Anda di halaman 1dari 9

PROPOSAL KEWIRAUSAHAAN HOME CARE

TENTANG

PEMBANGUNAN BALAI PENGOBATAN CAHAYA HATI

DI HAMBALA KECAMATAN WAINGAPU

OLEH :

Nama : Frida Veronika Bili

Nim : PO.530320314 265

Tingkat : lll A

KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA

POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES KUPANG

PROGRAM STUDI KEPERAWATAN WAINGAPU

2017
BAB I

GAMBARAN UMUM TENTANG KEGIATAN

1. Latar Belakang
Perawatan kesehatan di rumah (home care) merupakan salah satu bentuk

pelayanan kesehatan yang berkesinambungan dan komprehensif di berikan kepadaa

individu dan keluarga di tempat tinggal pasien.


Sejalan dengan hakekat pembangunan di bidang kesehatan yaitu

meningkatkan derajat kesehatan setiap individu yang mampu memelihara dan

meningkatkan kesehatan jasmani , rohani dan social.


Kesehatan adalah merupakan factor yang paling dominant dalam kehidupan

masyarakat kita, untuk itu diperlukan suatu lembaga atau balai yang bias menangani

pelayanan di bidang kesehatan. Dengan melihat potensi yang ada di wilayah

Kecamatan Kasihan baik potensi Sumber Daya Manusia (SDM), potensi lingkungan

maupun potensi penduduk yang kurang lebih mencapai 50.000 jiwa, belum ada suatu

lembaga yang menangani tentang pelayanan kesehatan terutama pada persalinan.


Dalam rangka untuk memenuhi tuntutan pelayanan kesehatan yang maksimal,

sesuai dengan apa yang diharapkan masyarakat kecamatan Waingapu, maka Yayasan

Cahaaya Hati memandang perlu untuk mendirikan suatu lembaga kesehatan untuk

melayani pelayanan kesehatan masyarakat di wilayah Waingapu dan sekitarnya.

Sebagai warga desa yang sedang berkembang, sampai saat ini kita masih menghadapi

banyak permasalahan kesehatan masyarakat. Dalam rangka upaya menanggulangi

permasalahan kesehatan tersebut pemerintah telah berupaya mengembangkan

berbagai macam kegiatan pelayanan kesehatan masyarakat, pelayanan tersebut selain

dilaksanakan di sarana kesehatan milik pemerintah juga sarana pelayanan milik

swasta atau masyarakat sendiri. Sistem kesehatan disusun untuk mendapatkan hasil

guna kesehatan masyarakat secara maksimal dengan cara mengefektifkan semua

sumber daya manusia yang tersedia, juga diperlukan adanya hubungan secara
berjenjang dari tingkat yang tertinggi hingga tingkat yang leih rendah dalam kaitan

kualitas pelayanan masyarakat. Disadari masih cukup banyak kendala yang harus

diatasi untuk menjamin berhasilnya berbagai pelayanan kesehatan tersebut.


Dalam kemajuan zaman di era globalisasi ini masyarakat indonesia semakin

perduli dan sadar akan pentingnya kesehatan dan tingkat pemanfaatan unit pelayanan

kesehatan semakin meningkat pula. Masyarakat di daerah inipun juga sadar akan

pentingnya kesehatan itu sehingga memerlukan tempat pelayanan kesehatan, namun

sayangnya di daerah ini belum terdapat tempat pelayanan kesehatan yang mudah di

jangkau. Apabila masyarakat ingin berobat atau sekedar berkonsultasi kepada petugas

kesehatan, warga harus menempuh jarak yang agak jauh dari tempat tinggal mereka.

Jarak ini terkadang membuat warga menjadi kembali acuh akan kesehatan, mereka

tidak menghubungi petugas kesehatan atau mengunakan tempat pelayanan kesehatan

sebelum mereka benar-benar sakit yang tidak bisa mereka tahan lagi atau setelah sakit

yang mereka alami terjadi lama, sehingga setelah menggunakan tempat pelayanan

kesehatan mereka sudah dalam keadaan sakit yang sudah dalam stadium lanjut.

Sehingga terkadang penanganan penyakit itu menjadi terlambat atau tidak bisa di

sembuhkan lagi.
Oleh karena itu kami ingin membangun suatu tempat pelayanan kesehatan

yang lebih mudah dijangkau oleh warga sehingga warga dapat lebih mudah

menjangkau tempat pelayanna kesehatan dan di harapkan warga dapat mencegah

kemungkinan penyakitnya menjadi lebih parah atau untuk mengurangi kemungkinan

komplikasi yang dapat ditimbulkan. Tingkat kesehatan warga akan meningkat dan

seiring dengan itu kesejahteraannya juga akan meningkat pula.

2. Nama kegiatan
Nama kegiatan yang diinginkan bersama semua pihak yang terkait adalah Yayasan

Cahaya Hati
3. Sifat usaha
a. Memberikan pelayanan secara komperehensif terbaik untuk masyarakat

setempat
b. Berusaha memberikan pengobatan yang baik bagi masyarakat yang berobat
c. Bergerak di bidang pelayanan barang dan jasa berupa home care
d. Mendapatkan imbalan jasa baik secara langsung dari klien atau melalui

pembayaran dalam bentuk uang


e. Menjalin kerja sama dengan bebrbagai pihak yang mempunyai tujuan

bersama.
4. Alasan timbulnya gagasan
Alasan dari timbulnya gagasan untuk membuat Yayasan Cahaya Hati untuk melayani

klien secara komprehensif dan agar klien dan keluaarga dapat pelayanan yang terdekat

dengan rumahnya. karena lokasi rumah sakit setempat jauh dari jangkuan klien,klien

dan keluarga harus berjalan jauh sedangkan klien dan keluarga membutuhkan

pelayanan dengan cepat. Untuk itu kami berniat membangun Yayasan Cahaya hati

untuk memenuhi segala kebutuhan klien dan keluarga.


5. Pola pengembangan usaha
Usaha yayasan Cahaya Hati yang dilakukan yaitu dengan cara memberikan pelayanan

dan pengobatan yang baik dan tepat.kemudian mempromosikannya lewat brosur dan

lain sebagainya. usaha ini akan slalu dikembangkan berdasarkan kebutuhan dari klien

dan pendapat klien dan keluarga.


6. Tujuan kegiatan
a. Meningkatkan derajat kesehatan jasmani dan rohani.
b. Meningkatkan dan memberdayakan potensi Sumber Daya Manusia (SDM) dalam

bidang paramedic
c. Meningkatkan kehidupan social ekonomi.
d. Memberikan pelayanan kepada masyarakat dalam Bidang kesehatan.
e. Memberikan pelayanan yang baik bagi para pelanggan.
f. Memenuhi kebutuhan dan keinginan pelanggan.

7. Manfaat kegiatan
a. Memberikan pelayanan yang baik.
b. Menambah wawasan bagi seorang wirausaha
c. Menciptakan kerja sama yang baik
d. Menyediakan pengobatan yang baik.
e. Bagi pengusaha dapat meningkatkan penghasilan
f. Memberikan informasi yang penting pada klien dan keluarga.
BAB 2

ASPEK PEMASARAN

1. Calon pemakai yang diharapkan


Calon pemakai yang di harapkan adalah klien dan keluarga yang membutuhkan

pelayanan kesehatan.
2. Jaringan pasar
Jaringan pasar adalah dimana pengusaha memiliki hubungan baik atau menciptakan

hubungan yang baik dengan orang lain dan menciptakan kerja sama dengan orang lain

agar usaha yang di bangun dapat berjalan dengan baik


3. Jangkauan pemasaran
Jangkauan pemasaran pada Yayasan Cahaya Hati hanya berkisar pada daerah Sumba

Timur khususnya kecamatan Waingapu.


4. Persaingan usaha
Persaingan usaha dalam bidang ini seperti Rumah sakit dan Puskesmas.
5. Perkiraan komulatif klinik perawatan
Perkiraan komulatif klinik perawatan adalah bdengan membuka dan melayani

langsung klien dan keluarga yang membutuhkan pelayanan dan pengobatan


6. Strategi pemasaran
Manajemen pemasaran dalam usaha meliputi kegiatan perencanaan, penentuan

harga, promosi, dan mendistribusikan barang atau jasa yang akan memuaskan

konsumen.
A. Produk

Usaha ini menawarkan pelayanan jasa dan produk seperti pemberian obat

kepada klien, atau pemasangan infus

B. Harga
Harga yang ditetapkan pada pelayanan jasa dan produk tergantung pelayanan

jasa dan produk itu sendri

C. Tempat

Lokasi yayasan ini di jln R. Suprapto no 35 waingapu, sangat strategis karena

berada pada pusat perkotaan dan jaraknya yang mudah dijangkau oleh klien

dan keluarga.
D. Promosi
Promosi merupakan berbagai cara mengkomunikasikan produk ke masyarakat

untuk mendorong keinginan untuk berobat ke pelayanan kesehatan. Yayasan ini

Personal selling adalah interaksi antar individu, saling bertemu, muka yang

ditujukan untuk menciptakan, memperbaiki, menguasai dan mempertahankan

hubungan pertukaran yang saling menguntungkan dengan pihak lain. Di yayasan

cahaya hati, kami melakukan personal selling dengan cara pelayanan yang

diberikan dokter kepada pasien dilakukan semaksimal mungkin dan

menggunakan bahasa komunikasi yang santun dan ramah tamah. Selain itu pasien

selalu diberi kontrak agar kembali berobat di klinik apabila sakit yang diderita

belum sembuh atau obat yang dikonsumsi habis, dan juga apabila akan dirujuk ke

rumah sakit. Dan hasilnya sebagian pasien banyak yang kembali berobat di

yayasan cahaya hati

BROSUR

Kami telah membuat brosur yang berisi ajakan pada masyarakat agar berobat

di balai pengobatan yayasan Cahaya hati, selain itu kita juga memasang papan nama

balai pengobatan kita di depan klinik dan juga kami mencetak plastik pembungkus
obat yang diberi nama balai pengobatan kami, dan hasilnya banyak yang berkunjung

ke klinik balai pengobatan Cahaya hati.

7. Perkiraan biaya.
Perkiraan biaya untuk berdasarkan pembiayaan pelayanan jasa dan produk barang

yang sudah di tentukan

BAB 3
ASPEK TEKNIS DAN PRODUKSI

1. Dasar pertimbangan pemilihan lokasi


Dasar pertimbangan untuk memilih lokasinya adalah karena di daerah tersebut

belum ada fasilitas kesehatan terdekat


2. Produksi yang diperlukan
Untuk meningkatkan produksi yang di perlukan, kami selalu memeriksa

kelayakan dari barang yang kami sediakan dan selalu meningkatkan skill dari

dokter, perawat dan tenaga kesehatan lainnya.


3. Kapasitas produksi
Kapasitas produksi yayasan Cahaya hati sesuai dengan modal dari pemilik usaha

tersebut
4. Pengadaan bahan baku
a. Rehabilitasi Gedung = Rp 300.000.000
b. Perijinan = Rp13.000.000
c. Biaya pegawai = Rp5.000.000
d. Sarana Prasarana (etalase, kursi&meja) = Rp7.500.000
e. Oxigenasi = Rp2.000.000
f. Alat bedah minor 3 set@175.000 = Rp525.000
g. Standar infus 1 buah = Rp150.000
h. Tensi meter biasa 1 @ Rp.125.000 = Rp 125.000
i. Termometer Air raksa 2 buah @ 8.000=Rp16.000
j. Kartu rawat jalan 1000 lbr = Rp150.00
k. Tempat sampah 5 buah = Rp125.000
l. obat-obatan = Rp5.000.000
m. Alat tulis kantor = Rp 200.000
n. Kasa gulung = Rp 50.000
o. Lampu philip 4 buah @ 30.000 = Rp 120.00
p. Keset 2 buah @ 15.000 = Rp 30.000
q. Lap tangan 3 buah @ 10.000= Rp 30.000
r. Jam dinding 1 buah = Rp50.000
s. Sepuit 3 dus @ 100.000 = Rp300.000
t. Alcohol, betdin dll = Rp500.000
u. Biaya promosi = Rp2.000.000
v. Alat tes gol darah,AS urat & kolesterol = Rp 1.000.000
w. Seperangkat Komputer = Rp. 4.000.000
x. Jaringan internet = Rp. 2.000.000
TOTAL = Rp.333.071.000

1. Denah ruangan Balai Pengobata

R1. Ruang periksa R2. Ruang tindakan

R3. Tempat cuci tangan R4. Meja administrasi


R5. Lemari Obat R6. Tempat Kartu rawat jalan pasien
R7. Ruang Tunggu Pasien/antrian R8. Wc/kamar mandi
R9. Arena bermain anak
R10. Komputer
2. Alur Pelayanan
1. Pendaftaran/administrasi
2. R. Tunggu
3. Ruang periksa/ tindakan
4. Penerimaan obat
5. Konseling
6. Pembayaran administrasi
5. Kebutuhan tenaga kerja
a. Dokter umum 2 orang e. Cleaning service 1 orang
b. Perawat 6 orang f. sopir
c. Bidan 1 orang
d. Analisis kesehatan 1 orang
6. Kebutuhan sarana transportasi
Mobil pribadi di khususkan untuk pelayanan di yayasan, dan motor
7. Ketersediaan fasilitas umum yang mendukung
Fasilitas umum yang mendukung adalah media massa dan puskesmas dan rumah

sakit.
BAB IV
ASPEK ORGANISASI
1. Struktur organisasi
a. Penanggung Jawab : Yayasan ahaya Cinta di waingapu
b. Ketua : dr.desi doko
c. Sekretaris : melani, Amd. Keb.
d. Bendahara : nia kurnia Amd, Kep
e. Bidang Medis : dr. Amelia
f. Bidang Humas : agung sumarno Amd.Kep
g. Bidang Pembangunan : haryanto
h. Bidang Pengembangan : igesius
i. Bidang Perlengkapan : jelita icha
2. Penilaian anggota struktur

3. Rekrumen dan seleksi kerja


Merekrut anggota dalam yayasan ini di lakukan dengan cara menyeleksi

anggota yang terbaik yang siap melayani masyrakat.