Anda di halaman 1dari 12

Materi : Identitas Nasional

Kelompok : IA dan IB

Kesimpulan :

Pegertian Identitas Nasional adalah ciri khas atau tanda berupa pandangan hidup,
kepribadian, filsafat dan juga ideologi dari suatu bangsa dalam tatanan kehidupan berbangsa
dan bernegara yang membedakannya dari bangsa yang lain.

Unsur-unsur pembentuk identitas nasional meliputi :

a. suku bangsa
b. agama
c. kebudayaan
d. bahasa

Dari unsur-unsur Identitas Nasional tersebut dapat dirumuskan pembagiannya menjadi 3
bagian yaitu :
a. Identitas Fundamental, yaitu falsafah bangsa, Dasar Negara, dan Ideologi Negara
b. Identitas Instrumental yang berisi UUD dan tata perundangannya, Bahasa, Lambang
Negara, Bendera Negara, dan Lagu Kebangsaan.
c. Identitas Alamiah

Keterkaitan Globalisasi dengan Identitas Nasional

Dengan globalisasi terjadi peningkatan hubungan internasional antara suatu negara
dengan negara yang lain baik dari segi ekonomi, sosial, maupun budaya masyarakat, ketika
globalisasi memasuki dunia tanpa mampu dibendung, ia menjadi alat pengubah yang sangat
cepat dan hebat bagi dunia. Hal tersebut juga dapat berpengaruh bagi identitas nasional dari
suatu bangsa, akan terjadi pergeseran nilai dari identitas itu sendiri apabila identitas itu tidak
dapat dijaga dan dilestarikan, sehingga penting bagi suatu bangsa untuk menyaring efek dari
globalisasi tersebut agar tidak bertentangan dengan nilai-nilai identitas nasional.

Keterkaitan Intergrasi Nasional dan Identitas Nasional Negara Indonesia

Antara Integrasi nasional dan identitas nasional negara Indonesia sangatlah tekait, hal ini
disebabkan Karena Indonesia terdiri dari berbagai macam suku agama dan ras yang disatukan
melalui persatuan dibawah bendera merah putih dan ‘Bhineka Tunggal Ika’ melalui proses ini

pembangunan nilai-nilai berbudaya akan direalisasikan. Melalui revitalisasi Pancasila sebagai wujud pemberdayaan Identitas Nasional inilah. Revitalisasi Pancasila sebagai Pemberdayaan Identitas Nasional Dalam kondisi masyarakat Indonesia yang semakin kehilangan jati diri seperti merosotnya kultur-kultur masyarakat Indonesia. kehalusan budi.terjadi proses integrasi nasional dimana perbedaan yang ada dipersatukan sehingga tercipta keselarasan. upaya revitalisasi Pancasila sebagai upaya pemberdayaan Identitas Nasional menjadi satu hal yang dinilai perlu dan mendesak dilakukan. kerukunan. jati diri bangsa akan semakin menguat sehingga mewujudkan satu Identitas Nasional Indonesia. toleransi. . Pancasila menjadi satu unsur penting karena nilai-nilai yang terkandung dalam pancasila merupakan cerminan kondisi ideal identitas bangsa Indonesia. serta solidaritas sosial yang telah menurun dan hanyut akibat derasnya arus modernisasi dan globalisasi. Persatuan dari kemajemukan suku inilah yang menjadi salah satu ciri khas bangsa Indonesia yang membedakannya dengan bangsa lain. Paham Nasionalisme Paham Nasionalisme atau Paham Kebangsaan adalah sebuah situasi kejiwaan dimana kesetiaan seseorang secara total diabdikan langsung kepada negara bangsa atas nama sebuah bangsa.

Demokrasi Konstitusional (demokrasi liberal) b. Berdasarkan Hubungan Antar Lembaga a. Berdasarkan atas titik berat perhatian a. Demokrasi Dengan Sistem Pemisahan Kekuasaan 4.Materi : Demokrasi Kelompok : IIIA Kesimpulan : Pengertian Demokrasi adalah bentuk pemerintahan yang setiap warga negara memiliki hak yang setara dalam pengambilan keputusan yang menentukan hidup mereka dan rakatlah pemegang kedaulatan tertinggi. Demokrasi Langsung (direct democracy) b. Demokrasi Parlementer b. Demokrasi Rakyat (demokrasi komunis) c. Kesetaraan hak membuat setiap masyarakat dapat ikut serta dalam sistem politik Nilai-nilai demokrasi  Menjamin tegaknya keadilan  Adanya pergantian kepemimpinan dengan teratur  Menyelesaikan perselisihan dengan damai dan secara melembaga . Demokrasi Tersendiri / Dunia Ketiga Keunggulan Demokrasi 1. Bentuk-bentuk demokrasi 1. Demokrasi Perwakilan Dengan Sistem Referendum 2. Berdasarkan prinsip ideologi a. Demokrasi Tidak langsung / Demokrasi Perwakilan (representatif) c. Pemegang kekuasaan dipilih menurut suara dan keinginan rakyat 2. Berdasarkan penyaluran kehendak rakyat a. Demokrasi Formal 3. Demokrasi Material b. Mencegah adanya monopoli kekuasaan 3.

Demokrasi Reformasi (21 Mei 1998 . Menjamin terselenggaranya perubahan yang terjadi di masyarakat dengan damai atau tanpa adanya gejolak  Mengakui dan menganggap wajar adanya perbedaan atau keanekaragaman. Demokrasi Liberal (17 Agutsus 1950 – 5 Juli 1959) 2. Demokrasi Pancasila Orde Baru (Maret 1966 – 21 Mei 1998) 4. sistematis. Melalui pendidikan demokrasi rakyat akan diberdayakan untuk menuntut haknya dan menentang berbagai kebijakan penguasa yang bertentangan dengan prinsip-prinsip atau nilai-nilai demokrasi dengan tetap bertanggung jawab dan tidak menyalah gunakan kebebasan dalam demokrasi. karena kebebasan yang kebablasan. dan berkesinambungan. pendidikan demokrasi merupakan hal yang penting untuk dilaksanakan sejak dini secara terencana.Sekarang) Pendidikan demokrasi Bagi negara yang menganut sistem demokrasi. Demokrasi yang pernah berlaku di Indonesia : 1. Hal ini agar demokrasi yang berkembang tidak disalahgunakan atau menjurus kepada anarki. Demokrasi Terpimpin (5 Juli 1959 – 11 Maret 1966) 3. .

Konstitusi kita melindungi hak kita untuk mendapatkan pendidikan tertuang dalam Undang-undang Dasar Pasal 31 yaitu:  Setiap warga negara berhak mendapat pendidikan. dengan memilih isi (materi). Memperoleh pendidikan dalah salah satu hak asasi manusia yang tercantum dalam BAB XA tentang Hak Asasi Manusia.  Setiap warga negara wajib mengikuti pendidikan dasar dan pemerintah wajib membiayainya. hak ini berarti warga negara berhak mendapatkan penghidupan yang layak. Sebagai warga negara kita wajib melaksanakan peran sebagai warga negara sesuai kemampuan masing-masing supaya mendapatkan hak kita sebagai warga negara yang baik. dan teknik penilaian yang sesuai. Dan juga merupakan salah satu hak dasar warga negara (citizen’s right) pada BAB XIII tentang Pendidikan dan Kebudayaan dalam UUD 1945 setelah amandemen. Tergantung situasinya. perlindungan hukum dan lain sebagainya. strategi kegiatan.Materi : Hak dan Kewajiban Warga Negara Indonesia dalam bidang Pendidikan dan Perwujudannya Kelompok : IIA Kesimpulan : Pengertian hak Adalah kuasa untuk menerima atau melakukan sesuatu yang mestinya kita terima dan orang lain tidak boleh merampasnya entah secara paksa atau tidak. jaminan keamanan. Dalam hal kewarganegaraan. Konsep dan hak untuk mendapatkan pendidikan Pendidikan merupakan usaha yang sengaja secara sadar dan terencana untuk membantu meningkatkan perkembangan potensi dan kemampuan anak agar bermanfaat bagi kepentingan hidupnya sebagai seorang individu dan sebagai warga negara/masyarakat. atau merupakan hal yang harus kita lakukan karena sudah mendapatkan hak. Pengertian kewajiban Adalah suatu hal yang wajib kita lakukan demi mendapatkan hak atau wewenang kita. .

yang meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta akhlak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa.  Negara memprioritaskan anggaran pendidikan sekurang-kurangnya 20% dari anggaran pendapatan dan belanja negara serta dari anggaran pendapatan dan belanja daerah untuk memenuhi kebutuhan penyelenggaraan pendidikan nasional. yang diatur dengan undang-undang. . Pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional.  Pemerintah memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan menjunjung nilai- nilai agama dan persatuan bangsa untuk memajukan peradaban serta kesejahteraan umat manusia.

 Peraturan tentang Upah Minimum Regional (UMR). 5. Kewajiban membayar pajak.  Undang-Undang No.  Undang-Undang No. 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat. 4. Kewajiban adalah segala sesuatu yang dianggap sebagai suatu keharusan / kewajiban untuk dilaksanakan oleh individu sebagai anggota warga negara guna mendapatkan hak yang pantas untuk didapat. 3. 20 Tahun 2002 tentang Ketenagalistrikan. Materi : Hak dan Kewajiban Warga Negara Indonesia dalam Bidang Ekonomi Kelompok : IIB Kesimpulan : Pengertian Hak adalah segala sesuatu yang pantas dan mutlak untuk didapatkan oleh individu sebagai anggota warga negara sejak masih berada dalam kandungan . Hak pada umumnya didapat dengan cara diperjuangkan melalui pertanggungjawaban atas kewajiban . 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara. Hak mendapatkan cuti. yang mempunyai kewajiban dan hak penuh sebagai seorang warga dari negara itu. Contoh hak dan kewajiban di bidang ekonomi adalah 1. Kewajiban pada umumnya mengarah pada suatu keharusan / kewajiban bagi individu dalam melaksanakan peran sebagai anggota warga negara guna mendapat pengakuan akan hak yang sesuai dengan pelaksanaan kewajiban tersebut. 2.  Undang-Undang No. . Hak menciptakan atau memiliki usaha/pekerjaan. dan sebagainya. tempat kelahiran. Hak Dan Kewajiban Warga Negara Dalam Bidang Ekonomi Hak dan kewajiban warga negara Indonesia dalam bidang ekonomi dalam berbagai peraturan perundang-undangan di bidang ekonomi di Indonesia. Hak mendapatkan gaji/upah yang sesuai dengan standar hidup thinimum. Pengertian Warga Negara Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (2002) warga negara adalah sebuah penduduk sebuah negara atau bangsa berdasarkan keturunan. Kewajiban bekerja di perusahaan sesuai dengan jadwal.

hambatan dan ancaman baik dari dalam maupun dari luar. meskipun mengalami berbagai gangguan. Cakupan Geostrategi Ketahanan Nasional Geostrategi ketahanan nasional mencakup segala bidang yang dapat mendukung integritas. pertahanan dan keamanan negara. politik. identitas. hambatan maupun gangguan yang datang dari luar maupun yang datang dari dalam. sosial. Sementara. budaya. kelangsungan hidup bangsa dan negara serta perjuangan mencapai tujuan nasional. mengandung makna keteraturan (regular) dan stabilitas. yang di dalamnya terkandung potensi untuk terjadinya perubahan (the stability idea of changes) (Usman. Kekuatan apa yang harus dimiliki oleh suatu bangsa dan negara sehingga ia selalu mampu mempertahankan kelangsungan hidupnya. Konsepsi Ketahanan Nasional Secara konseptual. serta perjuangan mencapai tujuan nasional di antaranya mencakup bidang ideologi. . dan kelangsungan hidup negara. 3. yang secara langsung maupun tidak langsung dapat membahayakan integritas. Ketahanan atau kemampuan bangsa untuk tetap jaya.Materi : Ketahanan Nasional Kelompok : VA dan VB Kesimpulan : Pengertian Geostrategi merupakan strategi dalam memanfaatkan kondisi geografis negara berupa pemanfaatan lingkungan untuk mencapai tujuan nasional. 2003:5). 2. Kekuatan apa yang ada pada suatu bangsa dan negara sehingga ia mampu mempertahankan kelangsungan hidupnya. identitas. ketahanan nasional suatu bangsa dilatarbelakangi oleh: 1. ketahanan Nasional adalah suatu kondisi dinamik suatu bangsa yang berisi keuletan dan ketangguhan yang mengandung kemampuan dalam menghadapi dan mengatasi segala ancaman. tantangan.

Asas Profesionalitas g. Prinsip Otonomi Daerah a. wewenang. berkembang dan sesuai dengan potensi yang ada dan ciri khas daerah. serta fiskal nasional. Materi : Otonomi Daerah Kelompok : IVA dan IVB Kesimpulan : Pengertian Otonomi daerah merupakan hak. dan kewajiban daerah otonom untuk mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahan dan kepentingan masyarakat setempat sesuai dengan peraturan perundang-undangan. agama.Asas Otonomi Daerah  Asas Umum a. Prinsip otonomi seluas-luasnya Daerah diberikan kebebasan dalam mengurus serta mengatur berbagai urusan pemerintahan yang mencakup kewenangan pada semua bidang pemerintahan. hidup. b. kecuali kebebasan terhadap bidang politik luar negeri. Asas Proporsinalitas f. serta kewajiban yang senyatanya telah ada dan berpotensi dapat tumbuh. c. keamanan. Asas Akuntabilitas h. yang pada dasarnya guna untuk memberdayakan daerahnya masing- masing termasuk dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat. Prinsip otonomi yang bertanggung jawab Dalam sistem penyelenggaraannya harus sejalan dengan tujuan yang ada dan maksud dari pemberian otonomi. Prinsip otonomi nyata Daerah diberikan kebebasan dalam menangani berbagai urusan pemerintahan dengan berdasarkan tugas. keamanan. Asas Kepastian Hukum b. Asas Tertib Penyelenggara c. wewenang. moneter. peradilan. Asas Kepentingan Umum d. Asas Efisiensi Dan Efektifitas  Asas Khusus 1. Asas Keterbukaan e. Asas Desentralisasi Desentralisasi adalah penyerahan kewenangan dari pemerintah pusat kepada pemerintah daerah untuk mengurusi urusan rumah tangganya sendiri berdasarkan . Asas .

prakarsa dan aspirasi dari rakyatnya dalam kerangka negara kesatuan Republik Indonesia. . 3. Asas Dekonsentrasi Asas Dekonsentrasi adalah pelimpahan wewenang administrasi dari suatu pemerintah pusat kepada pejabat daerah. Asas Tugas Pembantuan Asas tugas pembantuan adalah penugasan dari pemerintah pusat kepada daerah dan/atau desa dari pemerintah provinsi kepada kabupaten/kota dan/atau desa serta dari pemerintah kabupaten/kota kepada desa untuk melaksanakan tugas tertentu. 2.

Pembukaan dan batang tubuh UUD 1945 2. pemantauan. Piagam hak asasi manusia di Indonesia dalam Ketetapan MPR Nomor XVII/MPR/1998 HAM di Indonesia Menjamin  Hak untuk khidup  Hak untuk berkeluarga dan melanjutkan keturunan  Hak mengembangkan diri  Hak memperoleh keadilan  Hak atas kebebasan  Hak atas rasa aman  Hak atas kesejahteraan  Hak turut serta dalam pemerintahan  Hak wanita  Hak anak Lembaga Penegak HAM Untuk mengatasi masalah penegakan HAM. Komnas HAM adalah lembaga yang mandiri yang kedudukannya setingkat dengan lembaga negara lainnya yang berfungsi melaksanakan pengkajian. dan mediasi hak asasi manusia. Hak ini sifatnya sangat mendasar bagi hidup dan kehidupan manusia yang bersifat kodrati yakni ia tidak bisa terlepas dari dan dalam kehidupan manusia. Ketetapan MPR Nomor XVII/MPR/1998 tentang Hak Asasi Manusia 3. maka dalam Bab VII pasal 75 UU tentang HAM.Materi : HAM (Hak Asasiasi Manusia) Kelompok : IIIB Kesimpulan : Pengertian HAM HAM (Hak Asasi Manusia) adalah hak dasar atau hak pokok manusia yang dibawa sejak lahir sebagai anugerah dari Tuhan. penyuluhan. penelitian. . bukan pemberian manusia ataupun penguasa. negara membentuk komisi hak asasi manusia atau KOMNAS HAM. Hak Asasi dalam UUD 1945 Berbagai instrumen HAM di Indonesia antara lain termuat dalam 1.

KESIMPULAN Materi Diskusi Kelompok Mata Kuliah Pendidikan Kewarganegaraan Oleh : Nurdian Fitriana G31116312 PRODI ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR 2016 .