Anda di halaman 1dari 6

KEHILANGAN ENERGI DALAM SISTEM PERPIPAAN

MODUL 03

Nama Praktikan : Made Ayu Priyanka


NIM : 15315022
Kelompok :2
Tanggal Praktikum : 27 Oktober 2016
Tanggal Pengumpulan : 3 November 2016
Jam : 09.30 11.00
PJ Modul : Ramadian Irvanizar (15313061)
Dwi Sari Oktaviani (15314078)
Asisten yang Bertugas : Dian Putri Retnosari (15314093)
Ika Artika (15313049)

PROGRAM STUDI TEKNIK LINGKUNGAN


FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN LINGKUNGAN
INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG
2016
I. TUJUAN PRAKTIKUM

1. Menentukan headloss pada sistem perpipaan.


2. Menentukan debit aktual yang melalui sistem perpipaan.
3. Menentukan nilai koefisien f, CHW, dan k.

II. PRINSIP PERCOBAAN

III. TEORI DASAR


kalo pake gambar begini

(Gambar 3.1 Ilustrasi


Piezometer)
(sumber : nama
penulis, tahun )

IV. DATA AWAL

Tabel 4.1 Data Massa Jenis Air pada Keadaan Standar

T Density
0 999.8
5 1000
10 999.7
15 999.1
20 998.2
25 997
30 995.7
40 992.2
50 988
Tabel 4.1 Data Massa Jenis Air pada Keadaan Standar
60 983.2
70 977.8
80 971.8
90 965.3
100 958.4
(Sumber : Finnemore, 2012)

Tabel 4.2 Data Kekentalan Viskositas pada Keadaan Standar

Kekentalan
Suhu
Viskositas
0 0.000001785
5 0.000001519
10 0.000001306
15 0.000001139
20 0.000001003
25 0.000000893
30 0.0000008
40 0.000000658
50 0.000000553
60 0.000000474
70 0.000000413
80 0.000000364
90 0.000000326
100 0.000000294

(Sumber : Finnemore, 2012)

Tabel 4.3 Data Pengukuran Waktu dan Tinggi Kolom Air pada Perpipaan Biru Tua
Tabel 4.4 Data Pengukuran Waktu dan Tinggi Kolom Air pada Perpipaan Biru Muda

V. PENGOLAHAN DATA
1.

1010
1000
f(x) = - 0x^2 - 0.07x + 1000.58
990 R = 1
980
970
960
950
940
930
0 20 40 60 80 100 120

Perhitungan Massa Jenis Air

(Gambar 5.1 Grafik Massa Jenis Air terhadap Temperatur)


Temperatur fluida saat percobaan diperoleh melalui
suhuawal + suhuakhir
suhu ratarata=
2
27+ 25

2
= 26 oC
substitusi persamaan grafik, -0.0036(26)2 0.0675(26) + 1000.6

diperoleh massa jenis air pada suhu 26 oC sebesar 996.4114 kg/m3.

2. Perhitungan Viskositas Kinematis


0

0 f(x) = 0x^2 - 0x + 0
R = 0.98
0

0
0 20 40 60 80 100 120

(Gambar 5.2 Grafik Kekentalan Kinematis terhadap Temperatur)

y = 2E-10x2 - 3E-08x + 2E-06

Temperatur fluida saat percobaan diperoleh melalui


suhuawal + suhuakhir
suhu ratarata=
2
27+ 25

2

= 26 oC

substitusi ke persamaan

2(262) 10-10 3(26) 10-8 + 2 10-6 ,

kekentalan kinematis pada suhu 26 oC sebesar 1.3552 10-6 m2/s.

VI. DATA AKHIR


Berdasarkan pengambilan data saat praktikum dan melalui perhitungan
diperoleh hasil sebagai berikut:
Tabel 6.1 Hasil Perhitungan Sistem Perpipaan Biru Tua
Tabel 6.2 Hasil Perhitungan Sistem Perpipaan Biru Tua

VII. ANALISIS A
Analisis grafik
Bandingkan nilai f, c hw, K dengan referensi
Perbandingan Hl mayor pipa biru tua dan biru muda
Beda gate valve dan globe valve, besaran headloss yang mana
Fungsi aksesoris dan pengaruhnya ke aliran, mekanisme terjadi headloss
minor
Bend 2 4 6
Standard elbow
90 sharp bend
Pengaruh pelebaran dan penyempitan ke aliran, bagaimana
menimbulkan headloss
Kesalahan praktikum

VIII. ANALISIS B
.

IX. KESIMPULAN
Poin poin menjawab tujuan

X. DAFTAR PUSTAKA

Kalo dari internet tanggal akses dan jam