Anda di halaman 1dari 1

Salivian Selwyn / 1406566672

Hydrometallurgy of Antimony (Sb) (Acidic Chloride System)

Pada umumnya Hydrometallurgy pada antimony terjadi melalui 2 langkah


yaitu Leaching dan diikuti oleh electrodeposition . Sistem yang digunakan pada
hydrometallurgy antimony hanya ada 2 jenis yaitu Alkaline Sulfide dan Acidic
Chloride , yang akan dibahas pada tulisan ini adalah system Acidic Chloride

Pada system Acidic Chloride , HCl dan Ferric Chloride(FeCl 3) , biasa digunakan
sebagai pelarut dari mineral sulfide Antimony (Stibnite /Sb 2S3) . Sistem ini dipilih
karena jika menggunakan sianida ,antimony akan membentuk senyawa kompleks
yang akan mengghambat pengambilan mineral berharga yang lain sedangkan jika
menggunakan asam sulfat , mineral belum larut sepenuhnya pada suhu 300 oC.

Reaksi yang terjadi adalah

6FeCl3 +Sb2S3 2SbCl3 +6FeCl3 +3S

Sb2S3 +6HCl 2SbCl3 +3H2S

FeCl3 pada system ini bertindak sebagai zat oksidator dan chloridizing agent untuk
mengubah antimony pada sulfide menjadi bentuk klorida dan melepaskan unsur
Sulfur. Antimony Chloride yang terlarut ini kemudian akan di electrowinning untuk
menghasilkan logam antimony

Pada katoda akan terjadi reaksi

Sb3+ + 3e Sb

Sedangkan pada anoda reaksi yang terjadi adalah

Fe2+ e +Fe3+

3Cl +Fe3+ FeCl3

Sejauh ini system ini dibandingkan dengan system alkaline sulfide , lebih
banyak digunakan system alkaline sulfide karena , system tersebut tidak memiliki
permasalahan korosi seperti pada system acidic chloride dan juga Sistem acidic
chloride memiliki resiko kecil untuk menghasilkan antimony yang explosive ,
sehingga perlu berhati hati dalam pemrosesannya.

Referensi

Anderson, Corby G. "The metallurgy of antimony." Chemie der Erde-Geochemistry 72 (2012): 3-8.

Habashi, Fathi. Handbook of Extractive Metallurgy, Volume 2. 1997.