Anda di halaman 1dari 1

US Accounting:

Creating an Uneven Playing Field Pendukung standar akuntansi mengatakan bahwa peraturan harusnya menggambarkan secara
By Linda Keslar simple gambaran netral dari kesehatan perusahaan. Selain itu banyak juga analis sekuritas yang
mengatakan bahwa peraturan di US tidak cukup menggambarkan kondisi perusahaan. Para
analis berpendapat bahwa SEC akan melunakkan standar pengungkapan akuntansi supaya
Di Negara asalnya (Inggris) Britains Midland Bank melaporkan kerugian sebesar USD 408 juta pasar Amerika menjadi lebih disukai oleh perusahaan asing dalam upaya peningkatan modal.
akibat adanya masalah hutang di dunia ketiga. Bank ini juga membuat laporan di US karena Peraturan No 144A, merupak petunjuk ke arah tersebut.
kegiatan operasional dan perdagangan sahamnya di Amerika. Menurut standar akuntansi yang
berlaku di Amerika kerugiannya membengkak menjadi USD 868 juta. Perbedaan ini cukup Ada banyak tekanan yang diberikan pada FASB . Ironisnya tekanan semakin meningkat pada
mengherankan dunia bisnis dan keuangan. Hal ini terjadi karena adanya perbedaan metode FASB baik yang berasal dari legislator maupun regulator yang memaksa di buatnyadisclosure
akuntansi di setiap negara. Banyak kontroversi seputar masalah penggunaan metode akuntansi risiko financial yang lebih baik pada institusi financial. Tekanan tersebut terjadi karena hancurnya
yang berbeda di setiap negara . Issue yang timbul sehubungan bagaimana pengaruhnya dunia industri dan masalah pinjaman dunia ketiga. FASB meluncurkan sebuat proyek baru untuk
terhadap bisnis secara langsung maupun tidak langsung saat mengikuti US GAAP and apakah mencari tahu bagaimana perhitungan instrument keuangan global, apakah menggunakan swap
perusahaan-perusahaan Amerika secara khusus tidak diuntungkan dibandingkan dengan atau futures.
kompetitor eropa dan asia. Karena tidak ada peraturan formal dari FASB, ada satu rekomendasi yang berasal dari studi
formal yaitu perusahaan lebih banyak menggunakan nilai saat ini atau nilai pasar untuk
Ada kritik yang mengatakan bahwa standar US tidak hanya terlalu rumit dan terlalu mahal, tetapi instrumen2 keuangan. Nilai historis yang merupakan dasar untuk standar Amerika dianggap
benar-benar tidak adil dibandingkan dengan standar yang diikuti kompetitor asing. Berbedanya tidak tanggap dapat merespon efek perubahan harga dan tingkat suku bunga dimana semakin
aturan akuntansi yang berlaku di banyak Negara menimbulkan masalah keterbandingan laporan banyak jenis instrumen keuangan yang harus dikelola.
keuangan.. Jika kritik ini dianggap benar maka standar akuntansi perlu diperbaharui untuk
memberikan batasan kepada kompetitor US sehingga laporannya dapat diperbandingkan Ada beberapa pendapat mengenai pencatatan nilai instrumen keuangan. Stewart berpendapat
dengan laporan dari negara lain. Beberapa orang mengatakan standar harus diukur secara bahwa pencatatan nilai instrumen keuangan tergantung apakah instrumen tersebut merupakah
objektif dan bukan sekedar instrumen yang dirancang untuk mempengaruhi aktivitas ekonomi. hutang atau modal, jenis industri perusahaan, tujuan pembelian instrumen keuangan. Untuk
Atas kritik ini banyak akuntan , regulator, politisi dan akademisi yang mengatakan tidak perlu ada perusahaan manufaktur, instrumen keuangan dicatat dengan menggunakan nilai terendah dari
perubahan, yang perlu adalah adanya penambahan peraturan baru dan mereka beranggapan nilai perolehan dan harga pasar, sementara di bank, portofolio jangka pendek dicatat dengan
kritik ini dibuat untuk kepentingan bisnis semata. menggunakan nilai terendah antara harga perolehan dan harga pasar dan untuk portofolio
jangka panjang dicatat dengan menggunakan harga perolehan. Ada juga yang berpendapat
Untuk beberapa tahun, Amerika dianggap sebagai pemimpin dalam pengembangan sistem bahwa pencatatan dengan menggunakan nilai pasar dianggap tidak praktis dan mahal karena
akuntansi dan pelaporan keuangan yang komprehensif. Akan tetapi seiring dengan lebih ada beberapa instrumen keuangan yang tidak memiliki nilai pasar karena nilainya subjektif dan
majunya pertumbuhan ekonomi di negara lain, mereka membuat praktek akuntansi yang lebih tidak dapat di perbandingkan.
sesuai dengan kebutuhan mereka. Karenanya Negara lain dapat memutuskan apakah
mengadopsi standar Amerika atau membuat prinsip mereka sendiri. Marking to market akan mengikis kebutuhan akan akuntansi untuk hedging yang saat ini semakin
kompleks dan tidak konsisten. Contohnya FASB 52 dan 80 mengatur masalah akuntansi untuk
Salah satu issued domestik yang dibahas berkaitan dengan akuntansi untuk pajak penghasilan, hedging. Keduanya di buat untuk membentuk simetri antara akuntansi untuk hedging instrumen
postretirement employment benefits, pensions and leases. Sebagai contoh accounting for seperti forwards, futures, option dan swap dan aktiva, kewajiban atau transaksi yang di hedging.
retirement benefits other than pension mewajibkan perusahaan untuk mencatat nilai sekarang Namun aturannya semakin tidak konsisten saat transaksi tersebut tidak memenuhi kriteria yang
dan nilai masa datang dari benefit seperti medical dan asuransi untuk karyawan pada saat telah dibuat. Salah satu kesulitan adalah mengkuantifikasi nilai keuntungan dan kerugian yang
mereka pensiun. Biaya extra untuk aturan ini akan tercatat di neraca perusahaan dengan nilai diperoleh dari transaksi hedging dalam suatu periode.
diestimasi lebih dari USD 200 milyard. Hal ini akan menghasilkan perubahan yang dramatis
pada debt to equity ratio. Banyak perusahaan yang mengunakan option sebagai pelindung nilai risiko masa depan nilai
mata uang asingnya. Akan tetapi SEC mempertanyakan teknik ini, menurut SEC option dapat
Beberapa perbedaan prinsip akuntansi di US dengan di negara-negara lain digunakan jika transaksinya marked to markes dan bukan aktivitas spekulatif. Aturan SEC
1. Masalah goodwill secara jelas tidak mengizinkan hedging untuk transaksi yang tidak dapat di antisipasi dengan
Di Inggris, goodwill dapat dibebankan pada tahun perolehannya, sementara di amreka tepat.
goodwill diamortisasi selama 40 tahun. Hasilnya perusahaan UK cenderung memiliki
struktur modal yang lebih lemah dan laba yang lebih besar daripada perusahaan yang
mengamortisasi goodwill selama beberapa periode tertentu. IASC telah membuat
kesepatakan untuk hal ini dimana goodwill harus diamortisasi antara 5 20 tahun.
2. Masalah lease.
Di US, lease dikapitalisasi sementara di Jepang, Prancis dan Jerman tidak mengakui
kapitalisasi lease.
3. Pencatatan future tax benefit
Di US hal ini tidak diakui sementara di Jerman dan Swiss future tax benefit ini diakui.