Anda di halaman 1dari 5

TOWER REAKTOR

SPRAY TOWER REACTOR

Disusun oleh Kelompok 3 :

Risky Hasiana 121130055

Neni Ratna Sari 121130131

PROGRAM STUDI TEKNIK KIMIA

FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI

UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL VETERAN

YOGYAKARTA

2016
Spray Tower

Spray tower atau spray chamber adalah suatu alat kontaktor gas-cair yang digunakan
untuk memperoleh suatu massa dan perpindahan panas diantara fase gas yang bekerja secara
terus menerus (yang berisi partikel padat yang tersebar) dan fase cair terdispersi. Spray
chamber ini terdiri dari bejana silinder yang kosong dan terbuat dari baja atau plastik serta
suatu nozel yang menyemprotkan cairan ke dalam vessel.

Aplikasi spray chamber antara lain digunakan di industri kimia, untuk memisahkan
debu dan aerosol, industri logam untuk berbagai jenis limbah gas, limbah instalasi
pembakaran, proses gasifikasi, industri pengolahan untuk menghilangkan pati, proses
oksidasi ethylbenzene dsb

Dalam tower cairan disemprotkan atau tersebar di tetesan halus biasanya


disemprotkan menggunakan penyemprot atau nozel di bagian atas tower sementara itu gas
dari bawah diumpankan tangensial sehingga membentuk aliran balik. Karena efek sentrifugal,
bahan-bahan di dalam chamber akan mengalami pra-pemisahan partikel dari partikel yang
lebih besar di dalam kolom. Hal ini memungkinkan untuk menempatkan chamber di
cocurrent atau cross-current set-up.

Cara kontak antara cairan-gas : kemungkinan berlakunya interfase aktif yang sangat
besar dengan terjadinya sedikit penurunan, pada prakteknya ditemukan ketidak mungkinan
untuk mencegah hubungan ini, dan selama permukaan interfase efektif berkurang dengan
ketinggian, dan spray tower tidak digunakan secara luas.

Kelebihan:

Implementasi sederhana / kinerja sederhana

Tidak ada risiko fouling atau penyumbatan di bagian cuci

Selain debu, partikel gas juga dipisahkan

Tersedia dalam berbagai bahan konstruksi

Mampu menangani fluktuasi arus gas (sensitif)

Tetes tekanan rendah

Sedikit ruang yang diperlukan

Kekurangan:

Jenis instalasi dengan nozel semprotan dengan bukaan kecil membutuhkan cairan cuci
bersih

Penyumbatan pada penyemprot dapat menyebabkan kehilangan hasil yang besar

Tidak efisien untuk menghilangkan partikel debu halus

Perpindahan massa sangat kurang efisien


Contoh Industri Acetophenone

Acetophenone digunakan untuk penambah bau harum dalam sabun, deterjen,


kosmetik, dan memberi wangi - wangian seperti halnya di dalam makanan, hidangan, dan
tembakau. Acetophenone, ketone berbau harum yang paling sederhana, adalah suatu kristal
atau cairan jelas bersih; titik-lebur 19- 20oC; mendidih titik 202oC; dapat larut dalam air.

Acetophenone komersil dapat diperoleh dari benzen dengan anhidrid kecut atau asetil-
khlorid oleh Friedel-Crafts proses. Dapat juga diperoleh dengan oksidasi ethylbenzene,
sebagai hasil sampingan cumene atau dari acrylonitrile. Digunakan sebagai suatu
polymerisasi katalisator untuk pembuatan olefins.

Proses pembuatan acetophenone dengan proses oksidasi, pada pembuatan


acetophenone dengan bahan baku ethylbenzene direaksikan dengan oksigen pada kondisi
operasi suhu 20 - 150 oC tekanan 2 atm.

Reaksi sebagai berikut:

C6H5CH2CH3 + O2 C6H5COCH3 + H2O


Reaksi dilakukan pada tower reactor dimana cairan diumpankan dari atas dan gas
diumpankan dari bawah. Waktu reaksi mencapai 15 jam, sisa reaksi gas O2 dan N2 akan
keluar lewat atas, sedangkan produk keluar bawah reaktor dan akan dilakukan proses
purifikasi untuk memisahkan acetophenone dengan sisa reaksi ethylbenzene. Proses purifikasi
digunakan distilasi dimana proses pemisahan didasarkan pada titik didihnya.

DAFTRAR PUSTAKA
Macan-macam reaktor kimia. http://www.academia.edu/4862399/Macam_macam_Reaktor_
kimia_Macam_-Macam_Reaktor. Diakses pada 28 november 2016

Spray tower. https://en.wikipedia.org/wiki/Spray_tower. Diakses pada 28 november 2016

Sucitro Ade.2014. Absorpsi Weted Wall. http://rumahdukasi.blogspot.co.id/2014 /


02/absorpsi-weted-wall.html. Diakses Pada 28 November 2016

Puspitasari dan Rahma Dewi. 2007. Prarancangan Pabrik Acetophenone Dari Ethylbenzene
Proses Oksidasi dengan Kapasitas 10.000 Ton/Tahun. Skripsi thesis, Universitas
Muhammadiyah Surakarta.