Anda di halaman 1dari 14

SATUAN ACARA PENGAJARAN (SAP)

JUDUL MATA KULIAH : Produktivitas perairan


KODE MATA KULIAH/ SKS : MSP 203 / 3 sks
WAKTU PERTEMUAN : 2 x 50 Menit
PERTEMUAN KE- : I
A. TUJUAN INSTRUKSIONAL
1. TIU : Setelah mengikuti perkuliahan produktivitas mahasiswa dapat menjelaskan tentang peranan produser primer dan sekunder di perairan
dalam mendukung produktivitas dan kesuburan perairan, dan mampu menjelaskan peran benthos sebagai bioindikator di ekosistem air
mengalir
2. TIK : a) Mahasiswa dan dosen menyepakati kontrak perkuliahan
b) Mahasiswa dapat menjelaskan pengertian dan konsep dasar produktivitas perairan serta komponen penyusunanya
B. POKOK BAHASAN : Pengenalan konsep produktivitas perairan
C. SUB POKOK BAHASAN :
1. Kontrak perkuliahan
2. Pengenalan konsep produktivitas perairan
D. KEGIATAN BELAJAR, MEDIA DAN ALAT PENGAJARAN MENGAJAR :
Media dan
Tahap Kegiatan Pengajar Kegiatan Mahasiswa
Alat
Pendahulua 1. Kontrak perkuliahan dan sistem penilaian 1. Kesepakatan antara dosen dengan mahasiswa
LCD
n 2. Menjelaskan kompetensi TIU dan TIK 2. Memperhatikan
Laptop
3. Menjelaskan materi (deskripsi singkat materi) 3. Memperhatikan mengajukan pertanyaan
White
4. Menjelaskan manfaat dari mempelajari produktivitas perairan 4. Memperhatikan dan mengajukan pertanyaan
Board
Penyajian 1. Menjelaskan pengertian produktivitas perairan 1. Memperhatikan
LCD
2. Menjelaskan komponen penyusun produktivitas perairan 2. Memperhatikan
Laptop
3. Menjelaskan Kaitan produktivitas perairan dengan bidang ilmu lainya dan dalam
White
pengelolaan sumberdaya perairan
Board
Penutup 1. Diskusi terkait materi yang telah disampaikan 1. Menyampaikan pendapat dan pemahaman LCD
2. Memberikan gambaran tentang perkuliahan yang akan datang mahasiswa terkait materi yang disampaikan Laptop
3. Memberikan tugas pembuatan makalah (waktu 2 minggu) tentang konsep dasar 2. Memperhatikan White
produktivitas perairan dan kaitannya dengan bidang ilmu lainnya. 3. Memperhatikan dan mencatat pertanyaan dari tugas.
Board

E. EVALUSI :
1. Memberi pertanyaan singkat pada pertemuan berikutnya dan secara tertulis pada UTS kepada mahasiswa untuk mengetahui pemahaman mahasiswa pada kuliah pengantar produktivitas
perairan
F. REFERENSI :
1. Asriyana dan Yuliana. 2012. Produktivitas Perairan. Bumi Aksara. Jakarta
2. Pratiwi et al., 2015. Algae perairan. IPB Press. Bogor
3. Effendi, H. 2003. Telaah Kualitas air bagi Pengelolaan Sumberdaya dan Lingkungan Perairan. Kanisius: Yogyakarta
4. Odum, E. P. 1971. Fundamental of Ecology. W. B. Saunder Company. Philadelphia.
5. Wetzel, R. G. 1975. Limnology. 2 edition, W. B. Saunders College and Company, Philadelphia, London.
6. Wetzel, Robert G. 2001. Limnology: Lake and River Acosystems, Third Edition. London. Academic Press.
SATUAN ACARA PENGAJARAN (SAP)

JUDUL MATA KULIAH : Produktivitas perairan


KODE MATA KULIAH/ SKS : MSP 203 / 3 sks
WAKTU PERTEMUAN : 8 x 50 Menit
PERTEMUAN KE- : II-V
A. TUJUAN INSTRUKSIONAL
1. TIU : Setelah mengikuti perkuliahan dasar produktivitas perairan mahasiswa dapat menjelaskan peranan produser primer dan sekunder di
perairan dalam mendukung produktivitas dan kesuburan perairan, dan mampu menjelaskan peran benthos sebagai bioindikator di
ekosistem air mengalir
2. TIK : Mahasiswa dapat menjelaskan menjelaskan dan melakukan pengukuran produktivitas primer perairan
B. POKOK BAHASAN : Produktivitas primer perairan
C. SUB POKOK BAHASAN : a) Definisi dan parameter pendukung produktivitas primer (PP), nutrients, cahaya, dll
b) Metoda pengukuran PP (Metode oksigen, C14, geometric, khlorofil a) di perairan
c) Peranan PP dalam ekosistem perairan
d) NPP (Net Primary Productivity), GPP (Gross Primary Productivity), R (Respiration rate) dan Stratifikasi PP dan P/R ratio di danau
e) Pemupukan dan Eutrofikasi (organik, anorganik) perairan dan akibatnya terhadap kesuburan dan kualitas air
f) Blooming (faktor penyebab dan mekanisme blooming) dan dampaknya terhadap perikanan dan faktor pendukungnya
Media dan
Tahap Kegiatan Pengajar Kegiatan Mahasiswa
Alat
Pendahulua 1. Memberikan pertanyaan terkait materi pertemuan pertama 1. Menjawab pertanyaan LCD
n 2. Memberikan pertanyaan/Quiz terkait materi produktivitas primer 2. Memperhatikan dan mengajukan pertanyaan Laptop
3. Menjelaskan materi (deskripsi singkat materi) White
Board
Penyajian 1. Menjelaskan tentang 3. Memperhatikan LCD
a. Definisi dan parameter pendukung produktivitas primer (PP), nutrients, 4. Memperhatikan Laptop
cahaya, dll 5. Praktek perhitungan dan diskusi White
b. Metoda pengukuran PP (Metode oksigen, C14, geometric, khlorofil a) di 6. Metode pengukuran PP zooplankton dan benthos akan Board
perairan dipraktekkan dalam pertemuan di laboratorium
c. Peranan PP dalam ekosistem perairan
d. NPP (Net Primary Productivity), GPP (Gross Primary Productivity), R
(Respiration rate) dan Stratifikasi PP dan P/R ratio di danau
e. Pemupukan dan Eutrofikasi (organik, anorganik) perairan dan akibatnya
terhadap kesuburan dan kualitas air
f. Blooming (faktor penyebab dan mekanisme blooming) dan dampaknya
terhadap perikanan.
Penutup 1. Diskusi terkait materi yang telah disampaikan 1. Menyampaikan pendapat dan pemahaman mahasiswa LCD
2. Memberikan gambaran tentang perkuliahan yang akan datang terkait materi yang disampaikan Laptop
3. Memberikan tugas tentang pengukuran produktivitas primer perairan 2. Memperhatikan White
Board

E. Evaluasi : Memberi pertanyaan secara tertulis pada UTS kepada mahasiswa untuk mengetahui pemahaman mahasiswa pada kuliah produktivitas perairan.

F. Referensi :
1. Asriyana dan Yuliana. 2012. Produktivitas Perairan. Bumi Aksara. Jakarta
2. Pratiwi et al., 2015. Algae perairan. IPB Press. Bogor
3. Effendi, H. 2003. Telaah Kualitas air bagi Pengelolaan Sumberdaya dan Lingkungan Perairan. Kanisius: Yogyakarta
4. Odum, E. P. 1971. Fundamental of Ecology. W. B. Saunder Company. Philadelphia.
5. Wetzel, R. G. 1975. Limnology. 2 edition, W. B. Saunders College and Company, Philadelphia, London.
6. Wetzel, Robert G. 2001. Limnology: Lake and River Acosystems, Third Edition. London. Academic Press.
SATUAN ACARA PENGAJARAN (SAP)

JUDUL MATA KULIAH : Produktivitas perairan


KODE MATA KULIAH/ SKS : MSP 203 / 3 sks
WAKTU PERTEMUAN : 6 x 50 Menit
PERTEMUAN KE- : VI - VIII
A. TUJUAN INSTRUKSIONAL
1. TIU : Setelah mengikuti perkuliahan produktivitas mahasiswa dapat menjelaskan tentang peranan produser primer dan sekunder di perairan
dalam mendukung produktivitas dan kesuburan perairan, dan mampu menjelaskan peran benthos sebagai bioindikator di ekosistem air
mengalir
2. TIK : a) Mahasiswa dapat menjelaskan tentang defenisi danau dan asal-usul danau
b) Mahasiswa dapat menjelaskan model dan bentuk danau
c) Kandungan panas dan pergerakan massa air di danau
d) Mahasiswa dapat melakukan pemetaan danau
B. POKOK BAHASAN : Perairan Danau
C. SUB POKOK BAHASAN : 1. Definisi produktivitas sekunder (PS)
2. Parameter pendukung PS (standing crop/stock, biomassa, produksi) zooplankton dan benthos
3. Teknik sampling dan penentuan standing crop dan biomassa
4. Peranan PS di perairan
D. Kegiatan Belajar, Media dan Alat Pengajaran

Media dan
Tahap Kegiatan Pengajar Kegiatan Mahasiswa
Alat
Pendahulua 1. Memberikan pertanyaan/Quiz terkait materi pertemuan 1. Menjawab pertanyaan LCD
n sebelumnya 2. Memperhatikan dan mengajukan pertanyaan Laptop
2. Menjelaskan materi (deskripsi singkat materi) White
Board
Penyajian 1. Menjelaskan tentang defenisi produktivitas skunder (PS) 1. Memperhatikan LCD
2. Menjelaskan tentang Parameter pendukung PS (standing 2. Memperhatikan Laptop
crop/stock, biomassa, produksi) zooplankton dan benthos 3. Memperhatikan dan memberikan pertanyaan White
3. Menjelaskan Teknik sampling dan penentuan standing crop 4. Teknik sampling dan penentuan standing crop dan biomassa zooplankton Board
dan biomassa zooplankton dan benthos dan benthos akan dipraktekkan dalam pertemuan di laboratorium
4. Menjelaskan Peranan PS di perairan zooplankton dan benthos
Penutup 1. Diskusi terkait materi yang telah disampaikan 1. Menyampaikan pendapat dan pemahaman mahasiswa terkait materi yang
LCD
2. Membuat tugas Teknik sampling dan penentuan standing crop disampaikan
Laptop
dan biomassa zooplankton dan benthos 2. Pemetaan danau akan diperjelas di laboratorium
White
3. Memberikan gambaran tentang perkuliahan yang akan datang 3. Memperhatikan
Board

E. Evaluasi : Memberi pertanyaan/Quis pada peretmuan berikutnya termasuk memberikan tugas terkait pemetaan danau, serta membuat pertanyaan secara tertulis pada UTS
kepada mahasiswa untuk mengetahui pemahaman mahasiswa pada kuliah produktivitas perairan.

F. Referensi :
1. Asriyana dan Yuliana. 2012. Produktivitas Perairan. Bumi Aksara. Jakarta
2. Pratiwi et al., 2015. Algae perairan. IPB Press. Bogor
SATUAN ACARA PENGAJARAN (SAP)

JUDUL MATA KULIAH : Produktivitas perairan


KODE MATA KULIAH/ SKS : MSP 203 / 3 sks
WAKTU PERTEMUAN : 4 x 50 Menit
PERTEMUAN KE- : IX - X
A. TUJUAN INSTRUKSIONAL
1. TIU : Setelah mengikuti perkuliahan produktivitas mahasiswa dapat menjelaskan tentang peranan produser primer dan sekunder di perairan
dalam mendukung produktivitas dan kesuburan perairan, dan mampu menjelaskan peran benthos sebagai bioindikator di ekosistem air
mengalir
2. TIK : Setelah mengikuti pertemuan ini mahasiswa dapat menjelaskan tentang Bioindikator kesuburan perairan (benthos dan Tanaman Air
B. POKOK BAHASAN : Bioindikator kesuburan perairan (benthos dan Tanaman Air)
C. SUB POKOK BAHASAN : a) Defenisi dan prasyarat bioindikator
b) Pengenalan jenis-jenis biota benthos dan Tanaman air sebagai indikator biologi kualitas air (Larva insekta, capung, kiambang, eceng
gondok, dsb)
c) Metoda penentuan kualitas air secara cermat dengan menggunakan indikator biologi (RIVER WATCH-UK system dan Australian
system)
D. Kegiatan Belajar, Media dan Alat Pengajaran

Media dan
Tahap Kegiatan Pengajar Kegiatan Mahasiswa
Alat
Pendahulua 1. Pengumpulan tugas Teknik sampling dan penentuan standing crop dan biomassa 1. Mahasiswa mengumpulkan tugas yang diberikan LCD
n zooplankton dan benthos 2. Menjawab pertanyaan Laptop
2. Memberikan pertanyaan/Quis terkait materi pertemuan sebelumnya 3. Memperhatikan dan mengajukan pertanyaan White
3. Menjelaskan materi (deskripsi singkat materi) Board
Penyajian 1. Menjelaskan tentang 1. Memperhatikan
a. Defenisi dan prasyarat bioindikator 2. Memperhatikan LCD
b. Pengenalan jenis-jenis biota benthos dan Tanaman air sebagai indikator biologi 3. Memperhatikan dan memberikan pertanyaan Laptop
kualitas air (Larva insekta, capung, kiambang, eceng gondok, dsb) 4. Penentuan bioindikator akan dilaksanakan di White
b) Metoda penentuan kualitas air secara cermat dengan menggunakan indikator laboratorium Board
biologi (RIVER WATCH-UK system dan Australian system)
Penutup 1. Diskusi terkait materi yang telah disampaikan 1. Menyampaikan pendapat dan pemahaman LCD
2. Memberikan gambaran tentang perkuliahan yang akan datang mahasiswa terkait materi yang disampaikan Laptop
3. Membuat tugas dalam penentuan bioindikator perairan 2. Memperhatikan White
Board

E. Evaluasi : Memberi pertanyaan secara tertulis/Quiz pada peremuan berikutnya termasuk pemberian tugas pemetaan sungai serta memberikan pertanyaan pada
UAS kepada mahasiswa untuk mengetahui pemahaman mahasiswa pada kuliah produktivitas perairan.

F. Referensi :
1. Asriyana dan Yuliana. 2012. Produktivitas Perairan. Bumi Aksara. Jakarta
2. Pratiwi et al., 2015. Algae perairan. IPB Press. Bogor
3. Effendi, H. 2003. Telaah Kualitas air bagi Pengelolaan Sumberdaya dan Lingkungan Perairan. Kanisius: Yogyakarta
4. Odum, E. P. 1971. Fundamental of Ecology. W. B. Saunder Company. Philadelphia.
SATUAN ACARA PENGAJARAN (SAP)

JUDUL MATA KULIAH : Produktivitas perairan


KODE MATA KULIAH/ SKS : MSP 203 / 3 sks
WAKTU PERTEMUAN : 4 x 50 Menit
PERTEMUAN KE- : XI-XII
A. TUJUAN INSTRUKSIONAL
1. TIU : Setelah mengikuti perkuliahan produktivitas mahasiswa dapat menjelaskan tentang peranan produser primer dan sekunder di perairan
dalam mendukung produktivitas dan kesuburan perairan, dan mampu menjelaskan peran benthos sebagai bioindikator di ekosistem air
mengalir
2. TIK : Mahasiswa dapat menjelaskan Produktivitas skunder (Ikan)
B. POKOK BAHASAN : Produktivitas skunder (Ikan)
C. SUB POKOK BAHASAN : a) Parameter pendukung PS (standing crop/stock, biomassa, produksi) ikan
b) Metoda pendugaan produktivitas sekunder ikan
c) Peranan PS Ikan di perairan

D. KEGIATAN BELAJAR, MEDIA DAN ALAT PENGAJARAN MENGAJAR :


Media
Tahap Kegiatan Pengajar Kegiatan Mahasiswa
dan Alat
Pendahulua 1. Pengumpulan tugas pemetaan sungai 4. Mahasiswa mengumpulkan tugas yang
LCD
n 2. Memberikan pertanyaan/Quiz terkait materi sungai terkait materi pertemuan sebelumnya diberikan
Laptop
3. Menjelaskan materi (deskripsi singkat materi) 1. Menjawab pertanyaan
White
2. Memperhatikan dan mengajukan
Board
pertanyaan
Penyajian 1. Menjelaskan tentang 1. Memperhatikan
a. Parameter pendukung PS (standing crop/stock, biomassa, produksi) ikan 2. Memperhatikan LCD
b. Metoda pendugaan produktivitas sekunder ikan (Rekruitment populasi tidak kontinyu: metoda 3. Memperhatikan dan memberikan Laptop
cohort, eliminasi, Allen Curve, Increment-summation, Instantaneous growth rate, Reproduksi pertanyaan White
populasi kontinyu: metoda turnover, Growth increment) Board
c. Peranan PS Ikan di perairan
Penutup 1. Diskusi terkait materi yang telah disampaikan 1. Menyampaikan pendapat dan LCD
2. Memberikan gambaran tentang perkuliahan yang akan datang pemahaman mahasiswa terkait materi Laptop
yang disampaikan White
2. Memperhatikan Board

E. Evaluasi : Memberi pertanyaan secara tertulis pada UAS kepada mahasiswa untuk mengetahui pemahaman mahasiswa pada kuliah produktivitas perairan.

F. Referensi :
1. Asriyana dan Yuliana. 2012. Produktivitas Perairan. Bumi Aksara. Jakarta
2. Pratiwi et al., 2015. Algae perairan. IPB Press. Bogor
3. Effendi, H. 2003. Telaah Kualitas air bagi Pengelolaan Sumberdaya dan Lingkungan Perairan. Kanisius: Yogyakarta
4. Odum, E. P. 1971. Fundamental of Ecology. W. B. Saunder Company. Philadelphia.
SATUAN ACARA PENGAJARAN (SAP)

JUDUL MATA KULIAH : Dasar Produktivitas perairan


KODE MATA KULIAH/ SKS : MSP 203 / 3 sks
WAKTU PERTEMUAN : 4 x 50 Menit
PERTEMUAN KE- : XIII-XIV
A. TUJUAN INSTRUKSIONAL
1. TIU : Setelah mengikuti perkuliahan produktivitas mahasiswa dapat menjelaskan tentang peranan produser primer dan sekunder di perairan
dalam mendukung produktivitas dan kesuburan perairan, dan mampu menjelaskan peran benthos sebagai bioindikator di ekosistem air
mengalir
2. TIK : Mahasiswa dapat menjelaskan tentang Indeks saprobik
B. POKOK BAHASAN : Indeks saprobik
C. SUB POKOK BAHASAN : a) Pengertian dan awal perkembangan system saprobik (Kolkwitz dan Marson1902)
b) Konsep biological self purification, saprobia
c) Klasifikasi sistem saprobik (kualitatif dan kuantitatif)
d) Kuantitatif saprobik: Pantle &Buck, KNOPP, Liebman.
e) Keuntungan-kerugian sistem saprobik

D. KEGIATAN BELAJAR, MEDIA DAN ALAT PENGAJARAN MENGAJAR :


Media dan
Tahap Kegiatan Pengajar Kegiatan Mahasiswa
Alat
Pendahulua 1. Memberikan pertanyaan singkat terkait materi pertemuan sebelumnya 1. Menjawab pertanyaan LCD
n 2. Menjelaskan materi (deskripsi singkat materi) 2. Memperhatikan dan mengajukan pertanyaan Laptop
White Board
Penyajian 2. Menjelaskan tentang 4. Memperhatikan
a) Pengertian dan awal perkembangan system saprobik (Kolkwitz 5. Memperhatikan
dan Marson1902) 6. Memperhatikan dan memberikan pertanyaan LCD
b) Konsep biological self purification, saprobia 7. Indeks saprobik akan dipraktekkan dalam pertemuan di Laptop
c) Klasifikasi sistem saprobik (kualitatif dan kuantitatif) laboratorium White Board
d) Kuantitatif saprobik: Pantle &Buck, KNOPP, Liebman.
e) Keuntungan-kerugian sistem saprobik
Penutup 3. Diskusi terkait materi yang telah disampaikan 3. Menyampaikan pendapat dan pemahaman mahasiswa terkait LCD
4. Memberikan tugas tentang perhitungan indeks saprobik materi yang disampaikan Laptop
5. Memberikan gambaran tentang perkuliahan yang akan datang 4. Memperhatikan White Board
E. Evaluasi : Memberi pertanyaan secara tertulis pada UAS kepada mahasiswa untuk mengetahui pemahaman mahasiswa pada kuliah produktivitas perairan.
F. Referensi :
5. Pratiwi et al., 2015. Algae perairan. IPB Press. Bogor
6. Effendi, H. 2003. Telaah Kualitas air bagi Pengelolaan Sumberdaya dan Lingkungan Perairan. Kanisius: Yogyakarta
1. Odum, E. P. 1971. Fundamental of Ecology. W. B. Saunder Company. Philadelphia
SATUAN ACARA PENGAJARAN (SAP)

JUDUL MATA KULIAH : Produktivitas perairan


KODE MATA KULIAH/ SKS : MSP 203 / 3 sks
WAKTU PERTEMUAN : 2 x 50 Menit
PERTEMUAN KE- : XV
A. TUJUAN INSTRUKSIONAL
1. TIU : Setelah mengikuti perkuliahan produktivitas mahasiswa dapat menjelaskan tentang peranan produser primer dan sekunder di perairan
dalam mendukung produktivitas dan kesuburan perairan, dan mampu menjelaskan peran benthos sebagai bioindikator di ekosistem air
mengalir
2. TIK : Setelah mengikuti pertemuan ini mahasiswa dapat menejelaskan tentang peranan SIG dalam pendugaan produktivitas perairan:
B. POKOK BAHASAN : Aplikasi SIG dalam pendugaan kesuburan perairan
C. SUB POKOK BAHASAN : a) Remote sensing dan penginderaan jauh dalam pendugaan kesuburan perairan
b) Peranan SIG dalam pendugaan dan monitoring kesuburan perairan
D. Kegiatan Belajar, Media dan Alat Pengajaran
Media
Tahap Kegiatan Pengajar Kegiatan Mahasiswa
dan Alat
Pendahul 1. Memberikan pertanyaan singkat terkait materi 1. Menjawab pertanyaan
LCD
uan sebelumnya 2. Memperhatikan dan mengajukan pertanyaan
Laptop
2. Memberikan quiz terkait materi awal sampai akhir
White
3. Menjelaskan materi (deskripsi singkat materi)
Board
Penyajia 1. Menjelaskan tentang Remote sensing dan penginderaan 1. Memperhatikan LCD
n jauh dalam pendugaan kesuburan perairan 2. Memperhatikan Laptop
2. Menjelaskan Peranan SIG dalam pendugaan dan 3. Diskusi White
monitoring kesuburan perairan Board
Penutup 1. Diskusi terkait materi yang telah disampaikan 1. Menyampaikan pendapat dan pemahaman
2. Memberikan gambaran tentang perkuliahan yang akan mahasiswa terkait materi yang disampaikan LCD
datang 2. Memperhatikan Laptop
3. Memberikan tugas pembuatan makalah (waktu 2 3. Memperhatikan dan mencatat pertanyaan dari White
minggu) tentang sungai. tugas. Board
E. Evaluasi : Memberi pertanyaan singkat pada pertemuan berikutnya dan secara tertulis pada UAS kepada mahasiswa untuk mengetahui pemahaman mahasiswa pada kuliah
pengantar produktivitas perairan.

F. Referensi :