Anda di halaman 1dari 4

Kamis, 6 Desember 2012

TEORI DAN PRAKTEK KOMPUTER

VALIDITAS DAN REHABILITAS

Validita : tepat ukur/ jika alat ukur yg digunakan sudah tetap.

Rehabilitas : daya tahan. Hasil cunderung sama.

Valid = per-item

Rehabilitas = seluruh

Syarat :

Nilai item di katakan Valid jika, nilai ≥ 0,3

Rehabilitas jika,

Interval Korelasi Tingkat Rehabilitas
0,80 – 1,000 Sangat kuat
0,60 – 0,799 Kuat
0,40 – 0,509 Cukup kuat
0,20 – 0,399 Rendah
0,000 – 0,199 Sangat rendah

Klik :

1. Analyze
2. Scale
3. Reliability Analyze
4. Muncul kolom dialog, ctrl A pindahkan sebelah kanan.
5. Model = Spilt Half
6. Statistik
7. Descriptive for (centang semua)
8. Sumeries = centang Means
9. Continue
10. Ok

Perhatikan Guttman Spilt-Half Coefficient (untuk melihat tingkat rehabilitas)

Perhatikan item total statistics, corrected item-total corrected (untuk melihat nilai
validitas)

Kamis, 27 Desember 2012

Pindahkan 6. Continue 8. Analyze 2. Masukkan data 2. Langkah-langkah : 1. Perhatikan tabel paired sample t-test (sig) Jika nilai α 0. Chart 6.05 ≥ atau = dari nilai signifikansi maka Ha diterima dan Ho ditolak. Langkah-langkah : 1. Jika 95% klik OK 7. misal agama-dipindahkan) 4. . Statistik 5. One sample t-test 4. OK PAIRED SAMPLE T-TEST Adalah menghitung 2 sampel yang saling berhubungan. OK ONE SAMPLE T-TEST Adalah membandingkan rata-rata sample dari data populasi yang sudah ada. Kalau sudah 95% klik OK 8. Continue 7. Analyze 2. Langkah-langkah : 1. Comperet mean 3. Frekuensi (dipilih mana yang mana mau digambarkan. Ho : tidak angkat peningkatan. Pindahkan 5. Paired sample t-tes 5. Option 7. FREKUENSI Adalah memberi gambaran secara statistik. Kaidah : Ha : ada peningkatan penjualan setelah pemasangan iklan. Descriptive statistik 3. Biasanya digunakan pada penelitian-penelitian experimen. Option 6. Compare Means 4. Analyze 3.

OK 9. maka Ho diterima dan Ha ditolak Jika nilai α ≤ atau = nilai signifikansi maka Ho ditolak dan Ha diterima Lankah-langkah : 1. Centang R squared change . Linear 4. Continue 8. Perhatikan tabet korelasi 10. Perhatikan tabel correlations Ket. Motivasi dan produktivitas pindahkan ke independent 6. Bevarite 4. Option 7. Kepuasan masuk dependent 7. Analyze 2. Ctrl a pindahkan 5. Pindahkan 6. Sig (2-table) KORELASI GANDA Hipotesis : 1. Analyze 2. Corelate 3. Ho : tidak ada hubungan motivasi dengan kepuasan Langkah-langkah : 1. Muncul table centang means dan standar defirasi 7. KORELASI TUNGGAL Kaidah : Jika nilai α ≤ nilai signifikansi. Muncul table 5. Correlate 3. Option 6. Ha : ada hubungan motivasi terhadap produktifitas kerja 2. : Kuat hubungan = pearson correlation Langkah-langkah untuk semua : 1. Bivariate 4. Continue 9. Statistik 8. Analyze 2. Means and standar defirasi 8. Muncul tabel Blok semua 5. Regretion 3.

Langkah-langkah : 1. Statistik 7. Save 17. Centang Unstandardized. Muncul kotak ke-3 14. Continue 19. Continue 16. Next 11. Muncul tabel 5. Muncul kotak ke-2 12. Linear 4. Pindahkan motivasi – independent dan produktivitas – dependent 6. Option harus 20. OK 11. means dan individual 18. SDRESID – Y dan ZPRED – X 10. 9. Regression 3. Analyze 2. 2. Centang histogram dan normal probability 15. Continue 10. OK 21. Pindahkan ZPRED – Y dan DEPENDENT – X 13. Plot 9. Jika nilai α ≤ atau = nilai signifikansi maka Ho diterima dan Ha ditolak. Perhatikan tabel “coefficients” (sig) . Perhatikan tabel summery (sig F change) REGRESI Ha : apa pengaruh anta Kaidah : 1. Jika nilai α ≥ atau = nilai signifikansi maka Ho ditolak dan Ha diterima. Centang R squared change dan descriptives 8.