Anda di halaman 1dari 25

ANALISA DATA KALA I

Nama Klien : Ny. H


Diagnosa Medis : G III P II A 0
Ruang Rawat :

N
DATA MASALAH KEPERAWATAN
O

1. DS : Nyeri
Klien mengatakan nyeri perut tembus ke
belakang.
DO :
Klien tampak meringis

P : perut tembus belakang


Q : tertusuk tusuk
R : perut
S : skala 8
T : hilang timbul
Adanya pelepasan darah yang keluar
dari vagina
pada pemeriksaan dalam 10.20,
pembukaan serviks 10 cm
Porsio lebih tipis dan lunak
H III; presentase kepala
Kontraksi Dalam 10 3x his durasi 40
DJJ ; 153x/i
Kesan panggul normal

2. Kecemasan
DS: - Klien mengatakan jam berapa kira-kira
akan melahirkan bayinya
DO :
Tampak ibu cemas,
ekspresi wajah tegang, kadang gelisah,
keringat banyak
RENCANA ASUHAN KEPERAWATAN KALA I
Nama klien : Ny H
Umur : 29 tahun

N DIAGNOSA KEPERAWATAN TUJUAN INTERVENSI RASIONAL


O

1. Kala I Klien dapat beradaptasi 1. Kaji Ulang tingkat nyeri, 1. Mengetahui tingkat nyeri yang
Gangguan rasa nyaman nyeri b/d dengan nyeri, dengan kriteria perhatikan lokasi serta respon dirasakan klien sehingga dapat
kontraksi uterus di tandai dengan : : klien terhadap nyeri melalui menentukan dan mengambil
- keluhan secara verbal
DS : respon verbal dan non verbal intervensi selanjutnya
Klien mengatakan nyeri perut berkurang
tembus ke belakang. 2. Anjurkan klien dalam 2. Teknik pernapasan yang
- klien dapat menahan
P : perut tembus belakang penggunaan teknik pernapasan diberikan akan menjauhkan
nyerinya dengan cara klien
Q : tertusuk tusuk atau relaksasi yang tepat dengan peritonium dari rangsangan
mengatasi nyerinyasaat
R : perut nafas dalam 16x/i pada saat uterus
kontraksi datang
S : skala 8 mengambil nafas dengan diangkat
T : hilang timbul ke arah kepala. 3. Mengetahui perkembangan
DO: 3. Observsi tanda-tanda vital tiap keadaan klien sehingga dapat
Klien tampak meringis jam memberikan intervensi yang
Adanya pelepasan darah tepat
dan lendir yang keluar dari 4. Observasi his dan denyut jantung 4. Mengetahui kemajuan persalinan
vagina janin setiap jam untuk melakukan intervensi yang
pada pemeriksaan dalam tepat serta mengetahui keadaan
10.20, pembukaan serviks bayi dalam uterus.
10 cm 5. Untuk mengetahui kemajuan
5. Observasi pembukaan serviks per
Porsio lebih tipis dan persalinan dan melakukan
4 jam
lunak intervensi selanjutnya
H III ; presentase kepala
Kontraksi Dalam 10 3x
his durasi 40
DJJ ; 153x/i
2. Cemas hilang/berkurang
Kesan panggul normal
setelah diberikan tindakan 1. Mendapatkan data akurat dan
keperawatan dengan kriteria: menentukan tindakan berikutnya
Cemas b/d dengan proses 1. Kaji tingkat kecemasan yang di
Ekspresi klien tampak 2. Meningkatkan pengetahuan
kelahiran rasakan klien
tenang sehingga kecemasan berkurang
DS: - Klien mengatakan jam 2. Berikan penjelasan pada klien
Keluhan secara verbal dan klien dapat mempersiapkan
berapa kira-kira akan berupa keluhan tentang proses
berkurang diri untuk proses persalinan yang
melahirkan bayinya persalinan yang akan dihadapinya
akan dihadapinya
DO :
3. Klien akan merasakan
Tampak ibu cemas,
diperhatikan oleh keluarga
3. Anjurka pada keluarga untuk
ekspresi wajah tegang, kadang sehingga membuat klien dalam
selalu memberikan dukungan atau
gelisah, keringat banyak mengurangi kecemasan
suport
IMPLEMENTASI DAN EVALUASI KALA I
Nama klien : Ny H
Umur : 29 tahun
TGL NO. JAM IMPLEMENTASI EVALUASI
Dx
Kala I Rabu 02-04-2014 Jam 10.26
Rabu 1. 10.20 1. Mengkaji ulang tingkat nyeri dengan S : - Klien mengatakan nyeri yang dirasakannya
02 -04- 2014 perhatikan intervensi respon klien terhadap lokasinya di perut bagian bawah tembus
kebelakang , dirasakan terus menerus terutama saat
nyeri melalui isyarat verbal dan non verbal
his datang
Hasil: Nyeri yang dirasakan klien pada P : perut tembus belakang
tingkat sangat nyeri dengan skala 9, Q : tertusuk tusuk
R : perut
lokasinya di daerah perut bagian
S : skala 9
bawah tembus ke belakang intensitas T : hilang timbul
yang dirasakan terus menerus saat
O:
his datang respon klien terhadap

Nyeri yang dirasakan klien pada tingkat sangat
nyeri berupa menyeran kesakitan nyeri , tampak klien mengeran kesakitan dan
10.23 2. Mengajarkan pada klien dalam penggunaan wajah tampak meringis
teknik pernapasan relaksasi yang tepat Klien melakukan teknik napas dalam sesuai
anjuran 16 x/i pada saat mengambil napaslengan
dengan napas dalam 16x/i
di angkat ke arah kepala
Hasil : klien melakukan apa yang di Perineum menonjol, anus dan vulva membuka
ajarkan kedua jam ; 00.50 ; O 10 cm H IV
10.25 3. Mengobservasi TTV: Porsio masih teraba
Hasil: TD: 120/80 mmHg, N: 88 x/i VT
His semakin kuat 5 x 10/durasi >40
P: 24 x/i S: 36,6 C
A : Nyeri belum teratasi
10.20 4. Mengobservasi his dan DJJ setiap jam P : Pertahankan intervensi ;
Hasil :Jam : 10.20: H III, DJJ 153 x/i 1. Mengkaji ulang tingkat nyeri dengan
perhatikan intervensi respon klien terhadap nyeri
5. Mengobservasi pembukaan serviks
melalui isyarat verbal dan non verbal
H/; Jam : 10.20: Pembukaan serviks 10 2. Mengajarkan pada klien dalam penggunaan
cm teknik pernapasan relaksasi yang tepat dengan
napas dalam 16x/i
3. Mengobservasi TTV:
4. Mengobservasi his dan DJJ setiap jam
5. Observasi pembukaan serviks / 4 Jam

Rabu 02-04- 2. 10.24


2014 1. Kaji tingkat kecemasan yang di rasakan
Rabu 02-04-14 Jam 10.28
klien
S ; klien mengatakan merasa tenang akan apa yang
10.25 Hasil : kecemasan klien pada tingkat sedang
disampaikan perawat dalam pemeriksaan yang
2. Memberikan penjelasan kepada klien tentang
dilakukan dan tetap percaya kepada perawat akan
proses persalinan yang akan dihadapinya
setiap tindakan yang diberikan
dan klien mendengarkan apa yang
O: Ekspresi wajah klien nampak tenang
disampaikan.
A : Cemas teratasi
10.26 Hasil : Ekspresi wajah klien tampak tenang
P : Pertahankan intervensi ;
3. Menganjurkan pada keluarga untuk selalu
1. Kaji tingkat kecemasan yang di rasakan klien
memberikan dukungan atau suport
2. Memberikan penjelasan kepada klien tentang
Hasil : Keluarga klien dapat bekerja sama
proses persalinan yang akan dihadapinya dan
dalam memberikan dukungan pada klien
klien mendengarkan apa yang disampaikan.
3. Menganjurkan pada keluarga untuk selalu
memberikan dukungan atau suport
ANALISA DATA KALA II

Nama Klien : Ny. H


Diagnosa Medis : GIII P II A 0
Ruang Rawat :

NO DATA MASALAH KEPERAWATAN

DS :
1. Nyeri
Klien mengatakan nyeri yang dirasakan
lokasinya didaerah perut dan bokong
tembus belakang terutama saat his datang
P : perut tembus belakang
Q : tertusuk tusuk
R : perut
S : skala 9
T : pada saat kontraksi (His)

DO:
Ibu tampak meringis, mengerang,
memegang-megang tangan penolong
pada saat kontraksi uterus dan menahan
sakit.
Nyeri yang dirasakan klien pada tingkat
sangat nyeri, lokasinya di daerah
bokong tembus belakang terutama saat
his datang.
Hisnya; frekuensi 4 x dlm 10 mnt durasi
45
Vulpa membuka
Perineum menonjol
Ketuban sudah pecah
Hasil VT Jam : 10.20 Pembukaan
lengkap 10 cm
Penurunan kepala H IV

2. Resiko
Faktor risiko ditandai dengan :
Terputusnya continuitas jaringan
Klien mengatakan sakit pada perinium
TBJ : 2600 grm
Cara penolong yang kurang baik dalam
menyokong
RENCANA ASUHAN KEPERAWATAN KALA II
Nama klien : Ny H
Umur : 29tahun

N DIAGNOSA KEPERAWATAN TUJUAN INTERVENSI RASIONAL


O

Kala II Setelah diberikan tindakan 1. Kaji ulang tingkat nyeri 1. Mengetahui derajat nyeri yang
1. Gangguan rasa nyaman nyeri b/d keperawatan klien akan dirasakan sehingga dapat
proses persalinan yang ditandai menentukan dan mengambil
mengungkapkan kebutuhan
dengan : intervensi selanjutnya
DS : Klien mengatakan nyeri yang rasa nyamannya terpenuhi 2. Anjurkan klien dalam2. Teknik pernapasan yang
dirasakan lokasinya didaerah perut penggunaan teknik pernapasan diberikan akan membantu klien
nyeri berkurang dengan
dan bokong tembus belakang atau relaksasi yang tepat dengan mengurangi keluhan dan
terutama saat his datang kriteria:
melaui inspirasi pendek dari mempokuskan tenaga pada saat
P : perut tembus belakang
Keluhan nyeri berkurang hidung sebanyak 4xlalu diakhiri mengeran
Q : tertusuk tusuk
R : perut Bayi klien dapat lahir dengan ekspirasi yang panjang
S : skala 9 secara perlahan-lahan melalui 3. Mengatasi kemajuan persalinan
T : hilang timbul tanpa ada kompliksi mulut untuk melakukan intervensi yang
Kala II teratasi tanpa ada 3. Observasi his keadaan his klien tepat dan menilai kemampuan
DO:
komplikasi berupa kualitas dan kuantitas klien dalam menghadapi jenis
Ibu tampak meringis,
pemulihan yang akan diberikan
mengerang, memegang- Ibu tidak terlalu
megang tangan penolong pada pada klien
saat kontraksi uterus dan menyeran kesakitan 4. Observasi tanda-tanda vital
menahan sakit. selama proses kelahiran 4. Akibat adanya nyeri dan efek
Nyeri yang dirasakan klien pada berlangsung. samping persalinan dapat
tingkat sangat nyeri, lokasinya diketahui dengan salah satunya
di daerah bokong tembus
belakang terutama saat his melihat TTV klien
datang. 5. Pantau kemajuan kala II 5. Mengetahui kemajuan dan
Hisnya ;fFrekuensi 3 x dlm 10 memastikan prosesproses
mnt durasi 45 persalinan akan berlangsung
Pulva membuka
Perineum menonjol
Ketuban sudah pecah
Hasil VT Jam : 10.20
Pembukaan lengkap 10 cm
Penurunan kepala H IV

2. 1. Sehingga pada saat persalinan


1. Siapkan peralatan pertolongan
Risiko terputusnya kontinuitas Klien akan menempatkan dimulai perawat bisa langsung
persalinan secara lengkap.
jaringan dan kulit (ruptur tidak terjadinya robekan pada menggunakan alat/peralatan
prenium) b/d proses kelahiran dan perineum, dengan kriteria: dengan langsung
2. Lakukan pertolongan persalinan
dan tindakan pertolongan partus Perineum utuh, dan tidak 2. Membantu ibu mempermudah
sesuai dengan prosedur
Faktor risiko ditandai dengan : terdapat robekan proses melahirkan, dan
pelaksanaan pertolongan
Klien mengatakan sakit pada melahirkan bayi dengan baik
persalinan
perinium
TBJ : 2600 grm
Cara penolong yang kurang
baik dalam menyokong
IMPLEMENTASI DAN EVALUASI KALA II
Nama klien : Ny H
Umur : 29 tahun
TGL NO. JAM IMPLEMENTASI EVALUASI
Dx
Rabu 02-04-
2014 1. 10.28 Rabu 02-04-2014 jam 10.35
1. Mengkaji ulang tingkat nyeri S : Klien mengatakan nyeri yang dirasakan lokasinya di
Hasil : Nyeri yang dirasakan klien pada daerah perut dan jalan lahir
tingkat sangat nyeri (Berat) O:
10.28 2. Mengajarkan/ menganjurkan pada klien Ekspresi wajah klien tampak meringis pada saat
pada penggunaan teknik nyeri muncul
pernapasan/relaksasi dengan mengontra P : luka perineum
pernapasan dengan pola 4:1 melalui Q : teriris
inspirasi pendek dari hidung sbanyak 4 x R : perut dan jalan lahir
lalu diakhiri dengan ekspirasi yang panjang S : skala 9
sekali melalui mulut T : Terus menerus
Hasil : klien melakukan apa yang diajarkan A : nyeri belum teratasi
10.29 3. Mengobservasi his keadaan his klien P : Pertahankan intervensi kala II;
berupa kualitas dan kuantitas 1. Mengkaji ulang tingkat nyeri
Hasil: his dirasakan lebih kuat dan lebih 2. Mengajarkan/ menganjurkan pada klien pada
cepat, 4x dalam waktu 10 menit selama 40 penggunaan teknik pernapasan/relaksasi dengan
detik mengontra pernapasan dengan pola 4:1 melalui
10.30 4. Mengobservasi TTV : TD: 120/80 N: 88 x/i inspirasi pendek dari hidung sbanyak 4 x lalu
P: 24x/i S: 36,6 C diakhiri dengan ekspirasi yang panjang sekali
10.35 Mengamati dan memantau kemajuan kala II melalui mulut
Hasil : kepala janin nampak pada vulva, 3. Mengobservasi his keadaan his klien berupa
kualitas dan kuantitas
4. Mengobservasi TTV
5. Mengamati dan memantau kemajuan kala III
Rabu Rabu 02-04-2014 Jam 10.35
02-04-2014 2. 10.25 1. Menyiapkan peralatan pertolongan S : - Pelaksanaan dalam pengeluaran bayi
persalinan secara lengkap. O :- Bayi lahir spontan, Bayi lahir : 10:30 wita, Jenis
Hasil : Peralatan persalinan lengkap kelamin Perempuan, Nilai AFGAR menit 8/10 Menit
01.00 2. Melakukan pertolongan persalinan sesuai I 8 menit V 8/10, BB/PB/Lingkar kepala : 2600/
dengan prosedur pelaksanaan pertolongan gram, /47 cm/33 cm
persalinan
- Tindakan penolong (cara menyokong) baik
Hasil : Bayi lahir spontan jam:10.30 jenis
kelamin perempuan, BB:2600 gram A : - Terputusnya kontuinitas jaringan terjadi
PB: 47 cm , lingkar kepala 33 cm P : Lanjutkan intervensi kala III
ANALISA DATA KALA III

Nama Klien : Ny. H


Diagnosa Medis : G III P II A 0
Ruang Rawat :

NO DATA MASALAH

1. DS : Nyeri
Klien mengatakan nyeri pada perineum dan jalan
lahir
P : luka robekan pada perineum
Q : teriris
R : perineum
S : skala 7
T : Terus menerus

DO :
Klien tampak meringis
Plasenta belum Lahir
Tinggi fundus uteri masih setinggi pusat
Kandung kencing masih penuh
Uterus terasa keras
Tampak klien ingin meneran
TTV :TD : 110/80 mmHg N : 80x/i Resiko kekurangan Volume
2. P : 22x/i S : 36,5 C cairan

Faktor risiko ditandai dengan


Pendarahan kala III kurang lebih 150 cc
Klien tampak lemah
Klien nampak berkeringat banyak
Klien nampak minum 5-7 kali ( klien minum
500-700 ml)
RENCANA ASUHAN KEPERAWATAN KALA III
Nama klien : Ny H
Umur : 29 tahun

N DIAGNOSA KEPERAWATAN TUJUAN INTERVENSI RASIONAL


O

Kala III Klien akan mengungkapkan 1. Mengetahui derajat nyeri yang


1. Gangguan rasa nyaman nyeri b/d kemampuan dalam 1. Kaji ulang tingkat nyeri dirasakan sehingga dapat
kontraksi uterus pada proses beradaptasi terhadap nyeri menentukan dan mengambil
pengeluaran plasenta dengan kriteria: intervensi selanjutnya
DS : Ekspresi wajah klien 2. Anjurkan klien dalam 2. Teknik pernapasan yang
Klien mengatakan nyeri pada penggunaan teknik relaksasi atau diberikan akan membantu klien
tampak tenang
perineum dan jalan lahir pernapasan yang tepat seperti mengurangi keluhan dan
Keluhan verbal klien
P : tidak ada luka robekan yang telah dianjurkan mempokuskan tenaga pada saat
terhadap nyeri berupa
pada perineum
mengeran meringis 3. Observasi kualitas dan kuantitas mengeran
Q : teriris his dan pengeluaran plasenta 3. Mengatasi kemajuan persalinan
berkurang /hilang
R : perineum untuk melakukan intervensi yang
S : skala 7 tepat dan menilai kemampuan
T : pada saat bergerak klien dalam menghadapi jenis
DO : pemulihan yang akan diberikan
Klien tampak meringis
pada klien
Plasenta belum Lahir
Tinggi fundus uteri masih
setinggi pusat
Kandung kencing masih penuh
Uterus terasa lembek
Tampak klien ingin meneran
TTV ;TD : 110/80 mmHg
N : 80x/i P : 22x/i S : 36,5 C
2. Pendarahan dapat diatasi 1. Observasi tanda-tanda vital tiap 1. Mengetahui perkembangan
sehingga kebutuhan cairan jamnya keadaan klien sehingga dapat
Risiko kekurangan volume cairan klien kembali normal diberikan intervensi yang tepat
kurang dari kebutuhan tubuh b/d Plasenta tidak lahir lebih 2. Observasi serta catat pendarahan 2. Mengetahui jumlah pendarahan
penurunan intake cairan yang dari 10 menit yang terjadi selama periode post yang terjadi sehingga dapat
hilang salama proses persalinan Plasenta lahir lengkap partum membantu dalam penanganan
Faktor risiko ditandai dengan Konjugtiva, kuku dan selaput intervensi selanjutnya
Pendarahan kala III kurang 3. Kolaborasi dengan tim medis 3. Penghentingan yang dilakukan
lendir lainnya tidak pucat
lebih 100 cc dalam penghettingan dan untuk mencegah terjadinya
Klien tampak lemah pemberian oxtosin 1 amp pendarahan lebih lanjut , oxtosin
Klien nampak berkeringat yang diberikan akan membantu

banyak mempertahankan / meningkatkan

Klien nampak minum 5-7 kali kontraksi uterus

( klien minum 500-700 ml)


IMPLEMENTASI DAN EVALUASI KALA III
Nama klien : Ny H
Umur : 29 tahun
TGL NO. JAM IMPLEMENTASI EVALUASI
Dx
Kala III
Rabu 1. Rabu 02-04- 2014 Jam 10.40
02-04- 2014 10.35 1. Mengkaji ulang tingkat nyeri S : Klien mengatakan nyeri pada jalan lahir (perineum)
Hasil: Klien berada pada tingkat sangat Klien tampak meringis
nyeri (berat) P : robekan perineum
10.36 2. Menganjurkan klien dalam penggunaan Q : teriris
teknik relaksasi atau pernapasan yang tepat R : perineum
seperti yang telah dianjurkan S : skala 7
Hasil :Klien dapat melakukannya dengan T : pada saat bergerak
baik
10.37 3. Mengobservasi kualitas dan kuantitas his O :
Hasil : His kuat Kontraksi uterus adekuat
10.40 4. Melahirkan plasenta Plasenta lahir : 10.40, Cara lahir plasenta :
H/ Plasenta lahir jam 10.40, dan lahir secara normal/spontan/(keluar sendiri), Karakteristik plasenta
spontan 2,5 cm, Panjang tali pusat 48 cm, umlah pembuluh
darah 2 arteri 1 vena, Insersio tali pusat ; sentralis,
Kelainan tidak ada
A : Gangguan rasa nyaman nyeri sudah berkurang
P : Pertahankan intervensi Kala III ;
1. Mengkaji ulang tingkat nyeri
2. Menganjurkan klien dalam penggunaan teknik
relaksasi atau pernapasan yang tepat seperti yang
telah dianjurkan
3. Mengobservasi kualitas dan kuantitas his
Rabu 2. 10.40 1. Mengobservasi TTV setiap jam
02-04- 2014 Hasil : TD : 110/80 mmHg N : 88 x/i Rabu 02 -04-14 jam 10:45
P : 22 x/i S: 36,5 C S : Ibu mengatakan belum minum
10.42 2. Mengobservasi pendarahan yang terjadi O :
setelah periode post partum - Tampak semburan darah pada saat plasenta lahir,
Hasil : pendarahan kala III kurang lebih plasenta lahir lengkap jam : 10.40
100 cc - Pemberian makanan dan minuman yang cukup
10.31 3. Mengkolaborasikan dengan tim medis - Pendarahan kala III kurang lebih 100 cc
pemberian oxitosin
Hasil: Pemberian oxitosin 1 amp 1 menit A : Volume cairan kurang dari kebutuhan tubuh karena
setelah bayi lahir proses persalinan
4. Mengobservasi pengeluaran plasenta P : Pertahankan intervensi kala III
10.40
Hasil : Plasenta lahir jam : 10.40 plasenta 1. Mengobservasi TTV setiap jam
lahir , lamanya kurang lebih 10 2. Mengobservasi pendarahan yang terjadi setelah
menit dan plasenta lahir normal dan periode post partum
lengkap
ANALISA DATA KALA IV

Nama Klien : Ny. H


Diagnosa Medis : GIII P II A 0
Ruang Rawat :

N
DATA MASALAH
O

1. DS: Defisit Self Care


Klien mengatakan sangat lelah/ capek setelah
melahirkan
DO :
Klien tampak lemah
Wajah klien tampak lesu
Pakaian klien basah oleh darah dan lendir
RENCANA ASUHAN KEPERAWATAN KALA IV
Nama klien : Ny H
Umur : 29 tahun

N DIAGNOSA KEPERAWATAN TUJUAN INTERVENSI RASIONAL


O

Kala IV Klien dapat dengan mandiri 1. Amati dan observasi tingkat 1. Sebagai data dasar dalam
1. Defisit Self Care b/d kelelahan atau dengan bantuan keluarga kemampuan klien dalam memberikan intervensi lanjut
yang ditandai dengan: memenuhi kebutuhan sehari- melakukan aktivitas dan kemajuan
DS: Klien mengatakan sangat hari dengan kriteria: pemenuhan kebutuhan sehari-hari
lelah/cape setelah melahirkan Klien tampak bersih 2. Berikan kit tentang manfaat 2. Meningkatkan pengetahuan klien
DO: Kebutuhan sehari-hari dapat mobilisasi dini dan pentingnya
terpenuhi seperti pemenuhan kebutuhan sehari-hari
Klien tampak lemah
Wajah klien nampak lesu BAB,BAK, istirahat dan
Pakaian klien basah oleh tidur
darah dan lendir
IMPLEMENTASI DAN EVALUASI KALA IV
Nama klien : Ny H
Umur : 29 tahun
TGL NO. JAM IMPLEMENTASI EVALUASI
Dx
rabu 1. 10.41 Kala IV Rabu 02-04-2014 Jam; 12.40
02-04-2014 1. Mengamati dan mengobservasi tingkat S : Klien mengatakan belum dapat melakukan
kemampuan klien dalam melakukan aktifitasnya seperti biasa
aktivitas dan pemenuhan kebutuhan sehari- O :- Klien nampak masih lemah
hari A : Defisit self care belum teratasi
Hasil ; Klien belum dapat beraktifitas seperti P : Pertahankan intervensi kala IV
biasanya. 1. Mengamati dan mengobservasi tingkat
10.45 kemampuan klien dalam melakukan aktivitas dan
2. memberikan HE tentang manfaat mobilisasi
pemenuhan kebutuhan sehari-hari
dini dan pentingnya pemenuhan kebutuhan
sehari-hari 2. Memberikan HE tentang manfaat mobilisasi dini
Hasil : Klien dapat mengerti dan akan dan pentingnya pemenuhan kebutuhan sehari-hari
melakukannya
.

Anda mungkin juga menyukai