Anda di halaman 1dari 6

Pada diabetes tipe 1 ini, terjadi perusakan sel-sel pankreas yang memproduksi insulin.

Ini bisa
terjadi akibat turunan (genetik) maupun rekasi alergi. Sebagai konsekuensi keadaan ini, insulin
harus disuplai dari luar tubuh.

Kebanyakan penderita diabtes tipe ini sudah terdiagnosa sejak usia muda. Umumnya pada saat
mereka beum mkencapai usia 30 tahun. Karenanya sering juga diabetes ini disebut dengan diabetes
yang bermula pada usia muda (juvenile-onset-diabetes). Orang putih lebih sering terkena penyakit ini dan
dari informasi di Amerika Serikat terdapat sekitar 700.000 penderita diabetes mellitus tipe 1 ini.

Para ahli tidak mengetahui kenapa tubuh bisa merusak sel-selnya sendiri, tapi diabetes bukanlah
merupakan bukti satu-satunya mengenai adanya proses ini. Penyakit-penyakit seperti Lupus eritematous,
Glumerulonefritis dan multiple sklerosis adalah contoh penyakit yang disebabkan oleh reaksi pertahanan
tubuh yang menyerang diri sendiri.

Meskipun penyebab pasti dari diabetes tipe 1 ini belum diketahui namun ada beberapa faktor yang
diketahui bisa mempengaruhi terjadinya penyakit ini seperti :

1. Keturunan
Faktor yang dianggap paling sering menyebabkan diabetes ellitus tipe 1 ini adalah genetik atau keturunan.
Anak-anak dari orang tua penderita diabetes mellitus tipe 1 lebih cenderung mengidap penyakit ini
dibandingkan dengan yang orang tuanya tidak menderita. Kelompok/ras putih lebih sering dibandingkan
dengan ras lainnya.
2. Faktor lain
Faktor-faktor lain yang termasuk mencetuskan diabetes mellitus tipe 1 ini adalah : infeksi virus, obat/zat
kimia, dan radikal bebas
Gejala Diabetes Mellitus Tipe 1
Gejala dari penyakit ini adalah keadaan yang ditimbulkan akibat kadar glukosa darah yang tinggi yang
biasa dijuluki dengan hiperglikemik. Orang yang mengalami hiperglikemik akan merasa lapar dan haus
terus menerus. Karena minum banyak, otomatis kencing juga banyak. Akan terjadi penurunan berat badan
meskipun makannya banyak. Merasa selalu lelah dan lemas tak berenersi. Gejala yang lain, mata kabur
dan nyeri hebat di daerah lambung.
Gejala permulaan ini kadangkala sukar ditemui pada penderita, terutama jika mereka masih dalam usia
muda (anak-anak). Karena penderitanya biasanya anak-anak dan remaja, mereka terdiagnosa diabetes
mellitus tipe 1 ini karena dibawa ke dokter akibat menderita dehidrasi berat, ketoasidosis diabetik (adanya
keton, suatu zat racun yang membuat darah menjadi asam) atau karena koma diabetikum.

Diabetes Tipe 1
Diabetes Tipe 1 sering dikategorikan sebagai kelainan terhadap sistem imun/kekebalan tubuh. Hal tersebut
dikarenakan pada diabetes tipe 1, sistem kekebalan tubuh merusak sel penghasil hormon insulin yang
terdapat di pankreas. Sel penghasil insulin yang dimaksud adalah sel beta.
Dalam kondisi normal, sistem kekebalan tubuh akan menyerang dan membentengi tubuh dari bakteri dan
substansi-substansi atau virus yang menyusup ke dalam tubuh. Namun pada diabetes tipe 1, tanpa alasan
yang pasti, sistem imun menyerang pankreas serta menghancurkan sel beta dan menyebabkan
terhambatnya produksi hormon insulin.
Diabetes tipe 1 terjadi saat tubuh kekurangan hormon insulin, sehingga kadar glukosa (gula darah)
meningkat hingga di atas normal. Insulin berfungsi untuk menyerap nutrisi dan gula dalam darah,
kemudian mensirkulasikannya ke berbagai sel tubuh untuk dijadikan sebagai sumber energi.
Penderita diabetes tipe 1 hanya memproduksi insulin dalam jumlah yang sangat sedikit atau bahkan tidak
sama sekali. Akibatnya glukosa dalam darah semakin meningkat (hiperglikemia) dan sel-sel tubuh tidak
mendapatkan asupan energi yang cukup.
Kondisi tersebut dapat menyebabkan:
Dehidrasi
Tingginya kadar gula dalam darah akan meningkatkan frekuensi urinasi (buang air kecil) sebagai
reaksi untuk mengurangi kadar gula. Saat gula darah keluar bersama urine, tubuh juga akan
kehilangan banyak air, sehingga mengakibatkan dehidrasi.
Kehilangan berat badan
Gula dalam darah (glukosa) merupakan sumber energi bagi tubuh. Glukosa yang terbuang bersama
urine juga mengandung banyak nutrisi dan kalori yang diperlukan tubuh manusia. Oleh karena itu
penderita diabetes tipe 1 juga akan kehilangan berat badannya secara drastis.
Kerusakan tubuh
Tingginya level gula dalam darah akan menyebabkan kerusakan pada jaringan tubuh. Kondisi ini
juga akan merusak pembuluh darah kecil pada mata, ginjal dan jantung. Penderita diabetes
beresiko tinggi mengalami serangan jantung dan stroke.
Penyebab Diabetes Tipe 1

Dokter dan para ahli belum mengetahui secara pasti penyebab diabetes tipe 1. Namun yang pasti penyebab
utama diabetes tipe 1 adalah faktor genetik/keturunan. Resiko perkembangan diabetes tipe 1 akan
diwariskan melalui faktor genetik.

Selain itu, beberapa faktor pendukung lain di lingkungan dapat memicu perkembangan diabetes tipe ini.
Misalnya saja virus atau racun yang masuk ke dalam tubuh dan memicu sistem imun untuk mengganggu
produksi hormon insulin di pankreas.

Gejala Diabetes Tipe 1

Diabetes tipe 1 dapat menimbulkan gejala-gejala sebagai berikut:

o sering merasa haus


o sering merasa lapar, khususnya setelah makan
o mulut kering
o mual hingga muntah
o hilangnya berat badan tanpa alasan yang jelas
o kelelahan (fatigue)
o penglihatan menjadi kabur
o luka atau infeksi pada kulit dan saluran kemih
o bernapas dengan cepat, dan
o sakit perut
Menangani Diabetes Tipe 1
Banyak penderita diabetes tipe 1 tetap dapat hidup panjang dan sehat. Kuncinya
adalah dengan menjaga kadar glukosa dalam darah tetap berada pada level yang
normal. Kondisi tersebut dapat dicapai dengan mengatur pola makan/diet yang
sehat, pola hidup sehat, olahraga, dan terapi insulin. Penderita diabetes tipe 1
harus mendapatkan injeksi insulin secara teratur, karena tubuhnya tidak dapat
memproduksi insulin secara normal.

Penderita diabetes harus mengecek kadar gula darah darahnya secara teratur, sehingga dapat menentukan
pola makan, olahraga dan jumlah insulin yang dibutuhkan.
Komplikasi pada Diabetes Tipe 1

Jika tidak dikontrol dengan baik, diabetes tipe 1 dapat menimbulkan beberapa komplikasi yang lebih
serius, seperti:

Kerusakan saraf
Kerusakan saraf mengakibatkan gangguan pada sistem sirkulasi darah, khususnya di daerah kaki. Kondisi
ini akan menyebabkan luka gores kecil di kaki dengan cepat berubah menjadi luka yang parah dan infeksi.
Pada kasus yang serius, kaki yang mengalami infeksi harus segera diamputasi agar luka tidak terus
menyebar.

Kerusakan retina
Sebagian besar penderita diabetes tipe 1 akan memiliki masalah pada mata. Resiko tersebut akan semakin
meningkat setelah 15 tahun menderita diabetes tipe ini. Menjaga level glukosa tetap normal akan
menurunkan resiko kerusakan retina.

Kerusakan ginjal
Penderita diabetes tipe 1 memiliki resiko mengalami kerusakan ginjal. Resiko ini akan terus meningkat
seiring dengan waktu, khususnya setelah menderita diabetes selama 15-25 tahun. Komplikasi ini dapat
mengakibatkan kondisi yang lebih serius seperti gagal ginjal atau serangan jantung.

http://webkesehatan.com/diabetes-tipe-1/