Anda di halaman 1dari 16

TUGAS TEORI AKUNTANSI

BAB V

NAMA : PRATIWI KUSUMA WARDANI


NIM : 1406020045

1. Apakah yang dimaksud dengan konsep dasar dan apa perannya dalam
perekayasaan dan penyusunan standar akuntansi?
Konsep dasar pada umumnya merupakan abstraksi atau konseptualisasi
karakteristik lingkungan tempat atau wilayah diterapkannya pelaporan keuangan.
Berbagai sumber atau penulis mengajukan sehimpunan atau seperangkat konsep
dasar yang isinya berbeda-beda.
Konsep dasar akuntansi berperan penting sebagai salah satu dasar atau pertimbangan
dalam perekayasaan dan penyusunan prinsip dan standar akuntansi.

2. Sebutkan beberapa sumber dan daftar konsep dasar yang diajukannya.


Beberapa daftar seperangkat konsep dasar:
a. Ikatan Akuntan Indonesia (IAI)
IAI mengadopsi rerangka konseptual IASC sehingga konsep dasar yang dipilih
juga mengikuti IASC. Konsep dasar tersebut adalah:
1) Basis akrual (accrual basis)
2) Usaha berlanjut (Going concern)

b. Paul Grady
Grady (1965) mendeskripsikan sepuluh konsep dasar sebagai konsep yang
mendasari kualitas bermanfaatan dan keterandalan informasi akuntansi atau
sebagai keterbatasan (limitations) yang melekat pada statement keuangan.
Kesepuluh konsep dasar tersebut adalah:
1) Struktur masyarakat dan pemerintah yang mengakui hak milik pribadi (A society
and government structure honoring private property right)
2) Entitas bisnis spesifik (Spesific business antities)
3) Usaha berlanjut (Going concern)
4) Penyimbolan secara moneter dalam seperangkat akun (Monetary expression in
accounts)
5) Konsistensi antara perioda untuk entitas yang sama (Consistency between periods
for the same entity)
6) Keanekaragaman perlakuan akuntansi di antara entitas independen (Diversity in
accounting among independent entities)
7) Konsevatisma (Conservatism)
8) Keterandalan data melalui pengendalian internal (Dependability of data through
internal control)
9) Materialistis (Materiality)
10) Ketepatwaktuan dalam pelaporan keuangan memerlukan taksiran (time-liness in
financial reporting requires estimates)
c. Accounting Principles Board (APB)
APB menyebut konsep dasar sebagai cirri-ciri dasar (basic features) dan
memuatnya dalam APB Statement No. 4. APB mengidentifikasi 13 konsepdasar
yangmerupakan karakteristik lingkungan diterapkannya akuntansi yaitu:
1) Entitas akuntansi (Accounting entity)
2) Usaha berlanjut (Going concern)
3) Pengukuran sumber ekonomik dan kewajiban (Measurement of economic
resource and obligations)
4) Perioda-perioda waktu (Time period)
5) Pengukuran dalam unit uang (Measurement in terms of money)
6) Akrual (Accrual)
7) Harga pertukaran (Exchange price)
8) Angka pendekatan (Approximation)
9) Pertimbangan (Judgment)
10) Informasi keuangan umum (General-purpose financial information)
11) Statemen keuangan berkaitan secara mendasar (Fundamentally related financial
statement)
12) Substansi daripada bentuk (Substance over form)
13) Materialitas (Materiality)

d. Wolk, Tearney, dan Dodd


Wolk dan Tearny mendaftar 4 konsep dasar yang dianggap sebagai postulat, dan
beberapa konsep lain sebagai prinsip berorientasi-masukan (input-oriented
principles) yaitu recognition, matching, conservatism, disclosure, materiality,
dan objectivity dan prinsip berorientasi-keluaran (output-oriented principles)
yaitu comparability, consistency, dan uniformity. Keempat konsep yang
dikategorikan sebagai postulat adalah:
1) Usaha berlanjut (Going concern)
2) Perioda waktu (Time period)
3) Entitas akuntansi (Accounting entity)
4) Unit moneter (Monetary unit)

e. Anthony, Hawkins, dan Merchant


Penulis ini mendaftar 11 konsep yang dijadikan basis dalam isi, bentuk, susunan,
dan arti penting statemen keuangan. Konsep dasar 1-5 dikategorikan sebagai
pelandas statemen posisi keuangan (neraca) sedangkan konsep dasar 6-11
dikategorikan sebagi pelandas statemen laba-rugi.
1) Pengukuran dengan unit uang (Money measurement)
2) Entitas (Entity)
3) Usaha berlanjut (Going concern)
4) Kos (Cost)
5) Aspek ganda (Dual aspect)
6) Perioda akuntansi (Accounting period)
7) Konservatisma (Conservatism)
8) Realisasi (Realization)
9) Penandingan (Matcing)

10) Konsistensi (consistency)


11) Materialitas (Materiality)
f. Paton dan Littleton
Konsep dasar yang dikemukakan Paton dan Littleton dalam buku yang
diterbitkan pertama kali tahun 1940 merupakan karya klasik yang mempengaruhi
pemikiran akuntansi sesudahnya. Berikut adalah konsep-konsep dasar yang
dikemukakan:
1) Entitas bisnis atau kesatuan usaha (The business entity)
2) Kontinuitas kegiatan/usaha (Continuity of activity)
3) Penghargaan sepakatan (Measured consideration)
4) Kos melekat (Cost attach)
5) Upaya dan capaian/hasil (Effort and accomplishment)
6) Bukti tervesifikasi dan objektif (Variviable, objective evidence)
7) Asumsi (Assumptions)
3. Mangapa konsep dasar Paton dan Littleton dapat dianggap lengkap dan
terpadu?
Konsep-konsep dasar yang diuraikan oleh P&L cukup lengkap dan dapat
menjelaskan tentang faktor lingkungan dan praktik akuntansi yang berjalan pada
jamannya. P&L juga menunjukkan kaitan antara konsep dasar yang satu dengan
yang lain secara koheren (konsep dasar yang satu berkaitan dengan konsep dasar
yang lain secara logis sehingga membentuk satu kesatuan).
4. Sebutkan beberapa konsep dasar dari sumber selain P&L yang dapat dianggap
merupakan turunan atau konsekuensi dari konsep dasar P&L.
1) Substansi daripada bentuk
2) Pengakuan hak milik pribadi
3) Keanekaragaman akuntansi antarentitas
4) Pengendalian internal menjamin keterandalan data
5. Sebut beberapa konsep dasar selain yang dikemukakakn oleh P&L yang
sebenarnya merupakan karakteristik kualitatif rerangka konseptual FASB.
KONSEP DASAR MENURUT FAPB STATEMENT NO.4:
1. Kesatuan usaha sebagai fokus akuntansi
2. Kontinuitas usaha
3. Pengukuran aktiva dan pasiva unit usaha
4. Laporan berdasarkan periode waktu
5. Pengukuran dalam satuan moneter
6. Asas himpunan/akrual
7. Harga pertukaran
8. Angka/jumlah rupiah pendekatan
9. Kebijaksanaan
10. Informasi keuangan umum
11. Laporan keuangan saling berkaitan
12. Mementingkan substansi daripada bentuk luar/yuridis
13. Materialitas

6. Apakah perioda satu tahun sebagai perioda pengukuran laba dapat dianggap
cukup realistik?
Ya , bias di anggap realistik karena pengukuran yang di lakukan dalam satu
periode (biasanya satu tahun) dapat mewakili keadaan keuangan perusahaan (neraca)
di mana kita tahu dalam pembuatan laporan biasanya terjadi dalam satu periode (satu
tahun) laporan yang selesai di buat pada akhir periode akan menjadi pertimbangan
dan analisis sejauh mana kinerja laporan keuangan perusaan untuk periode
selanjutnya (tahun berikutnya)

7. Apa batas kesatuan usaha dalam akuntansi? Mengapa demikian?


Batas kesatuan usaha dari segi akuntansi adalah kesatuan ekonomik. Batas
kesatuan ekonomik adalah kendali (control) oleh satu manajemen. Oleh karena itu,
untuk menentukan kesatuan usaha sebagai pusat pertanggungjelasan keuangan,
pertimbangan akuntansi adalah apakah secara ekonomik suatu kegiatan usaha atau
lebih dapat dianggap berdiri sendiri sebagai suatu kesatuan. Beberapa buah
perseroan yang secara yuridis terpisah tetapi mempunyai saling-hubungan ekonomik
sebagai satu kegiatan di bawah satu kendali (manajemen) diperlakukan akuntansi
sebagai satu kesatuan usaha.

8. Apa implikasi konsep kesatuan usaha terhadap pendefinisan pendapatan dan


biaya?
Konsep kesatuan usaha menjelaskan mengapa pendapatan (dan untung)
didefinisikan sebagai kenaikan atau aliran masuk aset. Dengan konsep kesatuan
usaha, semua sumber ekonomik yang dimiliki atau dikuasai oleh perusahaan
merupakan aset perusahaan bukan aset pemilik. Kalau ada aliran aset masuk
(misalnya kas) yang terjadi karena perusahaan menjual barang atau menyerahkan
jasa maka aset perusahaan akan bertambah. Tambahan aset ini nantinya akan
kembali kepada pemilik kalau perusahaan tidak diteruskan atau dilikuidasi. Pada saat
terjadi pendapatan (kenaikan aset), pada saat yang sama utang unit usaha kepada
pemilik bertambah yang berarti ekuitas bertambah. Dengan demikian, dapat
dikatakan bahwa pendapatan menambah ekuitas (utang kesatuan usaha kepada
pemilik).
Sedangkan berkurangnya aset (biaya) pada saat penyerahan produk dalam
rangka menciptakan pendapatan juga akhirnya harus ditanggung oleh pemilik
(sebesar kos produk terjual). Ini berarti bahwa, pada saat terjadi utang kepada
pemilik berkurang dan pemilik harus bersedia menanggung biaya tersebut karena
kesatuan usaha dapat dikatakan bertindak untuk kepentingan pemilik. Jadi, dapat
dikatakan bahwa biaya mengurangi ekuitas.

9. Dapatkah departemen, biro, atau bagian dalam perusahaan diperlakukan


sebagai kesatuan usaha?
Ya, Karena dalam kesatuan usaha Konsep kesatuan usaha akuntansi adalah
suatu organisasi atau bagian dari organisasi yang beridiri sendiri, terpisah dari
organisasi lain atau individu lain. Antara kesatuan usaha satu dengan kesatuan usaha
yang lain atau dengan pemiliknya, terdapat garis pemisah yang tegas. Yang berarti
bahwa kejadian keuangan (transaksi) yang menyangkut suatu kesatuan usaha, tidak
boleh dicampur dengan kesatuan usaha lain atau dengan keuangan pemiliknya.
Tanpa konsep ini maka laporan keuangan akan menjadi kacau, karena yang
tercantum dalam laporan keuangan mungkin akan dimasuki transaksi keuangan yang
tidak berhubungan dengan organisasi itu. Biro bias di katakana usaha seperti biro
perjalan dan biro kesehatan yang berorientasi laba untuk perusahaan dan kembali ke
tujuan pembangunan Negara.

10. Selain dua konsep dasar yang tersurat dalam rerangka konseptual versi IASC
adakah konsep-konsep dasar yang tersirat (implisit) dalam rerangka
konseptual tersebut?
Ya ada, karena Konsep dasar secara implisit melekat pada tiap penalaran
dalam merekayasa akuntansi. Konsep dasar bersifat asumsi yang validitasnya tidak
selalu dapat diuji tetapi bermanfaat sebagai basis penalaran.

11. Apa argumen yang diajukan para pendukung pendekatan aset-kewajiban dan
pendekatan pendapatan-biaya?
FASB menyimpulkan bahwa pendekatan aset-kewajiban dan pendapatan-biaya
merupakan dua alternatif model pelaporan keuangan. Untuk memastikan konsep yang
jelas dan konsisten maka entitas pelaporan harus memilih salah satu pendekatan.
Kemudian FASB menyimpulkan bahwa pendekatan neraca merupakan hal yang logis dan
secara konseptual dapat menjadi dasar bagi akuntansi.

12. Dalam kondisi bagaimana suatu perusahaan disangsikan kelangsungan


hidupnya?
Kelangsungan hidup suatu perusahaan dapat dilihat dari tingkat likuiditasnya.
Likuiditas adalah kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka
pendeknya. Pengertian lain adalah kemampuan seseorang atau perusahaan untuk
memenuhi kewajiban atau utang yang segera harus dibayar dengan harta lancarnya.
Likuiditas diukur dengan rasio aktiva lancar dibagi dengan kewajiban lancar.
Perusahaan yang memiliki likuiditas sehat paling tidak memiliki rasio lancar sebesar
100%. Di tiap negara memiliki standar rasio yang berbeda dalam likuiditas suatu
perusahaan. Perusahaan akan disangsikan kelangsungan hidupnya jika rasio
lancarnya di bawah standar tersebut.

13. Apakah alokasi overhead dari kantor pusat merupakan kos nyata?
Ya, Actual factory overhead atau overhead pabrik nyata adalah biaya yang
dikeluarkan selama proses manufaktur, tidak termaksud biaya tenga kerja langsung
dan bahan. Contoh biaya overhead pabrik yaitu, gaji pengawas produksi, gaji
jaminan kualitas, gaji manajemen bahan, sewa pabrik, utilitas pabrik, pabrik asuransi
bangunan, balas jasa, penyusutan, biaya setup peralatan, pemeliharaan peralatan,
persediaan pabrik, dan pabrik alat-alat kecil dibebankan. Setelah overhead pabrik
dialokasikan untuk persediaan, jumlah yang sebenarnya dialokasikan akan bervariasi
dari jumlah standar yang telah dianggarkan untuk dialokasikan. Perbedaan ini
disebabkan oleh komponen varians pengeluaran atau varians efisiensi. Pengeluaran
varians terjadi karena jumlah aktual pengeluaran overhead pabrik yang terjadi selM
periode itu berbeda dari jumlah standar produksi yang telah dianggarkan dibeberapa
titik di masa lalu. Efisiensi varians terjadi karena jumlah unit yang overhead pabrik
dialokasikan bervariasi dari jumlah standar produksi yang telah di harapkan ketika
tingkat alokasi didirikan.

14. Apakah kos kapasitas menganggur suatu fasilitas fisis dapat ditunda
pembebanannya ke pendapatan?
Ya, misalkan truk tidak dipakai atau dipakai di bawah kapasitas, biaya sewa
tiap tahun tetap terjadi sebesar tariff (kos per tahun) yang telah disepakati dan
berapapun besarnya biaya ini akan tetap merupakan pengurangan pendapatan. Lalu
bagaimana dapat dijadikan pendapatan? Jika truk tersebut menganggur, truk tersebut
dapat kita jadikan usaha sewa untuk ke pihak luar dengan harga diatas harga
perolehan/harga sewa.

15. Adakah bukti objektif dalam estimasi kerugian piutang?


Penentuan kerugian piutang yang sepenuhnya objektif hanya dimungkinkan
apabila pelanggan (customers) dinyatakan pailit oleh pengadilan.

16. Beri contoh prinsip akuntansi yang dilandasi konsep substance over form.
Contoh: akuntansi harus mengakui dan mencatat semua transaksi keuangan
terkait kegiatan properti sebuah perusahaan properti di atas sebuah tanah, meskipun
tanah itu secara legal- belum dibeli/dibebaskan.

Contoh lain: secara legal, saham PT X telah dibeli oleh si A. Tapi karena si A
belum mentransfer uangnya maka -secara akuntansi- bukti kepemilikan saham si A
pada PT X belum terakui/tercatat.

17. Apa konsekuensinya bila akuntansi menggunakan konsep dasar likuidasi alih-
alih kontinuitas usaha?
Bahwa perusahaan akan bangkrut atau bubar setiap saat tidak dapat dijadikan
pegangan dalam perekayasaan pelaporan keuangan atau penyusunan standar
.
18. Apa yang dimaksud dengan penandingan jangka panjang?
Konsep penandingan adalah konsep yang dimaksudkan untuk mencari dasar
hubungan yang tepat dan rasional antara pendapatan dan biaya dalam jangka panjang.
Pendapatan merupakan hasil yang dituju perusahaan. Sementara cost yang dikeluarkan
untuk memperoleh pendapatan tersebut merupakan upaya yang dilakukan perusahaan.
Misalnya pemakaian metode prosentase penyelesaian dalam kontrak konstruksi jangka
panjang. Apabila taksiran seka rang terhadap tot al cost kontrak menunjukkan rugi, maka
rugi tersebut harus diakui atas kontrak yang telah dilaksanakan. Jadi, meskipun rugi
tersebut belum terealisasi karena proyek belum selesai, tetapi total
taksiran rugi harus segera diakui. Perlakuan seperti ini akan lebih tepat apabila metode kontrak
selesai yang digunakan.

19. Ambilah salah satu Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan dan jelaskanlah
pasal-pasal mana saja yang dipengaruhi oleh konsep dasar berikut.
a. Kesatuan usaha b. Konservatisma c. Kontinuitas usaha
a. Kesatuan usaha :
PSAK no 4 ini mengatur penyajian laporan keuangan konsolidasi suatu
kelompok perusahaan yang berada di bawah pengendalian suatu induk
perusahaan. Laporan keuangan konsolidasi disajikan untuk memenuhi
kebutuhan informasi keuanganyang meliputi posisi keuangan, hasil usaha dan
arus kas dari suatu kelompok perusahaan, yang secara ekonomis dianggap
merupakan satu kesatuan usaha.
b. Konservatisma :
SAK No. 14 tentang persediaan yang menyatakan bahwa perusahaan dapat
mencatat biaya persediaan dengan menggunakan salah satu metode yaitu
FIFO (first in first out) atau masuk pertama keluar pertama dan metode rata-
rata tertimbang.
PSAK No. 16 tentang aktiva tetap dan aktiva lain-lain yang mengatur estimasi
masa manfaat suatu aktiva tetap. Estimasi masa manfaat suatu aktiva
didasarkan pada pertimbangan manajemen yang berasal dari pengalaman
perusahaan saat menggunakan aktiva yang serupa. Estimasi masa manfaat
tsbharuslah diteliti kembali secara periodik dan jika manajemen menemukan
bahwa masa manfaat suatu aktiva berbeda dari estimasi sebelumnya maka
harus dilakukan penyesuaian atas beban penyusutan saat ini dan di masa yang
akan datang. Standar ini memungkinkan perusahaan untuk mengubah masa
manfaat aktiva yang digunakan dan dapat mendorong timbulnya laba yang
konservatif.
PSAK No. 19 tentang aset tidak berwujud yang berkaitan dengan metode
amortisasi. Dijelaskan bahwa terdapat beberapa metode amortisasi untuk
mengalokasikan jumlah penyusutan suatu aset atas dasar yang sistematis
sepanjang masa manfaatnya.
PSAK No. 20 tentang biaya riset dan pengembangan yang menyebutkan
bahwa alokasi biaya riset dan pengembangan ditentukan dengan melihat
hubungan antara biaya dan manfaat ekonomis yang diharapkan
perusahaanakan diperoleh dari kegiatan riset dan pengembangan. Apabila
besar kemungkinan biaya tsb akan meningkatkan manfaat ekonomis di masa
yang akan datang dan biaya tsb dapat diukur secara handal, maka biaya-biaya
tsb memenuhi syarat untuk diakui sebagai aktiva.
c. Kontinuitas Usaha :

PSAK no 01. Pernyataan ini menetapkan dasar-dasar bagi penyajian laporan


keuangan bertujuan umum (general purpose financial statements) yang
selanjutnya disebut laporan keuangan agar dapat dibandingkan baik dengan
laporan keuangan periode sebelumnya maupun dengan laporan keuangan entitas
lain. Pernyataan ini mengatur persyaratan bagi penyajian laporan keuangan,
struktur laporan keuangan, dan persyaratan minimum isi laporan keuangan. PSAK
No. 1 menetapkan karakteristik umum untuk penyajian laporan keuangan. Secara
khusus, PSAK No. 1 membahas aspek-aspek; Penyajian secara wajar dan
kepatuhan terhadap standar akuntansi, Kelangsungan usaha (going concern),
Dasar akrual akuntansi, Materialitas, agregasi, dan saling hapus, Frekuensi
pelaporan, Informasi komparatif, dan Konsistensi penyajian. Menurut PSAK No.
1, laporan keuangan yang lengkap terdiri dari laporan posisi keuangan, laporan
laba rugi komprehensif, laporan perubahan ekuitas, laporan arus kas, catatan atas
laporan keuangan, dan laporan posisi keuangan pada awal periode. Laporan
keuangan bermanfaat dalam pengambilan keputusan untuk menjamin para
pemakai laporan keuangan bahwa laporan keuangan tersebut telah disusun sesuai
dengan PSAK No.1. Para pemakai laporan keuangan tersebut meliputi investor,
karyawan, pemberi pinjaman, pemasok dan kreditor usaha lainnya, pelanggan,
pemerintah, dan masyarakat.

20. Mengapa beberapa penulis mengajukan konsep dasar yang berbeda-beda baik
isinya maupun banyaknya?
Konsep dasar pada umumnya merupakan abstraksi atau konseptualisasi
karakteristik lingkungan tempat atau wilayah diterapkannya pelaporan keuangan.
Berbagai sumber atau penulis mengajukan sehimpunan atau seperangkat konsep
dasar yang isinya berbeda-beda, hal ini tentu saja dilatarbelakangi oleh karakteristik
lingkungan tempat atau wilayah diterapkannya pelaporan keuangan penulis tersebut.

21. Jelaskan pengertian konsep kesatuan usaha dan sebutkan berbagai


implikasinya terhadap penyusunan standar?
Konsep kesatuan dasar adalah perusahaan dianggap sebagai badan usaha
ekonomik yang beridiri sendiri bertindak atas namanya sendiri, dan kedudukannya
terpisah dari pemilik atau pihak lain yang menanamkan dana dalam perusahaan dan
kesatuan ekonomik tersebut menjadi pusat perhatian atau sudut pandang akuntansi.
Impikasi terhadap penyusunan standar :
- Batas kesatuan
- Sistem berpasangan
- Persamaan akuntansi
- Artikulasi

22. Apa yang dimaksud dengan persamaan akuntansi? Samakah persamaan


akuntansi dengan persamaan aljabar? Jelaskan!
Tidak, misalkan hubungan fungsional antarbuku besar dapat dinyatakan
sebagai berikut :
A = K +E + P B + I D
Karena I dan D dipandang jarang terjadi, persamaan akuntansi sering hanya
dinyatakan sebagai A=K+E+P-B. Dengan konsep kesatuaan usaha, persamaan
akuntansi merupakan persamaan spesifik atau khusus dan bukan persamaaaljabar.
Oleh karena itu, susunan persamaan akuntansi tidak dapat dibolak-balik secara

sembarang. Misalnya, suku B dan D dipindah kerus kiri seperti persamaan aljabar
sehingga persamaan menjadi : A + B + D = K + E + I

23. Mengapa akuntansi menggunakan asas akrual bukannya asas tunai dalam
penentuan laba periodik?
Karena akuntansi mendasarkan diri pada konsep upaya dan hasil dalam
menentukan besarnya laba, akuntansi tidak membatasi pengertian biaya atau
pendapatan pada biaya yang telah dibayar atau pendapatan yang telah diterima.
Akuntansi menekankan substansi suatu kegiatan atau transaksi yang menimbulkan
biaya dan pendapatan. Artinya, akibat suatu transaksi tertentu yang telah terjadi (past
events), berjalannya waktu sudah dapat menjadi dasar untuk mengakui biaya atau
pendapatan. Karena itu dalam proses penandingan (matching), akuntansi
mendasarkan diri pada asas akrual bukannya tunai.

24. Apakah yang dimaksud dengan penakar penandingan? Penakar penandingan


yang manakah yang paling ideal dalam penentuan laba dan sebutkan
alasannya?
Penakar penandingan dapat berupa unit produk (alasan ideal) atau perioda
waktu (alasan kepraktisan). Penakar pengganti yang paling ideal dalam menentukan
laba karena pendapatan dan hasil penjualan sejumlah produk harus ditandingkan
dengan biaya (diukur dengan kos) yang keluar dari kesatuan usaha untuk
memperoleh pendapatan

25. Dengan konsep dasar kos sebagai bahan olah akuntansi, jelaskan hubungan
antara aset, kos, dan biaya!
Dalam arti luas kos mempunyai makna sebagai agregat harga dalam
pemerolehan suatu aset. Penghargaan sepakatan (kos) dalam transaksi antarpihak
independen menjadi dasar pengukuran karena jumlah rupiah tersebut dianggap
cukup terandalkan untuk mendekati/mengaproksikan nilai sebenarnya atau nilai
wajar suatu objek pada saat transaksi. Penurunan nilai aset yang berkaitan dengan
operasi dan bukan dengan investasi dan pendanaan adalah biaya.

26. Jelaskan perbedaan makna antara kos dan biaya.


Kos merupakan pengukur biaya atau biaya direpresentasi dengan kos.
Biasanya biaya selalu dapat disebut kos karena kos melekat di dalam biaya. Tetapi,
kos tidak selalu dapat disebut biaya karena kos dapat juga merepresentasi aset.
Kos merupakan bahan olah dasar akuntansi (pengukuran yang dilekatkan
pada suatu objek kos). Dengan pengertian tersebut semua objek yang dapat diukur
merupakan objek kos, dan hasil pengukuran tersebutlah yang disebut kos. Contohnya
pendapatan Rp 2 juta, biaya Rp 1 juta, Rp mesin 5 jt,dll adalah objek kos, dan angka-
angka yang melekat pada masing-masing objek tersebut (2 juta, 1 juta, 5 juta) adalah
KOS yang akan diolah dalam akuntansi.
Biaya adalah upaya yang dilakukan untuk mendapatkan pendapatan (Hasil).
Sedangkan kata "beban" tidak selaras dengan konsep upaya dan hasil, karena beban
mempunyai makna akan sesuatu yang harus ditanggung (seakan-akan pendapatan
didapat dahulu, dan karena mendapatkan pendapatan tersebut kita harus

menanggung beban). Pengertian Expense (biaya) disini sejalan dengan apa yang
tercantum dalam definisi elemen-elemen laporan keuangan di SAK.

27. Apakah cukup beralasan bila kos disamakan dengan measured consideration?
Ya, cukup asalkan kos didefinisikan dalam arti luas. Dalam buku Suwardjono
yang berjudul Teori Akuntansi mengemukakan beberapa alasan sebagai berikut :
Dari segi penjual, walaupun istilah cost tidak cukup luas, aliran masuk
penghargaan sepakatan penjualan atau pendapatan/pendapatan yang dicatat
akhirnya akan menjadi cost juga kalau sudah digunakanuntuk memperoleh
barang dan jasa. Cost akan tetap menjadi pengukur berbagai pos aset dan
kewajiban.
Dari segi pembeli, kalau istilah cost mempunyai keterbatasan karena tidak
dapat menyatakan hal yang sama dari kedua belah pihak dalam suatu
pertukaran, keterbatasan ini sebenarnya tidak masalah karena akuntansi
menganut konsep kesatuan usaha.

28. Mengapa measured consideration dianggap objektif untuk menentukan besar-


kecilnya potensi jasa yang dikuasai perusahaan?
Karena Akuntansi menggunakan satuan mata uang karena satuan tersebut
paling mudah untuk mengkualifikasi objek atau jasa kedalam satuan yang
homogenus dan juga karena harga dalam satuan uang adalah cara yang sudah umum
untuk menyatakan kesepakatan dalam pertukaran. Dari segi akuntansi, sebenarnya
bukan uang atau harga itu sendiri yang mempunyai arti penting meleinkan justru
potensi jasa yang ada dibalik angka koslah yang mempunyai arti penting. Perlu
diingat bahwa kos merupakan salah satu atribut untuk merepresentasi secara tepat
realitas kegiatan perusahan.

29. Berilah komentar mengenai penggunaan istilah harga pokok penjualan,


biaya, beban yang digunakan dalam buku Standar Akuntansi Keuangan.
Dalam buku SAK 2001, IAI memadankatakan istilah biaya dengan
cost,beban dengan expense, beban pokok penjualan dengan cost of goods sold. Hal
itu, menjadi bingung pada kata cost of production berarti harga pokok produk atau
biaya produksi berarti product cost. Tetapi menurut artikel What Does Cost Really
Mean, kalau cost yang dimaksud dalam pengertian tersebut adalah bahan olah atau
oengukur dalam bentuk moneter, kedua istilah tersebut sama-sama tidak tepat.

30. Apakah perbedaan makna pokok dalam istilah harga pokok penjualan dan
harga pokok mesin?
Harga pokok penjualan bermakna harga dari pokok penjualan yang bermakna
barang terjual. Sedangkan harga pokok mesin bermakna pengeluaran dan beban yang
melekat pada mesin.

31. Jelaskan pengertian earning power dan apakah hubungannya dengan laba
periodik!
Daya melaba (earning power) adalah rata-rata dalam jangka panjang tingkat
imbalan periodik tersebut. Kinerja akhir dapat diketahui secara tuntas dan objektif
kalau perusahaan benar-benar dinyatakan berhenti, dinilai pada saat itu, dan
kemudian dilikuidasi. Pelaporan keuangan lebih berkepentingan dengan daya melaba
(earning power) perusahaan. Untuk satu perioda, tingkat untuk mendapatkan laba
dengan tingkat sumber ekonomik tertentu disebut dengan tingkat imbalan investasi
(rate of return on investment). Untuk mengukur daya melaba jangka panjang, aliran
kontinus sumber ekonomik masuk dan keluar kesatuan usaha (pendapatan dan biaya)
harus dipenggal-penggal dengan periode waktu sebagai wadah dan penakar.
Penggalan pendapatan dan biaya untuk suatu periode dituangkan dalam statement
laba-rugi periodic sehingga statement laba-rugi dipandang sebagai statement yang
paling penting dalam pelaporan keuangan karena tingkat laba dalam rangka menilai
daya melaba.
32. Apakah yang dimaksud bahwa walaupun akuntansi mendasarkan diri pada
objektivitas tetapi akuntansi tidak mendasarkan diri pada objektivitas mutlak?
Objektivitas bukti harus dievaluasi atas dasar kondisi yang melingkupi
penciptaan, pengukuran , dan penangkapan atau akuan data akuntansi. Jadi,
akuntansi tidak mendasarkan diri pada objektivitas mutlak melainkan pada
objektivitas relative yaitu objektivitas yang paling tinggi pada waktu transaksi terjadi
dengan mempertimbangkan keadaan dan tersedianya informasi pada waktu tersebut.

33. Apakah yang dimaksud bahwa statemen laba rugi bersifat tentatif? Konsep
dasar apa yang melandasi hal ini?
Untuk perusahaan dagang dan perusahaan manufaktur pada umumnya,
penggunaan perioda sebagai penakar pengukuran adalah lebih unggul ditinjau dari
segi kepraktisan dibandingkan dengan penakar yang lain. Namun demikian, perlu
diingat bahwa terdapat keterbatasan statemen laba-rugi tahunan sebagai indikator
kemajuan perusahaan yang hidup terus. Sampai tingkat tertentu, indikator tahunan
semacam itu bagaimanapun baiknya selalu bersifat sementara (tentatif). Konsep yang
melandasi yaitu konsep kontinuitas usaha.

34. Apakah bukti yang objektif dengan sendirinya merupakan bukti yang dapat
diverifikasi? Atau sebaliknya, apakah bukti yang dapat diverifikasi dengan
sendirinya merupakan bukti yang objektif?
Bukti yang objektif dengan sendirinya merupakan bukti yang dapat
diverifikasi karena Bukti terverifikasi (yang dapat diverifikasi) adalah bukti yang
mempunyai sifat tertentu sehingga memungkinkan untuk menjadi bahan pembuktian
kebenaran pernyataan. Objektif berarti bahwa fakta yang diungkapkan oleh suatu
bukti bisa jadi bukti diveririkasi tidak dipengaruhi oleh kepentingan pribadi
(personal bias).
Apa implikasi penting dari konsep dasar kos melekat?
a. Aliran fisis operasi direpresentasi dalam aliran kos.
b. Kos mengalami tiga tahap perlakuan: pemerolehan, penelusuran, dan
pembebanan.
c. Penggabungan kos tidak memperhitungkan/mengakui tambahan utilitas objek
yang diikuti.
d. Manfaat baru diakui setelah ada kesepakatan pihak independen terhadapnya
e. Produk menjadi wadah penggabungan kos yang mudah dikaitkan dengan produk.
f. Perioda menjadi wadah penggabungan kos yang tidak mudah dikaitkan dengan
produk.

36. Apa pengertian kos terkandung dan kos penggantian?


Kos melekat dilandasi oleh konsep konsep kos yang disebut kos terkandung
(embodied cost) yaitu kos yang benar-benar terkandung dalam suatu objek atau
produk sebagai pasangan kos penggantian (displacement cost) yaitu kos seandainya
objek tersebut tidak ada dan harus diadakan sehingga maknanya sama dengan kos
kesempatan.

37. Apa yang dimaksud bahwa kos merepresentasi potensi jasa?


Di balik deretan angka-angka akuntansi terkandung potensi jasa yang
berwujud fisis maupun nonfisis. Potensi jasa tersebut adalah daya, kemampuan, atau
kapasitas lain yang kekuatannya paling tidak sama dengan yang sebelumnya dimiliki
perusahaan yang direpresentasi dalam bentuk kos.

38. Sebut dan jelaskan beberapa implikasi konsep upaya dan hasil?
Konsep upaya dan hasil menyatakan bahwa biaya merupakan upaya dalam
rangka memperoleh hasil berupa pendapatan. Dengan kata lain, tidak ada hasil
(pendapatan) tanpa upaya (biaya). Secara konseptual, pendapatan timbul karena
biaya bukan sebaliknya pendapatan menanggung biaya. Artinya, begitu kesatuan
usaha melakukan kegiatan produktif (yang dipresentasi dengan terhimpunnya kos)
maka pendapatan dapat dikatakan telah terbentuk pula walaupun belum terealisasi.
Secara teknis, kesatuan usaha harus menghasilkan atau menyediakan barang atau
jasa untuk menciptakan pendapatan dengan cara menyerahkan atau menukarkan
barang/jasa tersebut.

39. Tepatkah dikatakan bahwa biaya disebut sebagai beban pendapatan?


Ya, karena biaya adalah penurunan aset. Serta pada konsep upaya dan hasil
biaya merupakan biaya merupakan upaya dalam rangka memperoleh hasil berupa
pendapatan. Dengan kata lain, tidak ada hasil tanpa upaya. Secara konseptual,
pendpatan timbul karena biaya bukan sebaliknya pendapatan menanggung biaya.

40. Jelaskan pengertian sikap konservatif?


Sikap konservatif juga mengandung makna sikap berhati-hati dalam
menghadapi risiko dengan cara bersedia mengorbankan sesuatu untuk mengurangi
atau menghilangkan risiko.
41. Apa implikasi dianutnya konsep konservatisma dalam akuntansi?
Implikasi konsep ini terhadap pelaporan keuangan adalah bahwa pada
umumnya akuntansi akan segera mengakui biaya atau rugi yang kemungkinan besar
akan terjadi tetapi tidak mengantisipasi (mengakui lebih dahulu) untung atau
pendapatan yang akan dating walaupun kemungkinan terjadinya besar.

42. Apakah yang disebut dengan artikulasi statemen keuanan? Apakah


konsekuensi artikulasi terhadap pengertian pendapatan, laba, dan biaya?
Dengan artikulasi, akan selalu dapat ditunjukkan bahwa laba dalam statement
laba rugi akan sama dengan laba dalam statement perubahan ekuitas akan sama
dengan jumlah rupiah ekuitas dalam neraca.
Pendefisian pendapatan dan biaya dengan sendirinya laba sebagai perubahan
asset atau kewajiban sering disebut dengan pendekatan asset-kewajiban. Dengan
demikian, laba merupakan konsekuensi pengukuran asset dan kewajiban sebagai
focus .
Pendekatan pendapatan biaya, menekankan pendefinisian, pengakuan, dan
pengukuran pendapatan dan biaya sehingga perubahan asset dan kewajiban dianggap
sebagai akibat pengukuran pendapatan dan biaya. Sebagai konsekuensi, neraca akan
dipenuhi oleh pos-pos beban tangguhan dan kredit tangguhan yang tidak memenuhi
definisi asset.

43. Apakah yang dimaksud pendekatan nonartikulasi dan apa implikasinya


terhadap penilaian pos pos neraca?
Pendekatan nonartikulasi yaitu yang memisahkan pengukuran elemen-elemen
statemen laba-rugi dan neraca.
Basis pengukuran elemen dalam kedua statement berbeda sehingga
dihasilkan neraca berbasis pengukuran asset kewajiban dan statement laba rugi
berbasis pengukuran biaya yang independen.

44. Jelaskan pengetian asas akrual dan berilah contoh penerapan asas tersebut.
Asas akrual adalah asas dalam pengakuan pendapatan asas dalam pengakuan
pendapatan dan biaya yang menyatakan bahwa pendapatan diakui pada saat hak
kesatuan usaha timbul lantaran penyerahan barang atau jasa ke pihak luar dan biaya
diakui pada saat kewajiban timbul lantaran penggunaan sumber ekonomik yang
melekat pada barang dan jasa yang diserahkan tersebut.
Contohnya :PT A membeli mesin sebesar Rp. 6.000.000 ke PT B dengan
pembayaran termin 2/10,n/60. Jurnal yang dicatat oleh PT A berupa (D) Mesin Rp.
6.000.000; (K) Hutang Rp. 6.000.000.

45. Jelaskan makna atau pengertian depresiasi dengan digunakannya konsep dasar
kontinuitas usaha!
Depresiasi perlu dilakukan sebagai antisipasi untuk menyediakan dana
pengganti aset tetap sebagai alat produksi yang memiliki keterbatasan umur,
sehingga bisa menjamin kontinuitas usaha.
46. Apakah depresiasi merupakan biaya yang nyata bukan hipotesis?
Depresiasi adalah bagian dari kos aset yang telah diperhitungkan sebagai
biaya tetapi hasil perhitungannya bukan jawaban sementara yang masih harus
dilakukan penelitian lebih lanjut.

47. Apakah penetuan besarnya depresiasi dapat didukung bukti yang objektif?
Penentuan depresiasi yang sepenuhnya objektif hanya dimungkinkan apabila
suatu aset tetap diberhentikan dari penggunaan untuk seterusnya.

48. Apa perbedaan keobjektifan bukti dalam akuntansi dan dalam ilmu alam?
Bukti objektif dalam akuntansi adalah sarana untuk memastikan kebenaran
atau memberikan pembuktian bahwa fakta yang diungkapkan oleh suatu bukti tidak
dipengaruhi oleh kepentingan pribadi (personal bias).

Bukti objektif dalam ilmu alam adalah Hasil dari kajian ilmu pengetahuan
alam harus sesuai dengan fakta dan bukti kebenaran ilmiah secara apa adanya tanpa
ditambah ataupun ditutup dengan mitos dan perasaan.

49. Apa yang dimaksud bahwa objektifitas dalam akuntansi harus dilihat dalam
perspektif jangka panjang?
Konsep objektivitas relativ yaitu bahwa perlakuan akuntansi atas dasar bukti
yang tersedia sekarang menjadi tidak sesuai dengan keadaan dan fakta pada perioda
masa datang. Akan tetapi, kalau fakta (bukti) yang digunakan adalah yang terbaik
diperoleh (best abtainable) maka tidak ada lagi yang dapat diperbuat pada waktu itu.

50. Benarkah depresiasi merupakan sarana pengumpulan dana penggantian aset


tetap?
Ya, depresiasi tetap dilihat dari aspek akuntansinya merupakan alokasi biaya
harga perolehan aktiva tetap kepada periode-periode yan bersangkutan, namun bila
ditinjau dari segi perbendaharaan, maka depresiasi merupakan pengumpulan dana
untuk penggantian aset tetap setelah habis masa umur ekonomisnya, disamping juga
merupakan penilaian atas nilai buku aktiva tetap yang bersangkutan.

51. Cukup realistikkah apabila dikatakan bahwa didalam akuntansi, tujuan


perusahaan adalah mencari laba?
Cukup realistik. Memang benar bahwa kalau perusahaan dikelola oleh
pemerintahan tujuan mencari laba ditekan sampai minimal, namau demikian cukup
beralasanlah dalam hal ini untuk menganggap bahwa biaya harus terjadi atau
dikeluarkan untuk menghasilkan pendapatan guna menutup (mengkompensasi) biaya
tersebut dan bahwa prestasi dan kelangsungan hidup perusahaan harus dievaluasi
paling tidak atas dasar kemampuan pendapatan menutup biaya.

52. Akuntansi tidak mengakui adanya kos hipotesis. Jelaskan mengapa kos servis
gratis (after sales service) yang digunakan oleh suatu toko sepeda motor dapat
diakui sebagai biaya dalam tahun terjadinya penjualan? Apakah hal tersebut
bukan merupakan biaya hipotesis?
Biaya hipotesis timbul karena transaksi / kejadian / upaya dengan berasumsi
dilakukan atau tidak nyata dengan fasilitas yang dibangun sendiri. Dalam kasus
diatas merupakan biaya nyata dan bukan biaya hipotesis, karena pihak perusahaan
tetap menyediakan upah untuk melakukan service, serta mengeluarkan berbagai
macam sparepart baru untuk mengganti sparepart yang tidak dapat dipakai motor
tersebut. Tetapi untuk kos penjualan dianggap nol karena gratis.

53. Jelaskan pengertian potensi jasa (service potentials) suatu sumber ekonomi dan
apa hubungannya dengan kos sebagai bahan oleh akuntansi?
Potensi jasa (service potentials) suatu sumber ekonomi adalah suatu daya
atau kapasitas langka ( Scarce ) yang dapat dimanfaatkan kesatuan usaha dalam
upayanya untuk mendatangkan pendapatan melalui kegiatan ekonomi seperti
konsumsi, produksi, dan pertukaran. Hubungannya untuk mengukur sumber
ekonomik yang masuk dan sumber ekonomik yang keluar serta menunjukkan nilai
wajar pada saat terjadinya sehingga asumsi dibalik penalaran tersebut adalah bahwa
para pelaku ekonomi bertindak rasional, suatu asumsi yang tidak selalu benar dalam
tiap keadaan.

54. Menurut rasa bahasa dan menurut pengertian anda, apakah pengertian atau
kesan yang anda tangkap dengan menggunakan istilah berikut: harga pokok
bangunan, biaya bangunan, kos bangunan, dan harga perolehan bangunan
sebagai padan kata cost of building?
Tidak.
Harga pokok bangunan merupakan jumlah dari pada bangunan yang melekat .
Dimulai pada saat pengadaan bangunan sampai saatnya dijual.
Biaya bangunan merupakan pembelian bangunan untuk mendapatkan
pendapatan pada saat dioperasikan.
Kos bangunan merupakan angka-angka yang melekat pada bangunan.
Harga perolehan merupakan harga beli barang ditambah biaya-biaya untuk
mendapatkan barang tersebut
55. Buka atau cari salah satu Statemen of Financial Accounting Standards dari
FASB dan bacalah seksi basis for conclusion. Sebut konsep dasar yang secara
implisit maupun eksplisit digunakan dalam penalaran di dalam seksi tersebut.
Dasar ini untuk kesimpulan telah dipersiapkan oleh staf audit internasional
dan jaminan standar Board (IAASB). Ini berkaitan dengan, tetapi bukan merupakan
bagian dari baru dan direvisi Auditor laporan standar dan Amandemen sesuai terkait.
Standar dan terkait sesuai amandemen ini terdiri dari:
ISA 700 (revisi), membentuk pendapat dan pelaporan pada laporan keuangan
Baru ISA 701, berkomunikasi Audit kunci penting dalam laporan Auditor
Independen
ISA 705 (revisi), modifikasi pendapat dalam laporan Auditor Independen
ISA 706 (revisi), penekanan materi paragraf dan masalah lain paragraf dalam
laporan Auditor Independen
ISA 570 (revisi), akan menjadi perhatian
ISA 260 (revisi), komunikasi dengan orang-orang didakwa dengan
pemerintahan
Sesuai amandemen terhadap Isa 210,1 220,2 230,3 510,4 540,5 580,6 600,7
dan 710.8
Baru dan direvisi Auditor laporan standar dan terkait sesuai perubahan disetujui
dengan suara afirmatif 17 dari 17 IAASB anggota yang hadir pada September 2014

56. Apakah untuk mencapai keterbandingan yang tinggi antarperusahaan


akuntansi harus diseragamkan atau distandardisasi?
Akuntansi distandarisasi dan digunakan sebagai alat untuk kendali
administratif oleh pemerintah pusat. Keseragaman dalam pengukuran, pengungkapan
dan penyajian akan memudahkan informasi akuntansi dalam mengendalikan seluruh
jenis bisnis.

57. Bacalah artikel What Does Cost Really Mean? Di Lampiran 1 dan buatlah
kritik dan komentar terhadap artikel tersebut!
Saya masih tetap berpikir bahwa cost dalam bahasa Indonesia adalah biaya.
Bila ditanya apa definisi cost, saya akan menjawab bahwa cost adalah pengorbanan
yang dilakukan perusahaan untuk memperoleh sesuatu. Sesuatu di sini bisa
berupa aset, bisa pula berupa pendapatan. Bisa dilihat betapa rancunya pengertian
saya mengenai cost. Terlebih lagi, pengertian tersebut sebenarnya lebih tepat sebagai
pengertian dari expense, yang merupakan kata bahasa Inggris untuk biaya (bukan
cost). Pengertian saya mengenai expense dan cost selama ini tercampur baur. Yang
saya tahu, cost pasti berupa pengorbanan, padahal belum tentu begitu. Pengertian
yang jelas mengenai cost dan expense, baru saya dapatkan sejak mengikuti kelas ini.
Cost merupakan unit pengukur atau bahan olah akuntansi, sementara biaya
merupakan pengorbanan sumber ekonomik untuk memperoleh pendapatan. Biaya
merupakan wadah atau elemen, yang diukur dengan cost. Itulah definisi sebenarnya
dari cost dan expense. Karena itu, memang sangat keliru apabila expense kemudian
diterjemahkan menjadi beban dalam bahasa Indonesia, karena istilah biaya telah
terpakai untuk menerjemahkan cost. Kata expense-lah yang seharusnya
diterjemahkan menjadi biaya sementara cost sebenarnya tidak memiliki padan kata
dalam bahasa Indonesia. Karena itu, kata cost seharusnya memang tetap ditulis
sebagai cost atau diserap ke dalam bahasa Indonesia sebagai kos.