peningkatan fasilitas public.

Pembahasaan

Sistem Bisnis Hotel


Bisnis hotel adalah bisnis yang sangat menguntungkan dan sustainable atau bertahan
lama. Salah satu hal yang pasti dari memiliki bisnis hotel adalah mendapatkan nilai jual property
hotel yang jauh lebih tinggi dari modal yang dikeluarkan pada saat pembangunannya, bahkan
apabila hotel selalu ramai dikunjungi tamu dengan tingkat huni yang tinggi maka nilai hotel akan
berlipat lipat. Untuk memulai bisnis hotel memang tidak mudah tetapi juga tidak terlalu sulit,
hanya butuh ide yang cemerlang untuk menjalankan sebuah bisnis hotel serta pemikiran yang
matang tentang bagaimana dan darimana anda akan mendapatkan sebuah modal untuk berbisnis
hotel. Berbeda dengan bisnis lain, kesuksesan bisnis hotel dikarenakan para pemilik maupun
pengelola hotel lebih banyak menitikberatkan kepada faktor SDM sebagai pelaksana. Sudah
banyak slogan perusahaan besar pengelola hotel yang menyatakan bahwa bisnis hotel adalah
mengenai bagaimana menyenangkan para tamu dan untuk dapat menyenangkan para tamu maka
para karyawan yang bekerja di suatu hotel haruslah merasa senang terlebih dahulu, dan
bagaimana untuk membuat karyawan senang, tentu banyak caranya. Namun, kelanggengan
bisnis hotel dipengaruhi oleh faktor tertentu. Berikut faktor-faktor yang mempengaruhi
kesuksesan dan berbisnis hotel:

1. Pemilihan lokasi hotel


Pemilihan lokasi untuk mendirikan sebuah hotel sangat berpengaruh terhadap kesuksesan
berbisnis hotel, pilihlah lokasi yang strategis, seperti; lokasi yang dekat dengan tempat
pariwisata, lokasi yang dekat dengan tempat berbelanja, dan lain sebagainya. Karena
lokasi yang strategis dan aman pasti akan banyak dicari oleh orang-orang. Namun, saat

2
mendirikan hotel pilihlah lokasi yang masih minim hotelnya tetapi terlihat cukup
menjanjikan.
2. Konsep hotel
Dalam mengkonsep hotel, usahakan anda menggunakan jasa arsitek agar bisa terwujud
seperti apa yang anda harapkan. Karena dengan bantuan arsitek, anda bisa membuat hotel
dengan kondisi ruangan yang semaksimal mungkin dan biaya yang lebih efisien.
Usahakan konsep hotel yang akan anda dirikan unik dan menarik dari pada hotel lainnya,
namun bisa nyaman jika dipakai oleh banyak orang. Berikan fasilitas yang memadai,
yang tidak akan pernah kalah dengan hotel yang lainnya, seperti: kamar mandi dalam,
AC, Wi-fi, penyediaan sarapan, kamar di desain dan di tata dengan rapi dan bersih,
menyediakan jasa laundry, dan lain sebagainya. Serta jangan lupa untuk selalu
mengadakan perbaikan guna menarik simpati masyarakat yang mengetahui.
3. Kelayakan hotel
Kelayakan sebuah hotel sangat berpengaruh untuk menarik perhatian masyarakat.
Usahakan hotel anda aman dan nyaman. Anda juga bisa belajar dan mencontoh dari
hotel-hotel yang sudah sukses. Namun berikan nuansa hotel dengan ciri khas anda sendiri
yang membedakan dengan hotel lainnya. Hotel lain yang sudah sukses pasti juga masih
terdapat kekurangan walaupun sedikit, anda juga bisa mengambil pelajaran dari kekurang
itu agar tidak pernah terjadi di hotel anda, dan menjadikan kekurangan itu sebagai
kelebihan hotel anda.
4. Pelayanan di hotel
Kwalitas hotel tergantung pada pelayanan yang tersedia. Seharusnya para pengelola hotel
lebih memperhatikan pada faktor sumber daya manusia yang akan membantu mengelola
bisnis hotel anda. Rekrutlah pegawai yang kompeten dan bertanggung jawab, agar bisnis
hotel anda bisa berjalan dengan baik. lakukan training terlebih dahulu kepada pegawai
anda mengenai prosedur yang ada di hotel anda. Persiapkan pegawai yang bisa
berkomunikasi dengan baik, berpakaian rapi, sopan dan menarik. Promosikan hotel anda
di berbagai media, agar masyarakat tahu kelebihan hotel yang anda dirikan. Lakukanlah
tamu anda sebagai raja, berikan pelayanan yang terbaik bagi mereka agar suatu saat mau
berkunjung lagi ke hotel anda dan tidak berpaling ke hotel yang lain.

Karakteristik Bisnis Perhotelan:

1. Merupakan bisnis yang padat karya


2. Merupakan bisnis yang padat modal
3
3. Menghasilkan dan memasarkan sebuah produk
4. Beroperasi selama 24 jam untuk memberikan jasa pelayanan kepada pengunjung
5. Memperlakukan pengunjung hotel seperti raya

Bisnis hotel tidak akan pernah mati jika ramai dikunjungi orang dan pendiriannya tepat di
tempat yang strategis, terlebih jika fasilitasnya memadai dan pelayanannya sangat bagus.
Pelayanan yang bagus bukan hanya diberikan pada tamu yang datang, tapi pada semua orang
yang menggunakan jasa hotel tersebut. Namun, lika-liku dalam membangun sebuah bisnis akan
selalu ada, tapi yang terpenting adalah anda jangan menyerah dan terus berusaha untuk
menjadikan lebih baik.

Struktur Organisasi Hotel

Prinsip-prinsip pengelolaan manajemen hotel pada hakekatnya adalah sama dengam


prinsip-prinsip manajemen organisasi perusahaan pada umumnya.prinsip-prinsip pengelolaan
manajemen hotel didasarkan pada falsafah dan gaya manajemen yang dimiliki oleh pemilik dan
manajemen hotel. Falsafah dan gaya manajemen yang bersifat konservatif atau agresif akan
dijadikan sebagai suatu dasar untuk menetapkan visi dan misi perusahaan. Visi merupakan suatu
gambaran ideal yang ingin dicapai oleh perusahaan dimasa mendatang. Sedangkan misi adalah
suatu pernyataan tentang usaha hotel. Berdasarkan visi dan misi tersebut, maka hotel akan
menyusun sasaran-sasaran yang hendak dicapai dalam bentuk kebijakan-kebijakan perusahaan
seperti: Pangsa pasar yang dituju, Jenis produk yang dihasilkan, Standar produk yang dihasilkan,
Keuntungan yang ingin dicapai, Pola hubungan antara perusahaan dengan karyawan, pemasok,
komunitas, dan masyarakat disekitarnya.

Struktur organisasi menunjukkan suatu tingkatan hirarkis, dimana dari struktur organisasi
tersebut dapat diketahui bagian-bagian yang ada dihotel, hubungan antara bagian dihotel serta
hubungan antara atasan dan bawahan. Struktur organisasi dirancang sesuai dengan kebutuhan
hotel, semakin besar dan lengkap fasilitasnya maka struktur organisasinya juga semakin
komplek. Berdasarkan struktur organisasi dapat ditentukan perkiraan jumlah karyawan yang
dibutuhkan secara keseluruhan. Struktur organisasi pada hotel biasanya disusun berdasarkan
fungsionalnya, seperti: marketing, accounting, personel, dan produksi. Struktur organisasi
merupakan bagan organisasi dan rantai perintah. Dari struktur organisasi karyawan dan
organisasi di dalamnya mendapatkan informasi:

4
1. Kedudukan dirinya dalam organisasi, dalam batas dan jalur wewenang serta tanggung
jawabnya sehingga mengurangi kebingungan karyawan untuk mendiskusikan komplin
sesuai rantai komodo.
2. Mengetahui jenjang karier yang jelas melalui hirarki yang ada dalam jabatan-jabatan di
struktur organisasi.
3. Memberi informasi tanggungjawab untuk jalur intruksi.
4. Menunjukkan jalur koordinasi dan kerjasama antar bagian melalui departemen dan seksi-
seksi yang ada dalam organisasi, juga fungsi serta tugas masing-masingdepartemen dan
seksi-seksi yang ada sehingga meningkatkan efisiensi.

Dari struktur organisasi dapat dipersiapkan analisis jabatan (Job Analysis) yang terdiri dari :

a. Uraian tugas (job description)


b. Standar manual pekerjaan (Standart operational procedure/SOP)
c. Spesifikasi jabatan (job specification)

Job description menggambarkan kewajiban dari masing-masing posisi. Prosedur manual SOP
(Standart Operational Procedure) memberikan gambaran bagaimana pekerjaan atau kewajiban
akan dilaksanakan. Struktur jabatan yang ada dihotel yakni :

a. Manajer, General Manajer, Resident Manajer.


b. Head/Manajer Departement: Room, Food & Beverage, Accounting, Maintanance &
Engineering.
c. Chef: Kitchen, Pastry.
d. Assistant manajer.
e. Suoervisor.
f. Staf.

Departemen dalam hotel

Room departement

- Front office, berfungsi dalam memberikan pelayanan pada bagian depan hotel.
- Room devision, berfungsi dalam administrasi yang berkaitan dengan kamar.
- Housekeeping, berfungsi dalam persiapan dan pembersihan kamar.
- Reservation, berfungsi dalam menerima reservasi dari tamu atau agen.
- Roommaid/roomboy, berfungsi untuk menyiapkan dan membersihkan kamar.

5
- Bellboy, befungsi untuk memberikan pelayanan menghantar dan membantu tamu
membawa barang
- Operator, berfungsi memberikan pelayanan melalui telepon.

Food and beverge department

- Cook, berfungsi menyiapkan menu sesuai order dan bertugas pada F & B produksi.
- Steward, berfungsi membantu cook dan memberikan peralatan di dapur.
- Waiter/waitress, berfungsi memberikan pelayanan pada tamu dan bertugas pada F &
B service

Accounting department

- General cashier, berfungsi mengadministrasikan penerimaan dan pengeluaran kas


dan bertugas pada back office
- Income auditor, berfungsi melaporkan pendapatan hotel dan bertanggung jawab atas
pengendaliannya.
- Creadit, berfungsi melakukan analisa kredit dan kebutuhan modal kerja hotel.
- Staff (account receivable, account payable ), berfungsi membantu pengadministrasian
piutang dan hutang.
- Bookkeeper, berfungsi membuat penyesuaian dan memposting data akuntansi serta
menyusun laporan keuangan.
- Marketing/sales, berfungsi dalam administrasi pemasaran hotel.
- Personel, berfungsi dalam administrasi karyawan hotel.

Minor department

- Operator, berfungsi memberikan pelayanan telepon.


- Laundry, berfungsi memberikan pelayanan mencuci pakaian.
- Sport, berfungsi memberikan pelayanan fasilitas olahraga, sauna dan lain-lain

Fungsi lain

- Purchasing, berfungsi melakukan pembelian barang kebutuhan hotel


- Security, berfungsi menmjaga keamanan hotel
- Houseman, berfungsi melakukan pembersihan diluar area kamar.

Gambar Struktur Organisasi Hotel

6
2.2 Laporan Keuangan Hotel
Akuntansi keuangan hotel merupakan akuntansi departemental. Artinya,setiap
departemen hotel melaporkan hasil operasinya pada periode tertentu.Misalnya, kantor depan
hotel melaporkan aktivitasnya setiap bulan. Penjualankamar yang terjadi dalam sebulan
dilaporkan bersamaan dengan biaya-biaya yangdiserap untuk menghasilkan penjualan kamar
seperti biaya gaji dan upah, biayaalat tulis kantor, biaya yang dipakai habis di kamar tamu,
dan lain seagainya.Kantor depan juga melaporkan laba departemen yang di capai pada bulan
atau periode tahun tertentu.
Akuntansi hotel dapat diartikan pula sebagai suatu proses pencatatan, penggolongan,
pengikhtisaran dan penyajian hasil transaksi-transaksi keuangan suatu usaha hotel, agar hasil
yang telah dicapai selama periode tertentu, dapat dengan mudah diinterpretasikan oleh
manajemen dan pihak-pihak yang memerlukan, untuk selanjutnya dapat digunakan sebagai
dasar pengambilan keputusan bisnis dimasa mendatang. Penyusunan Laporan Keuangan
harus disusun dengan cara bertahap hal ini akan sangat membantu dalam proses pemeriksaan
yang biasa dilakukan oleh akuntan intern maupun akuntan public pada setiap periodenya,
sehingga kemungkinan akuntan pemeriksa akan memberikan opini yang positif terhadap
Laporan Keuangan Perusahaan.

Komponen Laporan Keuangan Perhotelan Laporan Keuangan Hotel


Laporan keuangan terdiri dari :
1. Neraca;
2. Laporan Laba Rugi;

7
3. Laporan Perubahan Ekuitas;
4. Laporan Arus Kas; dan
5. Catatan atas Laporan Keuangan.

Dibawah ini disajikan contoh laporan keuangan tahunan dari PT. Hotel Sahid Jaya
International Tbk dan anak perusahaannya.

8
9
10
Penutup
Kesimpulan
Berdasarkan Surat Keputusan Menparpostel No.KM37/PW.340/MPPT-86,tentang
peraturan usaha dan penggolongan hotel menyebutkan hotel adalah suatu jenis akomodasi yang
mempergunakan sebagian atau seluruh bangunan untuk menyediakan jasa penginapan, makanan
dan minuman serta jasa penunjang lainnya bagi umum yang dikelola secara komersial. Mengacu
kepada keputusan Menparpostel nomor KM 94/HK.103/MPPT-87 tentang Ketentuan Usaha dan

11
Penggolongangan Hotel, hotel diklasifikasikan dalam 5 (lima) golongan kelas, yaitu satu bintang,
dua bintang, tiga bintang, empat bintang, dan lima bintang.
Bisnis hotel adalah bisnis yang sangat menguntungkan dan sustainable atau bertahan
lama. Berbeda dengan bisnis lain, kesuksesan bisnis hotel dikarenakan para pemilik maupun
pengelola hotel lebih banyak menitikberatkan kepada faktor SDM sebagai pelaksana. Bisnis
hotel juga dapat memberikan keuntungan dari faktor ekonomi, sosial, dan pembangunan.
Prinsip-prinsip pengelolaan manajemen hotel pada hakekatnya adalah sama dengam prinsip-
prinsip manajemen organisasi perusahaan pada umumnya.prinsip-prinsip pengelolaan
manajemen hotel didasarkan pada falsafah dan gaya manajemen yang dimiliki oleh pemilik dan
manajemen hotel. Akuntansi keuangan hotel merupakan akuntansi departemental. Artinya,setiap
departemen hotel melaporkan hasil operasinya pada periode tertentu.Misalnya, kantor depan
hotel melaporkan aktivitasnya setiap bulan. Komponen Laporan Keuangan Perhotelan Laporan
Keuangan Hotel terdiri dari :
1. Neraca;
2. Laporan Laba Rugi;
3. Laporan Perubahan Ekuitas;
4. Laporan Arus Kas; dan
5. Catatan atas Laporan Keuangan

DAFTAR PUSTAKA

Widanaputra, A.A.G.P; Suprasto, herkulanus Bambang; aryanto, Dodik; Sari, MM. Ratna. 2009.
AKUNTANSI PERHOTELAN (Pendekatan Sistem Informasi). Edisi pertama. Yogyakarta.
Graha ilmu.

Hafizrezkimothia. 2017. Industri perhotelan. [online]. Tersedia


https://hafizrezkimothia.wordpress.com/2017/01/20/makalah-industri-perhotelan/

http://www.bisnisbook.com/2015/10/bisnis-hotel-bisnis-yang-stabil.html

12
13