Anda di halaman 1dari 5

PROPOSAL KEGIATAN STUDI PENDAHULUAN

TINGKAT PENGETAHUAN IBU BALITA TENTANG STATUS GIZI


BALITA 1-5 TAHUN DI POSYANDU PUSKESMAS KECAMATAN
CIRACAS TAHUN 2016

OLEH :

NUR CAHYA
16518107

PROGRAM DIPLOMA IV BIDAN PENDIDIK

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN MITRA RIA HUSADA JAKARTA

TAHUN 2017
SURAT PERMOHONAN

Nomor : Kepada
Lampiran : 1 buah proposal Yth. Kepala Puskesmas Kec. Ciracas

Perihal : Surat Izin Studi Pendahuluan Di-


Jakarta

Dengan hormat,

Sehubungan dengan balasan surat izin penelitian dari Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur,
dengan ini saya menyampaikan permohonan izin untuk melakukan Studi Pendahuluan di
wilayah kerja Puskesmas Kecamatan Ciracas, pada:

Hari/ Tanggal :

Tempat : Posyandu Puskesmas Kecamatan Ciracas

Waktu : 08.00 WIB s/d Selesai

Topik Penelitian : Pengetahuan Ibu Balita tentang Status Gizi pada Balita usia 1-5 Tahun

Demikian surat permohonan ini saya buat, atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih.

Hormat Saya,
Pemohon

Nur Cahya
PROPOSAL PERMOHONAN IZIN STUDI PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG
Prevalensi balita gizi buruk merupakan indikator Millenium Development Goals
(MDGs) yang harus dicapai disuatu daerah (kabupaten/kota) pada tahun 2015, yaitu
terjadinya penurunan prevalensi balita gizi buruk menjadi 3,60% dan prevalensi balita
gizi kurang menjadi 11,90%.
Praktek pemberian makan bayi dan pelayanan lainnya yang buruk mengakibatkan gizi
kurang pada ibu dan anak-anak, yang merupakan penyebab dasar kematian anak. Satu
dari setiap tiga anak bertubuh pendek (stunted), dan dalam kuintil yang lebih miskin, satu
dari empat sampai lima anak mengalami berat badan kurang. Secara nasional, enam
persen anak-anak muda bertubuh sangat kurus yang menenmpatkan mereka pada resiko
kematian yang tinggi. (Unicef,2012)
Gizi yang baik merupakan salah satu unsur penting dalam mewujudkan manusia yang
berkualitas. Usia balita merupakan usia yang rawan, karena pertumbuhan pada masa ini
sangat menentukan perkembangan fisik dan mental selanjutnya. Pada periode emas ini,
pertumbuhan sel otak berlangsung sejak bayi sampai usia sekitar 2 tahu, dan terus
berkembang hingga usia 3-4 tahun. Pemenuhan gizi merupakan keharusan karena sangat
berpengaruh pada masanya, terutama pada 5 tahun pertama (Puri Mahayu, 2016 hal. 75)
Pengetahuan gizi yang baik akan menyebabkan seseorang mampu menyusun menu
yang baik untuk dikonsumsi. Pengetahuan gizi seseorang yang semakin banyak, maka ia
akan semakin memperhitungkan jenis dan jumlah makanan yang diperolehnya untuk
dikonsumsi (Sudiaoetama, 2000)
Menurut hasil penelitian Husnul Khotimah tahun 2014 diketahui bahwa tingkat
pengetahuan berpengaruh secara signifikan terhadap kejadian gizi buruk/kurang pada
balita begitupun dengan tingkat status sosial dalam hal ini yaitu pendapatan keluarga juga
berperan dalam pemenuhan status gizi balita.
Oleh karena itu peneliti tertarik untuk melakukan survey pendahuluan terkait tingkat
pengetahuan ibu yang memiliki balita tentang status gizi pada usia balita yaitu 1-5 tahun
di Puskesmas Kecamatan Ciracas sebagai salah satu langkah penilaian sebelum memulai
penelitian.

B. RUMUSAN MASALAH
Berdasarkan uraian pada latar belakang maka rumusan masalah penelitian sebagai
berikut: Bagaimanakah tingkat pengetahuan ibu balita tentang status gizi balita 1 5
tahun?

C. PERTANYAAN PENELITIAN
1. Bagaimana tingkat pengetahuan ibu tentang definisi gizi pada balita?
2. Bagaimana tingkat pengetahuan ibu tentang kebutuhan gizi masa balita?
3. Bagaimana tingkat pengetahuan ibu tentang tanda balita dengan gizi baik?
4. Bagaimana tingkat pengetahuan ibu tentang masalah gizi pada usia balita?
5. Bagaimana tingkat pengetahuan ibu tentang akibat dari gizi kurang pada usia balita?

D. TUJUAN PENELITIAN
1. Tujuan Khusus
Untuk melengkapi tugas akhir (Karya Tulis Ilmiah) D-IV Bidan Pendidik dengan
judul Tingkat Pengetahuan Ibu tentang Status Gizi pada Usia Balita di Puskesmas
Kecamatan Ciracasa
2. Tujuan Umum
a. Untuk mengetahui karakteristik ibu terkait pengetahuan ibu tentang status gizi
usia balita yang meliputi usia, tingkat pendidikan, pendapatan dan paritas
b. Untuk mengetahui tingkat pengetahuan ibu tentang gizi pada usia balita
c. Untuk mengetahui tingkat pengetahuan ibu tentang kebutuhan gizi pada usia
balita
d. Untuk mengetahui tingkat pengetahuan ibu tentang tanda balita dengan gizi baik
e. Untuk mengetahui distribusi tingkat pengetahuan ibu tentang masalah gizi pada
usia balita
f. Untuk mengetahui distribusi tingkat pengetahuan ibu tentang akibat dari gizi
kurang pada usia balita

E. MANFAAT PENELITIAN
1. Manfaat Akademik
Diharapkan hasil penelitian dapat memberi kontribusi dalam pengembangan ilmu
pendidikan kebidanan dan dapat menjadi sumber referensi bagi penelitian
selanjutnya.
2. Manfaat Praktik
Diharapkan hasil penelitian ini dapat memberi kontribusi bagi instansi terkait dalam
rangka pengambilan keputusan untuk kegiatan sehubungan dengan peningkatan
status gizi dan peningkatan pengetahuan ibu terkait status gizi usia balita.

F. BENTUK KEGIATAN
Peneliti akan melampirkan lembar kuesioner dalam proposal permohonan izin studi
pendahuluan ini, kuesioner ini ditujukan kepada ibu-ibu yang memiliki balita usia 1-5
tahun yang hadir di Puskesmas Kecamatan Ciracas pada saat dilakukan studi
pendahuluan.
G. TEMPAT DAN WAKTU PELAKSANAAN KEGIATAN
Adapun pelaksanaan kegiatan studi pendahuluan, akan dilakukan pada:
Hari/ Tanggal :
Waktu : 08.00 s/d selesai
Tempat : Puskesmas Kecamatan Ciracas

H. PENUTUP

Demikian proposal studi pendahuluan ini dibuat dengan harapan dapat memberikan
gambaran singkat mengenai maksud dan tujuan dari studi pendahuluan yang akan
dilaksakan, atas kebijakan dan perhatian dari semua pihak yang membantu saya
ucapkan terima kasih.

Jakarta, Februari 2017


Pemohon

Nur Cahya