Anda di halaman 1dari 11

Laporan Pendahuluan

Praktik Klinik Keperawatan Maternitas (INC)

INTRANATAL CARE (INC)

PARTUS NORMAL

Oleh :

ANITA FITRIAH MUNAWAR

142 2011 0088

KELOMPOK 1 PELAMONIA
CI LAHAN CI INSTITUSI

( ) ( )

. Jenis Persalinan Persalinan dapat dibagi berdasarkan beberapa kategori. Pengertian Persalinan Persalinan adalah proses pengeluaran hasil konsepsi (janin dan plasenta) yang dapat hidup kedunia luar melalui jalan lahir atau dengan jalan lain. plasenta. Persalinan biasa (normal). Persalinan ini dikenal juga dengan persalinan spontan. Persalinan dapat juga diartikan sebagai proses pergerakan keluar janin. yaitu proses lahirnya bayi pada LBK dengan tenaga ibu sendiri. 2004). dan membrane dari dalam rahim melalui jalan lahir (Bobak. Persalinan merupakan rangkaian proses yang berakhir dengan pengeluaran hasil konsepsi oleh ibu. yang ditandai oleh perubahan progresif pada serviks dan diakhiri oleh pelahiran plasenta . umumnya berlangsung kurang dari 24 jam. . LAPORAN PENDAHULUAN INTRA NATAL CARE (INC) 1. Proses ini dimulai dengan kontraksi persalinan sejati. tanpa bantuan alat-alat serta tidak melukai ibu dan bayi. Menurut cara persalinannya a. 2.

Persalinan prematuritas 1. b. Pada janin terdapat tanda post maturitas e. Abortus/keguguran 1. Berat janin kurang dari 1.000 gram b. Persalinan presipitatus adalah partus yang berlangsung cepat kurang dari 3 jam . Menurur tua/umur kehamilan a. Terhentinya dan dikeluarkannya hasil konsepsi sebelum mampu hidup di luar kandungan. Persalinan serotinus 1. . Berat janin kurang dari 2. Persalinan sebelum umur hamil 28-36 minggu 2. 2.500 gram d. Persalinan aterm 1. yaitu persalinan pervaginam dengan bantuan alat-alat atau melalui dinding perut dengan cara operasi caesarea. Persalinan melampaui umur hamil 42 minggu 2. Persalinan antara umur hamil 37-42 minggu 2.499 gram c. Persalinan luar biasa (abnormal). Umur hamil sebelum 28 minggu 3. Berat janin di atas 2.

dimana terjadi penimbunan jaringan ikat. yaitu : 1.f. sehingga menimbulkan beberapa teori yang berkaitan dengan mulai terjadinya kekuatan his. Persalinan percobaan adalah suatu penilaian kemajuan persalinan untuk memperoleh bukti tentang ada atau tidaknya diproporsi sefalo pelvik  Sebab-sebab yang Menimbulkan Persalinan Bagaimana terjadinya persalinan belum diketahui dengan pasti. pembuluh darah mengalami penyempitan dan buntu .Proses penuaan plasenta terjadi mulai umur hamil 28 minggu.Akibatnya otot rahim mulai berkontraksi setelah tercapai tingkat penurunan progesteron tertentu .Otot rahim mempunyai kemampuan meregang dalam batas tertentu .Setelah melewati batas tersebut terjadi kontraksi sehingga persalinan dapat dimulai 2.Produksi progeston mengalami penurunan. Teori penurunan progesteron . sehingga otot rahim lebih sensitif terhadap oksitosin . Teori keregangan .

Pemberian prostaglandin saat hamil dapat menimbulkan konsentrasi otot rahim sehingga hasil konsepsi dikeluarkan . 3. Teori prostaglandin .Prostaglandin dianggap dapat merupakan pemicu terjadinya persalinan 3.Oksitosin dikeluarkan oleh kelenjar hipofisis parst posterior .ffunddus uteri turun c. Perut kelihatan lebih melebar.Menurunnya konsentrasi progesteron akibat tuanya kehamilan.Konsentrasi prostaglandin meningkat sejak umur hamil 15 minggu. Teori oksitosin . maka oksitosin dapat meningkatkan aktivitas. sehingga persalinan dapat dimulai 4. sehingga sering terjadi kontraksi Braxton Hicks . Lightening atau settling atau ddropping yaitu kepala turun memasuki PAP terutama ada primigravida. Tanda-tanda permulaan persalinan a. Perasaan sering/susah kencing k/ kandung kemih tertekan oleh bagian terbawah janin . pada multipara tidak begitu kentara b.Perubahan keseimbangan esterogen dan progesteron dapat mengubah sensitivitas otot rahim. yang dikeluarkan oleh desidua .

Teori plasenta menjadi tua akan menyebabkan turunnya kadar estrogen dan progestron yg menyebabkan kekejangan pembuluh darah hal ini akan menimbulkan kontraksi rahim f. Perasaan sakit di perut dan dipinggang oleh adanya kontraksi lemah dari uterus. Pada pemeriksaan dalam. 6. Kontraksi Braxton his. 5. Teori penurunan progesteronpenurunan prod. Teori persalinan a. akan timbul kontraksi uterus. dan sekresinya bertambah bias bercampur darah (blody show) f. Teori kereganganada batasan kemampuan regangan otot Rahim b. d. Kekuatan makin sering terjadi dan teratur dgn jarak kontraksi yg semakin pendek b.kadang2 disebut false labour pain e.perasaan tdk nyaman. Progesteron pada usia kehamilanotot rahim lebih sensitive terhadap oksitosin c. Serviks menjadi lembek. Tanda-tanda persalinan a. Teori prostaglandin meningkat diusia kehamilan 15 minggumeningkatkan kontraksiotot Rahim e. lender bercampur darah di sertai ketuban pecah c. Factor-faktor utama dalam persalinan . Teori iritasi mekanik dibelaakang serviks terletak ganglion servikale (fleksus Franken hauser) bila ganglion ini digeser dan ditekan oleh kepala janin.nyeri perut 4. mulai mendatar. pendataran serviks beserta terjadi pembukaan serviks . Teori oksitosin internalpenurunan prod progesteronsensitifitas otot rahimmulai persalinan d.dijumpai perubahan serviks :perlukaan serviks. Dapat terjadi pengeluaran pembawa tanda yaitu: pengeluaran lendir.

1. Ukuran pintu atas panggul 10-11 cm b. Psikology 7. 2. yaitu : a. ukuran/berat janin. Passageway Keadaan jalan lahir 3. Passanger Keadaan janin (letak. Tekanan cairan amnion b. Ukuran melintang pintu atas panggul 12-18 cm c. Engagement Merupakan mekanisme yang biasanya dimulai dari pintu atas panggul dimana ubub-ubun kecil terletak di sebelah kiri depan/di sebelah kanan depan. Kontraksi diafragma dan otot perut . keadaan kardiovaskular respirasi metabolic ibu. kekuatan mengejan ibu. Descent (turunnya kepala) Penurunan kepala ini terjadi karena 4 hal. Tekanan langsung fundus uteri c. Mekanisme persalinan Mekanisme persalinan merupakan proses adaptasi bagian kepala janin terhadap segmen panggul. proses adaptasi tersebut meliputi : 1. Ukuran seorang pintu atas panggul 11. presentasi. Posisi 5. kiri dan kanan berdasarkan ukuran seseorang dari PAP bila digambarkan sebagai berikut: a. ada/tidak kelainan anatomik mayor) 4.12 2. Power His (kontraksi ritmis otot polos uterus).

3 jam . Pemeriksaan djj setiap ½ . Tahap pertama (kala I) Persalinan ditetapkan sebagai tahap yang berlangsung sejak terjadinya kontraksi uterus yang teratur sampai dilatasi serviks lengkap. Memperhatikan kesabaran parturien 2. Paerubahan posisi atau penurunan bagian terendah janin 6. Pengeluaran mekonium pada letak kepala . Tindakan yang perlu dilakukan adalah : 1. Tahap Persalinan Ada empat tahap persalinan yang dikenal. Parturien tidak diperkenankan mengejan Tahap kedua (kala II) . yaitu fase laten. fase aktif.7 jam. nadi. Ekstensi dan pelurusan badan janin akibat kontraksi uterus 8. Tahap pertama persalinan dibagi dalam tiga bagian. temperatur dan pernapasan berkala sekitar 2-3 jam 3. Memperhatikan keadaan patologis : .1 – 14. Pada multigravida berkisar 0.d.Ketuban pecah sebelum waktu atau disertai bagian janin yang menumbung .1 jam 4. dan fase transisi. Keadaaan his yang bersifat patologis .3 jam – 19. Lamanya tahap pertama bervariasi.Meningkatnya lingkaran Bandle . Memperhatikan keadaan kandung kemih agar selalu kosong 5. Melakukan pemeriksaan tekanan darah. Perubahan djj .Pada primigravida berkisar 3.

Vulva. vagina dan spincter ani membuka . tahap ini berlangsung satu setengah hingga dua jam sedangkan pada multigravida setengah hingga satu jam . his terkoordinir. Peningkatan pengeluaran lendar darah Tahap ketiga (kala III) Persalinan berlangsung sejak janin dlahirkan sampai plasenta lahir. Plasenta biasanya lepas setelah tiga atau empat kontraksi uterus yang kuat setelah bayi dilahirkan Kelahiran plasenta normalnya 15-30 menit setelah bayi dilahirkan. cepat. Ada beberapa tanda dan gejala kala II persalinan : . Perineum menonjol . Pemeriksaan yang dilakukan . Ibu merasakan ingin meneran bersamaan dengan terjadinya kontraksi . dan lebih lama kira-kira dua sampai tiga menit. Ibu merasakan makin meningkatnya tekanan pada rektum dan atau vaginanya . kuat. Persalinan berlangsung sejak dilatasi serviks lengkap sampai janin lahir Pada tahap ini. Tahap ini berlangsung satu sampai dua jam Observasi yang dilakukan : 1. Tahap keempat (kala IV) Persalinan berlangsung setelah plasenta dilahirkan Tahap ini merupakan tahap pengawasan setelah bayi dan plasenta lahir untuk mengamati keadaan ibu terutama terhadap bahaya post partum. Pada primigravida. Kesadaran penderita 2.

Persiapan kelahiran kepala. Setelah kepala lahir dengan suboksiput sebagai hipomoklion muka dan hidung dibersihkan dari lender kepala dibiarkan untuk melakukan putar paksi dalam guna menyesuaikan os aksiput ke arah punggung .Kontraksi rahim . Saat kepala didasar panggul dan membuka pintu dengan crowning sebesar 5 sampai 6 cm peritoneum tipis pada primi atau multi dengan perineum yang kaku dapat dilakukan episiotomi median.Langkah Pertolongan persalinan Normal 1.Kandung kemih 9. Episotomi dilakukan pada saat his dan. mediolateral atau lateral. mengejan untuk mengurangi sakit. nadi. tujuan episiotomi adalah untuk menjamin agar luka teratur sehingga mudah mengait dan melakukan adaptasi 3. Langkah.Perdarahan . suhu. pernafasan . 2. . tangan kanan menahan perineum sehingga tidak terjadi robekan baru sedangkan tangan kiri menahan kepala untuk mengendalikan ekspulsi 4.Tekanan darah.

Persis. Pemotongan tali pusat . EGC. Helen. Edisi 6. Kepala dipegang sedemikian rupa dengan kedua tangan menarik curam kebawah untuk melahirkan bahu depan. Jakarta Hamilton. 5. . DAFTAR PUSTAKA Fareer. EGC: Jakarta. ditarik keatas untuk melahirkan bahu belakang setelah kedua bahu lahir ketiak dikait untuk melahirkan sisa badan bayi 6. Perawatan Maternitas. (1995). Dasar-Dasar Keperawatan Maternitas. Setelah bayi lahir seluruhnya jalan nafas dibersihkan dengan menghisap lendir sehingga bayi dapat bernafas dan menangis dengan nyaring pertanda jalan nafas bebas dari hambatan 7. 2001.