Anda di halaman 1dari 19

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)
Satuan Pendidikan : SMA .
Kelas/Semester : XII/1
Mata pelajaran : Fisika
Topik : Listrik Statis
Alokasi Waktu : 16 JP (8 x pertemuan)

A; Kompetensi Inti
KI 1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
KI 2 : Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli
(gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan
menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam
berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam
menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
KI 3 : Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual,
prosedural berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi,
seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan,
kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta
menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai
dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah
KI 4 : Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait
dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan
mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan

B; Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi Dasar

Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi Dasar

1; Menyadari kebesaran Tuhan yang 1; Mengagumi kebesaran Tuhan yang


menciptakan dan mengatur alam jagad menciptakan dan mengatur alam jagad raya
raya melalui pengamatan fenomena melalui fenomena listrik statis.
alam fisis dan pengukurannya. 2; Menyadari bahwa ketentuan yang ditetapkan
oleh Tuhan adalah yang terbaik bagi kita
2.1; Menunjukkan perilaku ilmiah 1; Teliti dan obyektif dalam kegiatan
(memiliki rasa ingin tahu; objektif; jujur; pengamatan
teliti; cermat; tekun; hati-hati; 2; Memiliki rasa ingin tahu untuk memecahkan
bertanggung jawab; terbuka; kritis; permasalahan secara santun.
kreatif; inovatif dan peduli lingkungan) 3; Tekun, jujur, dan tanggungjawab dalam
dalam aktivitas sehari-hari sebagai melaksanakan tugas
wujud implementasi sikap dalam
melakukan percobaan , melaporkan, dan
berdiskusi.

3.5 Menganalisis gaya listrik, kuat medan Pertemuan 1


listrik, fluks, potensial listrik, energi
potensial listrik serta penerapannya pada 1. Menganalisis konsep muatan listrik.
berbagai kasus. 2. Menganalisis gaya listrik (hukum Coulomb)
pada muatan-muatan yang segaris dan
muatan-muatan yang tidak segaris.

3. Mengidentifikasi penerapan Hukum Coulomb


dalam penyelesaian masalah

Pertemuan 2
1; Menjelaskan konsep Kuat Medan Listrik.
2; Menyelesaikan persoalan matematis yang
berkaitan dengan kuat medan listrik.
3; Menyebutkan contoh penerapan kuat medan
listrik pada kehidupan sehari- hari.

Pertemuan 3
1; Menganalisis Hukum Gauss.
2; Menyelesaikan persoalan matematis yang
berkaitan dengan Hukum Gauss.

Pertemuan 4
1; Merumuskan bentuk persamaan energi
potensial listrik
2; Merumuskan persamaan potensial listrik

Pertemuan 5
1; Menganalisis potensial listrik pada beberapa
muatan titik dan pada keping sejajar.
2; Menerapkan potensial listrik pada beberapa
muatan titik dan pada keping sejajar untuk
menyelesaikan permasalahan dalam
kehidupan sehari-hari

Pertemuan 6
1; Menganalisis potensial listrik oleh Bola
Konduktor Bermuatan.
2; Menganalisis potensial listrik oleh Bola
Konduktor Berongga.

Pertemuan 8
1; Menganalisis rangkaian kapasitor.
2; Menentukan energi yang tersimpan di dalam
kapasitor yang bermuatan

4.5 Mengamati proses pengisian dan Pertemuan 7


pelepasan muatan pada kapasitor dalam
kehidupan sehari-hari 1; Menjelaskan proses pengisian dan pelepasan
muatan pada kapasitor.
2; Menyebutkan besaran besaran yang
mempengaruhi kapasitansi kapasitor.
3; Menggunakan persamaan kapasitansi
kapasitor dalam menyelesaikan persoalan.

Pertemuan 8
1; Mengidentifikasi penerapan kapasitor dalam
teknologi

C; Tujuan Pembelajaran
Pertemuan pertama
1; Setelah mengamati video dan demontrasi yang dilakukan oleh salah satu siswa
dengan bimbingan guru, siswa dapat mendeskripsikan konsep muatan listrik
dengan benar sehingga mampu bersyukur terhadap kebesaran-Nya.
2; Setelah mengamati demontrasi yang dilakukan oleh salah satu siswa dengan
bimbingan guru, siswa dapat mendeskripsikan konsep gaya listrik (hukum
Coulomb) dengan benar sehingga mampu bersyukur terhadap kebesaran-Nya.
3; Setelah melakukan kegiatan diskusi dan pemberiaan tugas yang diberikan guru,
siswa dapat mengaplikasikan hukum Coulomb dalam permasalahan kehidupan
sehari-hari dengan tepat minimal pada muatan-muatan yang segaris dan muatan-
muatan yang tidak segaris.
4; Setelah melakukan kegiatan diskusi, siswa dapat menyebutkan contoh penerapan
dari listrik statis dalam kehidupan sehari-hari dengan tepat minimal 3 contoh.

Pertemuan kedua
1; Melalui demonstrasi sederhana dan diskusi kelompok siswa dapat menjelaskan
konsep kuat medan listrik pada listrik statis.
2; Melalui eksperimen siswa dapat menalar untuk menggambarkan garis- garis
medan listrik pada listrik statis sehingga bertambah sikap kejujuran, kerjasama
dan ketelitian.
3; Melalui diskusi kelompok mengenai kuat medan listrik siswa dapat
menyelesaikan persoalan yang berkaitan dengan kuat medan listrik dan dapat
menalar pengaplikasian medan listrik pada kehidupan sehari-hari sehingga
bertambah rasa syukur terhadap kebesaran-Nya.

Pertemuan ketiga
1; Melalui demonstrasi sederhana siswa dapat menjelaskan konsep hukum gauss.
2; Melalui eksperimen siswa dapat menalar untuk membuktikan hukum gauss.
3; Melalui diskusi kelompok siswa dapat menganalisis hukum gauss.
4; Melalui diskusi kelompok siswa dapat menyelesaikan persoalan yang berkaitan
dengan hukum gauss sehingga bertambah rasa syukur terhadap kebesaran-Nya.

Pertemuan keempat
1; Melalui diskusi siswa dapat menjelaskan konsep energi potensial listrik dengan
benar.
2; Melalui diskusi siswa dapat menjelaskan pengertian potensial listrik dengan benar.

Pertemuan kelima
1; Setelah mengamati artikel tentang proses terjadinya petir dan membaca buku
referensi, siswa dengan benar dapat menganalisis potensial listrik pada beberapa
muatan titik dan pada keping sejajar.
2; Setelah mempelajari potensial listrik siswa dengan tepat dapat menerapkan
potensial listrik pada beberapa muatan titik untuk menyelesaikan permasalahan
alam kehidupan sehari-hari.
3; Setelah mempelajari potensial listrik siswa dengan tepat dapat menerapkan
potensial listrik pada keping sejajar untuk menyelesaikan permasalahan dalam
kehidupan sehari-hari.

Pertemuan keenam
1; Melalui diskusi, siswa dapat menjelaskan potensial listrik pada bola konduktor
bermuatan dan bola konduktor berongga dengan cermat.
2; Melalui diskusi, siswa dapat mengaplikasikan persamaan potensial listrik pada
bola konduktor bermuatan dan bola konduktor berongga dengan tanggungjawab
dalam menyelesaikan soal-soal.

Pertemuan ketujuh
1; Siswa mampu menjelaskan pengisian dan pelepasan kapasitor melalui
pengamatan animasi.
2; Siswa mampu menyebutkan besaran besaran fisika yang mempengaruhi
kapasitansi kapasitor melalui pengkajian dari berbagai sumber.
3; Siswa mampu menggunakan persamaan kapasitansi kapasitor dalam
menyelesaikan persoalan melalui diskusi.

Pertemuan kedelapan
1; Siswa dapat menganalisis rangkaian kapasitor seri dan paralel dengan benar dan
cermat melalui percobaan
2; Siswa dapat menentukan energi yang tersimpan dalam kapasitor yang bermuatan
dengan benar melalui diskusi
3; Siswa dapat mengidentifikasi penerapan kapasitor dalam teknologi minimal 3
dengan bertanggungjawab melalui tugas mandiri.

D; Materi Pembelajaran
Pertemuan pertama
- Muatan listrik
- Gaya listrik (hukum Coulomb)
Pertemuan kedua
- Kuat Medan Listrik
Pertemuan ketiga
- Hukum Gauss
Pertemuan keempat
- Energi Potensial Listrik
- Potensial Listrik
Pertemuan kelima
- Potensial listrik oleh beberapa muatan titik
- Potensial listrik oleh keping sejajar
Pertemuan keenam
- Potensial Listrik pada Bola Konduktor Bermuatan
- Potensial Listrik pada Bola Konduktor Berongga

Pertemuan ketujuh
- Kapasitor

Pertemuan kedelapan
- Susunan kapasitor
- Energi kapasitor

E; Pendekatan, Model, dan Metode Pembelajaran


Pendekatan : Scientific Approach

Pertemuan Metode Pembelajaran Model Pembelajaran

Pertama Demonstrasi, Diskusi, Tanya jawab,Problem Based Learning


Penugasan

Kedua Diskusi kelompok, Eksperimen,Cooperative Learning STAD


Ceramah, Tanya jawab

Ketiga Diskusi kelompok, Eksperimen,Cooperative Learning STAD


Ceramah, Tanya jawab

Keempat Demonstrasi, Ceramah, Diskusi Guided Inquiry

Kelima Demonstrasi, Percobaan, Diskusi Problem Based Learning

Keenam Diskusi dan Tanya Jawab Cooperative Learning Tipe


STAD

Ketujuh Diskusi, Video animasi, Tanya Jawab Cooperative Learning STAD

Kedelapan Eksperimen, Diskusi, Tugas, TanyaCooperative Learning STAD


Jawab

F; Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan 1

Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi Waktu

Pendahuluan 1; Guru membuka pelajaran dengan memberi salam dan 5 menit


mengecek kehadiran siswa.
2; Siswa berdoa sebelum pembelajaran dimulai.
3; Guru memberikan apersepsi dengan mengingatkan dan
mengaitkan peristiwa listrik statis yang telah dipelajari
pada waktu SMP.
- mengapa potongan kertas kecil dapat ditarik oleh
penggaris mika yang telah digosokkan pada rambut?
4; Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan
kegiatan apa yang akan dilakukan pada pelajaran hari
itu.

Inti Mengamati 80 menit


1; Siswa mengamati video peragaan untuk
mendefinisikan konsep muatan listrik (bahan
menggunakan rambut, balon, kaleng bekas minuman).
Selain itu siswa mengamati kegiatan demonstrasi sama
seperti pada video yang dilakukan oleh seorang siswa
dengan bimbingan guru.
2; Siswa mengamati peragaan demonstrasi yang
dilakukan oleh seorang siswa dengan bimbingan guru
untuk mendeteksi muatan listrik (bahan menggunakan
botol bekas minuman kertas aluminium foil dari
bungkus rokok, balon, sedotan, gunting, korek api).
3; Guru menilai keterampilan siswa dalam mengamati
Menanyakan
4; Dari demonstrasi, siswa menanyakan tentang:
- penyebab kaleng dapat bergerak mengikuti balon
padahal tidak ada kontak diantara keduanya.
5; Dari demonstrasi, siswa menanyakan tentang penyebab
kaki pada elektroskop (aluminium foil) dapat
membuka ketika balon didekatkan.

Mengeksplorasi
6; Siswa membentuk kelompok yang terdiri dari 3 orang
siswa sesuai arahan guru.
7; Setiap kelompok siswa menerima Lembar Kerja Siswa
(LKS).
8; Siswa melakukan diskusi untuk menentukan gaya
listrik (hukum Coulomb).
9; Guru menilai sikap siswa dalam kerja kelompok.
10; Guru membimbing siswa dalam melakukan kegiatan
eksperimen sesuai petunjuk LKS.

Mengasosiasi
11; Siswa menerapkan persamaan gaya listrik (hukum
Coulomb) pada soal-soal yang terkait.
12; Siswa menjelaskan fenomena yang terkait dalam
kehidupan sehari-hari mengenai konsep gaya listrik
13; Guru menilai kerjasama dan tanggungjawab siswa
dalam kerja kelompok

Mengkomunikasikan
14; Perwakilan salah satu kelompok mempresentasikan
hasil diskusi kelompoknya dengan difasilitasi guru
dalam diskusi kelas.
15; Siswa lain dalam kelompok menanggapi presentasi
temannya.
16; Guru menanggapi hasil diskusi siswa dan memberi
jawaban atau informasi yang tepat untuk memberikan
penguatan pemahaman.

Penutup 1; Guru bersama siswa menyimpulkan kembali materi 5 menit


yang sudah dibahas pada pertemuan itu
2; Guru memberikan penghargaan kepada individu dan
kelompok yang kinerjanya baik
3; Guru mengingatkan siswa untuk mempelajari materi
Medan Listrik pada pertemuan berikutnya.

Pertemuan 2

Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi Waktu

Pendahuluan 1; Guru membuka pelajaran dengan mengucap salam 10 menit


dan doa
2; Guru memeriksa kehadiran dan kesiapan siswa
dalam mengikuti pelajaran
3; Guru mereview materi sebelumnya mengenai gaya
listrik
4; Guru memberi apersepsi dan motivasi kepada siswa:
Mengapa ketika kita gosok sedotan plastk, kita taruh
diatas botol air minum kemudian kita dekatkan
dengan tangan kita sedotan itu akan menjauh dari
tangan kita?
5; Guru menjelaskan tujuan pembelajaran
6; Guru membagi siswa dalam kelompok, setiap
kelompok terdiri dari 5 siswa.
7; Guru membagikan LKS kepada siswa

Inti Mengamati 70 menit


1; Siswa mengamati demonstrasi sederhana yang
ditampilkan guru mengenai Medan Listrik pada
Listrik Statis

Menanyakan
2; Siswa menemukan permasalahan setelah melihat
demonstrasi sederhana yang diperagakan guru
3; Siswa mengidentifikasi permasalahan yang harus
dipecahkan
4; Siswa menyadari adanya permasalahan yang harus
dipecahkan
5; Siswa menyusun hipotesis terhadap permasalahan

Mengeksplorasi
6; Siswa secara berkelompok melakukan eksperimen
untuk memecahkan masalah tentang kuat medan
listrik

Mengasosiasi
9; Siswa secara berkelompok menetukan hipotesis mana
yang akan diterima dan mana yang akan ditolak,
berdasarkan eksperimen yang telah dilakukan dan
sumber yang relevan.

Mengkomunikasikan
10; Perwakilan kelompok terpilih akan mempresentasikan
hasil dari diskusi, dan ditanggapi kelompok lain.
11; Siswa mengerjakan soal evaluasi yag berkaitan
dengan kuat medan listrik

1; Guru memberi penghargaan pada kelompok yang 10 menit


aktif dalam pembelajaran.
2; Guru memberikan motivasi pada siswa yang belum
aktif dalam pembelajaran.
3; Guru mengingatkan siswa untuk mempelajari materi
pada pertemuan selanjutnya tentang hukum Gauss
4; Guru mengakhiri pembelajaran dan mengucapkan
salam.

Pertemuan 3

Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi Waktu

Pendahuluan 1; Guru membuka pelajaran dengan mengucap salam 10 menit


dan doa
2; Guru memeriksa kehadiran dan kesiapan siswa
dalam mengikuti pelajaran
3; Guru mereview materi sebelumnya mengenai kuat
medan listrik
4; Guru memberi apersepsi kepada siswa:
Dari pelajaran kuat medan listrik tentang garis- garis
medan listrik bagaimana karakteristik dari arah medan
listrik tersebut (interaksi antar muatan)?
5; Guru menjelaskan tujuan pembelajaran
6; Guru membagi siswa dalam kelompok, setiap
kelompok terdiri dari 5 siswa.
7; Guru membagikan LKS kepada siswa

Inti Mengamati 70 menit


8; Siswa mengamati demonstrasi sederhana yang
ditampilkan guru mengenai hukum gauss

Menanyakan
9; Siswa menemukan permasalahan setelah melihat
demonstrasi sederhana yang diperagakan guru
10; Siswa mengidentifikasi permasalahan yang harus
dipecahkan
11; Siswa menyadari adanya permasalahan yang harus
dipecahkan
12; Siswa menyusun hipotesis terhadap permasalahan

Mengeksplorasi
13; Siswa secara berkelompok melakukan eksperimen
untuk memecahkan masalah tentang hukum gauss
14;
15; Mengasosiasi
14; Siswa secara berkelompok menetukan hipotesis mana
yang akan diterima dan mana yang akan ditolak,
berdasarkan eksperimen yang telah dilakukan dan
sumber yang relevan.

Mengkomunikasikan
15; Perwakilan kelompok terpilih akan mempresentasikan
hasil dari diskusi, dan ditanggapi kelompok lain.
16; Siswa mengerjakan soal evaluasi yang berkaitan
dengan hukum gauss

1; Guru memberi penghargaan pada kelompok yang 10 menit


aktif dalam pembelajaran.
2; Guru memberikan motivasi pada siswa yang belum
aktif dalam pembelajaran.
3; Guru mengingatkan siswa untuk mempelajari materi
pada pertemuan selanjutnya tentang potensial listrik
4; Guru mengakhiri pembelajaran dan mengucapkan
salam.
Pertemuan 4

Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi Waktu

Pendahuluan 1; Siswa berdoa sebelum pembelajaran dimulai 3 menit


2; Apersepsi:
Guru mengingatkan kembali pelajaran pada
pertemuan sebelumnya tentang energy potensial
gravitasi.
3; Guru memotivasi siswa dengan demonstrasi video
analogi energy potensial gravitasi dan energy
potensial listrik.
4; Guru mengkomunikasikan garis besar indikator
produk, proses, psikomotorik, keterampilan sosial dan
perilaku karakter yang akan dipelajari.

Inti 1; Guru membagikan LKS Energi potensial listrik dan 15 menit


potensial listrik.

Menanyakan
2; Guru memberikan kesempatan pada siswa untuk
bertanya tentang hal yang belum dipahami dalam
LKS.

Mengamati
3; Siswa memperhatikan video demonstrasi analogi
energy potensial gravitasi terhadap energy potensial
gravitasi sebagai informasi awal yang diberikan oleh
guru tentang energy potensial gravitasi.

Menganalisis
4; Siswa merumuskan pertanyaan dan hipotesis yang
disajikan dalam LKS.
5; Guru membimbing dan memberi kesempatan kepada
kelompok untuk bekerjasama sampai berhasil
merumuskan pertanyaan dan hipotesisnya sendiri.

Mengekplorasi
6; Siswa bersama dengan guru menyelesaikan tahapan
tahapan penyelesaian masalah yang diajikan dalam
LKS.
7; Guru membimbing kelompok berlatih menguji
hipotesisnya sendiri. Kelompok dibimbing untuk
bekerjasama dan gigih terus mencoba.

Mengasosiasi
8; Mengecek pemahaman dan memberi umpan balik
dengan meminta satu-dua kelompok
mempresentasikan pekerjaannya dan ditanggapi
kelompok lain. Kelompok diingatkan untuk bergiliran
dan bertanya dan menyampaikan pendapat.
9; Siswa mencoba menerapkan rumusan energy
potensial listrik dan potensial listrik pada contoh
permasalahan yang diberikan oleh guru
10; Guru mengecek hasil pekerjaan siswa tentang
penerapan dari rumusan energy potensial.
11; Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk
menyampaikan beberapa hal tentang energy potensial
listrik dan potensial listrik.

Penutup 1; Mengacu pada indikator menutup pelajaran, guru 2 menit


melibatkan siswa menyimpulkan hasil belajar tentang
energy potensial listrik dan potensial listrik.
2; Guru memberi tugas kepada siswa mengerjakan
beberapa soal tentang penerapan energy potensial
dan potensial listrik.

Pertemuan 5

Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi Waktu


1; Guru membuka pelajaran dengan mengucap salam
dan doa
2; Guru memeriksa kehadiran dan kesiapan siswa untuk
mengikuti pembelajaran
3; Guru memberikan apersepsi pada siswa:
Pendahuluan Mengingatkan kembali materi yang telah
5 menit
diberikan tentang mutan listrik, medan listrik,
dan energi potensial listrik
Guru menanyakan kepada siswa apakah meraka
pernah melihat petir?
4; Guru menyampaikan Tujuan Pembelajaran

Inti Mengamati 80 menit


1; Siswa mengamati video petir yang ditampilkan oleh
guru
2; Siswa membaca dengan teliti artikel tentang proses
terjadinya petir dan hubungannya dengan listrik statis

Menanyakan
3; Siswa diberi kesempatan untuk menanyakan hal-hal
yang terkait dengan video dan artikel tentang petir
yang diberikan oleh guru

Mengeksplorasi
4; Siswa dibagi dalam kelompok dan setiap
kelompoknya terdiri dari 4 siswa
5; Siswa menganalisis dengan teliti terjadinya petir dari
artikel yang diberikan oleh guru
6; Siswa melakukan diskusi dengan bertanggung jawab
sesuai dengan LKS untuk mengetahui bagaimana
potensial listrik oleh beberapa muatan titik dan oleh
dua keping sejajar

Mengasosiasi
7; Setiap kelompok mempersiapkan hasil diskusi
mereka untuk dipresentasikan di depan kelas
8; Siswa menerapkan hasil diskusi mereka untuk
menyelesaikan permaslahan dalam kehidupan sehari-
hari
9; Guru menjadi fasilitator dalam kegiatan
meengasosiasi
10; Guru melakukan penilaian sikap ilmiah siswa
(kerjasama, tanggung jawab dan teliti)

Mengkomunikasikan
11; Guru menjadi fasilitator dalam kegiatan
mengkomunikasikan
12; Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi
kelompok didepan kelas secara bergantian.
13; Kelompok yang tidak presentasi memperhatikan dan
menanggapi presentasi dari kelompok yang sedang
presentasi
14; Guru mengklarifikasi dan memberikan penguatan
pada konsep yang benar darihasil diskusi kelompok

Penutup 1; Guru memberikan penghargaan pada siswa yang 5 menit


aktif dalam diskusi
2; Siswa menyimpulkan kembali hasil diskusi dengan
dibimbing guru
3; Siswa diberi tugas rumah oleh guru sebagai evaluasi
pembelajaran
4; Guru mengingatkan siswa untuk mempelajari materi
selanjutnya tentang kapasitor

Pertemuan 6

Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi

Pendahuluan 1; Guru membuka pelajaran dengan mengucap salam 10 menit


dan doa
2; Guru memeriksa kehadiran dan kesiapan siswa dalam
mengikuti pelajaran
3; Guru memberi apersepsi kepada siswa berupa
pertanyaan tentang materi pada pertemuan
sebelumnya.
; Bagaimana potensial listrik pada keping sejajar?
; Bagaimana potensial listrik pada bola?
4; Guru menjelaskan tujuan pembelajaran

Inti Mengamati 70 menit


1; Guru menampilkan video dan media power point
tentang Potensial Listrik pada Bola Konduktor
Bermuatan dan Bola Konduktor Berongga.
2; Siswa mengamati media yang ditampilkan oleh guru.
3; Setiap siswa mencatat persamaan Potensial Listrik
pada Bola Konduktor Bermuatan dan Bola Konduktor
Berongga.

Menanyakan
4; Guru memberi kesempatan pada siswa untuk
menanyakan hal-hal yang berkaitan dengan materi
dan hal-hal yang berkaitan dengan tujuan
pembelajaran
5; Siswa bertanya hal-hal yang berkaitan dengan materi
dan hal-hal yang berkaitan dengan tujuan
pembelajaran

Mengeksplorasi
6; Siswa dibimbing untuk membentuk kelompok.
Masing-masing kelompok terdiri dari 5 orang.
(anggota kelompok masih tetap sama dengan
kelompok pada pertemuan sebelumnya atau diatur
ulang).
7; Siswa pada tiap kelompok diberikan lembar kerja
siswa (LKS).
8; Siswa dalam kelompok mendiskusikan lembar kerja
siswa (LKS) yang diberikan oleh guru.

Mengasosiasi
9; Guru melakukan penilaian sikap ilmiah siswa.
10; Setiap siswa dalam kelompok terlibat aktif dan saling
bekerjasama dalam menyelesaikan lembar kerja siswa
yang diberikan oleh guru.

Mengkomunikasikan
11; Perwakilan siswa menyajikan hasil diskusi didepan
kelas.
12; Siswa dari kelompok lain menanggapi hasil dari
diskusi yang telah dipresentasikan.
13; Guru memberikan penguatan konsep yang benar
pada siswa.

1; Guru memberi penghargaan pada siswa yang aktif 10 menit


dalam pembelajaran.
2; Guru memberikan motivasi pada siswa yang belum
aktif dalam pembelajaran.
Penutup 3; Guru mengingatkan siswa untuk mempelajari materi
pada pertemuan selanjutnya tentang kapasitor.
4; Guru memberikan Tugas Rumah berupa soal uraian.
5; Guru mengakhiri pembelajaran dan mengucapkan
salam.

Pertemuan 7

Alokasi
Tahapan Kegiatan Deskripsi Kegiatan
Waktu
Pendahuluan 1; Mengucap salam kepada siswa dan dilanjut dengan
berdoa sesuai dengan agama masing-masing sebelum 10 menit
memulai pelajaran
2; Aperception: Peserta didik diberi pertanyaan tentang
materi yang telah dipelajarinya pada pertemuan
sebelumnya.
3; Guru menyampaikan kompetensi dasar dan tujuan
pembelajaran yang akan dicapai siswa
Inti Mengamati 70 menit
1; Siswa mengamati video animasi dan membaca buku
literatur tentang kapasitor.

Menanyakan
2; Siswa diberi kesempatan untuk bertanya mengenai
hal - hal yang belum diketahui tentang kapasitor.

Mengeksperimenkan/mengeksplorasi
3; Siswa mengkaji berbagai sumber (buku dan internet)
tentang pengertian kapasitor, proses pengisian dan
proses pengosongan muatan pada kapasitor, macam
macam kapasitor, pengertian kapasitansi, dan besaran
besaran yang terkait seperti kapasitansi, luas, jarak,
beda potensial.

Mengasosiasi
4; Siswa berdiskusi untuk menentukan pengertian
kapasitor, proses pengisian dan proses pengosongan
muatan pada kapasitor, macam macam kapasitor,
pengertian kapasitansi kapasitor, dan persamaan
kapasitansi kapasitor keping sejajar.

Mengkomunikasikan
5; Salah satu kelompok mempresentasikan hasil diskusi
di depan kelas dan kelompok yang lain
menanggapinya.

Penutup 1; Guru menyimpulkan/menjelaskan kembali materi 10 menit


pembelajaran yang dipelajari
2; Guru memberi tugas untuk dikerjakan di rumah
3; Guru menyampaikan materi yang akan dipelajari
pada pertemuan yang akan

Pertemuan 8

Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi Waktu

Pendahuluan 1; Guru membuka pelajaran dengan memberi salam dan 10 menit


mengecek kehadiran siswa
2; Siswa menjawab salam dari guru dengan santun
3; Guru mempersilakan siswa untuk berdoa sebelum
pembelajaran dimulai
4; Siswa berdoa sebelum pembelajaran dimulai
5; Guru mengingatkan siswa kembali pada pelajaran
sebelumnya mengenai kapasitor keping sejajar
6; Guru memberikan apersepsi untuk mengingat kembali
dan mendorong rasa ingin tahu, berfikir kritis tentang
susunan kapasitor seri dan paralel
7; Guru menyampaikan tujuan pembelajaran

Inti Mengamati 75 menit


1; Siswa mengamati tampilan video mengenai peragaan
susunan kapasitor menggunakan air
2; Siswa mengamati skala penunjukan tegangan dan kuat
arus listrik pada multimeter saat percobaan
3; Guru menilai keterampilan siswa dalam mengamati

Menanyakan
4; Siswa mengajukan pertanyaan mengenai gejala-gejala
yang muncul pada peragaan dalam video sebelumnya
5; Siswa dan guru bertanya jawab mengenai susunan
kapasitor dan energi dalam kapasitor setelah
melakukan study pustaka

Mengeksplorasi
6; Siswa melakukan study pustaka untuk mencari
informasi mengenai kapasitor pengganti seri, kapasitor
pengganti paralel, dan energi dalam kapasitor
7; Siswa membentuk kelompok sesuai arahan guru
8; Setiap kelompok menerima LKS percobaan susunan
kapasitor dari guru
9; Siswa dalam kelompok melakukan percobaan sesuai
petunjuk dalam LKS dengan didampingi guru
10; Guru menilai sikap siswa dalam kerja kelompok dan
keterampilan mencoba instruksi kerja

Mengasosiasi
11; Siswa mendiskusikan bersama kelompoknya mengenai
permasalahan dalam LKS dan menyiapkan bahan
presentasi kelompok
12; Siswa mendiskusikan bersama kelompoknya mengenai
soal-soal susunan kapasitor dan energi dalam kapasitor
13; Guru menilai kerjasama dan tanggungjawab siswa
dalam kerja kelompok

Mengkomunikasikan
14; Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil diskusi
kelompoknya dengan difasilitasi guru dalam diskusi
kelas sementara kelompok lain menanggapi
15; Perwakilan kelompok menyampaikan hasil diskusi
kelompoknya mengenai pemecahan soal-soal yang
diberikan
16; Guru menilai kemampuan presentasi dan komunikasi
siswa
17; Guru menanggapi hasil presentasi untuk memberikan
penguatan pemahaman mengenai kapasitor pengganti
seri dan parallel
18; Siswa diberi tugas rumah tentang aplikasi kapasitor

Penutup 1; Siswa bersama guru menyimpulkan kembali mengenai 5 menit


hasil pembelajaran
2; Guru memberikan penghargaan pada siswa dan
kelompok yang kinerjanya baik
3; Guru mengingatkan siswa untuk mempelajari materi
pada bab ini untuk persiapan ulangan harian pada
pertemuan berikutnya

G; Alat/Bahan, Media dan Sumber Belajar

Pertemuan Alat/Bahan dan Media Sumber Belajar

Pertama Rambut, balon, kaleng bekas- Giancoli. 2001. Fisika Edisi Kelima
minuman, botol bekas Jilid 2. Jakarta: Erlangga.
minuman, kertas aluminium- Tipler. 2001. Fisika untuk Sains dan
foil dari bungkus rokok, Teknik Jilid 2. Jakarta: Erlangga.
sedotan, gunting, korek api,- Joko Budiyanto. 2009. Fisika
video, LKS, Laptop, OHP, SMA/MA Kelas XII. Jakarta: Pusat
LCD, whiteboard, spidol. Perbukuan Departemen Pendidikan
Nasional.
Kedua Minyak jarak, Cawan petri,- Handayani, Sri.2009. Fisika Untuk
Sumber tegangan 0-5 SMA Kelas XII. Jakarta.
kV/Generator van De Graff, Departemen Pendidikan Nasional
Voltmeter, Kabel, Kawat- Drajat. 2009. Mudah dan
penghantar, Jepit Buaya, Sederhana Untuk SMA/MA Kelas
Semolina XII. Jakarta: Pusat Perbukuan,
LCD, komputer, OHP, Lembar Departemen Pendidikan Nasional,
Kerja Siswa, Lembar Evaluasi hal 105-108
Siswa - Indrajit, Dudi. 2009. Mudah dan
Sederhana Untuk SMA/MA Kelas
Ketiga Minyak jarak, Cawan petri, XII. Jakarta: Pusat Perbukuan,
Sumber tegangan 0-5 Departemen Pendidikan Nasional,
kV/Generator van De Graff, hal 89
Voltmeter, Kabel, Kawat- http://izzaniesa.blogspot.com/
penghantar, Jepit Buaya,- http://perpustakaancyber.blogspot.c
Semolina om/2013/04/pengertian-energi-
LCD, komputer, OHP, Lembar potensial-listrik-rumus-contoh-
Kerja Siswa, Lembar Evaluasi soal-bola-konduktor-bermuatan-
Siswa keping-sejajar-jawaban-fisika.html
- Serway dan Jewet. 2010. Fisika
Untuk Sains dan Teknik
Keempat Video analogi energy potensial (terjemahan). Jakarta: Salemba
gravitasi dan energy potensial Teknika
listrik, Lembar diskusi. - http://www.gomuda.com/2013/09/c
Kelima LKS, Video, LCD, OHP, ara-kerja-dan-fungsi-kapasitor-
Laptop pada.html
- https://djukarna.wordpress.com/cat
Keenam Power Point, LCD, Laptop, egory/science-tech/fisika/page/3/
Papan tulis, LKS - Kanginan, Marthen. 2007. Fisika
Untuk SMA Kelas XII. Jakarta :
Ketujuh Laptop, OHP, LCD, Erlangga
whiteboard, spidol.

Kedelapan Multimeter, kabel


penghubung, papan
rangkaian, saklar, kapasitor,
catu daya, LKS, Video
animasi

H; Penilaian
Pada tiap pertemuan masing-masing terdapat penilaian tes hasil belajar yang meliputi:
- tes hasil belajar kognitif : soal evaluasi (terlampir)
- tes hasil belajar kinerja : lembar observasi (terlampir)
- tes hasil belajar sikap : lembar observasi (terlampir)

.., 2014
Kepala SMA Guru Mata Pelajaran Fisika

( ) ( )

Catatan :

..