Anda di halaman 1dari 5

Pemasaran adalah usaha menjuruskan dana dan daya milik perusahaan ke arah

pemberian kepausan kepada para pembeli, dengna maksud agar peusahaan dapat
menjual hasil produksi, memperoleh laba dan mencapai tujuan perusahaan yang lain.
KOTTLER : PEMASARAN adalah proses sosial dan manjerial yang membuat individu
dan kelompok memperoleh apa yang merekea butuhkan serta igninkan lewat
penciptaan dan pertukaran timbal0balik produkdan niali dengna orang lain.
Istilah-istilah penting : kebutuhan, keinginan, permintaan, produk, nilai, kepuasan, mutu,
transaksi, pertukaran, dan hubungan.

MANAJEMEN adalah suatu proses yang terdiri dari analisis, perencanaan,


pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengendalian SDM dan Sumber daya lain dengan
memanfaatkan ilmu dan seni untuk mencapait tujuan-tujuan organisasi
Tugas pokok manajemen
- Menyusun rencana dan strategi umum
- Mengarahkan peaksaan rencana atau strategi tersebut
- Menilai, menganalisis, dan mengendalikan seberapa jauh hasil rencana atau strategi
tadi telah tercapai

MANAJEMEN PEMASARAN adalah analisis, perencanaan, pelaksanaan, dan


pengawasan program-program yang dimaksudkan untuk mendatangkan pertukaran-
pertukaran yan diinginkan dengan pasar-pasar tujuan untuk maksud mencapai tujuan-
tujuan organisasi.
Dalam pemasaran hasil produksi tugas pokok manajemen pemasaran berbentuk :
1. Perencanaan pemasaran
2. pengarahan pelaksanaan pemasaran
3. pengawasan atau pengendalian pemasaran

Perencanaan pemasaran
Tugas perencanaan pemasaran meliputi tiga hal, yaitu :
1. Menetapkan kelompok pembeli yang ingin dijangkau *pembeli sasaran
2. Menyusun perkiraan jumlah penjualan produk di masa mendatang
3. Menyusun kombinasi kebijakan pemasaran untuk memberikan kepuasan kepada
pembeli sasaran sehingga produk dapat terjual, perusahaan memperoleh laba dan
dapat mencapai tujuan-tujuan lain

PENGELOMPOKKAN PEMBELI POTENSIAL


Berdasarkan wilayah (kota/desa)
1. Berdasarkan pendapatan (rendah, sedang, tinggi)
2. Usia (anak-anak, remaja, dewasa)
Berdasarkan perkiraan jumlah penjualan ;
** faktor yang mempengaruhi perkembangan penjualan di luar perusahaan :
Situasi persaingan; Perkembangan kondisi pembeli sasaran; Kebijakan pemerintah;
Perkembangan ekonomi dunia
** Faktor yang mempengaruhi perkembangan penjualan di dalam perusahaan :
Kapasitas produksi; Kualitas barang / jasa dan kesan pembeli terhadap barang/ jasa;
Kebijakan harga jual yang digariskan perusahaan; Kemampuan perusahaan
menyediakan dana modal kerja yang diperlukan.
Berdasarkan factor tersebut, perkiraan jumlah penjualn disusun untuk jangka waktu
pendek maupun panjang.

KOMBINASI KEBIJAKAN PEMASARAN


Secara garis besar, terdapat 4 golongan kebijakan :
1. Produk : menyajikan barang/jasa yng sesuai dengan kebutuhan atau keinginan
pembeli
2. Harga : menetapkan harga jual barnag / jsa sesuai dengna kesediaan pembeli untuk
membayarnya.
3. Distribusi : mengusahakan agar brang/ kasa dapat tersedia di setiap tempat yang
terdekat dengna pembeli, kapan saja merekan membutuhkannya.
4. Promosi : memberitahu pembeli atas tersedanya barang/ kasa bersangkutan di
pasar, serta meyakinkan mereka bahwa barang;. Jasa tersebut dapat memberikan
kepuasan yang mereka inginkan.
PELAKSANAAN PEMASARAN
Pelaksanaan pemasaran khususnya promosi seringkali diserahkan kepada biro-biro
iklan, alasannya adalah efisiensi dan keahlian
Tugas pengusaha dalam hal ini yaitu : mengkoordinasikan kegiatan periklanan dengan
kegiatan promosi yang lain.
Tanggung jawab utma kegiatan operasi penjualan adalah menjamin terjualnya produk
sesuai dengan rencana, biasanya tanggung jawab itu olehkepala bagian (manajer)
penjualan.
Untuk itu maka tugas manajer penjualan :
1. Menerima (menyeleksi) wiraniaga
2. Mengatur balas jasa mereka secara adil dan layak
3. Mengembangkan pengetahuan dan keterampilan jual wiraniaga
4. Memberikan bimbingan dan perangsang kerja

MEMBINA HUBUNGAN DENGAN PELANGGAN


Dua macam permintaan : Pelanggan baru dan pelanggan ulang
Dalam persaingan yang ketat, hanya ada sedikit pelanggan yang bisa diambil. Jadi
walaupun mencari pelanggan baru cukup penting, tapi mempertahankan pelanggan
yang sudah ada menjadi lebih penting. Ini hanya bisa dipertahankan dengan membina
hubungna jangka panjang dengan pelanggan tersebut.
Diantara caranya :
- Menciptakan produk yang high quality, quick response, low cost
- Membentuk klub pembeli
- Menggunakan humas yang kreatif

PRAKTEK PEMASARAN
1. Entrepeneurial marketing
Melaui direct selling dengan mengetuk setiap pintu, menggunakan kecerdasan para
individu
Mendorong insiatif dan kreativitas menager-manager local
2. Formulated Marketing
Menggunakan konsep-konsep, misalnya dalam meningkatkan perjualan melalui iklan.
What is Marketed ? Goods, Services, Events, Experiences, Persons, Places,
Properties, Organizations, Information, Ideas. (GSEEPPPOII)

MARKETING PROSES
1. Analysis of marketing opportunity (supply and demand) by war of dividing the market
becoming segmentation (analisa kesempatan pemasaran dengan cara membagi pasar
menjadi segmen-segmen)
2. Evaluation of target market (Positioning; competitive advantage)
3. Marketing Mix (Produk, Price, Place, Promotion)
4. Marketing management
Perencanaan implementasi dan mengendalikan program untuk memelihara menukar
untuk mencapai golongan organisasi)

MARKET TARGETING
Ketika perusahaan telah mengenali segmen pasarnya, perlu memutuskan berapa
banyak target yang dilayani, dan ke target yang mana
Ada lim pola dalam pemilihan target pemasaran :
Konsentrasi pada satu segmen, selektif khusus, barang-barang tertentu, pasar tertentu,
melayani seluruh pasar.
(Single segment Concentration, selective, product, market specialization, full market
coverage)

PENGENDALIAN PEMASARAN
Tujuan utama pengendalian pemasaran adalah menilai seberapa jauh tujuan-tujuan
telah tercapai? Hambatan apa yang ditemui? Faktor penunjang apa yang diperlukan?
Pertanyaa lain : Apa yang ingin dicapai? Berap besar biaya?
Maka dalam pengendalian pemasaran dinilai, apa yang telah dikerjakan dan dicapai?
Berap jumlah rupiah telah dikeluarkan?
Bilamana hasil yang dicapai lebih rneda dari rencana dan atau biaya ynag telah
dikeluarkan lebih besar, maka pengusaha perlu melakukan tindakan koreksi.
Berarti pengusaha dapat memperbaiki kemampun kerja bagian pemasaran atau
meninjau kembalai rencana yang telah disusun