Anda di halaman 1dari 12

Biologi Dasar Manusia Buku II 041

Bagian VIII
Fisiologi Persalinan

A. Tujuan Pembelajaran
1. Mendeskripsikan Pengertian Persalinan
2. Mendeskripsikan fisiologi persalinan
3. Mendeskripsikan Faktor yang mempengaruhi persalinan
4. Menjelaskan Tanda-Tanda Mulainya Persalinan
5. Menjelaskan Teori-teori Penyebab timbulnya persalinan.
6. Menjelaskan Kala Persalinan
7. Mendeskripsikan Mekanisme Persalinan

B. Materi Fisiologi persalinan
1. Pengertian Persalinan
a. Persalinan adalah proses untuk mendorong keluar janin dan
placenta dari dalam saluran rahim oleh kontraksi otot-otot rahim.
Persalinan normal adalah persalinan dengan presentasi verteks,
aterm, selesai dalam tempo 4-24 jam, dan tidak melibatkan
bantuan artifisial maupun komplikasi (Forrer, 2001).
b. Persalinan adalah proses membuka dan menipisnya serviks, dan
janin turun kedalam jalan lahir. Persalinan dan kelahiran
merupakan kejadian fisiologi yang normal adalah proses
pengeluaran janin yang terjadi pada kehamilan cukup bulan (37-
42 minggu), lahir spontan dengan presentasi belakang kepala
yang berlangsung dalam 18 jam, tanpa komplikasi baik pada ibu
maupun pada janin (Prawirohardjo, 2006).
c. Persalinan adalah fungsi seorang wanita, dengan fungsi ini
produksi konesepsi (janin, air ketuban, plasenta dan selaput
ketuban) dilepaskan dan dikeluarkan dari uterus melalui vagina
kedunia luar (Oxorn, 2003).

144

Fisiologi Persalinan Persalinan normal adalah persalinan yang terjadi pada kehamilan aterm (bukan prematur atau postmatur). selesai setelah 4 jam dan sebelum 24 jam sejak saat awitannya (bukan partus presipitatus atau partus lama ). mencakup kelahiran plasenta yang normal (Forrer. serta karakter dari kontraksi uterus tersebut. Selama 145 . mempunyai janin (tunggal) dengan persentasi verteks (puncak kepala ) dan oksiput pada bagian anterior pelvis. Durasi Lamanya persalinan sangat bervariasi dan dipengaruhi oleh paritas ibu. dan pada umumnya diharapkan bahwa fase aktif akan berakhir dalam waktu 12 jam. Polaris dipakai untuk menyatakan keharmonisan neuro muskular yang menonjol antara kedua kutub atau segmen uterus selama persalinan. sesuai kelompoknya yang telah dibentuk. Menurut Varney (1997). tidak mencakup komplikasi (seperti perdarahan hebat). bentuk dan ukuran pangul. 2. b. mempunyai omset yang spontan (tidak di induksi). 2001). Biologi Dasar Manusia Buku II 041 Tugas: menulis pengertian persalinan dan bentuk-bentuk persalinan. Aksi Uterus Setiap kontraksi uterus selalu bermula dari fundus didekat salah satu kornunya dan merembet sampai kebawah. keadaan psikologis. Kontraksi tersebut berlangsung paling lama disana dan sekaligus juga paling kuat dibagian fundus tetapi mencapai puncaknya secara bersamaan diseluruh bagian secara bersamaan. Sebagian besar dari seluruh tahapan persalinan adalah merupakan proses dari kala I. terlaksana tanpa bantuan artifisial (seperti forseps). keadaan yang dianggap fisiologis pada persalinan kala I adalah sebagai berikut: a. Pola semacam ini memungkinkan serviks membuka dan fundus yang berkontraksi kuat tersebut mampu mengeluarkan janin.

Selama proses persalinan kontraksi tidak sepenuhnya berlanjut tetapi serabut otot menahan sebagian dari pemendekan kontraksi dan tidak sepenuhnya ini disebut retraksi. Pembentukan segmen atas dan bawah uterus Pada akhir kehamilan badan rahim terbagi menjadi dua segmen yang secara anatomis berbeda.Biologi Dasar Manusia Buku II 041 setiap kontraksi uterus tersebut kedua kutub ini beraksi secara harmonis. c. 146 . segmen atas dari uterus berubah secara perlahan menjadi pendek dan lebih tebal dan rongganya mengecil. sedangkan kutub yang dibawah berkontraksi sedikit dan membuka untuk membiarkan proses pengeluaran janin berjalan. Aksi ini membantu pengeluaran secara progresif dari janin. Kontraksi- kontraksi ini sedikit lemah dan bahkan bisa tidak terasa oleh ibu yang bersangkutan. Segmen uterus bagian atas terutama dikaitkan dengan kontraksi dan tebal serta berotot sedangkan segmen bagian bawah disiapkan untuk menggembungkan dan pembukaan serta lebih tipis. Kutub yang diatas berkontraksi dengan kuat dan ber retraksi untuk mendorong janin keluar. Pada awal persalinan kontraksi uterus terjadi setiap 15- 20 menit dan bisa berlangsung kira-kira 30 detik. sementara lamanya kontraksi semakin panjang. jika polarisasinya tidak teratur maka kemajuan persalinan akan terganggu. d. Kontraksi-kontraksi ini biasanya terjadi dengan keteraturan yang berirama dan interval (selang antar waktu) diantara kontraksi secara berlangsung menjadi lebih pendek. Kontraksi dan retraksi Otot-otot uterus memiliki satu sifat yang unik. Pada akhir kala I kontraksi bisa terjadi 2-3 menit selang waktunya dan berlangsung selama 50-60 detik dan sangat kuat. Segmen bagian bawah telah berkembang dari isthmus dan panjangnya kira-kira 8-10 cm.

e. Cincin Retraksi Sebuah garis akan terbentuk diantara segmen bagian atas dan bagian bawah yang dikenal dengan nama cincin retraksi atau cincin bandl. Cincin retraksi yang normal akan secara perlahan naik saat segmen uterus bagian atas berkontraksi dan retraksi sedangkan segmen uterus bagian bawah akan menipis untuk mengakomodasikan janin yang menurun setelah serviks sepenuhnya membuka dan janin bisa meninggalkan uterus maka cincin retraksi tidak akan naik lagi.Biologi Dasar Manusia Buku II 041 Gambar 8. Pembentukan Segmen Uterus Pada waktu persalinan dimulai.1. Biasanya kita menggunakan istilah yang pertama untuk menggambarkan cincin retraksi fisiologis dan hanya mengunakan istilah cincin bandl untuk tingkat gejala tertentu yang berlebihan yang akan terlihat diatas symphisis pubis pada persalinan yang lambat. serat longitudinal yang berretraksi di segmen bagian atas akan menarik segmen bagian bawah yang menyebabkannya melebar. 147 . Hal ini dibantu lagi oleh gaya yang dikenakan oleh kepala atau bagian sungsang yang menurun.

Penipisan serviks Jika serviks belum terisi selama hari-hari terakhir dari kehamilan maka proses ini akan terjadi pada saat persalinan. Saluran serviks akan melebar dan mendatar. Darah tersebut datang dari pembuluh- pembuluh halus yang pecah didalam parietal decidua dimana chorion telah terlepas dan juga dari serviks yang sedang membuka. Pada wanita primigravida. Selanjutnya terjadi pengeluaran lendir campur darah beberapa jam sebelum atau dalam waktu beberapa jam setelah persalinan dimulai. lobang luar leher rahim akan tetap tertutup hingga serviks menjadi rata diatas bagian janin yang menyodor dan seluruhnya akan menipis. Pembukaan diukur dalam centimeter dan pembukaan lengkap kira-kira 10 cm. Pada wanitayang tinggi paritasnya. serviksnya mungkin tidak akan pernah menipis dengan sepenuhnya. Serabut- serabut otot yang mengelilingi lobang dalam leher serviks akan tertarik keatas oleh segmen atas yang retraksi dan serviks menyatu kedalam segmen uterus yang bawah. Pembukaan serviks Pembukaan serviks ialah proses pembesaran lubang luar dari serviks dari keadaan yang tertutup rapat menjadi lobang yang cukup besar untuk memungkinkan lewatnya kepala janin. Bloody show Sebagai akibat dari pembukaan serviks. g. h. akan menjadi lenyap. Pembukaan akan terjadi sebagai akibat dari tekanan pada uterus oleh janin.Biologi Dasar Manusia Buku II 041 f. maka operculum yang membentuk sumbat serviks selama kehamilan. Jumlah darah ini seharusnya tidak boleh lebih dari 148 . sedangkan pada wanita multigravida lobang luar serviks akan mulai membuka sebelum penipisan selesai. Tekanan pada rahim akan menyebabkan fundus uteri bereaksi dengan jalan berkontraksi.

149 . Tanda-Tanda Mulainya Persalinan a. c. 3. Sering buang air kecil yang disebabkan oleh tekanan kepala janin pada kendung kemih. 5. selaput dan cairan ketuban / amnion 4. servik. Faktor-faktor yang mempengaruhi persalinan a. hal itu dianggap tidak normal. Biologi Dasar Manusia Buku II 041 hanya noda darah saja. b. Teori penurunan hormon : 1-2 minggu sebelum partus mulai terjadi penurunan kadar hormon estrogen dan progesteron. Lightening yaitu terbenamnya kepala janin kedalam rongga panggul karena berkurangnya tempat didalam uterus dan sedikit melebatnya simfisis. Teori-teori Penyebab timbulnya persalinan. Kontraksi Brakton-Hicks pada saat uterus yang teregang dan mudah dirangsang yang dapat menimbulkan distensi dinding abdomen sehingga dinding abdomen menjadi lebih tipis dan kulit menjadi lebih peka terhadap rangsangan. c. Progesteron bekerja sebagai penenang otot-otot polos yang menyebabkan kekejangan pembuluh darah sehingga timbul his bila kadar progesteron turun. b. vagina dan dasar panggul. Power yang merupakan kontraksi dan retraksi otot-otot rahim ditambah kerja otot-otot volunter dari ibu yaitu kontraksi otot perut dan diafragma sewaktu ibu mengejan. Passenger terutama janin (secara khusus bagian kepala janin) plasenta. a. Jika perdarahan aktif terjadi. Passage merupakan bagian tulang panggul.

sehingga menganggu sirkulasi uteroplasenter. b. Dan kala empat dimulai dari saat lahirnya plasenta sampai 2 jam pertama post partum (Prawirohardjo. d. Kala Persalinan a. 2006). c. 150 . biasanya dari 2 sampai 4 jam. Kala II dimulai dari pembukaan lengkap (10 cm) sampai bayi lahir proses ini biasanya berlangsung 2 jam pada primi dan 1 jam pada multi. Hal ini menyebabkan menurunnya pembentukan progesteron dan meningkatnya prostaglandin yang merangsang timbulnya kontraksi uterus. kontraksi lebih kuat dan sering selama fase aktif. e. Selaput janin memproduksi prostaglandin. Kondisi tersebut merangsang kontraksi uterus. kala empat lebih panjang pada multipara dari pada primipara. c. d. Teori plasenta menjadi tua : menyebabkan turunnya kadar estrogen dan progesteron yang menyebabkan kekejangan pembuluh darah hal ini akan menimbulkan kontraksi rahim. Teori distensi rahim : rahim yang menjadi besar dan merenggang menyebabkan iskhemia otot-otot rahim. Peningkatan kadar kortisol janin. Kala III dimulai segera setelah bayi lahir sampai lahirnya plasenta yang berlangsung tidak lebih dari 30 menit. 6. Biologi Dasar Manusia Buku II 041 b. Kala IV diawali dengan keluarnya plasenta dan berakhir ketika uterus tidak relaksasi lagi. Kala (I). dimulai dari saat persalinan mulai sampai pembukaan lengkap (10 cm). proses ini terbagi dalam dua fase yaitu fase laten (8 jam) servik membuka sampai 4 cm dan fase aktif (7 jam) servik membuka dari 4 cm sampai 10 cm. bila ganglion ini digeser dan ditekan oleh kepala janin akan timbul kontraksi uterus. f. Teori iritasi mekanik : dibelakang serviks terletak ganglion servikale.

2. Mekanisme Persalinan Gambar. Biologi Dasar Manusia Buku II 041 7. 8. Ilustrasi mekanisme persalinan Mekanisme persalinan merupakan serangkaian perubahan posisi dari bagian presentasi janin yang merupakan suatu bentuk adaptasi atau akomodasi bagian kepala janin terhadapjalan lahir. Presentasi janin paling umum dipastikan dengan palpasi abdomen dan kadangkala diperkuat sebelum atau pada saat awal 151 .

a. fleksi juga bertambah. Oleh karena itu kita uraikan dulu mekanisme persalinan dalam presentasi belakang kepala dengan posisi ubun-ubun kecil melintang dan anterior. presentasi belakang kepala masuk dalam pintu atas panggul dengan sutura sagitalis melintang. Hal ini disebabkan karena adanya tahanan dari dinding seviks. b. maka dikatakan kepala dalam keadaan asinklitismus. kepala bayi dalam keadaan fleksi yang ringan. ditemukan hampir sekitar 95 % dari semua kehamilan. Dengan majunya kepala. Penurunan Kepala Masuknya kepala melewati pintu atas panggul (PAP). dinding pelvis dan lantai pelvis. Asinklitismus posterior : Bila sutura sagitalis mendekati simpisis dan os parietal belakang lebih rendah dari os parietal depan . Ada 2 jenis asinklitismus yaitu : . Asinklitismus anterior : Bila sutura sagitalis mendekati promontorium sehingga os parietal depan lebih rendah dari os parietal belakang. Pada sinklitismus os parietal depan dan belakang sama tingginya. Fleksi Pada awal persalinan. Biologi Dasar Manusia Buku II 041 persalinan dengan pemeriksaan vagina (toucher).Presentasi janin paling umum dipastikan dengan palpasi abdomen dan kadangkala diperkuat sebelum atau pada saat awal persalinan dengan pemeriksaan vagina (toucher). Pada pergerakan ini dagu dibawa lebih dekat ke arah dada janin sehingga ubun-ubun kecil lebih rendah dari ubun-ubun besar. Jika sutura sagitalis agak ke depan mendekati simpisis atau agak ke belakang mendekati promontorium. Janin dengan presentasi belakang kepala. Pada kebanyakan kasus. 152 . dapat dalam keadaan asinklitismus yaitu bila sutura sagitalis terdapat di tengah- tengah jalan lahir tepat di antara simpisis dan promontorium.

Fleksi ini disebabkan karena anak di dorong maju dan sebaliknya mendapat tahanan dari serviks. Akibat dari keadaan ini terjadilah fleksi. c. maka terjadilah ekstensi dari kepala janin.5 cm) menggantikan diameter suboccipito frontalis (11 cm). Ada beberapa teori yang menjelaskan mengapa fleksi bisa terjadi. mulut dan dagu bayi dengan gerakan ekstensi. Hal ini di sebabkan karena sumbu jalan lahir pada pintu bawah panggul mengarah ke depan dan ke atas sehingga kepala harus mengadakan fleksi untuk melewatinya. Ekstensi Sesudah kepala janin sampai di dasar panggul dan ubun-ubun kecil berada di bawah simpisis. maka lahirlah berturut-turut pada pinggir atas perineum: ubun-ubun besar. Rotasi Dalam (Putaran Paksi Dalam) Putaran paksi dalam adalah pemutaran dari bagian depan sedemikian rupa sehingga bagian terendah dari bagian depan janin memutar ke depan ke bawah simpisis. sampai di dasar panggul. Kalau kepala yang fleksi penuh pada waktu mencapai dasar panggul tidak melakukan ekstensi maka kepala akan tertekan pada perineum dan dapat menembusnya. Pada presentasi belakang kepala bagian yang terendah ialah daerah ubun-ubun kecil dan bagian inilah yang akan memutar ke depan kearah simpisis. dahi. Rotasi dalam penting untuk menyelesaikan persalinan. Subocciput yang tertahan pada pinggir bawah simpisis akan menjadi pusat pemutaran (hypomochlion). d. karena rotasi dalam merupakan suatu usaha untuk menyesuaikan posisi kepala dengan bentuk jalan lahir khususnya bidang tengah dan pintu bawah panggul. diameter suboccipito bregmatika (9. dinding panggul atau dasar panggul. hidung. e. Rotasi Luar (Putaran Paksi Luar) Kepala yang sudah lahir selanjutnya mengalami restitusi yaitu kepala bayi memutar kembali ke arah punggung anak untuk menghilangkan 153 . Biologi Dasar Manusia Buku II 041 Dengan adanya fleksi.

keadaan yang menguntungkan ini tidak terjadi. Dengan kontraksi yang efektif. bahu mengalami putaran dalam dimana ukuran bahu (diameter bisa kromial) menempatkan diri dalam diameter anteroposterior dari pintu bawah panggul. rotasi mungkin tidak sempurna atau mungkin tidak terjadi sama sekali. dan mencatat hasil praktikum secara individu. kemudian membuat laporan hasil pengamatan melalui video. fleksi kepala yang adekuat. sebagian besar oksiput yang posisinya posterior berputar cepat segera setelah mencapai dasar panggul. Sebagai contoh kontraksi yang buruk atau fleksi kepala yang salah atau keduanya. dan persalinan tidak begitu bertambah panjang. Tugas Praktik: memperagakan mekanisme persalinan dengan menggunakan manikin. bahu depan sampai di bawah simpisis dan menjadi hipomochlion untuk kelahiran bahu belakang. f. Bersamaan dengan itu kepala bayi juga melanjutkan putaran hingga belakang kepala berhadapan dengan tuber ischiadikum sepihak. Laporan dibuat secara individu. Tetapi pada kira-kira 5-10 % kasus. Biologi Dasar Manusia Buku II 041 torsi pada leher yang terjadi karena putaran paksi dalam. Ekspulsi (lahir sempurna) Setelah putaran paksi luar. sehingga di dasar panggul setelah kepala bayi lahir. dan janin dengan ukuran yang rata-rata. selanjutnya seluruh badan bayi dilahirkan searah dengan sumbu jalan lahir. Tugas : Mahasiswa menonton video mekanisme persalinan. Setelah kedua bahu bayi lahir . Ringkasan 154 . Di dalam rongga panggul bahu akan menyesuaikan diri dengan bentuk panggul yang dilaluinya. secara berpasangan. C. Bahu melintasi pintu dalam keadaan miring. khususnya kalau janin besar.

D. Deskripsikan apa yang dimaksud fisologi persalinan 3. Biologi Dasar Manusia Buku II 041 Pada pembahasan ini semuanya penting sehingga tidak ada yang bias diringkas. Umpan balik 1. Uraikan factor-faktor yang mempengaruhi persalinan 4. Jelaskan pengertian persalinan 2. Deskripsikan teori-teori penyebab terjadinya persalinan 6. Uraikan kala persalinan 7. Deskripsikan tanda-tanda mulainya persalinan 5. Mohon dibaca berulang-ulang dan dididskusikan dalam bentuk display. Peragakan mekanisme persalinan dengan manikin 155 .