Anda di halaman 1dari 2

Festival Budaya Mendapat Banyak

Apresiasi
Setelah sehari sebelumnya Sabtu, (18/2) mengadakan Lomba Baca Puisi Kreatif dan Lomba
Tari Tradisional di Gedung STMIK-YMI, pengurus Ikatan Mahasiswa Tegal (IMT) Ciputat
melaksanakan Lomba Pementasan Teater di Gedung Taman Budaya Tegal (TBT), Minggu
(19/2).

Ketua Umum IMT Ciputat M. Syafii Maarif mengatakan acara yang diselenggarakan kali ini
berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.
Biasanya, empat tahun berturut-turut diadakan di kabupaten. Tahun ini, kami ingin suasana
baru. Semoga bisa merangkul kabupaten dan kota Tegal dalam menghidupkan kesenian,
ungkap mahasiswa Fakultas Ushuludin UIN Jakarta tersebut.
Acara yang dinahkodai oleh Wildan Ahdiyan ini mendapat banyak apresiasi dari berbagai
kalangan. Salah satunya dari Wakil Walikota Tegal HM. Nursoleh. Ia menyampaikan
kebanggaannya terhadap semangat pemuda dalam melestarikan budaya.
Saya bangga ada yang mau ngurip-uripi seni budaya Tegal. Apalagi dari kaum pemuda. Ujar
alumni Universitas Pancasakti Tegal tersebut.

Menurutnya, keadaan saat ini sangat diperlukan kesadaran tentang pelestarian budaya sebagai
benteng generasi muda sekarang.

Apalagi saat ini pengaruh globalisasi demikian besar, perlu adanya filter yang kokoh, salah
satunya melalui kegiatan yang bemanfaat ini. Kerennya lagi, dari mulai tari dan bahasanya
serba Tegal, tambahnya saat diwawancarai setelah memberikan sambutan.

Ia berharap, kegiatan ini bisa diadakan di tahun-tahun berikutnya dan menjadi penggerak bagi
pemuda-pemuda yang berada di Tegal untuk ikut berkontribusi memajukan potensi yang ada di
daerah khususnya Tegal.
Sementara, Pembina IMT Ciputat Drs. Muslih menyampaikan perlu adanya apresiasi dari
pemerintah daerah supaya para peserta lomba mempunyai kebanggan tersendiri terhadap
prestasi yang diraihnya dalam seni.
Perlu adanya follow up dari pemerintah daerah. Lebih baik lagi kalau bersinergi degan
organisasi besar, seperti PC. Nahdlatul Ulama, ujar Pembina Lembaga Pendidikan Maarif
Kabupaten Tegal itu saat diwawancarai setelah menutup seluruh rangkaian acara.
Dia menambahkan, keberhasilan siswa dalam menjalani kehidupan tidak hanya pada ranah
kognitif di dalam kelas, melainkan aspek afektif dan psikomotorik yang lebih banyak didapat dari
luar kelas.
Seperti yang ditekankan pada kurikulum 2013, siswa harus seimbang antara pengetahuan,
sikap, dan keterampilan. Kegiatan seperti ini sangat mendukung dalam pencapaian
keberhasilan pendidikan. Seni dan budaya bisa menjadi alternatif dalam mencapai itu, pungkas
pria yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pendidikan Kab. Tegal.
Pada akhir acara, panitia mengumumkan para juara dari masing-masing lomba.
Untuk lomba baca puisi kreatif, juara satu diraih oleh SMA N 02 Slawi. Juara dua diraih oleh
SMK N 01 Adiwerna. Juara tiga diraih oleh SMK N 01 Tegal. Sementara, pada kategori lomba
tari tradisional, juara satu diraih oleh SMA N 01 Pangkah. Juara dua diraih oleh SMA N 01
Pangkah. Juara ketiga diraih oleh MAN Babakan. Selanjutnya, untuk kategori Teater, juara satu
diraih oleh MAN Babakan. Juara dua diraih oleh SMA N 01 Tegal. Juara tiga diraih oleh SMK N
01 Warurejo.
(M. Ilhamul Qolbi)