Anda di halaman 1dari 8

BAB 4

FUNGSI DISTRIBUSI
Materi ini mempelajari konsep dasar tentang :
 variabel random : kontinu dan diskrit,
 probabilita, fungsi distribusi, fungsi
densitas,
 ukuran statistika : mean dan varian,
 nilai harapan.
.

Variabel random :
 Suatu fungsi yang mentransformasikan
(memberi nilai) dari hasil percobaan random
(pengamatan, kejadian, peristiwa) kedalam
bilangan riil.

Gambar 4.1. Konsep variabel random.
a (a) ruang sampel S dengan elemen e dari percobaan.

26

. 1. ….d 30 kapal/minggu)... 3. Rx ={ 0.. …. x2 .. Jumlah hari absen pekerja (0 s. Rx = { x1 . 1. Contoh. 3. …} ... . 3. 2. 1000). Rx = { 0. 2. Jumlah kendaraan (0 s. Jumlah kedatangan kapal dipelabuhan (0 s.d. 2.. 1. xk . . 2.d. 250). 27 . 30).. (b) ruang range dari X(e) diberi nilai berharga real. 1000 bh) Rx ={ 0. Variabel random diskrit : X dikatakan variabel random diskrit jka ruang range Rx dengan X terbatas atau tidak terbatas yang dapat dihitung. 1.. 3. 250 hari).

Syarat : px (xi)  0 untuk semua i. Data kecepatan kendaraan 2. Data tinggi gelombang laut. px (xi) = P(X = xi ). Contoh. jika ruang range Rx dengan X adalah sebuah interval atau himpunan dari interval-interval. Probabilita variabel random Variabel diskrit xi : variabel random diskrit Fungsi probabilita untuk X = xi . 28 . 1.Variabel kontinu : X dikatakan variabel random kontinu.  px (xi) = 1.

fungsi densitas probabilita untuk x : P(a  X  b} = a f(x) dx b Syarat : 1.Variabel kontinyu : X adalah variabel kontinu pada interval [a.2. Fungsi densitas probabilita secara hipotesis untuk P(a  X  b} = b a f(x) dx 29 . b]. R x f(x) dx  1 Gambar 4. fx (x)  0 untuk semua x 2.

x : real  p(x x ) = i sehingga X : diskrit x x i X : kontinyu x = - f(t) dt Gambar 4.3.Fungsi distribusi Fx (x) = P(X  x). Fungsi distribusi Fx (x) = P(X  x) 30 .

μ )2 f(x) dx X : kontinu E(X . Varian populasi : Varian variabel random X (= Var(X) = 2) : Var(X) = E(X .)2 =i ( x i .)2 = E(X2) – [E(X)]2 = E(X2) – 2 31 .Ukuran parameter statistika populasi Mean (nilai harapan) : Mean variabel random X (= ) : =E(X) = i xi p(xi ) X : diskrit  = - x f(x) dx X : kontinu p(xi) : fungsi probabilita f(x) : fungsi distribusi.μ )2 p(x ) i X : diskrit  = - (x .

)2 = i ( xi . 3/8+ (2–3/2)2 .4. (1/8) = 3/2 2 = E(X .1/8 = ¾ Gambar 4.μ) p(xi ) 2 = (0–3/2)2 . 1/8 + (1–3/2)2 . (3/8)+3 . Distribusi probabilita diberikan pada Gambar 4.Contoh 4.5 (Variabel diskrit).  = E(X) = i1 xi p(xi ) 4 = 0 . Distribusi probabilita pelemparan sebuah koin tiga kali 32 . (3/8)+2 . 3/8 + (3–3/2)2 .4. Mean  dan varian 2 untuk pelemparan sebuah koin yang seimbang sebanyak 3 kali. (1/8)+1 .

Contoh 4. 0dx 1 2 = 98/3 33 . Fungsi densitas f(x) Mean  dan varian 2 :  = E(X) =  x . 0 dx  0 x . f(x) dx  =  x . Gambar 4. 0 dx =1  2 = E(X .μ)2 f(x) dx 0 1  (x .x) dx  2 0 1 2  x .)2 = - (x . (2 .1)2. x dx  1 x .5.x) dx   (x -1)2.0 dx   (x -1)2 x dx 0 = 2    (x -1)2 (2 .6 (Variabel kontinu) Variabel random X dengan fungsi densitas : f(x) = x 0 x < 1 =2–x 1 x < 2 =0 lainnya.