Anda di halaman 1dari 3

20

BAB 4
METODE PENELITIAN

4.1 Jenis Penelitian


Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian bersifat analitik dengan
metode penelitian case control. yaitu menelaah hubungan antara efek (penyakit
atau kondisi kesehatan) tertentu dengan faktor resiko tertentu. Di dalam penelitian
ini menggunakan rekam medis yaitu dengan mengumpulkan data kasus penderita
Diare pada balita yang dirawat di Rumah Sakit Haji Medan.

4.2 Tempat dan Waktu Penelitian


4.2.1 Tempat Penelitian
Penelitian ini akan dilakukan di Poli Anak di Rumah Sakit Haji Medan
Provinsi Sumatera Utara.
4.2.2 Waktu Penelitian
Waktu yang diperlukan untuk pelaksanaan penelitian adalah Januari -
Februari 2017.

4.3 Populasi dan Besar Sampel Penelitian


4.3.1 Populasi Penelitian
Populasi dalam penelitian ini terbagi menjadi populasi kasus dan populasi
kontrol.
Populasi kasus Penderita Diare pada balita di Rumah Sakit Haji Medan
periode Agustus November 2016 yang tercatat di rekam medis dengan total
populasi sebanyak 75 orang.
Populasi kontrol Penderita yang tidak menderita Diare pada balita di
Rumah Sakit Haji Medan periode Agustus November 2016 yang tercatat di
rekam medis dengan total populasi sebanyak 1.152 orang.

4.3.2 Sampel Penelitian


21

Sampel dalam penelitian ini terbagi menjadi sampel kasus dan sampel
kontrol.
4.3.2.1 Sampel Kasus
Semua penderita yang menderita Diare pada balita di Rumah Sakit Haji
Medan periode Agustus November 2016 yang tercatat di rekam medis dengan
total populasi sebanyak 75 orang. Teknik penelitian ini menggunakan metode
total sampling artinya sampel yang digunakan adalah total dari populasi.
4.3.2.2 Sampel Kontrol
Sampel kontrol diambil sebanyak 75 orang dimana banyaknya sampel
sesuai dengan sampel kasus. Teknik penelitian ini menggunakan metode simple
random sampling artinya pengambilan sampel sederhana secara acak.

4.4 Metode Pengumpulan dan Pengolahan Data


4.4.1 Pengumpulan Data
Data penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan data
sekunder yang diperoleh dari data rekam medis penderita Diare pada balita di
Rumah Sakit Haji Medan periode Agustus November 2016.
4.4.2 Pengolahan Data
Pengolahan data dilakukan menggunakan bantuan perangkat lunak
komputer program SPSS 21 ( Statistical Product And Service Solution ) dengan
proses pengolahan data melalui kegiatan-kegiatan berikut:
1) Editing
Editing dilakukan untuk memeriksa ketepatan dan kelengkapan data dari
hasil pengumpulan data. Dalam melakukan kegiatan memeriksa data ini meliputi
hal-hal seperti perhitungan dan penjumlahan. Kemudian kegiatan koreksi untuk
memeriksa kelengkapan, kesinambungan, dan keseragaman data, yang mana
apabila data belum lengkap ataupun ada kesalahan, data dilengkapi dengan
mengobservasi ulang.

2) Coding
22

Data yang telah terkumpul dan dikoreksi ketepatan dan kelengkapannya


kemudian dklasifikasikan dan diberi kode oleh peneliti secara manual sebelum
diolah dengan komputer.
3) Data Entry atau Processing
Data yakni jawaban dari masing-masing responden dalam bentuk kode
dimasukkan ke dalam program perangkat lunak komputer dengan teliti.
4) Cleaning
Pemeriksaan semua data yang telah dimasukkan ke dalam komputer guna
menghindari terjadinya kesalahan dalam pemasukan data, kesalahan kode,
ketidaklengkapan, kemudian dilakukan koreksi agar data yang kemudian diolah
tidak bias.

4.5 Metode Analisis Data


Analisa data dilakukan dengan bantuan komputer dengan menggunakan
program perangkat lunak komputer.
4.5.1 Analisis Univarat
Analisis univariat digunakan untuk menjelaskan karakteristik masing-
masing variabel yang diteliti yaitu jenis kelamin, susu formula, dan gizi buruk
ditampilkan dalam distribusi frekuensi.
4.5.2 Analisis Bivariat
Analisis bivariat dilakukan untuk mengetahui besar pengaruh masing-
masing faktor karakteristik penderita yang berhubungan dengan diare pada balita
masing-masing variabel independen. Analisis bivariat dilakukan dengan
menggunakan uji chi-Square (X2) untuk mengetahui pengaruh setiap variabel
bebas dengan variabel terikat. Untuk menginterpretasikan besar pengaruh
dinyatakan dengan Odds Ratio (OR) dengan menggunakan Confidence Interval
(CI) sebesar 95%. Apabila nilai p (0,05) hipotesa nol ditolak artinya ada
hubungan variabel independen terhadap variable dependen. Apabila nilai p
(0,05) hipotesa nol diterima artinya tidak ada hubungan variabel independen
terhadap variable dependen.