Anda di halaman 1dari 2

Pendahuluan

Pertumbuhan adalah penambahan secara teratur semua komponen sel

atau jasad. Pembelahan sel adalah hasil pertumbuhan sel pada jasad bersel

tunggal, pembelahan sel merupakan pertumbuhan jumlah individu. Misalnya

pembelahan sel pada bakteri akan menghasilkan pertumbuhan jumlah sel itu

sendiri, pada jasad bersel banyak atau multiseluller, pembelahan sel tidak

menghasilkan pertumbuhan julah individu tetapi hanya merupakan pembentukan

jaringan atau bertambah besar jasadnya. Dalam membahas pertumbuhan mikroba

harus dibedakan antara pertumbuhan masing-masing individu sel dan

pertumbuhan kelompok sel atau pertumbuhan populasi. Pertumbuhan bakteri

umumnya dipengaruhi oleh faktor lingkungan pangaruh faktor ini akan

memberikan gambaran pula terhadap kurva pertumbuhannya.

Kebutuhan mikroorganisme untuk pertumbuhan dapat dibedakan menjadi

dua katagori, yaitu kebutuhan fisik dan kebutuhan kimiawi. Aspek-aspek fisik

dapat mencakup suhu, pH, dan tekanan osmotik. Sedangkan kebutuhan kimiawi

meliputi air, sumber karbon, nitrogen, oksigen, mineral-mineral, dan faktor

penumbuh. Kondisi lingkungan juga dapat memicu pertumbuhan dan reproduksi

bakteri. Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap pertumbuhan dan reproduksinya

yaitu suhu, kelembaban, dan cahaya.

Perubahan faktor lingkungan dapat mengakibatkan perubahan sifat

morfologi dan fisiologi. Hal ini dikarenakan, mikroba selain menyediakan nutrien

yang sesuai untuk aktifitasnya, juga memerlukan faktor lingkungan yang

memungkinkan pertumbuhan optimumnya. Mikroba tidak hanya bervariasi dalam

persyaratan nutrisinya, tetapi juga menunjukkan respon yang berbeda-beda. Untuk

perubahan ini disebut perubahan secara kimia. Kehidupan bakteri tidak hanya dipengaruhi oleh faktor-faktor lingkungan akan tetapi juga mempengaruhi keadaan lingkungan. sinar gelombang dan pengeringan) serta faktor kimia (misal: adanya senyawa toksik atau senyawa kimia lain). yang mencakup adanya asosiasi atau kehidupan bersama antara mikroorganisme dapat dalam bentuk simbiose. diperlukan suatu kombinasi nutrient serta faktor lingkungan yang sesuai.hasil kultivasinya. . sinergisme. antibiose dan sitropisme. Adapun factor-faktor lingkungan dapat dibagi atas faktor-faktor biotik dan faktor abiotik. Bakteri dapat menyebabkan pH dari medium tempat ia hidup. tekanan osmotik. kelembaban. pH. berbagai tipe mikroba. Sedangkan faktor- faktor abiotik terdiri atas faktor fisikal (misal : suhu. Dimana faktor biotik terdiri atas makhluk-makhluk hidup. atmosfer gas.